LANGKAH SEDERHANA INI BISA MENYELAMATKAN BISNIS

Hampir tidak ada orang yang tidak terdampak oleh drama pandemi. Sekalipun sultan, bisa stres juga kelamaan di rumah, kan? Apalagi kita rakyat jelata. Keluar salah, di rumah salah. Terutama yang ikhtiarnya kudu offline.

Namun, harapan harus tetap kita genggam. Sebab Allah yang mendatangkan pandemi ini. Pasti Allah juga yang bisa membantu kita melewati pandemi ini dengan baik. Belajar dari awal pandemi, tentunya kita bisa melihat, siapa yang bisa mempertahankan bisnisnya adalah mereka yang melakukan ADAPTASI & INOVASI.

Hal itu berat dilakukan jika kita mager dan gak mau keluar dari zona nyaman. Terus mengeluarkan kalimat ini, “Dulu cara ini berhasil, dulu bisa kok gini. Dulu juga gini bisa rame penjualan.”

Hey Marimar, itu duluuuuu. Kamu mau pakai mesin waktu untuk bisa kembali ke masa lalu? Hayu atuh move on, Mak!

Aku jadi teringat ketika ikut workshop Coach Indrawan Nugroho beberapa tahun lalu, yang berjudul Rise Above the Crowd. Ada bukunya juga kalam Emak mau cari, dengan judul yang sama.

Jika bisnis kita ingin menonjol di antara kerumunan, atau minimal bertahan di masa pandemi ini, salah satu ikhtiar kita adalah melakukan INOVASI. Ada 10 tipe inovasi dalam bisnis.

1. Profit Model

Emak dapetin uang di bisnis itu dari mana saja? Bukan hanya sekadar jual produk. Jika ternyata bisa jual jasa penunjang, kemasan, after sales service, dll.

Contohnya di Informa, ketika kita beli sofa, karpet, atau springbed, Emak akan ditawarkan cairan pembersih noda, jasa pembersihan berkala, hingga asuransi produknya.

Ayo pikirkan inovasi apa yang bisa Emak munculkan di profit model dalam olshop.

2. Network

Kolaborasi dengan pihak eksternal dalam menciptakan nilai bagi pelanggan. Misalnya beli gamis, gratis kaos kaki. Nah, kaos kakinya berkolaborasi dengan merk lain. Beli tas kulit, gratis perawatan. Kolaborasi dengan penyedia jasa perawatan tas.

Atau seperti yang kami lakukan, berkolaborasi dengan Kementrian Pariwisata & Ekonomi Kreatif untuk melakukan pembinaan 200 UMKM. Walaupun ketika dalam perjalanan prosesnya butuh perjuangan keras. Lembur 32 jam nonstop untuk beresin revisi laporan. Seperti yang tampak dalam foto di atas, My Wonder Team yang tangguh. Kami foto buat kenang-kenangan perjuangan. Muka pada kucel.

Tingkatkan silaturahim, semangat berkolaborasi.

Oh iya, seperti program Pendampingan Bisnis 6 Bulan MuslimahPreneur SBO x JNE juga buah dari network dengan Kang Dewa Eka Prayoga.

3. Structure

Berinovasi pada cara mengorganisasikan dan menyelaraskan talenta dan aset. Contohnya Southwest Airlines yang hanya mengoperasikan satu jenis pesawat saja, yaitu Boeing 737, sehingga mengurangi biaya servis dan menyederhanakan operasi.

Yang kami lakukan di RAZHA, selama 10 tahun ini hanya fokus di Inner Hijab. Untuk produk Hijab dan lainnya, kolaborasi dengan brand teman. Sehingga aku gak perlu banyak orang untuk ngurus produksi dan gak perlu sedia modal untuk bahan baku produksinya. Serta yang paling penting, gak pusing ngurus produksi. Ngurus produksi pusing pemirsa.

4. Process

5. Product Performance

6. Product System

7. Service

8. Channel

9. Brand

10. Customer Engagement

Nanti kapan-kapan kita bahas sisanya, ya. Tapi gak janji, hihiiii… Lebih puas kalau Emak beli bukunya aja Rise Above the Crowd karya Indrawan Nugroho. Cari di toko buku masing-masing, ya.

Bukan sekadar INOVASI yang menghasilkan perubahan, namun harus juga ADAPTASI yang relevan dengan keadaan terkini. Inovasi yang adaptif, nah itu kuncinya.

Dari 10 poin di atas, mana dulu yang mau Emak coba? Hmmm… Apakah ada yang mau coba strategi network dengan Mak Muri? Kita kolaborasi.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: