MENYERAH BUKAN BERARTI KALAH

photo by Pixabay.com

Katanya, “Dunia gak seindah celotehan motivator.” Lalu ada yang menghujat pekerjaan motivator.

Well, kalau gak ada dokter yang nasihatin untuk kita menjaga gaya hidup sehat, ya banyak orang yang juga suka-suka pola hidupnya. Kalau gak ada guru yang nasihatin kita untuk rajin belajar, mungkin kita jadi orang yang madesu (masa depan suram). Cuma hidup untuk hari ini, besok ya gimana besok. Egois memikirkan diri sendiri, padahal kita diciptakan untuk menjadi Khalifah.

Hewan semakin banyak yang punah karena ulah manusia. Manusia yang Allah titipkan hatinya untuk jaga kelestarian lingkungan ya harus bergerak. Kelaparan masih selalu ada, harus hadir orang yang memiliki harta lebih banyak untuk membantunya. Makanya jangan hujat orang kaya. Jangan anti jadi orang kaya. Jangan ragu untuk kumpulin banyak harta.

Aku tahu harta di tangan orang baik seperti Emak, akan bisa digunakan untuk menyelamatkan dunia. So, setiap orang punya perannya masing-masing. Begitu juga motivator yang ditakdirkan Allah untuk membangkitkan semangat juang. Gak menyerah atas Rahmat Allah.

Namun yang menjadi pertanyaan, beneran gak boleh menyerah sama sekali? Gas terus tanpa rem? Kadang-kadang aku juga give up, kok. Tapi hanya boleh nyerah setelah kita bener-bener all out. Totalitas berjuangnya!

Berjuang semaksimal mungkin. Menyerah untuk berhenti sejenak mengevaluasi kinerja dan menjaga kewarasan jiwa. Lalu pasrahkan hasilnya ke Allah.

Berjuang-Menyerah-Pasrah

Kerja gila-gilaan membuat kesehatan mental kita terganggu. Diri sendiri menjadi korban tanpa disadari. Di mana batasan kerja keras dan di titik apa kita menyerah? Memang batasan ini gak baku. Kembali lagi di mana kita merasa puas dengan kinerja diri sendiri.

Kalau patokanku, selagi masih muda dan sehat, jangan sampai punya pikiran “yang penting cukup untuk diri sendiri dan hari ini.”

Membuat diri merasa berguna untuk sebanyak-banyaknya orang adalah kebahagiaan tak terkira. Merasa dibutuhkan, dititipkan amanah yang banyak, dan gak nyusahin orang.

Kerja sebulan untuk setara dengan penghasilan setahun. Gak perlu KPR 15 tahun. Cukup kerja cerdas 3 tahun untuk punya rumah impian.

Bisa ngenyangin perut 50 orang setiap hari. Kuncinya, naikin standar kepuasan atas pencapaian kita. Sekali lagi, manusia diciptakan dengan peran pentingnya masing-masing.

1. Temukan peranmu.

2. Perbesar jangkauan kebermanfaatanmu.

3. Kerja keras dengan cerdas mendapatkan hasil banyak dan cepat.

Boleh menyerah untuk menjaga kewarasan jiwa. Lalu pasrahkan hasilnya kepada Allah. Kemudian bangkit lagi, lihat poin 1 dan lanjutkan perjuanganmu. Selamat memainkan peranmu, Mak. Allah selalu siap membantu.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: