6 KUNCI MEMBANGUN TIM PEMENANG

Setelah ngerasain sekali rafting/arung jeram, aku ngerasa bisnis itu seperti berada di perahu karet ini. Sensasinya tiada henti 😆Jujur awalnya aku hampir gak mau ikutan, takut kecemplung wakwak.. soalnya aku gak terlalu jago berenang. Tapi justru anak-anakku yang semangat banget pengen. Dan katanya rute yang ini untuk tingkat pemula, jadi aman. Yo wis bismillah..

Sebelum naik perahu, panitia menjelaskan berbagai hal ke semua peserta. Waktu itu kami ber 32 orang. Anggota kelompok dibagi dalam 6 regu. Nah aku kebagian tim bocil 😅 Aku maunya sama anak-anak, karena ingin menikmati moment seru ini dengan mereka. Sekaligus ngejagain mereka kalo ada apa-apa. Regu kami ada 6 orang, aku, suami, 2 anakku dan 2 anak Pak Yuga (HRD BLG). Oh iya, ini acara Tim BLG, liburan bareng karyawan 🥰

Setelah dibagi kelompok, panitia menjelaskan berapa panjang rute yang akan kami lewati, seperti apa kondisi arung jeramnya. Mereka juga kasih tau bahwa ini aman dan berada di level pemula. Namun, mereka juga menjelaskan dengan sangat detil apabila nanti terjadi hal yang tidak diinginkan, apa yang harus kami lakukan.Teknik menyelamatkan diri, menyelamatkan orang lain, meminta bantuan, dll. Sebenarnya ketika dijelaskan ini, malah jadi makin degdegan sih wakwakwak…Namun panitia bisa membawa suasana jadi fun banget. Mereka paham bahwa orang liburan itu mau seneng-seneng, bukan setres 😆

Ketika antri menunggu giliran, kami melihat orang-orang yang berangkat lebih dulu langsung dihadapi dengan arus yang cukup deras dan pada heboh teriak-teriak 🤣 Jantungku makin berdegub kencang. Tapi gak mungkin bisa mundur, udah pake pelampung dan helm, malu atuh kalo gak jadi hahahaaa…

Bismillah giliran kami tiba, aku diminta duduk di paling depan (dalam hati pengen nolak, oh no… kalo paling depan, nanti nyungsep paling duluan nih 😅 udah parno). Ya udah deh nerima nasib, eh Zhafran semangat banget mau nemenin bunda di depan.1…2…3… byuuuurrr langsung seruuu kecipratan air dingiiin. Eh bukan kecipratan, keguyur sebadan-badan Mak 😆 brrrr… dingiiin… Yang paling depan lah yang paling banyak kesiram.

Ada saatnya ketemu patahan, adrenalin memuncak, pegangan makin erat… huuwaaaa… dagdigdug.. byuuurr….Dijeda juga dengan medan yang tenang, secara berkala aku nengok ke belakang, meriksa anak-anak apakah baik-baik saja. Alhamdulillah mereka menikmati banget, walau di foto ini membuktikan muka mereka tegang hahaha… Dan kayanya yang teriak paling kenceng ya aku 😅

Sepanjang perjalanan, aku dibuat takjub oleh pemandangan alamnya yang maa syaa Allah.. keren banget. Dengan posisi kita yang rendah, di sungai, kita melihat dari sudut pandang yang berbeda. Tak henti-hentinya aku memuji Allah atas karyanya yang luar biasa. Dan aku juga jadi tau, banyak lokasi wisata baru di sepanjang pinggir sungainya. Tempat penginapan kecil yang kekinian banget. Gemesin desain pondoknya, ada juga yang pake tenda.

Gak berapa lama menikmati ketenangan, lagi-lagi kami dihadapi jalur yang curam. Bersiap teriak lagiiii 🤣Sang pemandunya juga baik banget, gangguin kami, jadi makin fun suasananya. Anakku sampe ketagihan, minta sekali lagi. Ya gak bisa dadakan, itu harus booking jauh hari 😁

Setelah dipikir-pikir, menjalani bisnis kok mirip ya seperti suasana rafting. Ada kalanya ketakutan, penuh hiruk pikuk kepeningan ngurus bisnis, dan ada saatnya santuy… bersyukur menikmati hasil. Bangga dengan diri sendiri yang sudah berhasil melewati badai. Eh baru sebentar istirahat, ada darama lagi di depan yang harus dihadapi 😅 Pada akhirnya kitapun gak mau turun di tengah jalan, tetap terus melaju hingga akhir rute yang sudah ditetapkan. Walau basah kuyup, kedinginan, adrenalin berkecamuk, tapi ketika dibawa fun, semua akan baik-baik saja dan terasa bahagia meski melewati berbagai tantangan.

Dari buku The Business Coach, halaman 182, ada 6 kunci fundamental untuk membangun tim pemenang.

1. Kepemimpinan yang kuat.

Kalo aku udah takut duluan, dan memunculkan rasa kecemasan berlebih, kayanya anak-anakku pun akan gak jadi main arung jeram.Sebagai pemimpin bisnis, kita harus yang paling tegar, tangguh, kuat, berani, semangat, optimis. Sehingga timpun akan merasa aman dan mau ikut berjuang bersama kita membesarkan bisnis ini. Tim memerlukan seorang pemimpin yang dapat menentukan dengan tegas, sehingga tim dapat memiliki kepercayaan dalam arahan pimpinan.

2. Tujuan umum.

Pemandu menjelaskan rute yang akan ditempuh, berapa jaraknya, dan seperti apa kondisinya.Pemimpin bisnis harus memiliki tujuan yang tidak hanya setiap orang mengetahui dan meyakini, tapi setiap orang akan memenangkannya. Setiap orang perlu memiliki tujuan yang secara kolektif membantu kemajuan bisnis dalam pengarahan visi utamanya.

3. Aturan permainan.

Sebelum nyemplung, pemandu sudah memberikan aturan bagaimana posisi duduk, jika terjal harus merunduk, ketika dikatakan “kanan” maka semua penumpang bergeser ke kanan, begitu juga dengan “kiri” harus ke kiri, dll.Disaat kita membuat aturan yang jelas untuk Tim mengenai peraturan pengarahan, akan lebih mudah bagi mereka untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Apa yang bisa mereka lakukan dan yang tidak, ini harus benar-benar jelas.

4. Rencana tindakan.

Apa yang harus dilakukan jika dalam kondisi darurat kecemplung, bagaimana jika A, apa yang harus dilakukan saat B, cara memegang tali penyelamatpun dijelaskan dengan detil, dan berbagai instruksi lainnya.Saat kita memberikan rencana yang jelas pada Tim, mengenai siapa yang melakukan apa dan kapan, lebih mudah bagi mereka untuk memulai dan menjalankan semua pekerjaannya.

5. Dukungan pengambilan resiko.

Pemandu membuat para peserta tetap nyaman walau ada berbagai resiko yang bisa saja terjadi. Namun mereka memotivasi peserta untuk tetap mau mencoba wahana ini.Beberapa tim kita akan membuat kesalahan karena mereka sedang mencoba hal baru. Dukung mereka, aku gak pernah marah kalo mereka gagal mencapai hasil yang ditetapkan. Tapi justru aku akan marah ketika mereka gak mau mencoba.

6. 100 persen keterlibatan dan penyertaan.

Jangan sampe ada orang yang gak ikut bersenang-senang, gak kompak ketika dikatakan “kanan”, gak merunduk, dll. Pemandu memastikan semua penumpangnya ikut terlibat dan menikmati semua moment yang ada.Tiap anggota tim bertanggung jawab untuk terlibat, dan kita sebagai pemimpin berperan untuk memastikan bahwa tidak ada satu orangpun yang tidak ikut berperan.

Pemimpin memastikan setiap orang dalam tim memberikan semua perhatiannya, usaha dan komitmen pada perusahaan. Cocok kan Mak, Bisnis vs Arung Jeram? 😍 Securam apapun jalan di depan, sebesar apapun tantangan yang dihadapi, jangan lupa menikmati hal-hal disekitarnya yang kadang luput kita syukuri. Dan yang paling penting JANGAN LUPA BAHAGIA 🥰

Mak sudah pernah coba arung jeram kah?

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: