3 Hal Ini Mengubah Takaran Rezeki Saya

“Kalo udah urat miskin, ya miskin aja. Gak usah mimpi jadi kaya.”

Ada yang pernah mendapatkan umpatan seperti itu? Semoga Allah beri dia hidayah untuk belajar bahwa nasib itu sesuatu yang Allah berikan hak istimewa kepada kita untuk memilihnya. Dari bangun tidur, kita memilih, mau penuh rasa syukur karena masih diberikan umur dan kesehatan atau mengeluh, “Yah, udah jam segini aja, harus rutinitas lagi.”

Ketika kita bisa bangun dari tidur, di luar sana ada keluarga yang menangis karena anaknya sudah berhari-hari koma di rumah sakit. Ketika kita mengeluh dengan rutinitas, dia yang kini hanya bisa terbaring lemah sebab penyakit leukimia yang diderita, sangat merindukan rutinitasnya.

Bagaimana sikap kita dalam memulai pagi, sangat memberikan dampak terhadap apa yang terjadi sepanjang hari ini. Kamu sendirilah yang menentukan, mau bahagia atau tidak. Aku doakan Allah jaga selalu hatimu untuk senantiasa dipenuhi syukur.

Hidup sama 24 jam/hari, usia setara, sekolah barengan, nilai prestasi akademik ya mirip-mirip, tingkat ekonomi keluarga nyaris sama. Namun kenapa kehidupan berikutnya jauh berbeda, yaitu takaran rezeki?

Di luar 8 jalan rezeki dalam Al-Qur’an, 3 hal di bawah ini juga menjadi penyebab takaran rezeki kita berbeda.

1. Pola Pikir

Klasik memang, tapi ini sangat-sangat mempengaruhi bagaimana kita menjalani hidup. Bahkan satu keluarga, bisa jadi memiliki pola pikir alias mindset yang tak sama. Apa penyebabnya?

Input yang diberikan ke otaklah yang menentukan seperti apa mindset yang kita miliki. Pada saat kita lahir, masih polos ya kan. Lalu mendapat input dari orangtua, keluarga besar, lingkungan, tontonan, buku, pengalaman hidup, dll.

Maka berhati-hati lah memberikan input kepada diri kita, sebab bisa membuahkan mindset yang bagus atau jelek.

“Kamu adalah siapa 5 temanmu.”

“Buku yang kamu baca adalah gambaran dirimu.”

Pernah lihat kalimat itu?

Yuk mulai pilah lagi, seperti apa input yang kita suguhkan bagi otak kita, sang alat proses yang sudah Allah anugerahkan.

3 Hal Ini Mengubah Takaran Rezeki Saya
photo by Pixabay.com

2. Sikap

Apa yang hadir dalam hidup kita, tidak bisa kita tepis. Kita hanya bisa menjalani. Tetapi, sikap kita dalam meresponsnya itulah penentu hasil akhirnya.

Konsumen komplain, terima dengan baik. Alhamdulillah dapat perhatian dari konsumen, mau ceritakan langsung, gak nyebar di media sosial. Allah lagi berikan nasihat kepadaku untuk memperbaiki produk/pelayanan.

Sudah bikin proposal, presentasi, eh gak jadi. Sedih sih saat mendengar hasilnya. Menghancurkan semua angan dan perencanaan yang telah dibuat. Tapi, kok tiba-tiba jadi merasa bersyukur gak jadi? Ternyata karena mengetahui sumber dananya mungkin dari riba. Kayaknya Allah lagi jagain supaya diri ini gak kecebur jurang.

Dengan membuat proposal ini juga, persiapan saya jadi lebih matang untuk project berikutnya. Oh Allah memberikan kesempatan ini untuk belajar presentasi lebih baik juga.

Anak rewel, suami cemberut, mertua negur, karyawan berulah… Semua itu akan baik-baik saja jika kita bisa memberikan sikap yang kalem aja. Respons kita tetap harus baik.

Karena direspons baik atau tidak, hal itu sudah terjadi. Sikap kitalah yang menentukan kita bisa mendapat kebaikan dari semua yang terjadi, atau memposisikan diri sebagai korban dan orang sial.

Bener ya, kebahagiaan itu kita yang atur. Diawali dengan cara kita memberikan respons terhadap apa yang Allah kirim.

3 Hal Ini Mengubah Takaran Rezeki Saya
photo by Pixabay.com

3. Tindakan

Mengharap punya rezeki lebih banyak, tapi tindakan hari ini masih sama dengan kemarin. Pengennya duit banyak, tapi rebahannya banyak. Nanti, kalau duit udah banyak, kita bisa banyak rebahan kok. Tapi nanti… Sabar… Sekarang mah, belajarnya satu kali, actionnya 100 kali.

Misalnya baca buku Emak-Emak Jago Jualan cukup 1 kali, tapi praktiknya 100 kali.

“Menunda tindakan, sama dengan menunda datangnya rezeki.” Tuh catet ya…

Terakhir, ketika sudah datang rezeki, jangan tunda untuk habiskan dalam kebaikan. Berikan yang terbaik untuk orang tua dan mertua. Beri makan para perut yang lapar, investasi dalam wakaf bangunan, dll.

Hidup cuma sebentar, pastikan kualitasnya terus meningkat. Saya doakan kamu bahagia dunia akhirat.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia

Muri Handayani

“Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”

Diterbitkan oleh murihandayani

Tips Bisnis Ibu Rumah Tangga #KeluargaKeurusBisnisJalanTerus #TipsBisnisOnline

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: