CARA SEDERHANA JALANI HARI DENGAN BAHAGIA

Saking banyaknya kerjaan, jadi bingung mau ngerjain yang mana dulu? Malah ujungnya gak ada yang dikerjain ya, Mak. Target belum aja tercapai, makin hari malah makin kendor. Ada yang sedang berada di posisi itu? Atau pernah ngalamin, Mak?

Sama, aku juga pernah. It’s ok, kita manusia biasa, bukan Wonder Woman. Justru karena kita manusia, seharusnya kita bangga. Sebab manusia diciptakan Allah sepaket dengan akal. Masalahnya, mau dipakai gak akalnya?

Tapi, sering kali AKAL itu kalah dengan emosi. Benar? Jadi yang menggangu kita, membuat kita kehilangan akal adalah emosi yang berlebihan.

Di antaranya:

1. Dikit-dikit baper.

2. Sering ngeluh.

3. Kebanyakan lebay.

Tiga hal di atas itu toxic banget loh kalau dipelihara. Ngerusak jiwa, bikin kita jadi manusia gak berakal. Mending kita ganti jadi:

1. Dikit-dikit istighfar.

2. Sering ucap syukur.

3. Banyakin santuy, jangan overthinking.

Dengan cara itu, kita bisa menjaga tingkat kewarasan jiwa, sehingga membuat akal bisa tetap digunakan. Akal yang mengatur kita untuk tetap berada di posisi bahagia.

Betapa sering kita mengambil keputusan karena emosi, dan akhirnya menyesali. Ngebentak anak misalnya. Dia cuma melakukan kesalahan kecil, kita udah ngamuknya mirip singa ya, Mak.

Kayak kita gak pernah salah aja dalam hidup. Iya kan? Kalem. Anak lagi proses belajar. Mending jelaskan hikmahnya. Minta anak memperbaiki diri. Beres. Kalau ngulang lagi?

Ya dia bukan robot, yang sekali dikasih program, langsung jalan lurus. Eh, walau kadang ada errornya juga, sih.

Pengen suami sempurna seperti impian kita? Lah, kita udah jadi istri yang sempurna belum? Kalemlah jalanin hidup itu. Hidup udah berat. Jangan ditambah berat dengan emosi berlebihan yang bikin kita hilang akal.

Mau kita ngeluh atau nggak, hidup kita yang kemarin gak akan berubah. Yang terjadi, ya sudah terjadi. Tapi, sikap kita terhadap hari ini yang menentukan masa depan kita.

Perbanyak deh silaturahim. Kenalan dengan beraneka ragam orang. Dengarkan kisah mereka. Ujian kita akan nampak cuma seujung kuku.

Ini beberapa kisah hidup karyawanku yang bikin aku malu kalau masih suka ngeluh.

1. Dari kecil gak tahu siapa bapaknya.

2. Sering dipukulin bapaknya.

3. Yatim piatu dari kecil.

4. Sekarang lagi di RSHS kena penyakit langka.

5. Tinggal di kontrakan, jadi tulang punggung keluarga.

6. Punya adik ABK.

7. Menikah bertahun-tahun belum dikaruniai anak.

8. Usia pernikahan 3 bulan, suami meninggal, kondisi istri (karyawanku) hamil muda.

9. Korban bully dari kecil.

10. Gak pernah dianggap sama orang tua, selalu dibandingkan dengan saudara lainnya.

Daaaan masih banyak kisah lainnya.

Janganlah pernah merasa menjadi orang paling sengsara di dunia, Mak. Justru kita harus merasa menjadi orang paling beruntung di dunia. Jangan sibuk cari kesedihan kita, karena sesungguhnya kebahagiaan jauh lebih banyak jika kita melihatnya pakai akal.

So, tetap jaga kewarasan, biar akal tetap mendominasi untuk membuat kita selalu bersyukur. Rasa syukur yang membuat hidup terasa bahagia.

Aku bersyukur masih bisa membuat tulisan ini dan mempersembahkannya spesial untukmu, Emak kesayangan.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: