KENALI 8 JENIS INCOME, HIDUP TERASA LEBIH MUDAH

“Kalau gak kredit, mana bisa kebeli?”

Tolong, kalau kamu ketemu sama orang yang mengatakan itu, kenalin ke aku, ya. Mau aku cubit. Atau jangan-jangan kamu yang masih memiliki pemahaman seperti itu?

Zaman dulu, sebelum ada KPR-an, orang tua pada bisa membangun rumah. Pada masanya, gak ada Pinjaman online, orang tua kita yang hidup pas-pasan tetap bisa menafkahi keluarganya tanpa dikejar rentenir. Utang itu soal mental. Jiwa Missqueen yang mendarah daging, sampai bisa bikin lupa Tuhan.

Kalau aku lebih senang dengan menyebutnya ke-TAUHID-an. Kalimat yang sering aku gunakan ini untuk nyemangatin diri sendiri atau pun orang-orang yang aku kenal:

“Allah aja bisa bikin gunung dan semua alam semesta, masa ngasih kita rumah secuil gak bisa? Allah pasti bisa ngasih kita rumah cash. Masalahnya, kita yang duluan gak yakin sama Allah.”

“Ah, mana mungkin punya rumah cash?” Ini artinya kita menyatakan: Allah gak mampu kasih kita rumah cash.

“Ah, mana mungkin bisa punya mobil tanpa kredit?” Ini juga sama, dikiranya Allah itu uangnya sedikit.

Sebenarnya, yang gak mampu itu bukan Allah, tapi hal ini yang bikin kita ngaco:

1. Kitanya yang gak mau memampukan diri sesuai dengan apa yang diinginkan.

2. Pengen langsung loncat derajat, padahal hidup itu bagaikan anak tangga.

3. Gak melihat esensinya, fokus pada bungkusnya.

Karena belum punya uang, aku sabar hidup ngontrak sana sini. Lalu bertahan tujuh tahun di rumah mertua. Setelahnya baru tinggal di rumah sendiri, CASH.

Karena belum punya uang, sabar aja sana sini naik angkot. Mulai punya motor, lalu sabar dengan mobil butut yang sering mogok.

Ujungnya kan fungsi transportasi, ya. Esensinya adalah untuk memindahkan kita dari satu tempat ke tempat lain. Namun karena gede gengsi, pengen loncat cepat-cepat. Mau status juragan kayak orang-orang, kredit jadi alasan.

Padahal kalau mau cepat-cepat, kita harus ke poin 1 di atas. Meningkatkan kemampuan diri.

Yes, meningkatkan kemampuan, bukan meningkatkan jumlah utang.

Udah tahu belum, ada 8 JENIS PENDAPATAN?

1. Earned Income

Didapatkan setelah kita kerja, alias gaji. Dalam mengelola Olshop, aku juga mendapat gaji bulanan loh. Hal ini efektif untuk mencegah kita memakai uang olshop tanpa batas.

2. Profit Income

Alias keuntungan, yang diperoleh dari jual beli. Tentu ini yang jadi income utama kita di Olshop ya. Namun gak boleh sesuka hati ya ngambilnya, harus ada perhitungan yang baik. Supaya bisnis dalam kondisi keuangan yang sehat dan cepat bertumbuh.

3. Interest Income

Tapi hati-hati dengan ini, biasanya dari bunga bank, deposito, dll. Cek dulu tentang ribanya, ya. Kita bisa cari sumber Interest Income yang gak riba.

4. Residual Income

Kita mendapat bayaran setelah project selesai. Di point ini, kita bisa menjual ide, pemikiran, pengalaman, kreatifitas, dst. Yang pengerjaan projectnya sekali, tapi dapet incomenya terus menerus. Misalnya nulis buku/eBook, video tutorial, template desain, rekaman webinar dll.

5. Devidend Income

Dengan menginvestasikan uang kita dalam bentuk saham, kita bisa mendapatkan income. Mulai dari investasi ke bisnis sendiri, bisnis temen yg amanah dan prospektif, hingga ke bursa saham. Namun harus siap dengan resikonya dan paham halal haramnya ya.

6. Rental Income

Dengan memiliki aset yang bisa disewakan, kita bisa mendapat income. Jangan lupa hitung juga biaya penyusutan, pajak, maintenance, dll, sebelum menentukan harga sewa. Gak harus sewa rumah/apartemen kalau aset kita belum sampai sana. Mulai dari yang modal kecil, misalnya sewa mainan anak, tanaman untuk dekor lokasi acara, pojokan rumah untuk tempat foto, bahkan sewa fashion juga ada, loh.

7. Capital Gains

Mendapatkan income dari pertumbuhan nilai. Beli properti 200 juta, sekian tahun kemudian jadi 500 juta. Beli saham murah, jual saat mahal. Kita bisa mulai main di beli Logam Mulia (Emas) sesuai uang yang ada aja dulu. Tapi gak bisa cepet jual, hitungan tahun, untuk bisa berasa untungnya. Dulu aku beli 400rb-an per gram, sekarang udah 900rb lebih ya.

8. Royalty Income

Kita dibayar dari ide, produk atau hak cipta. Tahu Mickey Mouse, Hello Kitty, Doraemon? Itu karakter kartun yang dilindungi Hak Cipta. Sepanjang karakter itu digunakan untuk berbagai hal, maka sang pemilik Hak Ciptanya dapet uang terus. Kecuali yg pakai ngebajak. Pemilik Franchise juga ada yang sistem royalti. Begitu juga nulis buku, jika kontrak kerja samanya sistem royalti, maka sebanyak buku yang terjual, sebanyak itu juga royalti yang didapat. Nilainya kecil sih, ada yang 5-15% dari omzet yang didapat penerbit. Tapi kalau dikali dalam jumlah banyak, ya lumayan. Seperti buku #EEJJ Emak-Emak Jago Jualan, total royaltinya sudah lebih dari 200 juta, alhamdulillah.

Nah sekarang giliran kamu untuk mulai pikirkan 8 Income Streams-nya apa aja. Tentu jika ingin income tinggi, kapasitas diri kita juga harus tinggi. Ilmu & pengalaman yang mumpuni untuk bisa menjamah 8 bidang tersebut.

Stop menunda (lagi)! Mulailah dari sekarang untuk belajar, lebih rajin silaturahim, dan mencoba hal baru untuk menambah pengalaman serta wawasan. Aku doakan kamu SUKSES dunia akhirat.  Jangan lupa sedekahnya juga berlimpah.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: