Strategi Mewujudkan IMPIAN

Muri Handayani Pendiri Sekolah Bisnis Online SBO Mentor Pengajar Motivator Penulis Buku Pemasaran Naikin Omset Penjualan EEJJ Emak Emak Jago Jualan Produsen Fashion RAZHAMasih inget Mak resolusi 2016? Sudah berapa banyak yang terwujud Mak? Atau jangan-jangan resolusi 2017 masih sama dengan 2016 heheeheee… Jadi resolusi 2017 adalah mewujudkan resolusi 2016 :p

Apa saja IMPIAN Mak?
1. Punya rumah sendiri dan dibayar cash tanpa riba.
2. Pergi haji bareng orang tua dan mertua.
3. Memiliki kendaraan untuk keluarga.
4. Umroh bareng keluarga besar.
5. Tabungan pendidikan Anak hingga jenjang Universitas.
6. Keliling Indonesia dari Sabang sampai Meraoke
7. Menjelajahi dunia.
8. Sedekah 100 bungkus nasi sehari.
9. Punya Rumah Sakit gratis.
10. Membangun Rumah Tahfiz untuk anak yatim dan dhuafa.
11. Bisa zakat 1kg Emas.
12. Membuka 1.000 lapangan kerja.
13. Pensiun usia 35, dengan memiliki tabungan 100 Milyar.

Makin kesini, makin lebay ya Mak impiannya heheeheee.. Sesungguhnya yang lebay tuh yang baca. Bagi Allah mah segitu keciiiil.. Kita minta 10 ya dikasih 10, kalo mintanya 100 kira-kira Allah bisa ga? Ya bisa donk… Setuju kan Mak? Jadi impian itu gak boleh kecil, nanti daya dan upaya kita kecil, lalu manfaat yang bisa kita berikan untuk ummat juga kecil.

Boleh IMPIAN BESAR, asalkan.. gunakan logika untuk mewujudkannya. Bukan hanya sekedar khayalan belaka.
Misalnya 2 tahun lagi mau punya rumah harga 500 juta Rupiah.

Apakah mungkin? Coba kita jabarkan..

500 juta dibagi 24 bulan, maka kita wajib menabung 21 juta per bulan. Waduh uang dari mana sebanyak itu? Ya dari Allah Mak heheheee…

21 juta per bulan ini bisa kita dapatkan dari hasil bisnis. Kalo dari gaji kantor kayanya harus punya jabatan tinggi dulu ya. Jika baru mau merintis karir dari sekarang, mungkin baru 10 tahun lagi bisa nyampe segitu. Lah harga properti udah keburu naik beberapa kali lipatnya.

21 juta ini apakah jumlah dari nilai omset. Oh tentu tidak. Karena omset adalah nilai transaksi. 21 juta itu bisa kita ambil dari Free Cash. Apaan tuh? ^_^

Free Cash adalah uang yang bisa kita ambil dari bisnis kita yang nilainya adalah diambil dari Laba bersih yang sudah dikurangi Laba ditahan (penambahan modal + pengembangan usaha + pajak + dll).

21 juta + 10 juta untuk penambahan modal + 5 juta pengembangan usaha + pajak 2 juta. (Besaran angka, pasti akan berbeda bagi tiap bisnis ya Mak, ini bukan patokan, hanya ilustrasi). Maka jumlahnya adalah 38 juta.

38 juta merupakan Laba Kotor. Laba Kotor + HPP + Biaya Operasional + Penyusutan Alat + Biaya Lain-lain. Ini merupakan Revenue.

Misalnya Laba Kotor adalah 20% dari revenue. Maka kita akan mendapat angka revenue sebesar Rp.190 juta.

Revenue + Diskon (untuk Mitra/Distributor/Agen/Reseller) = Omset.

60% + 40% = 100%
190 juta + 126.7 juta = 316.7 juta.

Maka.. Mak harus menjual barang senilai 316.7 juta (dihitung dari harga ecer).

Kalo saya biasanya jumlah stock barang minimal 2 x dari penjualan. Maka saya harus menyiapkan 633.4 juta.

Bagi saya yang penjualannya sistem keagenan (Mitra), saya harus mendapatkan revenue sebesar 190 juta. Jika 1 Mitra mampu menjual 20 juta, maka saya membutuhkan 10 Mitra aktif. Jika rata-rata mitra aktif itu 30% dari jumlah Mitra. Maka saya membutuhkan sekitar 33 Mitra terdaftar.

Hal-hal yang harus dilakukan
– Menyiapkan tim produksi yang mampu membuat produk senilai 633.4 juta.
– Menyiapkan tim pemasaran yang bisa menggaet 33 Mitra dan membina Mitra untuk aktif melakukan penjualan minimal 20 juta/bulan atau 1 juta per hari.
– Menyiapkan tim gudang dan packing yang siap dengan tumpukan barang dan paket.
– Menyiapkan tim keuangan, untuk mengurus pencatatan kas & bank, pencatatan penjualan, pencatatan pengeluaran, laporan keuangan, laba/rugi, neraca dll.

Kok harus menyiapkan tim? Emangnya yakin bisa ngurusin itu semua sendirian Mak? Apa kabar nanti cucian dan strikaan? hehehheee…Makin sibuk Emaknya, makin rewel anaknya, pasti anak pada protes ya Mak.

Jadi ketika Mak punya impian besar dan saat ini masih kerja seadanya, sebisanya, sesanggupnya, sesempetnya… kira-kira kapan terwujud ya Mak?

Ah tapi saya mah yakin, Mak adalah Emak Setrooong yang smart. Mak sudah paham bagaimana caranya Kerja Cerdas, tidak hanya Kerja Keras. Saya do’akan Mak dimampukan Allah untuk mewujudkan IMPIANnya di 2017 ūüėČ aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Nah Ini yang Menyebabkan DAGANGAN SEPI

Muri Handayani SBO Sekolah Bisnis Online Jualan Laris Emak Emak Jago Jualan Pembicara Motivator Guru Pengajar
 
Berkali-kali ganti bisnis menurut saya bukan suatu keRUGIan. Awalnya sih ya gitu, baper abiiiss… nangis dipojokan lamaaa banget. Seiring waktu berjalan, saya siap KELUAR SANGKAR untuk coba bisnis baru. Dan teranyata eeeng iiing eeeng… terus mengalami kerugian lagi ahahaaa…
 
Hingga akhirnya saya bergabung ke komunitas TDA (TanganDiAtas.com) disitulah awal mula saya paham bahwa untuk menjalankan bisnis itu ya kudu BELAJAR. Saya kira segala kegagalan saya di bisnis sebelumnya adalah kerugian yang paling besar. Eeeeh ternyata teman-teman di TDA ada yang rugi puluhan juta, ratusan juta bahkan sampe milyaran. Waduuuuh ternyata saya hanya seujung kuku Mak.
 
Enaknya di TDA itu saya sering diskusi dengan para senior. Dan dalam percakapan santai itulah banyak ilmu penting yang bisa saya terapkan di bisnis dan juga kehidupan pribadi saya.
 
Hal yang paling lumrah ditanyakan oleh para pebisnis/pedagang pemula adalah.. kenapa sih dagangan sepi?
 
Ada banyak faktor Mak, ternyata bukan soal gejolak ekonomi dan politik yang sedang memanas ūüėÄ Penyebab dagangan sepi justru ada di dalam diri kita sendiri. Waduuuuuh?
 
1. Evaluasi produk.
Yakin itu adalah produk yang diinginkan KONSUMEN. Jangan-jangan produknya bagus/enak menurut kita ūüėÄ Bukan berdasarkan hasil riset konsumen. Saya udah ngalamin nih Mak yang kaya gini, bikin produk yang menurut saya bagus, sekali lagi..menurut saya bagus. Eh ternyata pas saya jual, gak laku ahahahahaa… Jadi saat kita mau produksi/pilih produk dari supplier, riset dulu apa kebutuhan dan keinginan pasar.
 
2. Salah satu cara mengenalkan produk adalah dengan BERIKLAN.
Saya udah rajin ngiklan kok, tapi gak ada respon ūüôĀ kenapa ya?
Yuk kita evaluasi Mak:
– Apakah kita sudah beriklan kepada orang yang tepat? Jangan-jangan jualan sambel ke orang yang gak doyan pedes. Jangan-jangan jualan panci ke anak kuliahan. Jangan-jangan jualan eskrim Magnum ke anak SD Negri.
– Apakah kita sudah tahu cara menyentuh hati konsumen? Kan katanya “sentuhlah dia tepat di hatinya, maka dia akan keluarin dompetnya :p ” Jangan-jangan kita gunakan iklan dengan bahasa alay, tapi jualinnya ke usia 30an. Jangan-jangan kita bahasanya bikin bosen orang karena diawali dengan DIJUAL, BELI YUK, CEPETAN ORDER.. Konsumen udah jenuh Mak cara seperti itu.
– Ah barang gitu aja mahal banget. Nah nah.. jangan-jangan pesan yang ingin kita sampaikan ke konsumen tidak didapat. Barangnya aslinya bagus, tapi fotonya tidak meyakinkan, tulisannya berasa kelas bawah, pelayannya kaya di kaki lima. Masa ngelayanin kelas menengah tapi chatnya berasa transaksi sama anak alay hehehee..
 
3. Poles terus konsep branding
Barangnya sama, harga lebih mahal, kenapa dia laku banget ya?
Coba intipin konsep brandingnya Mak. Banyak orang laris jualannya karena jago bikin baper konsumen.
 
4. Marketing Langit
Katanya rejeki itu gak ketuker ya Mak. Produk sama, cara jualan sama, harga sama, tapi dia lebih laris.. Intip lebih dalem Mak, ternyata mereka marketing langitnya lebih dahsyat. Ibadahnya jempol banget, berbakti sama orang tua selalu diutamakan, sedekahnya jorjoran, bisnisnya punya Visi Misi yang mulia…
 
Yang saya suka dari proses belajar menjadi pebisnis adalah bukan hanya soal jago jualan. Namun secara pribadi kemampuan diri, kedewasaan, pola pikir, hubungan saya dengan Allah, leadership, sosial…semua ikut terasah. Jadi kalo dibilang profit ataupun free cash yang saya dapat kecil, sesungguhnya saya mendapat jauuuuh lebih banyak dari itu Mak. Pembelajaran hidup yang tidak bisa dibeli dengan cara apapun, kecuali berdasarkan pengalaman sendiri.
 
Selamat menikmati prosesnya ya Mak.¬†Saya doain Mak semua kuat jalanin prosesnya.. aamiin…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Ini Dia 4D yang Membuat Bisnis Tidak Berkembang

Muri Handayani SBO Sekolah Bisnis Online Meningatkan Penjualan Omset Pembicara Perempuan Inspirasi Motivator Pengusaha Muda Pengajar Marketing Online Bandung
Coba Mak inget, sudah berapa banyak bisnis yang Mak jalani? Kalo saya sudah 7 bisnis Mak. Alhamdulillah 6 diantaranya sudah gulung tikar ahahahaaa…
 
Sudah berapa lama bisnisnya bertahan? Dari 6 bisnis yang saya jalani itu ada yang kurang dari 3 bulan, 6 bulanan, 10 bulan, hmmm saya ragu apakah ada yang lebih dari setahun. Saking sering gonta ganti bisnis sampe gak inget lagi ^_^
 
Sudah sejauh mana perkembangannya sebelum tutup? Ada yang baru sampe tahap bikin produk, trus gak tau jual kemana, bahkan belum satupun yang terjual wakakakakaaa.. langsung tutup toko sebelum buka. Parah!! Ada juga yang berhasil sampe jual produk di bisnis rok batik. Namun saat itu gak ngerti cara perhitungan harga jual, sistem keagenan, foto juga culun banget ahahhahaaa…
 
Bagaimana dengan bisnis Mak? Jangan-jangan baru percobaan bikin produk, gagal terus, eh nyerah. Atau saat ketipu konsumen, trus baper akut, langsung tutup.
 
Alhamdulillah kalo ternyata bisnis Mak bertahan hingga saat ini. Nah pertanyaan berikutnya.. Sudah sejauh mana pertumbuhannya Mak? Apakah OnlineShop Mak gitu-gitu aja? Ngerasa mandek?
 
Awal memulai OnlineShop nya sih barengan, dia sudah jauh kedepan, tetapi kenapa kita segini aja ya Mak? Padahal produknya sama, harga juga bersaing kok. Mungkin bukan salah produknya Mak, tapi gara-gara si 4D ini yang bikin bisnis jalan ditempat.
 
Yuk kita analisa, apakah si 4D ini ada dalam diri Mak?
 
1. DUH RIBET… Untuk nambah follower kok ya harus kaya gitu langkahnya, RIBET amat. Ngetik jawabin orderan ga usah rapi-rapi amatlah, yang penting mereka paham, ga usah pake RIBET. Harus terus tingkatin interaksi dengan calon konsumen, hadeeeeh RIBET.
 
2. DUH REPOT… Harus teliti catetin semua pengeluaran, membuat laporan penjualan, hitung berkala stock, analisa laba rugi.. REPOOOT.. Lagi banyak orderan nih, yang kaya gitu nanti aja lah.
 
3. DUH GA SEMPET.. Dari pagi udah ngurusin orderan, malem rekap, cek ke supplier, ini itu…GA SEMPET lah kalo harus ikut pelatihan, apalagi yang ada PR nya.
 
4. DUH CAPEK… Gini aja udah untung kok, ga usah pake inovasi segala, kerjaan saya banyak, CAPEK.. Lebih penting ngurusin orderan yang ada, jelas duitnya. Kalo harus ngurusin perintilan yang terus-terusan dan butuh ketelitian, itu bikin CAPEK.
 
Jadi.. ketika suatu hari nanti ada kompetitor yang nyalip Mak dengan inovasi baru, jangan protes ya. Pada saat Mak terlena dengan kenyamanan banjir order, namun keuangan Mak kacau, tahu siapa penyebabnya?
 
Besok, mungkin lahir ratusan kompetitor yang bisa membuat konsumen loyalmu berkhianat, karena mereka ditawari cinta yang lebih indah. Siapkan hatimu ya Mak…
 
Ya Allah jauhkan lah kami dari penyakit 4D ^_^ Mampukanlah kami menyelesaikan segala ujianMu dengan baik dan benar, serta lulus dengan nilai yang memuaskan. aamiin…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
‚ÄúGaptek Hilang, Rejeki Datang‚ÄĚ
Continue Reading

Berpuas Diri Itu Pembodohan!

Muri Handayani SBO Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Emak Jago Jualan Pakar Pengajar Mentor Pelatihan Menaikkan Omset Jualan Online Seminar WOrkshop“Hidup ga akan ada puasnya. Udahlah terima aja, nikmatin apa adanya. Ga bersyukur lo!”

Sering ya kita mendengar kalimat seperti itu Mak. Menurut saya, itu merupakan pembodohan. Apakah Allah menciptakan manusia dengan kelemahan dan keburukan, sehingga manusia tidak bisa dan tidak boleh mendapatkan yang lebih baik hingga terbaik?

Manusia itu diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi kan ya Mak. Iya muka bumi, bukan hanya di muka masing-masing. Yang artinya kita harus memberikan manfaat dan kontribusi yang besar bagi peradaban di bumi, bukan hanya di keluarga saja.

Jika tiap orang berpuas hanya untuk dirinya, lalu siapa yang bisa membangun sekolah gratis? Rumah sakit gratis? Penyedia tempat tinggal gratis? Memberikan makanan gratis?

Jutaan orang masih kelaparan dan menderita sakit tanpa mampu ke dokter. Jutaan orang masih menjadi budak karena tidak mampu mengenyam pendidikan, sehingga dia tak bisa memerdekakan diri sendiri Mak.

Halloooo masih mau berpuas diri dengan profit dua tiga juta sebulan Mak?
Berapa banyak jiwa yang mampu kita bantu dengan pendapatan segitu?
Yuk Mak singsingkan daster. Tugas kita masih panjang. Selain menjadi tauladan bagi anak-anak, kita pun mampu menjadi khalifah di muka bumi. Karena Allah yang memampukan kita.

PUAS vs BERSYUKUR

Puas:
Alhamdulillah hari ini omset kita 10 juta. Ga nyangka ya bisa segini, mantaaaap…

Bersyukur:
Alhamdulillah hari ini omset kita 10 juta. Semoga Allah mampukan kita besok mencapai 15 juta. Smangaaat!

Dengan contoh diatas, Mak¬†pilih puas atau bersyukur? Karena salah satu ciri bersyukur adalah terus bertumbuh dan memperbaiki diri. Bersyukur itu mengoptimalkan apa yang Allah berikan. Mengerahkan segala kemampuan yang Allah titipkan kepada kita Mak. Jangan dianggurin tuh bakat yang Allah sudah kasih. Otak yang begitu dahsyatnya, cuma kepake sedikit, dan lebih banyak dipake buat ngegosip hadeeeh…

Ketika jari ini mampu bikin update status di Facebook, kenapa hanya digunakan untuk senda gurau. Optimalkan yang Allah sudah berikan untuk membuat status bermanfaat bagi kesejahteraan ummat dan lainnya.

Cateeet… Bersyukur itu BERTUMBUH! Seperti pohon yang terus besar dan terus memberikan manfaat. Bisa nih ajarin ke anak-anak tentang filosofi BERTUMBUH, ketika sudah besar nanti mereka menjadi manusia yang mampu memberikan manfaat sebanyak-banyaknya untuk ummat.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
‚ÄúGaptek Hilang, Rejeki Datang‚ÄĚ

Continue Reading

GILA! Dulu Saya Suka Ngatain Orang Lain GILA !

Muri Handayani Ibu Rumah Tangga Pengusaha Jualan Online Shop EMak Emak Jago Jualan Masa sehari tidur cuma 3 jam. Hidup ga usah gitu-gitu amat kali 😛 Dan yang saya katain itu guru-guru saya 😃 wakakakaa.
 
Dasar nasib, makanya ga boleh ngatain orang lain. Nanti kena batunya 😅 Apalagi yang dikatain guru. Ampuuun‚Ķ
Sang guru yang satu ini, pada malam hari, sharing di grup A, B, C hingga larut. Pagi punya rutinitas olah raga bareng karyawan. Siang kerja, bersosial dan menikmati waktu bersama keluarga. Pas ketemu di salah satu workshop, saya tanya untuk menghilangkan kepo Mak. Pak.. bapak tidur sehari berapa jam? ‚Äú3 jam‚ÄĚ beliau menjawab. Dalam hati sontak saya bilang GILA! Untung ga keceplosan didepan mukanya 😅
 
Kisah Guru saya yang lainnya, ludes 300 set gamis sekali launching. Karyawannya dikit Mak, tapi omsetnya lebih banyak dari saya 😍 Guru saya yang satu ini masih seneng jadi wonderwoman. Seneng ngurus bisnis pake tangan sendiri Mak. Kalo ketemu, saya selalu bilang ‚ÄúTeh udah tidur?‚ÄĚ Beliau jawab ‚ÄúBaru beres rekap orderan jam 1, jam 3 bangun‚ÄĚ. GILA ini Emak Setrooong sadis amat, dalam hati saya berucap. Siang lumayanlah ikut tidur nemenin si kecil katanya. Jadi sehari ya 3jam-an tidurnya, tutur teteh beranak 2 ini.
 
Ternyata.. sebagian guru-guru yang lain juga begitu Mak. 3-4 jam tidur sehari. Ga berlaku donk ya tentang pola 8 jam tidur. Alhamdulillah mereka sehat-sehat aja. Dengan pola seperti itu, saya masih beradaptasi, kadang masih suka ambruk juga Mak 😅 Ada kalanya malam tidur sebentar, siangnya nemenin si kecil tidur, alhamdulillah kebayar ngantuknya hihihiiii… Saya aslinya tukang tidur hahahaa..😃 Jadi inget.. dulu kalo dibangunin ibu, sampe digedor-gedor pintunya, saya ga bangun 😅
 
Mengurangi jam tidur bagian dari perjuangan, resiko yang saya ambil. Disaat memilih bisnis dan tidak mau mengurangi jatah waktu bersama anak, maka jatah tidur saya yang dipotong. Berjuta rasanya ya Mak ngurus anak. Kebahagiaan yang tidak bisa dibayar dengan apapun.
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
‚ÄúGaptek Hilang, Rejeki Datang‚ÄĚ
Continue Reading

Okey, Allah Maunya Apa?

muri handayani pelatihan bisnis online emak emak jago jualan strategi menaikkan omset penjualan profit tinggi mudah inspiratif perempuan wanita muda

Kisahku di Oktober 2016, aku posting ulang ya Mak, biar makin banyak Emak yang mendapat hikmahnya.

Pagi yang cukup berat karena 2 hari kemarin kecapean. Sampe suami ga sanggup anter Zhafran ke Kuttab. Ah sayang kalo bolos, siapin cadangan bolosnya pertengahan November aja karena ada jadwal ke Jakarta hehehee.. Naluri emak-emak muncul. Segera bergegas dalam degupan jantung yang cepat. Mempersiapkan ini itu, lanjut buka aplikasi gojek.

Harusnya masuk jam 7, kami baru tiba jam 8. Alhamdulillah ustad dan ustadzah masih berbaik hati memberikan kesempatan. Namun Pak Gojek tidak sebaik itu. Dia tak sabar menunggu saya yang ga sampe 5 menit nganter anak ke dalam kelas. Maaf bu saya sudah dapat orderan lagi, jelasnya. Baiklah…Silahkan saja Pak..

Karena posisi Kuttab bukan di pinggir jalan raya, saya terpaksa harus berjalan kaki untuk mencari posisi yang mudah dilihat Pak Gojek. Namun hasil nihil, tidak ada gojek yang datang. Ga ada angkot, becak dan sejenisnya. 8 KM dari rumah, dan saya ga tau jalan, serta perut keroncongan  Bubur ayam, nasi kuning, ayam goreng…satu-satu menggoda iman. Bismillah saya lagi FC, kuatkan saya ya Allah.

Panas yang semakin menyengat, clingak clinguk antara aplikasi Gojek dan realita kehidupan. Mungkin ada taxi atau apa kek yang lewat. Sepi pemirsa

Okey, Allah Maunya Apa?

Jalan kaki dilanjutkan..
Beberapa meter kemudian ada produsen rotan. Wah ini dia nih yang saya cari, kebetulan lagi pengen rak sepatu. Akhirnya saya mampir, toh sambil nunggu Pak Gojek nyangkut di aplikasi.
Sampe urusan rotan beres, ga ada satupun yang nyangkut gojeknya. Saya menguatkan hati untuk lanjut berjalan kaki. Waaah ada toko grosiran tuh. Konon katanya, toko plastik di Cimahi lebih murah dari Cibadak. Aha benar pemirsa. Wooow ini ternyata MAUNYA ALLAH. Ditunjukkannya saya toko grosiran yang lebih murah. Alhamdulillah..

Selesai urusan disini.. TRIIING…notifikasi gojek muncul! Alhamdulillah ada Pak Gojek yang nyantol. Bisa pulaaaang!! Ya ya ya… untung saya tidak bermuram durja. Karena ketika saya menutup HATI & PIKIRAN, maka petunjuk Allah tentang grosiran murah itu ga akan saya dapatkan.

Jadi ingat kejadian beberapa hari yang lalu. Saat sedang lelah jiwa raga. Emak rempong beres-beres, dengan sederet daftar pekerjaan. Ealaaah peniti yang baru diberesin kesenggol tangan sendiri dan berserakan di lantai. Harus pungutin tuh peniti sampil tarik nafas panjang. Okey…Allah maunya apa? Saya lihat di sekitar sambil mengambil peniti 1-1 dan ternyata SAYA MENEMUKAN SEPATU YANG SUDAH LAMA DICARI!

Allah sayang banget ya sama kita.

Sesungguhnya PERTOLONGAN ALLAH BEGITU DEKAT. Hanya saja terkadang kita terlalu keras hati dan berpikir negatif duluan.
Kemarin pergi ke suatu mall, nemenin anak-anak nonton. Maklum weekend, mall pasti penuh dan parkir susah. Maksain parkir di pojokan, ga boleh sama petugasnya. Okey naik lagi ke lantai berikutnya…berikutnya…berikutnya. Akhirnya dapet, eh ternyata dari tempat parkir ke lokasi bioskop deket banget! Alhamdulillah Allah sayang banget, dikasih kemudahan bawa 3 bocah.

Menurut kita MENYEBALKAN, GA ENAK, SAKIT, GA SUKA, tetapi mungkin ini yang TERBAIK MENURUT ALLAH.

Okey…Allah maunya apa?

Kamu baca tulisan ini, juga bukan kebetulan. Ini maunya Allah Selembar daun yang jatuhpun atas izin Allah ¬†Dan izin Allah juga Mak jadi tahu tanggal 15 Januari 2017 ada Kopdar SBO dengan tema “Investor Berkah atau Musibah?” di Bandung. Semoga ini menjadi jalan pertumbuhkan bisnis teman-teman.

Di Kopdar naniti saya mengundang guru saya yang sudah menjadi investor di 7 perusahaan. Kita akan belajar tentang:
1. Mengenal jenis Investor
2. Tujuan Investor
3. Sistem Kerjasama
4. Contoh Surat Perjanjian
5. Perhitungan Bagi Hasil

Izin Allah juga Admin SBO sabar menjawab chat dari teman-teman di inbox www.facebook.com/sboplaza

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
‚ÄúGaptek Hilang, Rejeki Datang‚ÄĚ

Continue Reading

Ssssttt‚ĶJangan Bilang Siapa ‚Äď Siapa Ya, Ini Harga Yang Harus Saya Bayar Untuk Mempertahankan RAZHA

PROMO JANUARI 2017 Diskon Discount 50% Inner NInja Ciput Antem Soul RAZHA Daleman Dalaman kerudung Anak Tudung JIlbab Hijab KhimarMasuk tahun ke 6 menjalankan RAZHA, sudah puluhan kali terucap SAYA MENYERAH  Nangis di pojokan kamar, udah ga kehitung berapa sering Mak.

Gagal produksi puluhan juta, cacat bahan yang tidak bisa diretur karena terlanjur dipotong, karyawan ‚Äúberulah‚ÄĚ, kurir bermasalah, konsumen komplen, mem-PHK semua karyawan, stres manajemen waktu antara bisnis dan keluarga (punya 2 balita homeschooling), manajemen keuangan kacau, tagihan supplier datang tapi ga ada cash dll.. cape ngetiknya karena banyak bgt penderitaanku ahahhahahaaaa‚Ķ Oh nasibku Mak

Ya itulah HARGA yang harus saya BAYAR untuk bisa mempertahankan RAZHA selama hampir 6 tahun Mak. Makanya kalo ga mau ‚Äúmenderita‚ÄĚ ga usah ikutan buka OnlineShop, jadi ibu rumah tangga aja lebih nikmat Jujur terkadang saya iri dengan ibu-ibu yang bisa punya banyak waktu untuk membuat masakan istimewa bagi keluarganya setiap hari. Lah saya‚Ķga sempet. Sekalinya ada waktu, yang dipikirin kerjaan Olshop Mak

Tapi sekarang sih saya udah jarang baper  alhamdulillah… karena saya punya NOBEL PURPOSE yang sudah direvisi saat mengikuti Innovative Competitive by Indrawan Nugroho.

Untuk bisa Rise above the crowd memang SUSAH tetapi BISA! Supaya hati kita tetap KUAT disaat SUSAH, kita WAJIB memiliki Nobel Pupose (tujuan mulia, menurut pemahaman saya).

Saat ini saya menjalankan RAZHA sebagai pilot project dalam mengajar di SBO (Sekolah Bisnis Online). Saya mau MEYAKINKAN peserta (saat ini sudah ada lebih dari 2.210 alumni yang tersebar di belasan negara, 99% wanita) bahwa OnlineShop bisa mengubah perekonomian keluarga menjadi lebih baik.

SBO membantu wanita untuk ikut berjuang (jihad) mencari nafkah demi meringankan beban suami, tanpa harus banyak keluar rumah.

Taukan berapa beban biaya pendidikan saat ini?
Taukan berapa harga rumah saat ini?
Taukan berapa biaya kesehatan saat ini?

Saya lahir di keluarga sederhana, ibu saya punya rumah makan kecil, berangkat subuh untuk kepasar lalu pulang diatas jam 9 malam. Ayah saya pernah menjadi supir angkot. Kami anak-anaknya merasa kekurangan kasih sayang karena kedua orang tua sibuk bekerja diluar. Pastilah seorang anak butuh didengarkan ceritanya selepas sekolah. Butuh tempat curhat ini itu. Butuh diapresiasi dll.

Itulah yang melatarbelakangi DENDAM (dendam positif tentunya) saya. Saya bertekad, anak-anak saya tidak boleh merasakan hal yang sama. Saya harus selalu HADIR dalam kehidupan mereka.

Silahkan googling apa penyebab kenakalan remaja saat ini. Sebagian besar karena kurangnya kehadiran orang tua dalam kehidupan mereka Mak.

Sebagai sarjana, saya ga mau nganggur donk, tapi ga mau kantoran. Alhamdulillah Allah tunjukin jalan di OnlineShop Mak. Bisa dikerjain dirumah dengan waktu yang fleksibel. Walaupun bisnis rumahan, tapi bisa menafkahi ratusan orang, asik kan Mak.

Jadi..kalo saya sedang lelah jiwa raga #eeehhh saya langsung mengingat kembali NOBEL PURPOSE Mak. Nah mumpung mau masuk 2017 nih. Ayo kita bikin Nobel Purpose Mak.

Apa Nobel Purpose (Tujuan Mulia dalam membangun bisnis)mu Mak? Cerita donk…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

7 alasan mengapa SEKARANG SAAT YANG TEPAT untuk Anda belajar bikin BRAND FASHION sendiri.

Produsen Inner Ninja Ciput Hijab Jilbab Gamis RAZHA Bisnis Fashion Supplier Tangan Pertama Anak Tudung

Ini berdasarkan pengalaman kami, lebih tepatnya PENGALAMAN PAHIT Mak  Saya tidak mau Mak ngerasain pahitnya.
1. Sekarang saat yang tepat cari KONVEKSI, karena banyak konveksi nganggur. Justru nanti 4 bln menjelang Ramadhan, penuuuuh semua. Apalah kita brand kecil yang baru mulai, konveksi pasti pilih orderan dari pemain besar.

2. Cari KAIN masih gampang, ga rebutan n ga banyak reject. Apalagi cari kain hitam menjelang Ramadhan, tuh si item rasanya udah kaya selebritis Mak, direbutin banyak orang. Kalo RAZHA ga kebagian kain hitam, para Mitra mulai bawel heheheee… Sudah beberapa tahun ngalamin kalo beli kain di bulan Ramadhan, persentase rejectnya lebih tinggi. Entah karena si pabrik bikinnya buru-buru atau suppliernya ngambil dari beberapa pabrik berbeda -yang penting ada stock-, bisa jadi seperti ini ya Mak.

3. Sebagai pemain baru, pasti awalnya bikin SAMPEL. Ga mungkin langsung jadi kan si sampelnya, kudu bolak balik revisi Mak. Kalo udah mepet Ramadhan, lah kapan beresnya? Orang lain udah panen, Mak masih berkutat di revisi.

4. Jangan pernah percaya janji KONVEKSI soal tenggat waktu Mak  kalo belum paham soal ini, silahkan cari di tulisan saya sebelumnya. Jadi kalo dia janji seminggu, bisa jadi artinya sebulan Mak. Masih mau mepet produksinya menjelang Ramadhan?

5. Kalo saya sih ga percaya dengan standar QUALITY CONTROL nya konveksi Mak. Tim RAZHA akan lakukan QC lagi. Dan ini makan waktu banget. Jadi inget teman saya DF (nama disamarkan, nanti dia nangis lagi kalo inget hiihihiiii..) percaya sama tim QC konveksi. Ealaaaah konsumen buanyaaak yg komplen. Akhirnya ribet deh urusannya..

6. FOTO PRODUK juga butuh waktu kan ya Mak. Cari fotografer yg cocok harga dan kwalitas. Seleksi model, makeup, properti dan konsep. Belum lagi proses edit yang kalo menjelang Ramadhan, itu antriiinya puanjaaang.

7. Maklum lah ya brand baru, pasti butuh waktu mengenalkan ke pemirsa  ayo semangat bikin konsep promo, marketing dan branding. Yang pada akhirnya disaat Panen Raya, kita bisa fokus selling dan CLOSING

Nah sebelum mulai ACTION ada beberapa hal yang harus kita pelajari biar ga kecebur jurang Mak huhuhuuu..
1. Apa itu manajemen produksi
2. Kenapa harus produksi
3. Apa yang harus disiapkan
4. Alur Produksi
5. Produksi sendiri VS Makloon
6. Jenis-jenis Makloon
7. Perjanjian kerjasama Makloon
8. SOP dan administrasi produksi

Terimakasih banyak sebelumnya Bu Guru Teh Rohmah sudah mau meluangkan waktunya untuk kami belajar semua point diatas pada 26 Januari 2017. Sayangnya tidak semua bisa ikut, karena hanya yang serius mau mempelajari dunia produksi saja yang akan dilayani Admin SBO melalui inbox di Sekolah Bisnis Online

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara yang tepat naik kelas dalam bisnis

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online SBO Jualan Mentor Pebisnis perempuan Motivator Pembicara Emak Emak Jago Jualan Penulis Buku

“Jangan pernah harapkan pekerjaan Anda lebih mudah, harapkan diri Anda lebih baik.” – E. James Rohn –

Jadi kebayang ujian anak sekolah. Ketika sudah kelas 4 SD, masa kita berharap ujiannya kaya anak kelas 1 SD. Pengennya yang mudah aja, gak mau yang sulit. Berharap dapet nilai 100, semua serba sempurna, pengen cepet selesai ngerjain soal, gak pake lama mikir.

Celakanya, kehidupan tidak seperti itu ya Mak. Semakin tinggi kita naik kelas, soal ujiannya pun semakin sulit. Lulus SD bukan berarti santai, ada pelajaran SMP yang jauh lebih sulit. Bahkan ketika masuk SMA pelajarannya semakin banyak. Apalagi kuliah, yang dosennya gak lagi menuntun detil seperti guru di bangku sekolah.

Ealaaah masuk dunia kerja, mungkin hanya 30% ilmu yang didapat selama 16 tahun mengenyam pendidikan yang bisa diterapkan di kantor. Apalagi bagi mereka yang kuliahnya apa…kerjanya apa ahhahaa.. seperti anak pertanian yang kerja di bank

Setiap hari kita akan terus dituntut untuk belajar Mak. Bukan hanya soal kerja, tentang ngurus anak dan menciptakan keluarga yang bahagia dunia akhirat juga butuh ilmu ya.

Anak makin besar, ujian orang tuanya juga makin besar.

Sama halnya dalam bisnis Mak. Dari awal mau mulai, sampe yang bisnisnya udah tahunan, ujiannya akan terus ada. Karena memang dengan cara seperti itulah bisnis akan bertumbuh. Kita gak bisa menghindar dan menolak.

Tugas kita adalah menghadapinya dan memenangkan ujian tersebut dengan nilai terbaik. Ingat…nilai terbaik bukan karena soalnya mudah, tetapi karena kitanya yang memiliki kemampuan lebih baik dari ujian sebelumnya.

Bagaimana caranya supaya bisa memiliki kemampuan yang lebih baik? Kita lihat aja Mak itu anak sekolah gimana caranya bisa naik kelas. Udah tau donk jawabannya BE-LA-JAR

Sepertinya saya harus koreksi do’a juga nih.
“Semoga Allah mudahkan segala urusanmu hari ini”
Sebaiknya menjadi “Semoga Allah mampukan kamu menjadi lebih baik hari ini”

Jadi.. jika kita mandeg dan berhenti berkembang, maka bisnis kita pun demikian. Ketika kita terus belajar dan karenanya bertumbuh, begitu pula bisnis kita Mak. Dan semakin baik kita memainkan bisnis, semakin banyak profit dan cash yang kita dapatkan. ūüėČ

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara membangun BISNIS sama dengan cara membuat brownies

Apa sih yang biasanya dilakukan terlebih dulu dalam membuat brownies?
1. Pasti dibayangin dulu kan mau brownies yang seperti apa. Bentuk, rasa, tekstur dll.
2. Dicari dulu ilmunya (resep)
3. Dipelajari ilmunya perlahan, sambil bersiap mencari bahan.
4. Berjuang cari bahan. Pake modal uang, cari info penjual, pelajari perbedaan kwalitas produk dari berbagai merk.
5. Percobaan 1. Ikuti sesuai resep.
6. Gagal. Ternyata belum pengalaman mengenai pengaturan temperatur oven.
7. Bikin lagi, lakukan point 4.
8. Evaluasi point 6. Supaya tidak gagal lagi.
9. Gagal. Karena tekstur tidak sesuai yang diinginkan.
10. Evaluasi lagi
11. Lakukan point 4
12. …….
Saat berniat mau membangun BISNIS. Lakukan hal yang sama seperti point di atas.
1. Bermimpi yang tinggi. Ingin bisnis yang seperti apa. Rejeki Allah tidak terbatas loh, jadi jangan rendahkan mimpimu. Harus punya MIMPI supaya jelas arah bisnis mau kemana.
Lah kalo bikin kue ga tau tujuannya, aduk aja semua adonan, sejadinya. Dijamin gagal tuh kue hehehee…Bisa dimakan, tp ga jelas hehheee…
Memulai bisnis ga pake mimpi/tujuan. Maka kita yang menjalaninya akan asal”an, ngikutin arus, sedapetnya dll.
2. Cari ilmu bisnis. Supaya ga nyebur jurang. Belajar dari senior. Ikut komunitas bisnis. Baca buku bisnis. Invest di pelatihan bisnis.
Adonan kue juga pake takaran. Ga asal masukin semua bahan. Ada urutannya pula.
3. Jangan langsung beli kain, sebelum tau ilmu produksinya. Jangan nyetok produk sebelum tau cara jualnya.
4. Jangan nafsu pilih jenis bisnis. Jangan sembrono pilih supplier. Sabaaaar… bandingin dulu bbrp sumber. Maklum modal terbatas. Kalo punya pohon duit gpp suka-suka aja.
5. Mulai praktek. Ikut pelatihan jangan cuma ikut trend. Praktekin ilmunya!
6. Bangkrut? Santai aja.. saya sudah 6x gulung tikar. Saya pernah PHK semua karyawan. Artinya ada ilmu yang belum kita punya. Allah bukan menghina hambaNya. Tapi Allah ingin menaikkan derajatnya dengan cara upgrade ilmu.
7. Lanjuuuutkan point berikutnya sampe SUKSES dunia akhirat. Semoga Allah mudahkan segala urusanmu sahabat. Kalo browniesnya sudah berhasil, kabarin saya ya ^_^
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
‚ÄúGaptek Hilang, Rejeki Datang‚ÄĚ

Continue Reading