Okey, Allah Maunya Apa?

muri handayani pelatihan bisnis online emak emak jago jualan strategi menaikkan omset penjualan profit tinggi mudah inspiratif perempuan wanita muda

Kisahku di Oktober 2016, aku posting ulang ya Mak, biar makin banyak Emak yang mendapat hikmahnya.

Pagi yang cukup berat karena 2 hari kemarin kecapean. Sampe suami ga sanggup anter Zhafran ke Kuttab. Ah sayang kalo bolos, siapin cadangan bolosnya pertengahan November aja karena ada jadwal ke Jakarta hehehee.. Naluri emak-emak muncul. Segera bergegas dalam degupan jantung yang cepat. Mempersiapkan ini itu, lanjut buka aplikasi gojek.

Harusnya masuk jam 7, kami baru tiba jam 8. Alhamdulillah ustad dan ustadzah masih berbaik hati memberikan kesempatan. Namun Pak Gojek tidak sebaik itu. Dia tak sabar menunggu saya yang ga sampe 5 menit nganter anak ke dalam kelas. Maaf bu saya sudah dapat orderan lagi, jelasnya. Baiklah…Silahkan saja Pak..

Karena posisi Kuttab bukan di pinggir jalan raya, saya terpaksa harus berjalan kaki untuk mencari posisi yang mudah dilihat Pak Gojek. Namun hasil nihil, tidak ada gojek yang datang. Ga ada angkot, becak dan sejenisnya. 8 KM dari rumah, dan saya ga tau jalan, serta perut keroncongan  Bubur ayam, nasi kuning, ayam goreng…satu-satu menggoda iman. Bismillah saya lagi FC, kuatkan saya ya Allah.

Panas yang semakin menyengat, clingak clinguk antara aplikasi Gojek dan realita kehidupan. Mungkin ada taxi atau apa kek yang lewat. Sepi pemirsa

Okey, Allah Maunya Apa?

Jalan kaki dilanjutkan..
Beberapa meter kemudian ada produsen rotan. Wah ini dia nih yang saya cari, kebetulan lagi pengen rak sepatu. Akhirnya saya mampir, toh sambil nunggu Pak Gojek nyangkut di aplikasi.
Sampe urusan rotan beres, ga ada satupun yang nyangkut gojeknya. Saya menguatkan hati untuk lanjut berjalan kaki. Waaah ada toko grosiran tuh. Konon katanya, toko plastik di Cimahi lebih murah dari Cibadak. Aha benar pemirsa. Wooow ini ternyata MAUNYA ALLAH. Ditunjukkannya saya toko grosiran yang lebih murah. Alhamdulillah..

Selesai urusan disini.. TRIIING…notifikasi gojek muncul! Alhamdulillah ada Pak Gojek yang nyantol. Bisa pulaaaang!! Ya ya ya… untung saya tidak bermuram durja. Karena ketika saya menutup HATI & PIKIRAN, maka petunjuk Allah tentang grosiran murah itu ga akan saya dapatkan.

Jadi ingat kejadian beberapa hari yang lalu. Saat sedang lelah jiwa raga. Emak rempong beres-beres, dengan sederet daftar pekerjaan. Ealaaah peniti yang baru diberesin kesenggol tangan sendiri dan berserakan di lantai. Harus pungutin tuh peniti sampil tarik nafas panjang. Okey…Allah maunya apa? Saya lihat di sekitar sambil mengambil peniti 1-1 dan ternyata SAYA MENEMUKAN SEPATU YANG SUDAH LAMA DICARI!

Allah sayang banget ya sama kita.

Sesungguhnya PERTOLONGAN ALLAH BEGITU DEKAT. Hanya saja terkadang kita terlalu keras hati dan berpikir negatif duluan.
Kemarin pergi ke suatu mall, nemenin anak-anak nonton. Maklum weekend, mall pasti penuh dan parkir susah. Maksain parkir di pojokan, ga boleh sama petugasnya. Okey naik lagi ke lantai berikutnya…berikutnya…berikutnya. Akhirnya dapet, eh ternyata dari tempat parkir ke lokasi bioskop deket banget! Alhamdulillah Allah sayang banget, dikasih kemudahan bawa 3 bocah.

Menurut kita MENYEBALKAN, GA ENAK, SAKIT, GA SUKA, tetapi mungkin ini yang TERBAIK MENURUT ALLAH.

Okey…Allah maunya apa?

Kamu baca tulisan ini, juga bukan kebetulan. Ini maunya Allah Selembar daun yang jatuhpun atas izin Allah  Dan izin Allah juga Mak jadi tahu tanggal 15 Januari 2017 ada Kopdar SBO dengan tema “Investor Berkah atau Musibah?” di Bandung. Semoga ini menjadi jalan pertumbuhkan bisnis teman-teman.

Di Kopdar naniti saya mengundang guru saya yang sudah menjadi investor di 7 perusahaan. Kita akan belajar tentang:
1. Mengenal jenis Investor
2. Tujuan Investor
3. Sistem Kerjasama
4. Contoh Surat Perjanjian
5. Perhitungan Bagi Hasil

Izin Allah juga Admin SBO sabar menjawab chat dari teman-teman di inbox www.facebook.com/sboplaza

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

7 alasan mengapa SEKARANG SAAT YANG TEPAT untuk Anda belajar bikin BRAND FASHION sendiri.

Produsen Inner Ninja Ciput Hijab Jilbab Gamis RAZHA Bisnis Fashion Supplier Tangan Pertama Anak Tudung

Ini berdasarkan pengalaman kami, lebih tepatnya PENGALAMAN PAHIT Mak  Saya tidak mau Mak ngerasain pahitnya.
1. Sekarang saat yang tepat cari KONVEKSI, karena banyak konveksi nganggur. Justru nanti 4 bln menjelang Ramadhan, penuuuuh semua. Apalah kita brand kecil yang baru mulai, konveksi pasti pilih orderan dari pemain besar.

2. Cari KAIN masih gampang, ga rebutan n ga banyak reject. Apalagi cari kain hitam menjelang Ramadhan, tuh si item rasanya udah kaya selebritis Mak, direbutin banyak orang. Kalo RAZHA ga kebagian kain hitam, para Mitra mulai bawel heheheee… Sudah beberapa tahun ngalamin kalo beli kain di bulan Ramadhan, persentase rejectnya lebih tinggi. Entah karena si pabrik bikinnya buru-buru atau suppliernya ngambil dari beberapa pabrik berbeda -yang penting ada stock-, bisa jadi seperti ini ya Mak.

3. Sebagai pemain baru, pasti awalnya bikin SAMPEL. Ga mungkin langsung jadi kan si sampelnya, kudu bolak balik revisi Mak. Kalo udah mepet Ramadhan, lah kapan beresnya? Orang lain udah panen, Mak masih berkutat di revisi.

4. Jangan pernah percaya janji KONVEKSI soal tenggat waktu Mak  kalo belum paham soal ini, silahkan cari di tulisan saya sebelumnya. Jadi kalo dia janji seminggu, bisa jadi artinya sebulan Mak. Masih mau mepet produksinya menjelang Ramadhan?

5. Kalo saya sih ga percaya dengan standar QUALITY CONTROL nya konveksi Mak. Tim RAZHA akan lakukan QC lagi. Dan ini makan waktu banget. Jadi inget teman saya DF (nama disamarkan, nanti dia nangis lagi kalo inget hiihihiiii..) percaya sama tim QC konveksi. Ealaaaah konsumen buanyaaak yg komplen. Akhirnya ribet deh urusannya..

6. FOTO PRODUK juga butuh waktu kan ya Mak. Cari fotografer yg cocok harga dan kwalitas. Seleksi model, makeup, properti dan konsep. Belum lagi proses edit yang kalo menjelang Ramadhan, itu antriiinya puanjaaang.

7. Maklum lah ya brand baru, pasti butuh waktu mengenalkan ke pemirsa  ayo semangat bikin konsep promo, marketing dan branding. Yang pada akhirnya disaat Panen Raya, kita bisa fokus selling dan CLOSING

Nah sebelum mulai ACTION ada beberapa hal yang harus kita pelajari biar ga kecebur jurang Mak huhuhuuu..
1. Apa itu manajemen produksi
2. Kenapa harus produksi
3. Apa yang harus disiapkan
4. Alur Produksi
5. Produksi sendiri VS Makloon
6. Jenis-jenis Makloon
7. Perjanjian kerjasama Makloon
8. SOP dan administrasi produksi

Terimakasih banyak sebelumnya Bu Guru Teh Rohmah sudah mau meluangkan waktunya untuk kami belajar semua point diatas pada 26 Januari 2017. Sayangnya tidak semua bisa ikut, karena hanya yang serius mau mempelajari dunia produksi saja yang akan dilayani Admin SBO melalui inbox di Sekolah Bisnis Online

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara yang tepat naik kelas dalam bisnis

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online SBO Jualan Mentor Pebisnis perempuan Motivator Pembicara Emak Emak Jago Jualan Penulis Buku

“Jangan pernah harapkan pekerjaan Anda lebih mudah, harapkan diri Anda lebih baik.” – E. James Rohn –

Jadi kebayang ujian anak sekolah. Ketika sudah kelas 4 SD, masa kita berharap ujiannya kaya anak kelas 1 SD. Pengennya yang mudah aja, gak mau yang sulit. Berharap dapet nilai 100, semua serba sempurna, pengen cepet selesai ngerjain soal, gak pake lama mikir.

Celakanya, kehidupan tidak seperti itu ya Mak. Semakin tinggi kita naik kelas, soal ujiannya pun semakin sulit. Lulus SD bukan berarti santai, ada pelajaran SMP yang jauh lebih sulit. Bahkan ketika masuk SMA pelajarannya semakin banyak. Apalagi kuliah, yang dosennya gak lagi menuntun detil seperti guru di bangku sekolah.

Ealaaah masuk dunia kerja, mungkin hanya 30% ilmu yang didapat selama 16 tahun mengenyam pendidikan yang bisa diterapkan di kantor. Apalagi bagi mereka yang kuliahnya apa…kerjanya apa ahhahaa.. seperti anak pertanian yang kerja di bank

Setiap hari kita akan terus dituntut untuk belajar Mak. Bukan hanya soal kerja, tentang ngurus anak dan menciptakan keluarga yang bahagia dunia akhirat juga butuh ilmu ya.

Anak makin besar, ujian orang tuanya juga makin besar.

Sama halnya dalam bisnis Mak. Dari awal mau mulai, sampe yang bisnisnya udah tahunan, ujiannya akan terus ada. Karena memang dengan cara seperti itulah bisnis akan bertumbuh. Kita gak bisa menghindar dan menolak.

Tugas kita adalah menghadapinya dan memenangkan ujian tersebut dengan nilai terbaik. Ingat…nilai terbaik bukan karena soalnya mudah, tetapi karena kitanya yang memiliki kemampuan lebih baik dari ujian sebelumnya.

Bagaimana caranya supaya bisa memiliki kemampuan yang lebih baik? Kita lihat aja Mak itu anak sekolah gimana caranya bisa naik kelas. Udah tau donk jawabannya BE-LA-JAR

Sepertinya saya harus koreksi do’a juga nih.
“Semoga Allah mudahkan segala urusanmu hari ini”
Sebaiknya menjadi “Semoga Allah mampukan kamu menjadi lebih baik hari ini”

Jadi.. jika kita mandeg dan berhenti berkembang, maka bisnis kita pun demikian. Ketika kita terus belajar dan karenanya bertumbuh, begitu pula bisnis kita Mak. Dan semakin baik kita memainkan bisnis, semakin banyak profit dan cash yang kita dapatkan. 😉

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ini penyebab SUKSESmu tertunda

muri-handayani-mentor-bisnis-online-perempuan-banjir-order-menaikkan-omset-sbo-sekolah-bisnis-onlineSama-sama dikasih waktu 24 jam sehari. Makanan juga dari hasil Bumi, bukan dari Mars kan ya Mak ahahhaa.. kenapa sih dia udah SUKSES, kita belom?
 
Ternyata hal mendasar yang harus kita lakukan adalah belajar CARA BERPIKIR yang baru, sebelum kita belajar cara melakukan hal yang baru Mak. Berapa banyak dari kita yang pasrah dengan nasib. Ya udah lah emang nasib keturunan orang miskin. Gak akan bisa lah bisnis, gak ada sejarahnya keluarga kita sukses bisnis. Bisnis segini aja udah syukur, gak usah neko-neko lah pengen besar.
 
Hayo ngaku siapa yang masih punya mindset seperti itu? sini aku cubit ^_^
 
Kita gak akan bisa bertahan di dunia bisnis kalo punya pola pikir yang seperti itu Mak. Jangan pernah posisikan diri kita sebagai korban. Iya korban nasib, korban genetik, korban turunan nenek moyang, korban sial, korban politik, korban kebijakan pemerintah, korban keadaan dll. Selama ini kita menyalahkan semua orang atas kesulitan hidup yang kita rasakan.
 
Mak.. cuma diri kita sendirilah yang dapat mengubah apa yang terjadi dalam kehidupan kita, termasuk juga dalam bisnis kita Mak. Tentunya dengan izin Allah. Kan Allah juga yang meminta kita untuk berjuang mengubah nasib, bukan pasrah pada nasib dan menyalahkan orang lain.
 
Kita gak bisa menyalahkan kompetitor, tim, partner, supplier atau siapapun ketika kita gagal. Karena sesungguhnya ketika kita menunjuk orang lain, ada 3 jadi yang menunjuk kepada diri kita. Cobain acungkan telunjuk kita ke orang lain Mak, jari tengah, jari manis dan jari kelingking mengarah kepada kita.
 
Jika kita menginginkan hasil bisnis yang luar biasa, kita harus benar-benar memiliki pertanggungjawaban atas hasil yang kita dapatkan dan juga bertanggung jawab terhadap tindakan yang sudah kita lakukan.
 
Percuma ikut pelatihan sana sini, kalo ujungnya gak bisa ngerjain PR lalu menyalahkan orang lain atas hasil yang kita dapatkan. Mak…sukses itu bukan dikasih, tapi dijemput oleh tangan kita sendiri, pake keringet kita sendiri dan terkadang butuh air mata.
 
Jangan pernah lelah evaluasi diri. Kritik dulu diri sendiri sebelum mengkritik orang lain. Perbaiki diri sendiri sebagai pemimpin, sebelum menyalahkan tim/karyawan/partner.
 
Semangat belajar Emak Setrooong!
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Cara membangun BISNIS sama dengan cara membuat brownies

Apa sih yang biasanya dilakukan terlebih dulu dalam membuat brownies?
1. Pasti dibayangin dulu kan mau brownies yang seperti apa. Bentuk, rasa, tekstur dll.
2. Dicari dulu ilmunya (resep)
3. Dipelajari ilmunya perlahan, sambil bersiap mencari bahan.
4. Berjuang cari bahan. Pake modal uang, cari info penjual, pelajari perbedaan kwalitas produk dari berbagai merk.
5. Percobaan 1. Ikuti sesuai resep.
6. Gagal. Ternyata belum pengalaman mengenai pengaturan temperatur oven.
7. Bikin lagi, lakukan point 4.
8. Evaluasi point 6. Supaya tidak gagal lagi.
9. Gagal. Karena tekstur tidak sesuai yang diinginkan.
10. Evaluasi lagi
11. Lakukan point 4
12. …….
Saat berniat mau membangun BISNIS. Lakukan hal yang sama seperti point di atas.
1. Bermimpi yang tinggi. Ingin bisnis yang seperti apa. Rejeki Allah tidak terbatas loh, jadi jangan rendahkan mimpimu. Harus punya MIMPI supaya jelas arah bisnis mau kemana.
Lah kalo bikin kue ga tau tujuannya, aduk aja semua adonan, sejadinya. Dijamin gagal tuh kue hehehee…Bisa dimakan, tp ga jelas hehheee…
Memulai bisnis ga pake mimpi/tujuan. Maka kita yang menjalaninya akan asal”an, ngikutin arus, sedapetnya dll.
2. Cari ilmu bisnis. Supaya ga nyebur jurang. Belajar dari senior. Ikut komunitas bisnis. Baca buku bisnis. Invest di pelatihan bisnis.
Adonan kue juga pake takaran. Ga asal masukin semua bahan. Ada urutannya pula.
3. Jangan langsung beli kain, sebelum tau ilmu produksinya. Jangan nyetok produk sebelum tau cara jualnya.
4. Jangan nafsu pilih jenis bisnis. Jangan sembrono pilih supplier. Sabaaaar… bandingin dulu bbrp sumber. Maklum modal terbatas. Kalo punya pohon duit gpp suka-suka aja.
5. Mulai praktek. Ikut pelatihan jangan cuma ikut trend. Praktekin ilmunya!
6. Bangkrut? Santai aja.. saya sudah 6x gulung tikar. Saya pernah PHK semua karyawan. Artinya ada ilmu yang belum kita punya. Allah bukan menghina hambaNya. Tapi Allah ingin menaikkan derajatnya dengan cara upgrade ilmu.
7. Lanjuuuutkan point berikutnya sampe SUKSES dunia akhirat. Semoga Allah mudahkan segala urusanmu sahabat. Kalo browniesnya sudah berhasil, kabarin saya ya ^_^
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Strategi Move On dari KOMPETITOR

Muri Handayani SBO Sekolah Bisnis Online Jualan Pelatihan Workshop Mentor Produsen Busana Muslim Fashion Hijab Inspiratif Inspirasi Sukses Wanita Perempuan

Siapa yang masih sering baper kalo lihat kompetitor? ahahahaa… hayo ngaku Mak. Sama donk, aku juga masih hihihiiii…

Capek kan Mak dikit-dikit baper.. Aku bahkan pernah rasanya sampe agak mual di ulu hati kalo liat kompetitor yang satu itu. Entahlah kenapa, cuma ke dia doank ahhahaa… Trus langsung gak bisa nahan untuk terus kepoin akunnya dia. Tapi efek sampingnya adalah aku malah jadi BT Mak. Kacau semua hariku rasanya. Kasian anak-anak kadang kena imbas Emaknya yang lagi cemberut.

Kalo udah kaya gitu, yang rugi siapa? Ya aku lah.. Yang seharusnya bisa ngerjain banyak hal, produktif. Tapi karena baper bikin BT, akhirnya jadi ga ngerjain apa-apa. Kompetitor ya gak akan ngerasain apa-apa. Dia mah tetep aja semangat berkarya.

Jadi…baperin kompetitor itu perlu gak Mak?
Udah pada pinter kan, ga perlu saya jawab ahhahaa…

Kita kepo sama kompetitor itu perlu Mak, untuk riset. Nah yang ga boleh adalah bapernya itu loh  Gimana caranya donk bisa riset kompetitor tanpa baper?

1. Tentukan IMPIAN sebesar mungkin
2. Buatlah STRATEGI mencapai mimpi
3. Jabarkan dalam target tahunan, bulanan, mingguan hingga harian.
4. Tempel tuh point 1-3 di tempat yang mudah terlihat. Melotot pasti kalo udah lihat tugas segambreng ahahhaa… Ternyata banyak banget PR kita ya Mak.
5. Nah kalo udah seperti ini baru boleh kepoin kompetitor. Ketika melihat kompetitor, fokus pada point 3 Mak. Kita mau riset si kompetitor pada bagian apanya. Jangan keseluruhan kita kepoin Mak, buang waktu, kan PR kita banyak.
6. Fokus masa depan, fokus masa depan, fokus masa depan. Bikin pikrian sibuk kerja, sibuk ngurus anak, sibuk ngurus rumah. Jadi gak ada lagi waktu untuk baper

Inget ya Mak, baper itu bikin hidupmu sengsara, mau? Gak kan..

Smangat berjuang Emak Setrooong! Saatnya kita ubah BAPER (Bawa Perasaan) menjadi BA-nyaktrans-PER hahahaaayyy! Bismillah.. Bisa.. Bisa.. Bisa..! Aku bisa, kamu juga bisa ^_^

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bagaimana cara menghadapi konsumen PHP?

Muri Handayani SBO Sekolah Bisnis Online Pelatihan Mentor Kursus Jualan Belajar Tips Perempuan Sukses Pembicara TutorialSiapa sih yang gak BT dikasih janji manis tapi ternyata asem 😅 Udah tanya panjaaaang banget, minta dikirimin foto, detil ukuran, harga. Eh menghilang tanpa jejak 😜 Jangan-jangan kompetitor yang cuma kepoin kita doank ahahahaaaa…

Tapi ya gak melulu si kompetitor 😊 Yang memang calon konsumen beneran lebih banyak. Saya sampe sediain 2 rak besar untuk nyimpen ratusan hmmm… kayanya sampe sih seribu barang bookingan. Apakah semua pasti dibayar? Ya gak juga 😅

Lalu apa yang harus kita lakukan supaya barang gak menggantung tanpa jelas nasibnya?

Buatlah peraturan yang dicantumkan dalam rincian order. Ada beberapa aliran 😀
– Batas pembayaran 2 x 24 jam. Melewati itu, barang dikembalikan ke ready stock.
– Maksimal 1 x 24 jam. Tidak ada konfirmasi dalam 24 jam dianggap transaksi batal.
– Paling lambat 12 jam. Jika melewati batas, di berikan ke konsumen lain.
Ada juga yang mencantumkan keterangan ini di bagian bio IG nya, atau kalo yang rajin di bagian caption tiap foto produknya.

Nah masalahnya… kalo ada konsumen lain. Kalo ternyata cuma dia doank 😅 antara butuh tapi sebel ahahhahaaa..

Mak.. jangan dikit-dikit sebel.. Inget tuh keriput dimuka, rambut juga rontok, kulit kusam, badan melar 😜 Sepertinya cara itu ampuh untuk membuat kita kalem hihiiihiii.. Karena ketika kita marah, energi negatifnya juga menyerang kita Mak. Kita malah ruginya lebih banyak.

So… yang harus kita lakukan adalah positif thinking.
– Bisa jadi dia sakit.
– Mungkin ada keluarganya yang kena musibah.
– Jangan-jangan ATM nya ketelen.
– Lagi sibuk ngurus ujian anaknya jadi lupa urusan transfer.
Kan kita tahu, perempuan itu manusia yang super rempong 😀

Sapa saja dia dengan baik dan tetap optimis closing. Atau setidaknya ada kepastian Ya atau Tidak. Jika tidak? Ya santai aja memang belum rejeki. Lagi digembleng sama Allah untuk lebih jago jualannya.

– Mba Tari apa kabar?
(Cukup gitu aja Mak negurnya. Toh dia akan lihat notifnya. Ketika dibuka, dia baca juga chat atasnya. Jika memang dia serius pasti transfer kok.)

– Mba Tari, hari ini ada pengiriman, mau sekalian dikirim yang punya Mba Tari?

– Mba Tari, ini Inner Syar’i Soul Hitamnya ada yang minta. Padahal tinggal satu. Jadi saya kasih ke dia aja atau mau saya kirim untuk Mba Tari hari ini?
(Ingat, pilihan untuk orang lainnya ditulis pertama, sedangkan yang untuk dia terakhir. Ini ada ilmu psikologisnya 😅 )

– Mba Tari jadinya transfer ke BCA/Mandiri/BRI/BNI syariah ya?

Banyak cara untuk nagih tapi ga galak kan Mak 😅 Teruuuusss berjuang untuk positif Mak sayang. Demi diri sendiri loh.. Biar wajah tetep sumringah, kinclong, bercahaya, menggoda #eeaaa menggoda suami sendiri boleh 😉

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Manajemen Emosi, Menyelamatkan Hidupmu

Muri Handayani Pejuang Ekonomi RakyatDikejar waktu menuntaskan pekerjaan, cucian segunung, setrikaan bejibun, belum sempet masak, rumah kaya kapal pecah, kakak berantem sama adik, suami lagi asik dengan dunianya, konsumen komplen.. gggrrrrrr…

Pernah Mak ngalamin kaya gini? Rasanya pengen keluar dari rumah dan langsung ke salon ahahahhaaa…

Hidup tak seindah drama Taiwan Meteor Garden hihihiii.. Memilih jalan OnlineShop pun ada resikonya Mak. Bukan berarti bekerja di rumah lebih ringan dari kerja kantoran. Tantangannya beda. Terkadang justru lebih enak kerja di kantor yang bisa konsentrasi penuh. Gak diganggu dengan teriakan anak-anak. Strikaan 10 ember juga ga keliatan di mata ahahhaaa.. Tapi ya kalo kantoran hati gak tenang, tetep aja kepikiran anak yang kita titipin ke orang lain (bukan kita yang pegang). Bertarung melawan kemacetan dan polusi tiap pagi dan sore, ini juga menyebalkan bagi saya. Makanya saya gak mau kantor misah dari rumah.

Aaah intinya mah semua ada resikonya Mak. Pilihanku tanggung jawabku. Itu prinsip yang harus kita pegang. Namun sisi lemah kita terkadang muncul disaat lelah jiwa raga. Ya cape kerja, ya cape ngurus rumah, ya cape ngurus anak. Bawaannya jadi sensi, mau ngomel. Stooop… Tarik nafas Mak….

Rumahku Surgaku. Bagaimana rumah berasa jadi surga kalo Emak/Istri ngomel mulu   Anak jadi stress dan suami bawannya keluar rumah terus. KIta malah makin tambah mumet nantinya.

Jadi gimana donk caranya mengatur emosi kita?

Inget Mak, tujuan kita berkarir di OnlineShop itu apa?
1. Mengejar Ridho Allah. Jadi disaat kita udah dipuncak emosi, rasanya udah kaya gunung berapi, tutup mata + sandarkan badan + istighfar + Bantu Aku ya Allah… Ini cara paling instan, langsung saat itu juga. Nangis boleh kok Mak  Manusiawi.. Kalo gak mempan, ya ambil wudhu aja, ngaji, solat, nangis sampe mata bengkak

2. Meringankan beban suami. Inget loh…kan kita yang mengajukan diri ke suami untuk berkarir di rumah melalui OnlineShop. Disaat BT jangan jadi petir, nyamber sana sini kilatnya, jedar jeder ngomel gak karuan. Mending peluk suami aja. “Aku lagi capek Bi.. Lagi mumet banget, dikejar deadline kerjaan, capeeek banget…” Minta dielus punggungnya. Nangis ya boleh banget Mak, toh suami sendirikan bukan suami tetangga ahhahaa… Biar suami juga tau Mak kita sampe lelah jiwa raga gini ya karena bantu dia. Curhat sama suami lumayan ampuh bagi saya.

3. Anak..oh anak… Katanya nyari duit demi anak. Kok anak jadi korban batin karena kita malah ga ada waktu sama sekali untuk main dengan mereka. DItambah lagi kita yang malah naik tempramennya. Minta maaf Mak sama anak. Dengan minta maaf, ini tidak menjatuhkan harga diri kita sebagai orang tua loh. Kejadian ini akan merasuk dalam alam bawah sadarnya. Bahwa siapapun yang salah, harus minta maaf. Mau kan Mak punya anak yang berjiwa kesatria mengakui kesalahannya? “Maaf ya nak, bunda kerja dulu 10 menit lagi, ini lagi ada yang beli. Nanti uangnya bisa kita gunakan untuk beli makanan. Nanti temenin Bunda ya ke warung, kita beli makanan yuk.” Kalo lagi mumet, saya keluar rumah sebentar sama anak, beli teh atau apalah, yang penting keluar heheheee..

4. Sepertinya hobi ku ya jualan  Entalah saya ga punya hobi yang lain sepertinya wakakkakaaa… Melalui OlineShop bisa kerja di rumah, ga perlu jaim dan ga perlu jaga penampilan ke siapapun. Gak perlu sok manis di depan bos  Bisnis mau dibawa kemana, mau jadi apa, mau sebesar apa, mau gaya apa.. ya suka-suka kita Mak. Ada yang senengnya produk glamour, sah aja kok. Ada yang pilih jualan produk murah meriah dapet banyak, boleeeh.. Ada yang launching produk seminggu sekali, silahkaan… Saya pilih menerbitkan produk/variant baru setahun sekali, gak salah kan  Ya intinya pilih yang nyaman di hati, biar gak nambah beban jiwa Mak. Namun siap untuk menanggung semua resiko atas pilihannya masing-masing ya Mak.. cateeeet!

Nah satu lagi yang lumayan ampuh untuk melunturkan badmood Emak-Emak. Kumpul dengan teman-teman. Eiiit tapi jangan salah pilih temen ya Mak. Jangan pilih temen yang pola pikirnya NEGATIF, karena bisa nular! serius loh.. Pilih temen yang ketika kita jatoh gak bilang gini “tuh kan gw bilang juga apa, jangan begitu, lo tuh gak bisa”  Cari temen yang sebaiknya mengatakan ini “Smangaaaat Mak, ini cara Allah mendidik lo, Allah tuh sayang banget sama lo. Smangat belajar lagi, lo bisa kok.” Nah enak kan Mak, trus pelukan deeeh.. trus shopping deeeeh hihihihiiii…

Hidup di dunia cuma sebentar, rugi kalo ngomel mulu. Allah Maha membolak balikkan hati manusia. Semoga Allah mampukan kita menjadi perempuan solehah, tauladan bagi anak-anak kita dan menjadi inspirasi bagi muslimah lainnya. Semangat berproses Mak. Jangan menyerah…karena aku selalu ada untukmu #eeaaa

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

DISKON jadi berkah atau musibah?

promo-desember-2016 RAZHA Inner Syari Ninja Hijab Jilbab Syari Diskon Obral SBO Sekolah Bisnis Online Belajar Jualan Motivasi BisnisSebagai konsumen, siapa sih yang gak seneng dikasih diskon? Bahkan gak ada program diskon aja, konsumen minta diskon sendiri hehehee.. Baik berupa diskon harga produk ataupun diskon ongkir.
 
Sedangkan dari sudut pandang penjual, kita selalu berdoa minta dijodohkan dengan konsumen yang gak pake nawar ahahhahaaa… Karena diskon bisa mencekik. Margin jadi semakin kecil, atau bahkan sampai tidak ada profit. Parahnya lagi, menyebabkan rugi karena gak cukup nutup HPP. Huuuffff… ini namanya berdagang atau kerja rodi? :p
 
Tidak bisa dipungkiri, program diskon mampu menarik kedatangan pengunjung. Khususnya bagi brand/toko baru yang butuh mengenalkan diri kepada seluas-luasnya pasar. Kecuali… bagi mereka yang main di kelas atas. Diskon bisa menjatuhkan “harga diri” mereka. Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan program diskon atau tidak, ada baiknya Anda pahami dulu Target Market yang akan Anda masuki.
 
Diskon hanya boleh dilakukan untuk tujuan tertentu. Diantaranya:
1. Cuci gudang, ngabisin stock lama yang sudah mulai berdebu. Semakin lama Anda menahan produk tersebut, semakin banyak kerugian yang Anda derita. Juallah dengan batas tertentu yang membuat Anda tidak merugi. HPP dan sedikit biaya operasional tertutup.
 
2. Kerjasama branding. Bisa dilakukan oleh dua perusahaan atau lebih, yang bukan merupakan kompetitor. Dengan syarat, Target Market mereka sama. Misalnya RAZHA jual Inner Syari bekerjasama dengan pengusaha gamis syari Demeunaf Dewi Sri. RAZHA memberikan diskon 20% bagi pelanggan gamis syari Demeunaf. Diskon bisa diberikan kepada seluruh pelanggan Demeunaf atau dengan menggunakan syarat jumlah pembelian tertentu.
 
Contoh kerjasama branding:
– Salon/Klinik Kecantikan dengan produk Kecantikan/Perawatan.
– Penjual Sepatu dengan Penjual Kaos Kaki
– Penjual Kue dengan Penjual Minuman
– Penjual Tempat Tidur dengan Penjual Sprei
– Penjual Laptop dengan Penjual Tas Laptop
 
3. Meningkatkan penjualan. Konsep ini biasanya mencantumkan syarat dan ketentuan berlaku. Ada yang menggunakan istilah Pembelian Dengan Pembelian. Saya lebih suka menggunakan konsep tersebut. Seperti promo Desember 2016 yang mulai berlaku hari ini. Konsumen bisa mendapatkan diskon 50% dengan syarat pembelian produk RAZHA sejumlah tertentu.
 
Produk yang diberikan label diskon ini merupakan variant terbaru dari Inner Syar’i. Yang sebelumnya sudah ada Inner Syar’i Classic dan Inner Syar’i Swing. Promo ini juga bertujuan untuk sebanyak-banyaknya konsumen mencoba produk Inner Syar’i Soul RAZHA. Karena biasanya orang yang sudah mencoba langsung produk RAZHA akan jatuh cinta dan membuatnya ketagihan 😉 Alhamdulillah..
 
Jangan tiru konsep ini jika Anda belum benar-benar memahami Target Market masing-masing. Silahkan ATM (Amati Tiru Modifikasi) namun jangan ATP (Amati Tiru Plek) :p Karena konsep ini belum tentu cocok 100% jika diterapkan di bisnis Anda.
 
Selamat belajar 😉
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
 
Continue Reading

Sarjana Pengangguran!

Muri Handayani Sarjana Pengangguran Sekolah Bisnis Online Jualan Guru Mentor Sukses Online Shop Tutorial“Sekarang kerja dimana?” Pertanyaan paling lazim ketika ketemu saudara atau teman. Bahkan orangtua sendiripun suka nanyain ini. “Dirumah aja, ngurus anak-anak.” Jawab dengan muka datar sedikit senyum. Karena udah bosen jawab pertanyaan ini. Kemudian yang kita dapat adalah tanggapan yang panjang lebar. Sayang donk udah sekolah tinggi-tinggi tapi ga dipake. Kasian orang tua udah nyekolahin cape-cape, biaya mahal. Sekarang cuma jadi ibu rumah tangga aja.

Apa reaksimu kalo ada yang berkata seperti itu?

Kasian klo saya kantoran. Anak-anak jadi sama pembantu/babysitter/daycare. Entah apa yang terjadi sama anak-anak ketika saya tinggal 10 jam sehari. Mungkin nonton sinetron, mungkin di bully, mungkin dibentak, mungkin disiksa, mungkin diajak jadi pengemis, mungkin dikasih obat tidur, mungkin diajarkan yang tidak baik, mungkin..mungkin.. Ini bukan omong kosong, udah banyak kejadian di sekitar kita. Saya ga mau anak saya jadi korban karena urusan selembar kertas ijazah.

Ketika menjadi sarjana, yang dipakai bukan kertasnya (baca: ijazah) tetapi ilmunya. Ilmu yang saya dapat dengan biaya mahal dan semua pengorbanan orang tua. Semua itu akan saya gunakan untuk mencetak generasi hebat yang tangguh. Generasi yang bermanfaat untuk dirinya, keluarga, agama dan bangsa. Generasi yang tumbuh dengan penuh kasih sayang dari kedua orang tuanya. Generasi yang terbentuk dari pelukan cinta orang tuanya setiap hari. Generasi yang tercipta dari pengasuh Sarjana.

Bagaimana dengan beban kehidupan sekarang? Semua serba mahal, sekarang jaman susah.
Yang bikin susah ya diri kita sendiri. 9 dari 10 pintu rejeki ada di perniagaan. Lah kenapa berebut pintu yg 1? Makanya susah. Kan ada 9 pintu lagi yang jadi pilihan. Jalan rejeki itu diciptakan sendiri, bukan ditentukan orang lain.

9 pintu sudah terbuka. Ciptakan pintu yang menyenangkan. Ciptakan pintu yang membuatmu tetap bisa mengasuh anak-anak. Ciptakan pintu yang membuatmu punya banyak waktu mengurus orang tua. Ciptakan pintu yang membuatmu ibadah sepuasnya tanpa dikejar waktu.

Ya ciptakan.. Allah sudah memberikan semua sumber daya luar biasa yang ada di dirimu. Allah mau kita berproses. Fokus pada perbaikan prosesnya. Perjuangkan prosesnya.Dan hasilnya…ikhlaskan.

Maka kamu mendapatkan pintu rejeki yang mudah. Serta mendapatkan generasi terbaik hasil didikan Sarjana.

Sarjana Pengangguran
Main HP jadi kerjaan
Dari rumah menghasilkan jutaan
Gara-gara jualan online
Ga peduli cemoohan

Yang penting wujudkan impian

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Posted on Facebook December 7, 2015.

Continue Reading