BISNIS GAK BERKEMBANG, KENAPA?

Kita coba golongkan, cara mendapatkan uang:

1. Karyawan

2. Self Employed/Profesional

3. Pebisnis

4. Investor

Di manakah posisi kita sekarang?

Menjalankan online shop berada di posisi yang mana, Mak Muri?

Ya tergantung, seperti apa menjalankan bisnisnya. Bisa di poin 2, 3 atau bahkan 4. Jika kita menjalankan online shop sendirian (tanpa karyawan), maka kita masuk pada kategori Self Employed. Dari A – Z, sendirian mengelolanya.

Di tahapan ini, hasil yang didapatkan 100% tergantung dari kinerja kita. Kalau lagi semangat, ya hasilnya bagus. Tapi kalau lagi sibuk, sakit, bad mood, gak bisa disangkal hasilnya akan turun, bahkan sampai nyungsep.

Pada kategori 3, bisnis, belum tentu juga hasilnya lebih bagus dari poin 2. Jika… (nah ini penting bangeeeeeet untuk dipahami) tidak ada ORGANISASI & SISTEM yang baik dalam bisnisnya.

Bedanya bisnis dengan self employed adalah ketika bisnis bisa ditinggal pemiliknya, tetapi penghasilan terus masuk. Tidak harus ditinggal total dan dalam waktu yang sangat lama. Bisa bertahap dan terus ada progres.

Jadi goal yang juga harus kita masukkan dalam target pertumbuhan bisnis (selain peningkatan profit) adalah perkembangan organisasi dan sistem dalam bisnis. Selain karyawan mampu menghasilkan karya dengan baik, mereka juga harus bisa menentramkan hati kita. Banyak banget yang curhat ke aku, kesal sama karyawan yang susah diatur. Karyawan yang gak nurut. Bahkan sampai ada karyawan yang mencuri/menggelapkan uang olshop hingga puluhan juta. Hiiiksss…

Organisasi bisnis ada, namun sistem tidak ada. Itu yang juga menyebabkan bisnis sulit berkembang. Sistem ini yang akan mengatur mulai dari cara perekrutan, kurikulum pembinaan karyawan, teknologi untuk mempermudah pekerjaan, alur proses bisnis, SOP + KPI, hingga sistem keuangan, dll.

Makin dipelajari, makin banyak ternyata sistem yang harus ada dalam bisnis kita. Namun juga yang gak kalah penting adalah monitoring terhadap terlaksananya sistem tersebut. Sistem tidak abadi. Harus mengikuti perkembangan zaman. Sistem juga masih terus harus di-upgrade, terutama jika ada kebocoran yang terjadi.

Gimana? Tmpaknya memusingkan dan melelahkan, ya? Ya memang begitu kalau mau bisnis yang autopilot. Kecuali kalau kita mau jualan (mengelola olshop) sampai tua. Sepanjang kita bernapas, sepanjang itu juga kita jadi pedagang online.

Kalau aku sih gak mau. Aku rela investasikan waktu, tenaga, dan uang untuk membangun sistem. Sehingga aku bisa punya semakin banyak waktu untuk keluarga, ibadah, dan menjalankan hal-hal yang aku impikan.

Ibaratnya rezeki adalah air di danau. Aku gak mau setiap hari, sampai tua, ngangkutin air pakai ember dari danau ke rumah. Aku lebih baik membangun sistem aliran air dengan pipa, yang terhubung dari danau ke rumah. Jadi di rumah tinggal buka keran, ngucur deh airnya. Maka sekarang harus belajar cara membuat saluran airnya. Investasi teknologi dan berbagai peralatan pendukungnya. Secara berkala harus kontrol apakah ada pipa yang bocor, ada saluran yang mampet, dll.

Hingga suatu hari, kita bisa belajar untuk mencapai tingkatan investor. Baik investor di bisnis sendiri dengan tingkat keterlibatan yang kecil hingga tidak perlu mengelola sama sekali, atau investasi di bisnis orang lain yang tanpa harus ikut campur.

Ayo yang mau punya bisnis autopilot, mulailah kita bangun organisasi & sistem dalam bisnis, ya. Semangat belajar bareng terus, okay? Aku doakan olshop kamu jadi perusahaan besar yang autopilot. Mengucurkan penghasilan terus menerus, berlimpah, dan berkah. Aamiin…

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: