Cara Mengurangi Pemborosan Pada Bisnis

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Emak Jago Jualan“Seorang pemimpin harus mampu bekerja dalam kondisi paling efisien, sehingga mampu memberikan contoh dan panutan kepada karyawan.”
– Coach Dr. Fahmi”

Nah…nah… lagi-lagi kitanya dulu yang harus menjadi “baik” untuk bisa mendidik karyawan jadi “baik” ya Mak. Kitanya dulu yang harus disiplin, untuk bisa menjadi panutan karyawan disiplin.

Apakah sudah pantas kita menjadi tauladan baik bagi tim/karyawan kita?

*Ambil cermin. Kayanya belum deh 

It’s OK… Kita pun butuh proses belajar dan pembenahan diri untuk menjadi baik. Tapiiiiii… bukan menjadi alasan untuk kita “lelet” dalam berprosesnya ya. Kan katanya mau cepet-cepet punya bisnis besar dan untuk banyak sehingga bisa wujudkan semua impian. Maka dalam prosesnya pun harus cepet ya…

Ini aku kutip dari buku “Membangun Kepemimpinan Tangguh [Total Leadership] di Era Digital” Coach Dr. Fahmi.

Pemimpin yang tangguh harus memiliki banyak cara kerja dan eksekusi yang paling efisien di antara orang-orang yang dipimpinnya sehingga proses mewujudkan tujuan dari organisasi juga bisa lebih efisien.

Pemimpin harus memikirkan dalam pembuatan rencana eksekusi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki secara tepat sehingga tidak terjadi pemborosan dalam penggunan bahan baku yang ada.

Setelah menemukan cara yang paling efisien, pemimpin harus memberikan contoh kepada semua anggota organisasi untuk bekerja yang efisien juga. Dengan bekerja secara efisien, pemimpin dapat mengatur penggunaan sumber daya yang terbatas sehingga menghasilkan penggunaan yang maksimal.

Pengaturan kerja yang efisien juga akan mengurangi pemborosan pemakaian sumber daya yang dimiliki. Kerja efisien sangat dibutuhkan oleh organisasi yang memiliki sumber daya terbatas. Sehingga peran pemimpin disini sangatlah penting untuk menjadi pioner di organisasi sebagai orang yang bekerja paling efisien.

++++++

Bismillah… semoga kita bisa menjadi pemimpin seperti itu ya Mak. Ilmu kepemimpinan bisnis juga bisa kita terapkan di rumah. Bagaimana kita menjadi tauladan yang baik bagi anak-anak. Ilmunya sama, namun penerapan dan cara komunikasinya ke anak yang berbeda.

Kalo bundanya dituntut pekerjaan untuk bisa pasang muka manis di depan camera, anaknya juga udah ketularan ternyata hihihiiii…

Bunda: Naziya foto donk, itu kerudungnya dari Tante Juniar Elisa owner ZYA Kids dan brosnya dari Tante Masitoh Istiqomah owner Mastiq Collection, cakep kaaaan…

Naziya: *Langsung pasang muka manis* 

Peluk cium untuk anak-anak Mak ya.. Sehat semuanya.. aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bisakah Online Shop Jadi Bisnis Besar Tanpa Ada Karyawan/Tim?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Buku Bisnis Cara Rekrut KaryawanPEMIMPIN adalah sebuah peran dan fungsi dalam suatu organisasi dengan tujuan untuk mengendalikan banyak orang guna mencapai tujuan, mengelola sumber daya organisasi, mengambil keputusan dan memecahkan masalah.

– Coach Dr. Fahmi –

Jika pemimpinnya gampang baperan, kebayang donk pasukannya gimana? 

Saya mulai rekrut tim (baca: karyawan) langsung di bulan ke 2 berdirinya RAZHA. Kenapa gak nunggu punya omset besar dulu?

Mei 2011 kami mulai mendirikan RAZHA dengan produk awal sebanyak 1.000pcs (jangan dicontoh ya, ini mah gak sengaja langsung banyak  ). Produksi pertama langsung mengalami beberapa permasalahan (maklum amatir), salah satunya adalah konsep “unfinished” yang ternyata membawa kepusingan.

Hasil potongan tidak rapi. Jadi kami harus mengerjakan 1.000pcs itu secara manual 1-1  kebayang kalo saya yang ngerjain 1.000pcs sendirian, lah kapan bisa jualannya?

Lalu apa kabar bayi saya yang berusia 6 bulan saat itu? Cucian, dapur, suami… ooooh… pasti sangat terabaikan.

Maklum saya ditakdirkan sebagai seorang perempuan dengan banyak peran dalam satu waktu, Mak juga tentunya. Ya jadi ibu, jadi istri, jadi anak, jadi kakak, jadi menantu dll. Idealnya kita harus bisa adil dalam membagi peran. Tetapi jika bisnis menyita waktu hidup kita begitu banyak, pastinya peran lain tidak akan bisa kita jalankan dengan baik.

Itulah kenapa saya ngotot bikin buku bareng Mak Lya Herlyanti #RAMSBO(Resep Ampuh Membangun Sistem Bisnis Online). Saya paham betul kerempongan setiap “Working Mom”.

Jangan sampai tujuan kita cari uang untuk keluarga, tetapi malah menyakiti keluarga dalam proses pencapaiannya. Camkan ini Mak!

Yuk belajar jadi pemimpin, beranikan diri untuk rekrut karyawan. Namun jangan sembrono, pelajari dulu cara membuat Jobdes, SOP dan KPI. Cek di buku #RAMSBO. Cara menentukan gaji karyawan juga ada disana contohnya. Namun tetap kita dulu yang belajar cara jualannya, cek di buku #EEJJ yang katanya lagi ada promo bulan ini. Setelah kita paham cara jualan, baru kita duplikasi ilmunya ke karyawan, nanti mereka yang jalanin. Namun tetap harus kita kontrol secara rutin.

Tugas Bos/Owner/Pemimpin Bisnis Online harus upgrade ilmu secara berkala. Kwalitas Tim/Karyawan tergantung dari kwalitas pemimpinnya. Kalo Karyawannya lebih pinter, nanti Bosnya bisa jadi diakal-akalin timnya Gak mau kan?

Seperti halnya ILMU PRODUKSI, walaupun saya gak bisa jahit, saya tetap mempelajari seperti apa seluk beluk produksi itu. Alhamdulillah setiap bulan terjual ribuan pcs produk RAZHA. Salah satu guru saya adalah Mas Arif Budiyono, beliau senior saya di TDA Bandung. MasyaAllah bisnis beliau banyak 

17 Maret 2018, insyaAllah di Bandung nanti, saya mau kenalin Mak dengan Mas Arif Budiyono secara langsung. Kita belajar bareng dan bisa tanya sepuasnya di “Seminar Menyelami Dunia Produksi”. Oh iya, katanya setelah seminar selesai, akan ada diskusi lanjutan di grup WA Bisa tanya juga soal supplier kain, info konveksi, supplier kemasan & label, supplier perlengkapan dll. Soal lokasi acara akan dijelaskan oleh Admin SBO di WA 087824468185 ya Mak.

Bismillah hari ini mau ketemuan dengan Mak Lya Herlyanti untuk bahas SOP Masterclass, semoga apa yang menjadi impian kami bisa terwujud. Membantu banyak UKM Indonesia memililki bisnis yang kuat dengan ditunjang oleh tim/karyawan yang bekerja sesuai dengan SOP dan Jobdesnya.

Enak Mak kalo punya karyawan yang sudah bisa “kerja sesuai tugas dan targetnya”. Saya jalan-jalan pake baju Demeunaf karya Mak Dewi Sri ke luar negri, bisnis tetap bisa berjalan alhamdulillah… Semangat bangun tim ya Mak!

Allah mudahkan, Allah mampukan, Allah kabulkan aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang Rejeki Datang”

Continue Reading

Omset Turun 40% 😱 Ternyata Ini Penyebabnya

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Endorse (2)Lagi-lagi FB dan IG update algoritma, bikin para IMers yang main Ads jadi pada BONCOS  You know the meaning of Boncos? 

Dana yang keluar, gak sebanding dengan hasil yang didapat. Ada yang sampe 2 juta sehari loh biaya iklannya ckckck… Kelas kakap ya.. Eh ternyata ada yang kelas Hiu.. sehari bisa belasan sampe puluhan juta  Timku belum berani segitu ahahahaaa.. soalnya bosnya pelit 

Itulah kenapa, saya gak full Ads untuk promoin RAZHA. Tetap harus ada yang organiknya. Sehingga kami tidak terlalu berpangku tangan kepada kondisi Ads.

Branding + Marketing + Selling

Itu 3 hal yang harus seimbang kita jalanin Mak. Selling ini untuk hasil jangka pendek. Berasa duitnya ketika kita jualan. Sedangkan Marketing jangka menengah, gak bisa hari ini langsung jadi duit. Butuh proses beberapa pekan bahkan beberapa bulan. Nah yang paling ngos-ngosan itu ngurus si Branding. Biayanya gak murah dan hasilnya kapan-kapan wakakkaaa… Maksudnya jangka panjang 

Ini yang sering terabaikan oleh Emak Olshop: BRANDING.

Tapi ketika brandingnya udah nancep di benak konsumen, dia akan setia sama brand kita Mak. Walaupun tetangga jual lebih murah, konsumen gak peduli, yang penting ada brandnya kita tertera di produk.

Karena brand kita sudah dianggap sebagai “penjamin” bahwa produk tersebut bagus, baik, enak, nyaman, berkwalitas, keren, gengsi, berkelas, gw banget dll.

Untuk bisa “mencuci otak” konsumen, ya tidak bisa dalam waktu singkat, maklum kita bukan pesulap  Maka kuatkan mental dan dana untuk menjalankan branding. Branding inilah yang nantinya insyaAllah akan menyelamatkan bisnis kita dikala kompetitor berdatangan.

Cara branding tuh gimana sih?

Sama Mak, aku juga masih pusing hihihiii… PR yang dikasih Pak Subiakto Priosoedarsono waktu saya ikut workshop BBB (Bisa Bikin Brand) belum kelar dikerjain  Walaupun baru sebagian yang dikerjain, tapi alhamdulillah hasilnya berasa banget. Ketika aku cuti 2 pekan kemarin, masyaAllah isi rekening tetap terus bertambah.

Branding + Marketing + Selling

3 hal itu menjadi satu kesatuan yang wajib kita urusin. Gak bisa hanya mikirin selling yang jangka pendek saja.

Branding + Marketing + Selling. Emang bikin pusing  Colek Mak Henita Rachmawaty owner Mamita Cakes, untuk cari mood booster dengan kue-kuenya yang ketika masuk mulut trus langsung bikin happy… nyeessss….

Sampe ketemu 31 Maret ya Mak di Hotel Amaris Cihampelas Bandung, kita belajar BRANDING langsung dari pakarnya, Pak Subiakto priosoedarsono 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Hitung Bonus Karyawan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Seminar WanitaKalo bagian penjualan, lebih mudah hitung bonusnya. Berdasarkan omset masuk dikali sekian rupiah atau nilai persentase yang ditetapkan. Namun untuk bagian administrasi, packing, sosmed… ini gimana ya cara hitungnya?

Kali ini saya mau sharing bagian sosmed.
1. Instagram
2. Facebook
3. Fanpage
4. Youtube

Sosmed lainnya saya gak mainin, 4 pilar itu aja yang kami optimasi. Bonus diberikan kepada karyawan untuk memacu performa mereka menjadi lebih baik, semakin baik, terus membaik.

Manusia itu ada 2 tipe, ini yang saya pahami.
1. Semangat kerja karena ingin ngejar penghasilan lebih banyak.
2. Semangat kerja karena takut hukuman.

Maka sistem bonus kurang mempan jika karyawan Mak tipe yang ke 2. Untuk tipe yang ke 2, konsepnya hukuman.

Misal:
– Kalo follower gak nambah 2.000/bulan, maka akan dapat peringatan pertama.
– Jika 3 bulan berturut-turut follower gak mencapai penambahan 2.000/bulan, maaf kita gak bisa lanjut kerjasama.

Nah.. dia takut dipecat Mak, baru deh kerjanya semangat.

Sedangkan untuk mereka yang matre kaya saya  Kudu diimingi bonus. Kalo kamu mendapat penambahan follower 2.000/bulan, ada bonus 100.000. Kalo lebih dari 2.000 follower, sisanya dihitung Rp.100 per follower. Jadi kalo ternyata dapetnya 3.000 follower, maka bonus jadi:
1. 0 – 2.000 > Rp.100.000
2. 2.001 – 3.000 > Rp.100 x 1.000 = Rp.100.000
3. 3.001 – dst > @Rp.200

Ini baru dari 1 akun. kan Emak Olshop punya banyak akun  Maka hati-hati hitung besaran bonusnya, jangan sampe kebobolan juga keuangan Mak.

Pertimbangkan juga gaji pokok dan transportnya.

Lebih canggih lagi jika yang dinilai “hasilnya” secara keseluruhan menggunakan point:
1. Jumlah follower
2. Muncul di Top Post
3. Jumlah interaksi (like, comment, share)
4. Leads yang diciptakan

Nah pusing kan Mak?  Iyalah, mau Omset 1 Milyar ya harus siap pusing. Tenang aku temenin kok  Yuk ah kapan-kapan kita jalan-jalan bareng, hangout Emak-Emak Olshop sambil ngopi cantik dan diskusi manis bahas bisnis. Kalo pergi pake sepatu yang nyaman ya, biar kuat cuci mata hihihiii.. Dian Footwear dari Mak Dian Asmariani N bikin aku jatuh hati…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Onlilne)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Mudah Menghitung Biaya Penyusutan Alat

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan PrivateLaptop, HP, Printer, Modem, Kipas Angin, Timbangan, Sealer, Kalkulator dll. Kalo peralatan ini rusak, Mak ambil uangnya dari mana?

Minta sama suami 

Plis deh Mak, tobat  Kasian suami jadi investor tetap dan selamanya tanpa akhir wakakakaaa…

Semua peralatan kerja, jika rusak, ya ambilnya dari uang bisnis. Ini masuk biaya pengeluaran. Lebih enaknya kita sisihkan dari dana penyusutan alat. Semua barang yang kita pakai pasti ada umurnya. Panjang atau pendek usianya, tergantung tangan yang pake tuh barang ahahahaaa… Kalo orangnya apik, ya bisa panjang umur.

Tapi kalo orangnya sembrono, bisa cepet tewas tuh barangnya.
1. HP CS kesiram pembersih wajah oleh karyawan 
2. Laptop CS keinjek sama anak karyawan 
3. Mouse jatuh di tangga saat karyawan bawa ke atas 
4. Kabel sealer putus, entah diapain sama karyawan 
5. Printer macet, biaya benerin lebih mahal  jadi beli baru lagi.

Misalnya HP harga 1,6juta (baru beli kemarin untuk admin baru jadi masih inget harganya ). Berapa kira-kira usia penggunaan HP nya, 3 tahun kali ya.

Rp.1.600.000 dibagi 3 tahun, jadi Rp.533.333/tahun.
Rp. 533.333 dibagi 12 bulan, jadi Rp.44.444/bulan.

Jadi Mak harus nabung Rp.44.444 per bulan untuk 1 HP. Kalo HP lebih dari satu, ya tinggal dikali. Enaknya sih, ini langsung diambil tiap bulan, dan dicatat sebagai penyusutan alat. Lalu nanti uangnya pisahin rekening. Sehingga, jika suatu saat HP nya rusak, uangnya sudah ada.

Agar lebih akurat tabungannya, hitung dengan harga HP 3 tahun kedepan. Dengan perkiraan naik berapa % pertahun. Seiring dengan naiknya dollar juga.

Laptop harga 4 juta, masa pakai 4 tahun, per bulan jadi Rp.83.333

Misalnya ini biaya penyusutan per bulan di bisnis Mak:
– 3 laptop x Rp.83.333
– 2 HP x Rp.44.444
– Printer Rp.20.000
– 3 Mouse Rp.5.000
– Modem Rp.5.000
– Kipas Angin Rp.5.000
– Sealer Rp.5.000

Totalnya Rp.388.887 lumayan nih kalo ditabung tiap bulan, setahun 4 juta lebih. Belum lagi penyusutan peralatan seperti rak, meja, kursi dll.

Makanya kalo jualan jangan banting-banting harga  kerja rodi loh nanti jadinya 

Kalo aku.. jualan itu harus cukup juga untuk memenuhi biaya ke salon, piknik, ngebakso, pijet, beli perawatan kecantikan, olahraga dll. Duh kalo kita jualan murah meriah terus, margin tipis banget, kita gak bisa merawat badan, setres… apa donk nikmatnya bisnis?

Mak Siti Nurhasanah Shineskin terimakasih ya sudah ngenalin Shineskin ke aku, merawat wajah itu wajib, ibadah dan bikin suami bahagia karena pemandangan dirumah indah  Love it!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara PECAT Karyawan

zayuna (2)+ Mak Muri, Adminku minta ijin ikut jualin produk yang saya jual. Tapi kan dia kerja ngurusin orderan di tokoku. Kalo nanti dia jadinya ambil semua pelanggan gimana?
– Gak boleh! Aku pernah ngalamin, ribet lah. Kasih pilihan aja. Kamu mau jadi admin disini atau mau jadi reseller? Kalo jadi reseller kerja di rumahnya, gak dapet gaji.
+ Oh gitu… Tanya lagi Mak. Lagi rapi-rapi data, ternyata Admin gak nyatet penjualan dari tanggal 26 Jan 2017. Jadi gak jelas barang keluar masuknya.
– Ya Allah Mak, udah setahun itu. Kemana aja bosnya?
+ Iya Mak aku masih kerja di kantor orang. Duh sedih euy jadi gak konsen kerja.
– PECAT AJA!
+ Sepertinya memang sudah waktunya aku terjun langsung dan makin fokus di bisnis. Bismillah..aku ajukan resign akhir bulan ini.
– Allah mudahkan..aamiin…

Mak, kalo pecat orang jangan ragu-ragu  Ketika semua permasalahannya sudah jelas. Ya PECAT AJA!

Kok gitu Mak Muri? Gak kasian?

Lah.. buktinya dia gak kasian sama kita Mak. Kita kasian terus sama dia, tapi dia menjadi belatung yang menggerogoti kita dari dalam. Trus yang kasian sama bisnis kita siapa?

Gini Mak… Bisnis kita bisa besar, bisa memberi manfaat untuk banyak orang, jika… bisnis kita dalam kondisi SEHAT & MENGUNTUNGKAN. Nah, jika ada belatung yang menggerogoti bisnis kita dari dalam, lama kelamaan bisnis kita busuk. Lalu manfaat kebaikan apa yang bisa kita berikan untuk keluarga dan ummat?

Kalo bisnis kita sehat, bisa menghasilkan banyak buah. Asikkan buahnya bisa kita bagi-bagiin ke banyak orang.

Tahapannya gini:
1. Evaluasi pekerjaan.
2. Perbaiki Jobdes dan SOP (cek buku #RAMSBO)
3. Beri waktu memperbaiki diri dengan mengikuti jobdes dan SOP yang baru.
4. Jika tidak bisa berubah, ngedumelan, protes, muka cemberut. PECAT AJA!

Maaf ya, saya kasian sama kamu, tertekan kerja disini. Padahal gajinya gak seberapa. Saya mah bos yang tidak baik untuk kamu. Semoga Allah kasih kamu rejeki lebih baik, tempat kerja lebih baik, bos lebih baik. Nih gaji kamu + sedikit tambahan buat keluarga kamu. Maaf lahir batin ya.

Dia move on + kita move on! Itulah hidup.. Ada pertemuan, ada juga perpisahan. Kalem aja! Ada Allah yang akan jaga dia, dia gak akan sengsara seperti dramanya kita mikirin dia. Rejeki dia itu bukan dari kita, tapi dari Allah.

Setelah mecat, cobain Mak piknik bentar, untuk ngecas optimisme dan positif thinking. Semua pebisnis pasti pernah kok mecat, bukan suatu aib mecat seseorang. Memang seperti inilah proses menjalankan bisnis. Jangan lupa, jalan-jalannya pake baju yang cantik dari Mak Noviani Zayuna biar kitanya happy  Ajak suami nonton beruduaan di bioskop atau sekedar makan bubur ayam 

Selamat berproses ya Mak.. Allah kuatkan Mak  aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Pembagian Jobdes Tim Online Shop

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan KursusMak jangan kaget ya, kalo nanti saya berangkat umroh, semua hiruk pikuk kegiatan SBO dan RAZHA tetap berjalan. Jangan heran kalo nanti Kelas Utama SBO tetap berlangsung. Jangan bingung kalo chat curhatan Mak ada yang jawab. Jangan bertanya kenapa tetap posting padahal Mak Muri lagi umroh hihihiii…

Kantor SBO ada di rumah saya, saat ini ada 10 orang yang membersamai setiap Senin – Jumat. Merekalah yang mengelola berbagai hal kegiatan SBO dan sebagian RAZHA. Ya RAZHA hanya sebagian yang dikerjakan di tim ini. Karena Tim RAZHA yang sebagiannya lagi ada di Rumah Mertua Indah ^_^Disana juga ada 10 orang.

+ Ya ampun Mak Muri, bisnis gak seberapa besar, kok anggota timnya banyak banget sih?
– Ini sebagai wujud dari “patuh kepada suami” Mak.
+ Maksudnya?
– Suami mau, aku tetap adil membagi peran di rumah. Sebagai ibu, istri, anak, teman… Kalo aku sibuk ngurus bisnis, peran lainnya terabaikan/tidak optimal.
+ Emangnya kalo sedikit timnya, bisnis gak berajalan baik.
– Bisa kok berjalan. Ada temenku yang omsetnya 4 kali lipat dari RAZHA tapi jumlah karyawannya cuma 3 orang.
+ Nah itu dia bisa. Kenapa Mak Muri gak menggunakan cara dia?
– Karena kondisi keluargaku dengan keluarga dia berbeda Mak. Dia anaknya udah lebih besar, 2-2nya udah sekolah, dan pulang sekolahnya lebih sore. Sedangkan aku baru 1 yang sekolah, dan cuma setengah hari. Jadi aku perlu lebih banyak waktu untuk nemenin anak-anak main.
– Temanku itu, tidurnya bisa tengah malem. Kalo aku udah gak kuat Mak, dan jam 5 udah gak boleh kerja lagi sama suamiku. Sudah waktunya ngurus anak dan suami. Dan suamiku mau aku lebih banyak jaga kesehatan, karena kesehatan itu aset.
– Sedangkan temanku yang melewati “masa detox” pada malam hari, dia tidak baik kondisi kesehatannya, ditambah wajah berjerawat dan tidak menjaga berat badan. Maaf ya bukan ngatain gemuk, cuma… suamiku emang bawel kalo aku mulai gemuk ahahahaaa… Jadi aku harus punya waktu untuk olahraga, minimal lari atau berenang. Nah kalo aku sibuk banget sama bisnis, aku jadi gak bisa jaga badan Mak.
– Mamaku tinggal di luar kota, aku pengen bisa 3 hari dalam sepekan nengokin Mama. Kalo aku punya banyak beban kerja di bisnis, aku sulit ninggalin kerjaan. Maka aku lebih memilih untuk memiliki tim lebih banyak, aku lebih santai hehehee..
+ Oh gitu ya Mak. Jadi semua ini kembali ke pilihan cara menjalankan hidup ya.
– Iya Mak, tidak ada cara baku kok. Pilih yang paling nyaman dijalani dan sesuai dengan visi misi keluarga. Jangan sampai hidup yang cuma sementara ini kita jalani dengan berat hati.

Pembagian tugas Tim RAZHA:
1. Laporan Keuangan – 1
2. Packing dan Gudang – 1
3. Quality Control – 2
4. CS – 3
5. Asisten CS – 1
6. Stok – 1
7. CEO – 1

Untuk SBO:
1. Ads – 1
2. Disain Grafis – 1
3. IG – 2
4. Manajer operasional – 1
5. CS – 1
6. Asisten Mentor – 2
7. Personal Asisten – 1
8. FP & FB – 1

Lumayan berat kalo dihitung jumlah gaji dengan omset yang masuk. Tapi ya sudahlah, ini caraku menjalankan bisnis. Demi nurut sama suami, kan ridho suami itu sangat penting ya Mak demi keberkahan bisnis kita.

Silahkan diskusikan dengan suami dan tim Mak. Ini bisnis mau dijalankan dengan konsep seperti apa. Tentukan dulu yang utama Visi Keluarga, baru nanti lanjut ke Visi Bisnis. Sehingga Visi Bisnis tidak mengganggu Visi Keluarga.

Pusing sih ngerumusinnya ahahahaaa… Ya kalo udah pusing, cari cemilan Mak biar dapet Good Mood  Mak Titin Kustini owner Tin’s Kitchen Pizza Delivery nih yang jago bikin makanan enak.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Tips Supaya Tidak Kapok Bisnis!

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Motivator Wanita“Mak… kayanya aku gak hoki di bisnis ya. Udah jualan ini gagal, jualan itu gagal, ganti lagi ya gagal lagi…”

Kalem Mak, baru juga beberapa kali gagal. Banyak yang mereka harus melalui puluhan kegagalan untuk bisa akhirnya menikmati kesuksesan.

Coba hitung, berapa kali ujian yang harus kita tempuh dari pertama sekolah hingga akhirnya jadi Sarjana? SD 6 kali + SMP 3 kali + SMA 3 kali + Kuliah berkali-kali 

Tentunya makin tinggi tingkat pendidikannya, soal ujiannya pun makin sulit ya Mak. Masa iya anak kuliahan ujiannya 1 + 1 = 2 

RAZHA alhamdulillah bisa bertahan hingga masuk tahun ke 7 ya juga gak mudah Mak. Dan Mak tau kan, RAZHA ini bisnis saya yang ke 7, alhamdulillah bisnis lainnya sudah tutup semua hihihii…

The Power of Kepepet!

Ya itu, yang menggerakkan kami (saya dan suami) supaya tetap berada di jalur bisnis. Alhamdulilah, Allah umpetin semua ijazah kami (baca: hilang)  Dari ijazah TK sampe kuliah Mak. Entah dimana gerangan keberadaannya.

Jadi, kalo gak bisnis, kami gak ada penghidupan. Bukan berarti Mak buang semua ijazahnya ya hahahaaa… Ijazah diperlukan juga untuk ngurus bikin paspor dll.

Intinya, HILANGKAN PILIHAN!

Tidak ada pilihan lain, hanya BISNIS. Lalu temukan BIG WHY. Apa alasan terkuat untuk Mak bertahan dalam menahan rasa sakit dalam proses mempertahankan dan menumbuhkan bisnis.

Sama seperti melahirkan Mak. Ya Allah sakitnya luar biasa kan. Tapi, pada gak kapok punya anak  Jaman Now masih ada aja yang anaknya 12. Artinya dia 12 kali merasakan rasa sakitnya.

Karena penasaran saya iseng tanya.
+ Umm.. anak yang ke 10-12 itu masih pake ngeden gak? Apa tinggal uhuk trus keluar gitu anaknya?
– Ya gak lah, tetep aja ngeden 
+ Tetep sakit ya?
– Ya sama aja Umm.

Nah kan, gak kapok melahirkan. Kita juga jangan kapok kalo ada konsumen PHP, supplier nipu, karyawan bertingkah, keuangan amburadul. Namun kita juga jangan sampe jatoh ke lubang yang sama. Itu BODOH namanya. Kan Islam mengajarkan kita untuk mengerjakan sesuatu dengan ilmu.

Dan dalam mencari ilmu itu gak boleh ada batasan puas, udah pinter, udah cukup, udah jago. Kita harus selalu haus ilmu, dan berkomitmen PRAKTEKIN tuh ilmunya. Jangan jadi kolektor ilmu ya, cuma dipajang doang 

Kapok sih makan pedes, eh besok-besok makan sambel lagi. Ya gitu Mak, walaupun perjalanan bisnis terasa pedas seperti sambel dari Dapur Ayu Catering kita gak boleh kapok. Coba lagi dan coba terus, kita gak pernah tau, ternyata kesuksesan itu tinggal 2 langkah lagi di depan kita.

Allah sebaik-baik penolong… Terus semangat minta pertolongan Allah ya Emak Setrooong.. Aku padamu 

BTW.. Seminar Produksi Maret diselenggarakan di Bandung lagi ya, maaf gak bisa ke kota lain. Saya mengurangi kegiatan keluar kota. Mak aja yang kejar ilmunya ke Bandung ya. Allah mudahkan aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[IDE BISNIS] Bisnis yang satu ini cuma modal silaturahim

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Jasa IklanThe Power of Kepepet sering kali bisa memaksa saya untuk melakukan sesuatu lebih giat  Entah ini bisa berhasil atau tidak bagi Mak. Kalo saya sih berhasil ahahaa…

Tahun 2008 Saya dan calon suami kala itu sedang merencanakan pernikahan. Kami tidak punya tabungan sama sekali, tidak punya penghasilan yang jelas dan malu untuk minta ke orang tua.

Namun saya berkeras hati untuk mau menikah di tahun 2008.

Diawali dengan membuat konsep pernikahan yang sederhana, dengan kata lain, yang penggunaan dananya sedikit  Maklum gak punya duit.

Okey kami sepakat tidak ada resepsi, hanya pernikahan di pelataran rumah saya dan makan-makan. Kami pun tidak mencetak undangan. Hanya keluarga dan sabahat. Jadi jangan baper jika saat itu Mak gak diundang, bingung kasih makan apa 

Hitung…hitung.. Tetap perlu sewa tenda kecil seukuran halaman yang kira-kira 5 x 5m, konsumsi, mas kawin, urusan KUA, hantaran dll. Dari kita untuk kita 

Hanya tersisa beberapa bulan saja untuk memenuhi semua biaya itu. Sebagai pengangguran, kami punya banyak waktu luang (ya iyalah ) sehingga punya kebebasan waktu untuk eksplorasi ide. Kami perlu uang besar dalam waktu singkat. Terwujudlah:
1. Dance competition  Maaf waktu itu sayapun mengalami masa jahiliah.
2. Kids Fashion Show competition  Masih belum insyaf
3. Lomba Tari TK
4. Penyewaan stand mall untuk promosi. Saya sewa ke mall, lalu saya cari perusahaan/bisnis yang mau pameran di mall tersebut.
5. Jasa Foto Prewedding, spesialis outdoor. Karena calon suami saya punya ilmu fotografi namun tidak punya studio. Jadi kami tutupi kelemahan dengan menjadikannya kelebihan. Ya kami spesialis foto outdoor  Sayapun menjadi makeup artist dan pengarah gaya dadakan.

Semua bisnis tersebut tanpa modal, ya ada sih tentunya. Biaya transport, pulsa, cetak proposal, makeup dll. Kalo camera memang sudah punya. Jadi kami mengoptimasikan yang ada saja.

Lalu bagaimana semua bisnis tersebut bisa berjalan?
Eh saya sudah bahas “Bisnis Modal Silaturahim” di buku CREATIVEPRENEUR bab 11.

Yang saya lakukan untuk mempersiapkan acara:
1. Membuat konsep acara.
2. Mencari lokasi acara.
3. Menghitung hadiah yang menggiurkan agar banyak yang daftar.
4. Membuat proposal dan mencari sponsor.
5. Mencari peserta.
6. Pelaksanaan

Apakah semua berhasil, dalam artian untung? Ya gak juga, ada yang rugi dan ada juga yang impas  Namanya juga ikhtiar Mak.

Tapi saya gak kapok. Setelah alhamdulillah akhirnya berhasil menikah dengan dana dadakan dan seadanya. Kamipun melanjutkan profesi Event Organizer ini, dulu kami menamakannya HIKARU Event Organizer. Gak ada yang kenal kan? 

Sekitar tahun 2012 kami kembali menggeluti profesi ini. Namun dengan konsep yang berbeda. Ketika sebelum menikah, kami melakukan promo, mencari sponosor dan peserta secara offline. Pada tahun 2012 kami full online. Karena saat itu sudah kenal dunia Multiply dan Facebook. Bisnis RAZHA pun sudah berjalan.

Hijab Photo Contest!

Wiiiih booming banget nih. Saya paling males bikin proposal, jadi untuk mengajukan ke sponsor cukup menggunakan media chatting BBM kala itu.

– Sponsor untuk hadiah dari para produsen fashion, kuliner dll.
– Keuntungan kami dari biaya pendaftaran peserta.
– Pemotretan dilakukan di kantor RAZHA yang ukuran studionya cuma 4 x 3m.
– Pemilihan pemenang dilakukan secara online.

Alhamdulillah selama beberpa bulan kami bisa menyelenggarakan acara ini berturut-turut. Dengan keuntungan yang lumayan. Suami sebagai fotografer dan editor. Saya promosi, pendaftaran, makeup artist dan pengarah gaya.

Kemudian akhirnya bosen  dan makin sibuk ngurus RAZHA yang alhamdulillah terus bertumbuh, izin Allah.

Nah sekarang kami mulai aktif lagi bikin acara namun dengan konsep dan cara yang berbeda. Dibawah bendera SBO kami fokus menyelenggarakan acara dengan konsep edukasi. Kegiatannya secara online dan offline.

Langkah sederhananya seperti ini:
1. Cari Target Market.
2. Pelajari apa kebutuhan mereka.
3. Cari narasumber yang bisa memenuhi kebutuhan mereka.
4. Buat konsep acara.
5. Cari sponsor.
6. Cari peserta.
7. Pelaksanaan 

Kalo kita jualan produk, kita fokus kepada kepuasan konsumen terhadap produk yang mereka beli. Nah begitu juga dengan “jualan acara”. Fokus kita kepada kepuasan peserta terhadap manfaat yang mereka dapatkan. Samalah dengan bisnis produk, di bisnis jasapun ada aja yang komplen Bagus loh ada yang komplen, disitulah tugas kita untuk evaluasi diri agar bisa naik kelas 

Kalo produknya Sylla Hijab Store dari Mak Siti Rosi sih aku gak pernah komplen. Gamis yang saya pake ini dari bahan kaos, tau gak mak, ini gamis cuci kering pake Kirain aku aja yang suka, produk ini ternyata bestsellernya SYLLA, sampe relaunch berkali-kali ckckck…

BTW… Catet ya, 31 Maret ada Pak Subiakto, pakar branding tingkat nasional, yang pengalamannya sudah puluhan tahun, akan dateng ke Bandung. Mak yang mau barengan sama aku untuk diskusi dan belajar dengan Pak Bi, boleh japri WA 087824468185. Maaf aku gak terima banyak, soalnya ini aku mau sesi lebih private biar bisa puas curhatin branding bisnisku ke Pak Bi 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Mengapa Ada Pelanggan yang Lari dari Kita?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Produsen Baju Anak– 1% karena meninggal dunia.
– 3 % karena pindah ke luar kota.
– 5% karena dipengaruhi teman.
– 9% karena persaingan harga.
– 14% karena tidak puas dengan produknya.
– 68% karena sikap acuh tak acuh/ketidakpedulian dari penjual/karyawan.

Data ini saya ambil dari buku Hypnoselling halaman 36.

Apa yang perlu Anda lakukan dan persiapkan agar pelanggan selalu ingat dan setia pada Anda?

Penjual yang sukses menyisihkan 20% waktunya untuk melakukan followup pada pelanggan yang sudah membeli dari mereka.
– Memastikan produk yang diterima sesuai dengan harapannya.
– Memberikan layanan ekstra/layanan tak terduga.
– Menanyakan kebutuhan lainnya.
– Menangani keluhan dengan segera.

Semua ini dilakukan dalam rangka membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan. Di dalam proses tindak lanjut ini, Anda pun berkesempatan untuk mendapatkan referensi. Sehingga tidak akan pernah kehabisan calon prospek yang kiranya membutuhkan mereka.

Okey Mak, jadi sekarang gak boleh lagi bilang leads sepi. Yuk bongkar lagi database pelanggan yang sudah ada. Eh sudah punya database pelanggan kan?  Ngacung yang belum bikin.

Sederhana saja, bikin di excel. Beberapa data yang harus Mak catat:
– Nama
– Nama akun FB/IG
– Alamat
– HP
– Email
– Produk yang diminati
– Ukuran
– Tanggal pembelian
– dll

Sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing ya. Sama halnya dengan pemilihan busana untuk anak. Sesuaikan juga dengan anak kita. Kalo anak saya, walaupun perempuan, aktifnya sama kaya laki-laki  Jadi dia butuh pakaian yang nyaman untuk bergerak bebas, namun tetap solehah  Jazakallah Mak Reni Jaya owner @labella.ilovemoslem karyamu selama hampir 7 tahun ini menjadi kecintaan anak Indonesia. Sehat selalu sayangku, supaya bisa terus berkarya dan mensejahterakan ummat. aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

Continue Reading