KEADAAN BISNISNYA SAMA, KENAPA HASIL DIA LEBIH BANYAK?

Membandingkan diri kita dengan orang lain, itu kadang bikin sedih, sakit hati, dan kecewa. Apalagi kalau ternyata hasil kita dibawah mereka.

Sekolahnya barengan, tapi dia sekarang sukses banget.

Dulu ngantor bareng, tapi dia sekarang lebih sejahtera.

Mulai bisnisnya samaan, tapi kenapa hasilnya beda? Dia udah kemana-mana, kita gini-gini aja.

Kadang gak habis pikir, kenapa bisa beda banget hasilnya. Ngerasa apa yang kita lakukan udah sama atau sebanding dengan kinerja dia juga. Lalu apa yang membedakan?

Yes, ada yang membedakan. Dan itu gak kasat mata. Ghoib. Bukan jaga lilin kayak fotonya Lesti yang lagi viral.

Pagi ini aku baca lagi buku Self Coaching, halaman 62. Yang selama ini aku kerjakan ternyata ada secara teorinya. Nama teorinya adalah COGNITIVE-BEHAVIOUR MODEL.

Model ini membuat kita lebih sadar dengan pikiran kita. Kita akan menemukan sebab di balik emosi negatif. Kita pun tahu cara agar merasa lebih baik serta memunculkan tindakan yang diperlukan agar kita dapat mencapai hal-hal yang diinginkan.

Model ini dapat mengubah kehidupan Emak selamanya.

Situasi – Pikiran – Perasaan – Tindakan – Hasil

Situasi: apa yang terjadi di luar diri kita, kita tidak dapat mengendalikan.

Pikiran: apa yang terjadi di dalam benak kita, ada dalam kendali kita.

Perasaan: apa yang kita rasakan dalam tubuh kita disebabkan oleh apa yang kita pikirkan bukan oleh situasi kita.

Tindakan: apa yang kita lakukan didorong oleh perasaan, dipicu oleh pikiran.

Hasil: apa yang kita dapatkan sebagai konsekuensi dari tindakan kita.

Akar dari tindakan kita adalah pikiran dan perasaan kita. Sulit mengubah tindakan jika kita tidak mengubah sebabnya. Lebih sulit lagi mengubah hasil bila kita tidak mengubah cara berpikir kita.

Kita memiliki kebebasan memilih apa yang akan kita pikirkan, apa yang akan kita rasakan, apa yang akan kita lakukan. Situasi yang sama, dapat memicu perasaan yang berbeda dan kita bebas memilih emosi yang akan kita rasakan.

Marimar

– Suami lupa dititipin belanjaan saat pulang kerja.

– Mak jadi sedih dan marah.

– Mak dan suami jadi berantem.

– Hubungan suami istri jadi renggang.

Esmeralda

– Suami lupa dititipin belanjaan saat pulang kerja.

– Mak memaklumi suami capek dan ruwet kerjaan.

– Mak minta tolong lagi atau pesen online.

– Hubungan suami istri baik-baik aja.

Nah, Emak mau jadi yang kayak Marimar atau Esmeralda?

Rudolfo-nya sama, tapi bagaimana Emak mengendalikan pikiran itulah yang akan menyebabkan hasil yang berbeda.

Jadi kalau nerima komplenan konsumen, ya senyumin aja. Dengerin baik-baik, lalu lakukan evaluasi. Beda hasilnya kalau kita ngomel, lalu blokir konsumen.

Karyawan nyebelin, senyumin aja, perbaiki SOP nya supaya dia kerja sesuai dengan standar yang Emak harapkan. Kalau perlu, berhentiin dan rekrut lagi. Santuy, pengangguran masih banyak kok, bukan dia doang yang mau kerja.

Gagal produksi jutaan, senyumin aja. Emang sadar masih belajar, banyak gak ngertinya. Jadikan pelajaran, catat apa yang harus diperbaiki, lalu mulai lagi.

Kompetitor bikin produk serupa, senyumin aja. Itu artinya kita harus terus berinovasi lagi, biar makin cetar membahana.

Kita nih kadang kalau gak ada yang nge-push, jadi mager. Kudu dikejar anjing galak biar bisa lari kenceng. Masih mau baperan terus ngadepin situasi sekarang? PPKM diperpanjang, senyumin aja. Cari solusi gimana supaya orderan tetep deras.

Orang nyinyirin kita jualan mulu, senyumin aja. Doain dia duitnya banyak lalu belanja ke kita.

Jika kita ingin mengubah hasil, maka kita perlu mengubah tindakan/perilaku kita. Untuk mengubah tindakan/perilaku, maka kita perlu mengubah perasaan kita. Untuk mengubah perasaan kita, ubah dulu pikiran kita.

Maa syaa Allah seger pagi-pagi baca buku Self-Coaching by Darmawan Aji. Aku dapetinnya di wa.me/6287848261039

Janganlah ngomel-ngomel dan grenengin situasi, nanti kayak muka aku tuh. Jelek kan kalau marah. Mending senyumin aja biar kita juga tetep cantiiik.

Bismillah… Apa pun situasinya, kita jaga terus pikiran kita ya, Mak. Biar menghasilkan perasaan yang baik, sehingga membuahkan tindakan yang cakep, dan terwujud hasil sesuai target pencapaian, aamiin…

Aku doain bisnis Emak terus bertumbuh.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: