INGIN SUKSES? Kamu WAJIB pelajari KERANGKA BISNIS INI.

Muri Handayani, bisnis online, cara bisnis online, belajar bisnis online

Biar gak tersesat antara membangun bisnis dengan menjadi pedagang asongan heheheee… Mari sejenak kita lupakan cucian Mak 😀 Simak secuil ilmu dari Bradley J. Sugars dalam bukunya Instant Cashflow.

1. Jumlah Calon Pelanggan (Leads). Jumlah total pembeli potensial yang Anda hubungi atau yang menghubungi Anda. Juga dikenal sebagai prospek. Jumlah orang yang mengunjungi web/sosmed/chat ke Mak, belum tentu potensial, simak point berikut..

2. Conversion Rate, persentase orang yang membeli dibanding yang tidak membeli. Jika yang chat ke Mak 10 orang , namun yang transfer 3, artinya converstion rate Mak 30%. Jadi PR kita adalah meningkatkan nilai Conversion Rate ya Mak. Kalo saat ini baru di 30% usahakan naik jadi 40%, 60% dan seterusnya 😉

3. Jumlah Pelanggan, ini adalah angka berapa banyak pelanggan berbeda yang Anda layani. Cara menghitungnya, point 1 dikali point 2 ya Mak.

4. Jumlah Transaksi, ini adalah satu dari 5 variabel utama. Sebagian pelanggan Mak ada yang beli seminggu sekali, setiap bulan, yang lain kadang-kadang, dan malah ada yang seumur hidup sekali ahahhaa… Nah yang kita ingin ketahui adalah jumlah rata-rata dari berapa kali pelanggan kita membeli dalam waktu satu tahun.

5. Penjualan Rata-Rata. Sebagian konsumen misal belanja 1 juta, sebagian belanja 200.000, tetapi yang kita bidik adalah rata-ratanya Mak. Tambahkan jumlah total penjualan dan bagi dengan jumlah penjualan.

6. Omset. Kalikan jumlah total pelanggan yang Anda layani dengan berapa kali rata-rata mereka kembali, lalu dengan jumlah rata-rata yang mereka belanjakan setiap kali order. Itulah omset Anda. Pelanggan x Transaksi x Rata-rata Penjualan = Omset. Jika ingin omset yang lebih tinggi artinya kita harus menghasilkan lebih banyak transaksi dan penjualan rata-rata yang lebih tinggi dengan jumlah total pelanggan yang Mak layani.

7. Margin, ini adalah persentase dari setiap penjualan yang berupa keuntungan. Dengan kata lain, jika Mak menjual sesuatu dengan harga 100.000 dan 25.000 adalah keuntungan, maka Mak memiliki margin sebesar 25%. Ingat: ini setelah semua biaya dikeluarkan.

8. Keuntungan. Kita tidak dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan, yang kita dapat adalah margin yang lebih besar pada omset yang kita dapatkan.

++++++++++++++++++++++++
Calon Pelanggan x Conversion Rate = Pelanggan
Pelanggan x Jumlah Transaksi x Rata-rata Penjualan = Omset
Omset x Margin = Keuntungan

+++++++++++++++++++++++++
CONTOH:

Calon Pelanggan (100) x Conversion Rate (20%) = Pelanggan (20)
Pelanggan (20) x Jumlah Transaksi (3) x Rata-rata Penjualan (300.000) = Omset (18.000.000)
Omset (18.000.000) x Margin (25%) = Keuntungan (4.500.000)

+++++++++++++++++++++++++
Dengan hanya menaikkan 10% di tiap area, kita akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa cetar Mak..
Calon Pelanggan (110) x Conversion Rate (22%) = Pelanggan (24,2)
Pelanggan (24,2) x Jumlah Transaksi (3,3) x Rata-rata Penjualan (330.000) = Omset (26.353.800)
Omset (26.353.800) x Margin (27.5%) = Keuntungan (7.247.295)

Paham ya Mak ^_^ Ya beginilah kalo bisnis, kudu ada yang dihitung, jangan pasrah sama keadaan ahahahaaa…
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) bit.ly/Info-SBO
SAO (Sekolah Admin Online) bit.ly/Info-SAO
RAZHA (Produsen Inner Hijab) bit.ly/Info-RAZHA
YUUKa Indonesia (Jasa Desain Grafis) bit.ly/Info-YUUKA
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *