4 MODAL UTAMA BISNIS

Ada yang merasa bisnisnya mentok, gak bisa dibesarin karena gak ada modal. Dengan persepsi bahwa modal adalah uang. Betul? Padahal, ada 4 modal utama untuk memulai dan membesarkan bisnis. Ini menurutku, ya. It’s okay kalau gak setuju.

Memasuki tahun ke-11 seriusin bisnis, makin aku berusaha untuk lebih bijak mengelola 4 hal tersebut. Karena jika ada salah satunya yang diabaikan, bisa jadi pincang atau bahkan menyebabkan kehancuran bisnis.

Dari kecil kita sekolah, setelah lulus kerja (walau ada yang gak melalui tahap ini dulu), resign untuk coba self-employed, kemudian berkembang jadi entrepreneur, ujungnya bertumbuh sebagai investor. Asyik nih bisa dapet passive income.

Enak kan ya, kalau siklusnya kayak gitu. Tinggal tanya diri sendiri, kita sedang mentok di posisi mana?

Ketika mentok, bisa jadi salah satu atau beberapa modal utama bisnis ini ada yang kelewat.

1. Iman

2. Waktu

3. Tenaga

4. Uang

Nah, uang ada di urutan terakhir. Padahal selama ini, poin 4 yang paling dipusingin.

1. IMAN

Hidup kita susah, mumet, merasa banyak masalah terus, gak pantes sukses, menganggap diri korban bully dan berbagai pandangan negatif lainnya tentang diri sendiri maupun kehidupan. Itu semua disebabkan oleh keimanan kita yang belum sempurna.

Iman, bukan hanya soal ibadah, percaya surga neraka. Dengan iman, kita bisa melihat bahwa segala hal yang terjadi dalam hidup adalah hal yang baik. Yakin Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita?

Ayo, masih ada yang ragu gak jawabnya?

Tapi jangan cuma yakin (mengimani) di lisan aja, dong. Ketika hujan, ngedumel. Saat panas, resah. Kehilangan sesuatu, marah. Gagal diterima kerja, kecewa. Konsumen komplain, gak nerima.

Katanya beriman? Tapi menyalahkan takdir Allah. Yuk coba kita benahi satu per satu.

Ketika konsumen komplain. Alhamdulillah ya, ada yang bantu kasih masukan untuk perbaikan bisnisku.

Karyawan udah pinter, terus keluar. Semua ilmu yang aku berikan kepada dia, bisa jadi amal jariahku. Alhamdulillah ya, jadi bisa ada kesempatan menerima karyawan yang lebih baik.

Kenapa suami pendapatannya kecil? Aku jadi harus ikut cari uang. Alhamdulillah ya, ada kesempatan mendapat pahala besar ikut menafkahi keluarga. Dosaku bisa berguguran dan tabungan pahalaku bertambah.

Pahala… pahala… pahala… Selain itu, apalagi sih yang kita kejar di dunia? Gak ada! Tugas kita cuma mungutin pahala yang berserakan.

Kembali lagi ke bisnis, jangan berharap cuma dapet manisnya. Karena manis bisnis itu hanya bisa didapat setelah lulus menghadapi tantangan. Tantangan menjadi sebuah keseruan berbuah pahala banyak, atau rentetan kesialan, itu tergantung iman yang kita genggam.

Banyak yang menyerah jalanin bisnis di tahun kedua. Bukan karena modal uang, tapi karena imannya gak kuat. Menganggap dirinya gak bisa hadapin berbagai tantangan bisnis. Memang benar kita gak sanggup, tapi ada Allah yang akan memampukan kita kok.

Dari zaman baru lahir, kita bayi, kita juga gak bisa jalan. Tapi Allah memampukan kita untuk bisa jalan, bahkan lari. Jangan anggap semua kesuksesan kita ini karena diri kita. Semua itu bantuan Allah.

2. WAKTU

Kenapa dia lebih sukses dari aku, ya? Karena dia bekerja lebih banyak. Bangun jam 3 pagi. Acuhkan TV, gak ngerumpi tanpa makna, merelakan lepas hobi sementara. Fokus. Optimasikan waktunya untuk mengeelola bisnis.

Ya wajar, yang masih kerja kantoran, dengan yang full bisnis, hasilnya beda. Orang yang mengelola bisnis 3 jam sehari, dengan yang 200 jam beda hasilnya. Kok bisa 200 jam? Sebab dia dibantu oleh banyak karyawannya.

3. TENAGA

Mau luasin jangkauan pemasaran, tapi gak punya uang untuk pasang Instagram Ads. Ya udah manual aja kayak aku. Optimasikan cara organik. Masih ampuh kok sampai sekarang. Asalkan mau capek. Mau hasil banyak, ya kudu siap capek banyak.

Bahkan terkadang yang nguras tenaga itu bukan cuma kerja fisik, kerja otak lebih cepat bikin capek, ya. Mikirin strategi, evaluasi sistem, benahi pelayanan, modifikasi produk, dll. Asli capek jalanin bisnis tuh! Siap gak?

4. UANG

Nah yang ini modal terakhir. Kalau gak ada poin 4 ini, gak masalah kok tetap bisa jalan bisnis dengan 3 poin sebelumnya. Namun kalau gak punya banyak waktu, ya beli waktu. Rekrut karyawan, bayar pakai uang.

Jika gak mau capek, bayar sistem dengan uang. Gak mau capek manual iklan, pasang Ads. Gak mau capek pencatatan keuangan, beli software. Gak mau capek packing, bayar orang. Gak mau capek mikirin desain produk, cari desainer. Bahkan jika gak mau capek ngurus bisnis, rekrut CEO.

Yes, modal uang memang bisa mempermudah banyak hal. Namun jika kita mampu mengelolanya dengan ilmu.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: