3 Tahapan ini, Mak Harus Kuat!

Muri handayani, cantik, bisnis online, jagi jualan, sekolah bisnis, admin, produsen, inner, hijab

Bagi yang belum MULAI bisnis, mereka akan mengatakan “Memulai bisnis itu sulit.” Untuk yang baru mulai bisnis, mereka akan berpendapat “Susah ya MEMBESARKAN bisnis.” Nah mereka yang sudah besar bisnisnya akan merasa “MEMPERTAHANKAN bisnis itu beraaaat.”

1. Memulai
2. Membesarkan
3. Mempertahankan

3 tahapan itu tidak mudah Mak. Semuanya ada ujian dan perjuangan masing-masing sesuai takarannya.

Jika di tahap 1 Mak sudah sering baper, ngeluh ini itu… Bagaimana bisa kuat di tahapan 2 Mak?

Jangan harap Tantangan, Ujian, Hambatan akan berhenti. Gak akan!

Justru semakin besar bisnisnya, semakin besar pula ujiannya. Sekali lagi… SESUAI TAKARAN.

Maka siapkanlah dirimu untuk layak mendapatkan TAKARAN YANG BESAR.

Siap ya Mak? 😁 Siap gak siap, harus siap… Tenang… Kalem… Ada Allah yang selalu mendampingi kita. Bismillah… Allah sudah siapkan solusi dari tiap tantangan yang Allah berikan. Yakini itu ya Mak 😘

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://bit.ly/Info-SBO
SAO (Sekolah Admin Online) http://bit.ly/Info-SAO
RAZHA (Produsen Inner Hijab) http://bit.ly/Info-RAZHA
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Jangan Bandingkan Aku dengan Kamu!

 

Muri Handayani, bisnis online, mentor, guru, perempuanJangan bandingkan aku dengan kamu, karena kita berbeda.⁣

Jangan bandingkan Si Kaka dengan Sang Adik, karena mereka berbeda. ⁣

Jangan bandingkan suamimu dengan suami tetangga, karena mereka berbeda.⁣

Fokus lihat kelebihan, untuk bisa meningkatkan rasa syukur. Karena setiap orang punya keunggulan masing-masing. ⁣

Lihat kekurangan hanya untuk memperbaiki diri, bukan meratapi nasib.⁣

CATET! ⁣

Jika semua orang jadi dokter, gak akan ada yang jualan baju 

Jika semua orang jadi pengacara, gak ada yang jualan makanan 

Tolong jangan cemooh kami yang profesinya Emak Olshop. Kalian anggap kami Sarjana Pengangguran, karena emang kerjaannya di rumah doank. Tapi kami beneran berniaga halal, bukan jagain lilin  #PahamGak

Bunga beraneka ragam, tapi semua tetap indah jika menjadi diri sendiri. Gak perlu Si Bunga Lily operasi plastik jadi Sang Bunga Matahari 

Kalo kamu wanita karir, ya silahkan, aku gak larang. Cuma mau ngomporin aja, biar cepet RESIGN 

#EntarJugaLoPaham

Luv u Mak 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://bit.ly/Info-SBO
SAO (Sekolah Admin Online) http://bit.ly/Info-SAO
RAZHA (Produsen Inner Hijab) http://bit.ly/Info-RAZHA

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Jangan Layu Sebelum Berkembang!

Muri Handayani, mentor bisnis, guru, bisnis onlineJangan layu sebelum berkembang.
Belum mulai udah bilang susah. Ya jadinya #mager males gerak 

Apa sih yang gak mungkin bagi Allah? Semua mungkin.
Mak pengen omset 1 Milyar sebulan juga bisa kok. Rejeki Allah itu unlimited. 
Tinggal kitanya yang memantaskan diri. Cukup gak daya tampung diri kita untuk bisa diberikan 1 M sebulan.
Baru omset ratusan ribu, udah sering ngeluh capek.
Omset jutaan, mumet.
Penghasilan puluhan juta, gak kuat menahan kritikan konsumen.

Aaaaah… Baper aja kerjannya 

Yuk ah bismillah.. Memantaskan diri untuk bisa lebih baik dalam menjalankan bisnis.
ACTION! ACTION! ACTION!
Allah selalu bersama kita Mak 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.facebook.com/pelatihanbisnisonlinebandung/
RAZHA (Produsen Inner Hijab) https://www.facebook.com/produsenfashionbandung/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Batas IMPIAN kita adalah KEIMANAN.

Muri Handayani, resign, bisnis online, cara bisnis online, wanita, jago jualan, emak-emak, Mak
Mau pergi haji tahun ini? Bisa! ⁣
Minta sama Allah. ⁣

Omset naik 10x lipat? Bisa!⁣
Minta sama Allah. ⁣

Resign dan dapet restu dari orangtua untuk bisnis di rumah demi dekat dengan anak? Bisa! ⁣
Minta sama Allah. ⁣

Pengen Coupleprenuer? Bisa! ⁣
Minta sama Allah. ⁣

Hutang lunas tahun ini? Bisa! ⁣
Minta sama Allah. ⁣

Doa adalah pupuk. Ikhtiar adalah bibitnya. Semai bibit (ACTION) lalu berdoa, meminta, merengek hanya kepada Allah. Bukan kepada yang lain. ⁣

Karena yang lain hanya ciptaan Allah, mintalah hanya kepada Sang Pencipta.⁣

Action harus didasari dengan ILMU. jangan sradak-sruduk, coba-coba, modal nekat. Sayang modal dan waktu yang terbuang. Waktu tidak akan berulang. Jika ada panduan, bimbingan, guru, mentor.. Itu lebih baik. Hemat waktu, tenaga, uang dan lebih sedikit air mata terurai karena kegagalan. ⁣

Jadikan kegagalan orang lain sebagai gurumu, jangan nyemplung di lubang yang sama. ⁣

Kalo dulu saya pernah PHK semua karyawan, Mak jangan lakukan kebodohan yang sama dengan saya. ⁣

Kami pernah rugi puluhan juta, bahkan teman saya hingga ratusan juta, Mak jangan ulangi kesalahan kami. ⁣

Jemput impian dengan ilmu, niscaya lebih mudah dibanding tanpa ILMU. ⁣

Para peserta SAO (Sekolah Admin Online) dan peserta SBO (Sekolah Bisnis Online) semangat berjuang ya! 😘

Apapun IMPIAN Mak, aku doain Allah kabulkan, Allah izinkan, Allah mampukan aamiin… ⁣

 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) https://www.facebook.com/sboplaza/
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.facebook.com/pelatihanbisnisonlinebandung/
RAZHA (Produsen Inner Hijab) https://www.facebook.com/produsenfashionbandung/

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

SUKSES BESAR itu buah hasil dari SUKSES KECIL ⁣

Muri Handayani, bisnis online, guru, mentor, perempuan, jago jualan, hebat

Jangan lupa bersyukur atas keberhasilan kecilmu hari ini. Karena hal kecil itulah yang akan bisa mengantarkanmu ke KESUKSESAN BESAR. ⁣⁣
Jangan selalu menggerutu karena hari ini kamu belum mencapai target. Coba tengok… Banyak orang diluar sana yang tidak memiliki kesempatan seperti apa yang sudah Allah berikan kepadamu. ⁣⁣
⁣⁣
Namun, bukan berarti kita jadi santai dan malas. ⁣⁣
⁣⁣
Hanya saja, jangan sampai kita KUFUR NIKMAT.⁣⁣
⁣⁣
Alhamdulillah hari ini omset 1juta. Terimakasih ya Allah. Banyak di luar sana orang yang sampe banting harga belum juga dapet order. ⁣⁣
⁣⁣
Ya Allah.. Besok jika masih ada umur, ijinkan kami untuk bisa lebih rajin belajar, berikan energi yang besar untuk ACTION lebih optimal. Hilangkan rasa malas dan kebodohan. Tambahkan ilmu dan pemahaman yang baik. ⁣⁣
⁣⁣
Jadikan tiap lelah kami mengurus bisnis adalah ibadah.⁣⁣
⁣⁣
Terimakasih ya Allah atas⁣⁣
– anak-anak yang sehat dan soleh gak ngerecokin emaknya hari ini. ⁣⁣
– suami yang super baik dan sabar mau bantu ikut beresin rumah. ⁣⁣
– karyawan yang loyal dan mau berjuang besarkan bisnis bersama.⁣⁣
– konsumen yang baik banget gak pake nawar n langsung transfer.⁣⁣
– dipertemukan dengan para guru tempat menimba ilmu.⁣⁣
– kesehatan dan kesempatan memperbaiki diri hari ini. ⁣⁣
– follower naik 1.000 pekan ini. ⁣⁣
– reseller bertambah 2 orang. ⁣⁣
– mang kurir datang tepat waktu, gak kesorean.⁣⁣
Dll…. ⁣⁣

Duuuuh ya Allah.. Banyak banget kemudahan dan kesempatan yang Kau berikan. Rasanya gak sanggup ketik semua kebaikanMu ya Allah. ⁣⁣
⁣⁣
Jadikan kami hambaMu yang selalu lapang hati melihat semua kebaikanMu walau kadang dibungkus dengan rasa pedas, asem, sedikit pahit dll. Tapi kami yakin ini semua akan berbuah manis suatu hari nanti. ⁣⁣
⁣⁣
Terimakasih Allah sudah menakdirkanku sebagai Emak Olshop. ⁣⁣
⁣⁣
Semoga kami bisa menjalankan amanah ini dengan baik. ⁣⁣
⁣⁣
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
SAO (Sekolah Admin Online)
RAZHA (Produsen Inner Hijab)

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Penjualan Kita TURUN Mungkin Karena Ini

Muri Handayani, pebisnis online, wanita, jualan online, jago jualan, Emak-Emak Jago Jualan, Whatsapp, Mentor, guru, perempuan, hebat

Buka FB, mau posting iklan, eh malah scrolling trus nyangkut di postingan orang lain atau malah KEPOIN hidup orang lain 

Buka WA mau pasang status dan jawab chat konsumen, eh malah sibuk kepoin status WA mantan  Abis itu manjat chat di grup A, B, C, D….sampe Z.

Trus gak sadar, satu jam sudah terlewati tanpa mencapai tujuan awal.

Ada yang pernah ngalamin kaya gini?

Mungkin sekarang saatnya Mak mensortir grup ataupun channel WA yang Mak ikuti. Begitu juga di Telegram dll.

Jika ikut kelas udah selesai, keluar dari grup. Amankan dulu materinya supaya Mak bisa baca ulang.

Supaya bisa melekat ilmunya, harus langsung praktek. Berdasarkan pengalaman, kalo saya ikut pelatihan dan nunda ngerjain apa yang sudah dipelajari, dijamin gak akan kebuka lagi itu catatan. Bahkan udah lupa ikut kelas workshop ini itu.

Bisa jadi, ILMUNYA UDAH BASI! Karena kita baru buka 6 bulan atau bahkan setahun kemudian! Mubazir.

Punya grup WA alumni dari TK sampe Kuliah. Jika ada manfaat untuk bisnis, pengembangan diri dan urusan akhirat, boleh pertahankan.

Tapi harus ada yang namanya PRIORITAS. Lebih dulu buka scrolling chat yang isinya haha hihi aja, atau yang ada manfaatnya.

Lebih utamakan yang sifatnya sosial tapi sunnah atau yang WAJIB seperti NGERJAIN PR, PRAKTEK ILMU PEMASARAN, NINGKATIIN PENJUALAN sehingga bisa bayar utang, bayar umroh haji, beliin emas buat orang tua, nambah tabungan pendidikan anak-anak dll.

Terkadang.. disadari atau tidak, sosial media maupun social chat sudah mencuri hidup kita yang sangat berharga ini.

Jadi kehilangan prioritas antara tujuan hidup dengan kesenangan sesaat pengen eksis dan “dianggap” oleh mereka.

Padahal nanti urusan surga mah masing-masing… gak nunggu like comment dan share orang lain.. Makin banyak interaksi, gak jamin makin banyak peluang masuk surga.

Maka luruskan niat ketika Mak buka FB..

Ya Allah.. bismillah.. saya buka FB untuk ibadah, belajar dan mencari nafkah untuk keluarga, jadikan ini penggugur dosa serta amalan baikku. Jauhkan aku dari kesia-siaan.

Begitu juga saat buka WA, Telegram dll…

Bisnis online itu banyak godaan, karena berbanding lurus juga dengan banyaknya peluang penghasilan.

Maka kita butuh KEKUATAN untuk DISIPLIN dan TEGAS dalam mengoptimalkan waktu yang kita gunakan.

Semoga kita bisa mempertanggungjawabkan di hadapan Allah dengan jawaban yang bisa mendekatkan kita ke Surga aamiin…

Aku doakan, Mak bisa bertumbuh menjadi hamba Allah yang terus baik…baik…baik.. dalam segala hal yang Allah ridhoi aamiin..

#IniBukanMamahDedeh
#IniMasihMakMuri

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ini Rahasia Kenapa RAZHA Masih Bertahan di Tahun Ke 8

Muri Handayani, mentor bisnis, perjalanan bisnis, perempuan, guru bisnis, bisa, jago

Boleh… kali ini Mak boleh membully aku ahahaahaaa… Aku pun spontan ketawa ketika lihat foto ini lagi. Justru dengan menertawakan masa lalu, artinya kita sudah jauh lebih baik saat ini, aamiiin.. insyaAllah..

Mei 2011 kami merintis RAZHA dengan modal seadanya. Memang langsung fokus di pemasaran online. Jadi tentunya butuh foto produk. Suami saya kebetulan fotografer, tapi saat itu kami gak punya dana untuk bayar model.

Dengan kekuatan Adobe Photoshop, suami menyulapku jadi kinclong wakakakaaa….

Laku gak saat itu dengan foto model amatir?

Wiiih laku alhamdulillah.. izin Allah..

Bagi kami, penjualan sebanyak itu udah wah banget. Mungkin bagi orang lain kecil, tapi bagi kami, dengan penjualan sebanyak itu, kami bisa mengubah garis kehidupan.

Dulu… kami sempet ngerasain yang namanya Romantisme Mie Instan. Apaan tuh?

Makan Mie Instan sebungkus berdua, saking gak punya uang buat makan.

Oh iya, pernah juga dulu ngalamin gak mampu beli sendal jepit, yang harganya gak seberapa. Sekarang, kalo ke toko sepatu, tinggal tunjuk mau yang mana. Bahkan ada aja orang yang ngasih hadiah sendal, bahkan sepatu. Allah udah ganti semuanya, Allah bisa ngasih semuanya, asalkan kita SABAAAAR… Sabar Mak!

Sabar apapun skenario hidup yang Allah kasih untuk Mak saat ini. Memang harus kaya gini jalannya, karena kita juga yang pilih kok. Ini semua hasil dari apa yang kita lakukan di masa lalu.

Apakah RAZHA tiba-tiba besar?

Ya gak lah, udah gak kehitung berapa banyak air mata yang membasahi bantalku disaat aku gak kuat menahan semua ujian bisnis.

Keringat bercucuran ketika harus berjalan kaki, naik angkot, angkat barang berat, kehujanan, kepanasan, dicemooh orang, dihina sana sini 😭 Pernah aku sampe nangis di angkot 😭😭😭

Sabar Mak… sabar…

Sekalipun kita keturunan orang kaya, belum tentu bisa jalanin bisnis.

Mewarisi bisnis, bisa aja, tapi belum tentu bisnis tersebut bisa bertahan di tangan kita.

Mulai dari NOL, gak masalah kok. Intinya SABAR & BERTAHAN.

Karena banyak yang sabar, namun akhirnya mereka ganti bisnis, gak bertahan di bisnis yang dia geluti saat ini. Tergoda dengan rumput tetangga yang lebih hijau. Padahal dia gak tau, rumput tetangga itu sintetis, kaya rumput yang di halaman rumah Mak Muri hihihiiiii…

Entah sudah berapa kali aku mau tutup RAZHA. Tapi lagi-lagi Allah menguatkan hatiku melalui suami dan para sahabat. Karena merekalah yang membuatku mampu kembali menegakkan pundak, ketika gagal produksi puluhan juta, disaat karyawan menyebabkan kerugian, stok numpuk milyaran, gak dapet supplier kain, dimaki konsumen, barang hilang di kurir… aaaaahhhhhh…. sedap lah ujiannya kalo mau naik kelas.

Ya emang gitu Mak, gak ada bisnis yang mudah. Karena kalo mudah, semua orang udah kaya 😅 Bener apa bener?

Kalo Mak saat ini sedang kesulitan produksi, cari guru/mentor/pendamping/senior yang bisa diajak diskusi tentang produksi. Ikut komunitas, silaturahim, berkunjung ke mereka yang sudah berilmu lebih banyak dari kita.

Jika saat ini Mak mumet karena penjualan mandek, stok numpuk, bisnis rasanya mentok bahkan sekarang sedang menurun, jangan cepet-cepet ambil keputusan untuk tutup atau ganti bisnis. Sabar dulu sabar….

Cari teman diskusi (yang tentunya dia juga pebisnis ya), ikut komunitas wirausaha, baca buku, liat di YouTube berbagai video yang penuh ilmu, datengin senior, silaturahim.

Kita butuh dokter untuk menganalisa apa penyebab perusahaan kita sakit. Jangan sampe nanti malpraktek ya. Sakitnya apa, dikasih obatnya apa.

Mungkin, bisa jadi, selama ini kita malpraktek ke bisnis kita sendiri. Karena jalanin bisnis hanya modal nekat 😅 Aku pun dulu gitu kok Mak. Tapi sekarang mah udah tobat alhamdulillah.

Kalo gak ngerti suatu hal, cari ilmunya, cari gurunya, cari tau solusinya. Jangan pake jurus bimsalabim… 😂

Aku salut banget dengan salah satu komunitas di Tasik, namanya Muslimah Preneur yang aku tau dari Teh Najmi Nurul Haq. Mereka rela berbagi ilmu, tips, kiat, info… tanpa takut tersaingi. Justru dengan mengajar, kita malah tambah ilmu dari diskusi permasalahan orang lain. Semoga lahir Muslimah Prenur di seluruh Indonesia. Sehingga semakin banyak lapangan kerja yang tersedia aamiin..

InsyaAllah saya berangkat ke Tasik besok, minta doanya ya Mak untuk kesehatan anakku. Dia minta ikut, maunya nempel terus sama bunda. Semoga Allah izinkan kita kumpul disana hari Ahad ya Mak. Silaturahim dan berbagi ilmu untuk dunia akhirat insyaAllah..

Aku doakan juga Mak dan keluarga sehat semua. aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia

Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

Continue Reading

Bisnis itu orientasinya bukan UANG, tapi KETENANGAN HIDUP.

Muri Handayani, Mentor bisnis online, Guru, Penulis buku, Pengajar, Pemateri, Cara Jualan Online, Perempuan, Ibu Rumah Tangga, Bandung, Produsen fashion jilbab, Inner, Jilbab, Motivator

Tenang karena uang kontrakan rumah selama setahun kedepan sudah ada.

Tenang urusan biaya pendidikan anak-anak sudah cukup.
Tenang segala utang dan cicilan sudah lunas.
Tenang mau umroh dan haji sudah dibayar semua.
Tenang bisa bahagiain orang tua setiap hari.
Tenang bisa zakat dan sedekah sepuasnya kemana aja.
Tenang punya rumah cash tanpa riba.
Tenang mau punya impian bangun RS gratis, sekolah gratis, segala gratis. Kan punya uang banyak, jadi bisa wujudkan impian dengan tenang ^_^

FAKTANYA, saat menuju ke KETENANGAN HIDUP, kita harus melewati BANYAK HAL YANG BIKIN GAK TENANG 

1. Belajar banyak hal tanpa henti yang bikin puyeng dan lelah jiwa raga.
2. Praktek yang belum tentu langsung berhasil dan bahkan sering boncos.
3. Ngadepin konsumen yang bikin adrenalin naik turun.
4. Ulah Distributor, Agen, Reseller yang super ajaib menguras kesabaran.
5. Supplier, Penjahit, Kurir, Karyawan daaaan lainnyaa…. Realita hidup yang penuh dengan KETIDAKTENANGAN.

Ya itu lah FAKTANYA 

Ada “harga” yang harus dibayar untuk bisa mendapatkan KETENANGAN HIDUP.

Jika sudah terlalu banyak KETIDAKTENANGAN di depan mata, rasanya pengen tutup aja deh bisnisnya. Nyerah… capeeeeek!!!

Eiiittt…. jangan langsung tutup Mak. Mending istirahat dulu, curhat sama Allah, silaturahim ke temen-temen yang bisa kasih energi positif, pacaran sama suami, liburan sama anak-anak.

Abis itu renungkan lagi. Apakah benar yang Mak perjuangkan ini sebanding dengan pengorbanannya?

Coba bandingkan…
Impian/Hasil yang didapat sebanding tidak dengan apa yang sudah ditinggalkan/dihilangkan/dikorbankan.

Sehari 5 jam ngurus bisnis, mengorbankan waktu untuk main sama anak, nemenin anak belajar, rumah berantakan, suami gak keurus, ibadah terbengkalai, kurang istirahat 

Trus ditambah lagi ada Mitra (Distributor, Agen, Reseller) yang nyebelin, menguras emosi. Yang ujungnya anak dan suami kecipratan judesnya kita 

Pikir… pikirin lagi masak-masak, apakah sebanding pengorbanan dengan hasilnya?

Misalnya jawaban Mak adalah “Gak sebanding Mak!”

Jadi langsung gulung tikar aja nih?

Ya jangan dulu, menurutku ada 2 pilihan:
1. Oke memang boleh gulung tikar, asalakan urusan keuangan sudah ada keran yang lain (gaji suami, usaha lain, warisan segunung, punya kontrakan banyak dll)
2. Gedein IMPIAN, TUJUAN, GOAL, HASIL. Sehingga pengorbanan akan terasa kecil jika dibandingkan hasil yang didapat. Jadinya sepadan lah air mata kita dibayar dengan
– Rumah cash 2 Milyar
– Haji bareng keluarga besar dengan jalur VVIP
– Umroh tiap tahun
– Sedekah 1 kg emas
– Bangun pesantren, RS dan pelayanan sosial lainnya.
– Ngabisin duit suka-suka, selama itu di jalan Allah.

Maka, jika saat ini tujuan Mak jualan/bisnis hanya untuk mendapatkan impian yang kecil, aaaah… sedih rasanya. Gak sebanding dengan pengorbanan kita. Waktu kita habis, hidup kita gak bisa diulang, masa kecil anak-anak akan hilang. Tapi kita hanya dapat lelah, setres, mumet, capek dan segenggam recehan.

Apalagi bagi mereka yang jualannya banting-banting harga! Plis deh… ngapain sih buang waktu hidup hanya untuk KERJA RODI!

Konsumen puas, kita lemas. 

Bagi Anda yang tidak nyaman bekerjasama dengan saya, dalam hal apapun, segera tinggalkan saya. Jangan habiskan hidup Anda untuk hal yang Anda rasa tidak nyaman. Hidup Anda sangat berharga. Raihlah kebahagiaan hidup untuk modal bahagia di akhirat.

Begitupun saya, saya akan tinggalkan apapun atau siapapun jika membuat hidup saya tidak nyaman. Hidup yang hanya sebentar di dunia, jangan hanya dijadikan beban dan mengalihkan waktumu dari urusan akhirat.

Luv u Mak…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

MENCIPTAKAN GENERASI PENGUSAHA, PERLUKAH?

Muri Handayani, pelatihan bisnis online, penulis buku, bisnis online

Kalo biasanya aku yang bawa anak, di foto ini Moderatornya yang bawa anak 😁

Beginilah kami, Emak Setrooong yang pengen tetap bisa bermanfaat tidak hanya untuk keluarga sendiri.

Sekaligus memperkenalkan kepada anak-anak, berbagi itu bisa dengan berbagai cara. Berkarir itu bukan berarti mengorbankan keluarga. Berprestasi tetap bisa walaupun dari rumah.

Tahun lalu, cita-cita Naziya (anakku yang bungsu) mau punya pabrik Slime atau Playdoh. Itu karena doktrin Emaknya 😅 Dulu kami sering nonton tayangan TV Laptop si Unyil yang sering ke pabrik.

Tapi kini cita-citanya berubah. Dia mau jadi seperti Bunda katanya. Entah apa yang ada dibenaknya, anak usia 5 tahun. Mungkin dia seneng liat bundanya sering berada di rumah. Walaupun profesinya guru, tapi ngajarnya di rumah, jam kerjanya fleksibel. Bunda yang atur kapan ngajar, kapan libur, kapan nemenin main. Karena Bunda juga Kepala Sekolahnya 😁 Bebas atur sesuka Bunda.

Doktrin “menjadi pengusaha” menurut saya harus sejak dini. Kalo Jaman Old, orang tua kita tanya “sudah besar mau jadi apa?”

Guru
Dokter
Insinyur
Pilot

Coba lihat realita, berapa banyak guru yang mengantri untuk diangkat statusnya jadi karyawan tetap. Bukan lagi honorer, walaupun mereka sudah mengabdi sekian tahun. Bahkan akhirnya banyak yang menyerah, banting setir.

Miris ketika teman saya yang lulusan kedokteran bercerita realita di dunia mereka. Sulit masuk ke RS, harus pake “orang dalem” atau pelicin. -Semoga berita ini salah-

Jumlah pekerja tidak berbanding lurus dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Coba simak, tiap tahun ada berapa banyak lulusan sarjana? Belum lagi yang D3, D1, SMK dll.

Sedih deh… Tiap ada JobFair, ribuan orang datang berdesakan mencari pengharapan hidup lebih baik. Tapi kenyataannya, jumlah lapangan kerja yang tersedia hanya secuil dibanding jumlah orang yang datang.

Generasi kita nih, anak 80-an, dan generasi berikutnya, jangan lagi punya cita-cita “mau jadi apa”.

Sebaiknya kita gunakan kalimat:
“Mau bikin bisnis apa?”

Dari 1.000 pengangguran, Ada 20-30% yang jadi pebisnis, kan keren.

1 orang rekrut 50 tenaga kerja.
Ada 20 pebisnis x 50 karyawan = 1.000 orang punya penghasilan 😍

Cita-cita itu sebaiknya bukan hanya soal gengsi, passion, impian pribadi.

Cita-cita itu sesuatu yang bisa kita banggakan di akhirat. Menjadi pebisnis yang soleh, amanah, manfaat. (Hati bergetar ketika ngetik kalimat itu, karena diri ini masih jauh dari kriteria tersebut. Tapi, jangan nunggu sempurna untuk mengajak kebaikan. Berjuang bareng-bareng untuk bisa jadi baik.)

Berjuang jadi baik sendirian akan terasa berat. Tapi kalo rame-rame, ada yang saling menguatkan, nasehatin, jagain, semangatin.

Maaf ya aku gak mengucilkan para pekerja/profesional. Justru dengan banyak pebisnis, akan banyak lapangan kerja buat mereka yang masih mau jadi karyawan/profesional.

Kalo semua orang bercita-cita jadi pilot, gak ada yang jadi Pengusaha Maskapai Penerbangan.

Jika semua orang bercita-cita jadi guru, siapa yang mengelola Sekolahnya?

Dokter makin banyak, tapi rumah sakit sedikit, siapa donk yang sediakan sarananya?

Berperan sebagai dokter atau sebagai Pemilik Rumah Sakitnya, boleh aja. Tapi saya mah nyaranin yang baca tulisan ini jadi pengelola/pemilik/pengusaha di bidang kesehatan. Bangun RS yang banyak, fasilitas bagus, harga merakyat. Gak usah nunggu pemerintah. Kita bergerak, supaya pahalanya mengalir buat kita juga kan Mak.

Apapun cita-cita anakmu nanti, saya titip, cita-citanya yang bisa turut mensejahterakan Indonesia tercinta. Aamiin..

 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

Continue Reading