Suka duka menerapkan sistem DROPSHIP

Produsen Grosir Inner Ninja Jilbab Ciput Hijab Anak Tudung terlengkap RAZHA supplier Busana Muslim Fashion Baju
 
Ini bukan stock gudang Mak. Ini tumpukan barang bookingan dari Mitra. Mitra jual retail, dapet orderan, sambil nunggu di bayar konsumen, Mitra booking pesenan konsumen ke pusat. 2 rak ini gak cukup, sampe ada yang berserakan di lantai, gak kepoto, malu berantakan banget hahahahaaa…
 
Eh ada juga sebagian yang titipan Mitra. Jadi Mitra beli, namun gak dikirim ke rumahnya, disimpen di gudang RAZHA. Karena untuk mempermudah pengiriman mereka, Mitra gak repot packing. Duh enak banget ya Mitra RAZHA dimanjain ahahhahaa…
 
Ini juga memudahkan mereka misal ada yang pesen 5 warna, mereka punya stock 3 warna, yang 2 mereka gak punya, jadi bisa ambil dari stock gudang RAZHA. Mitra tinggal bayar yang 2 nya aja.
 
Kasian kalo Mitra harus nyetok di rumah, karena di RAZHA ada 52 warna. Mitra enak, gak repot. Tapi pusat yang ketumpuan rempongnya ahahahaaa… Tapi saya menerima resiko ini. Karena memang dari awal bangun RAZHA pengen banget bantu sebanyak-banyaknya Ibu Rumah Tangga punya penghasilan tanpa ribet.
 
Untuk mendapatkan fasilitas dropship, harus menjadi Mitra resmi RAZHA. Konsep ini baru saya terapkan mungkin 2 tahun terakhir Mak. Alhamdulillah OMSET NAIK. Namun dengan kerempongan yang juga naik :p
 
Gara-gara sistem dropship ini, saya harus nambah 1 karyawan bagian Admin Stock, jadi Mitra bisa tanya stock pada jam kerja dan dijawab secepat mungkin. Karena stock di RAZHA dalam hitungan menit bisa berubah atau bahkan habis. Bagian packing juga harus ditambah. Karena biasanya kirim puluhan sampai ratusan pcs langsung dalam 1 karung, sekarang perintilan Mak, kecil-kecil paketnya.
 
Sistem order, pembukuan, sistem stock, manjemen QC dll, semua harus beradaptasi dengan sistem dropship ini. Semua kerempongan itu berbuah manis alhamdulillah.
 
Hidup ini pilihan, Mak bisa terapkan sistem beli putus (Mitra nyetok) atau dropship. Semua ada kelebihan dan kekurangan, serta ada resiko yang harus ditanggung. Bisnis itu terkadang seperti seni Mak. Tidak ada yang salah dalam strateginya. Tinggal kita cobain aja, nanti akan kelihatan hasilnya. Lalu Mak pilih mana yang lebih nyaman bagi Mak dan mana yang lebih menguntungkan.
 
Ya iya lah kudu menguntungkan Mak hehehee jangan cuma karena ga enakan sama orang lain. Jangan kerja rodi. Harus berani membuat perubahan, pasti ada yang pro dan kontra di awal. Tapi ini kan bisnis Mak, suka-suka lo donk sebagai owner ahhahahaa..
 
Hanya mereka yang mampu beradaptasi dan berani melakukan perubahan yang akan BERTAHAN.
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

DISKON jadi berkah atau musibah?

promo-desember-2016 RAZHA Inner Syari Ninja Hijab Jilbab Syari Diskon Obral SBO Sekolah Bisnis Online Belajar Jualan Motivasi BisnisSebagai konsumen, siapa sih yang gak seneng dikasih diskon? Bahkan gak ada program diskon aja, konsumen minta diskon sendiri hehehee.. Baik berupa diskon harga produk ataupun diskon ongkir.
 
Sedangkan dari sudut pandang penjual, kita selalu berdoa minta dijodohkan dengan konsumen yang gak pake nawar ahahhahaaa… Karena diskon bisa mencekik. Margin jadi semakin kecil, atau bahkan sampai tidak ada profit. Parahnya lagi, menyebabkan rugi karena gak cukup nutup HPP. Huuuffff… ini namanya berdagang atau kerja rodi? :p
 
Tidak bisa dipungkiri, program diskon mampu menarik kedatangan pengunjung. Khususnya bagi brand/toko baru yang butuh mengenalkan diri kepada seluas-luasnya pasar. Kecuali… bagi mereka yang main di kelas atas. Diskon bisa menjatuhkan “harga diri” mereka. Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan program diskon atau tidak, ada baiknya Anda pahami dulu Target Market yang akan Anda masuki.
 
Diskon hanya boleh dilakukan untuk tujuan tertentu. Diantaranya:
1. Cuci gudang, ngabisin stock lama yang sudah mulai berdebu. Semakin lama Anda menahan produk tersebut, semakin banyak kerugian yang Anda derita. Juallah dengan batas tertentu yang membuat Anda tidak merugi. HPP dan sedikit biaya operasional tertutup.
 
2. Kerjasama branding. Bisa dilakukan oleh dua perusahaan atau lebih, yang bukan merupakan kompetitor. Dengan syarat, Target Market mereka sama. Misalnya RAZHA jual Inner Syari bekerjasama dengan pengusaha gamis syari Demeunaf Dewi Sri. RAZHA memberikan diskon 20% bagi pelanggan gamis syari Demeunaf. Diskon bisa diberikan kepada seluruh pelanggan Demeunaf atau dengan menggunakan syarat jumlah pembelian tertentu.
 
Contoh kerjasama branding:
– Salon/Klinik Kecantikan dengan produk Kecantikan/Perawatan.
– Penjual Sepatu dengan Penjual Kaos Kaki
– Penjual Kue dengan Penjual Minuman
– Penjual Tempat Tidur dengan Penjual Sprei
– Penjual Laptop dengan Penjual Tas Laptop
 
3. Meningkatkan penjualan. Konsep ini biasanya mencantumkan syarat dan ketentuan berlaku. Ada yang menggunakan istilah Pembelian Dengan Pembelian. Saya lebih suka menggunakan konsep tersebut. Seperti promo Desember 2016 yang mulai berlaku hari ini. Konsumen bisa mendapatkan diskon 50% dengan syarat pembelian produk RAZHA sejumlah tertentu.
 
Produk yang diberikan label diskon ini merupakan variant terbaru dari Inner Syar’i. Yang sebelumnya sudah ada Inner Syar’i Classic dan Inner Syar’i Swing. Promo ini juga bertujuan untuk sebanyak-banyaknya konsumen mencoba produk Inner Syar’i Soul RAZHA. Karena biasanya orang yang sudah mencoba langsung produk RAZHA akan jatuh cinta dan membuatnya ketagihan 😉 Alhamdulillah..
 
Jangan tiru konsep ini jika Anda belum benar-benar memahami Target Market masing-masing. Silahkan ATM (Amati Tiru Modifikasi) namun jangan ATP (Amati Tiru Plek) :p Karena konsep ini belum tentu cocok 100% jika diterapkan di bisnis Anda.
 
Selamat belajar 😉
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
 
Continue Reading