Karyawan Tidak Akan Sungguh-Sungguh dalam Melakukan Pekerjaannya Tanpa Ini

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Endorse CreativepreneurDalam perjalanan pulang dari Bekasi semalam, saya dan Teh Vitri Andriane seperti biasa ngerumpi di mobil. Kasihan sih pak supirnya keberisikan dengan ocehan kami, yang sering kali diselingi tawa menggelegar wakakakaaa… Gakpapa deh biar pak supirnya gak ngantuk 😀
 
Pengelolan tim RAZHA menjadi salah satu topik panas yang kami diskusikan. Ya ampun Mak ini ada karyawan yang nilai “reliable”-nya sangat kecil. Jujur aja, saya sih maunya pecat segera.
 
Bukan hanya soal kinerjanya yang tidak sesuai harapan, tetapi kinerja dia itu bisa menulari yang lainnya. Jika yang lain bisa mencapai angka 8, dia berada di angka 4, maka yang angka 8 ada kemungkinan ikutan “lemes”. Aaaaah ini mengerikan 🙁
 
Tetapi Teh Vitri punya pendapat lain, kasih kesempatan, perbaiki jobdes, SOP dan KPI nya. Temukan alasan kenapa dia tidak bisa meningkatkan nilainya dari 4 menuju 8 seperti yang lain.
 
Ya begitulah Thinking VS Feeling ahahahaaa… Yang satu raja tega yang satu penuh belas kasih. Ini namanya jodoh ya, saling melengkapi. I luv u karena Allah Teh Vit 😘
 
Jadi.. setiap manusia harus memiliki BIG WHY dalam setiap hal. Contoh sederhananya ketika kita memilih untuk resign dan belok ke Bisnis Online, apa alasannya?
 
Tara: Lebih dekat dengan anak
Tari: Mempunyai penghasilan 3 kali lipat
Taru: Melunasi hutang riba ratusan juta dalam waktu 1 tahun
 
Bisa kebayang gak Mak, dalam waktu 1 tahun, siapa yang pencapaiannya paling besar?
 
Karena alasan Tara hanya ingin lebih dekat dengan anak, maka goal dia adalah ketika punya penghasilan yang sama atau mendekati gajinya dan bisa memiliki banyak waktu bersama anak, dia merasa CUKUP.
 
Sedangkan Tari akan lebih tertarget karena dia mau membuktikan penghasilan dari jualan online bisa 3x lebih besar dari gaji kantorannya. Maka dia akan membuat strategi pemasaran yang lebih baik.
 
Wow lunasin hutang ratusan juta dalam waktu setahun! Apa saja yang harus dilakukan? Anggap saja nilainya Rp.480juta, dibagi 12 bulan, maka setiap bulannya, Taru harus bisa membayar hutang 40juta. 40 juta bukan omset, tapi freecash (sebagian uang yang bisa diambil dari profit/laba). Maka berapa omset yang harus dicapai, strategi pemasaran apa yang harus dipelajari, berapa tim yang perlu diperlukan, dll…
 
Sampai sini Mak sudah makin paham ya. Siapa yang dalam waktu satu tahun, pencapaiannya paling tinggi? Ya tentunya Taru, karena dia sudah ada BIG WHY di depan, jadi bukan pasrah “sedapetnya”.
 
Begitu juga dengan karyawan. Mereka akan bersungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaannya ketika mereka memiliki alasan kuat kenapa harus bekerja dengan nilai minimal 8?
 
Ada 2 konsep, imingi dengan surga atau takuti dengan neraka.
 
Jika kinerja kamu bisa memenuhi minimal angka 8 pada KPI, maka tentunya RAZHA juga akan bisa bertumbuh. RAZHA akan memiliki dana untuk menambahkan fasilitas kerja yang lebih baik. Memberikan gaji dan tunjangan yang lebih baik untuk kamu dll.
 
Jika kinerja kamu TIDAK bisa memenuhi minimal angka 8 pada KPI, produktivitas RAZHA menurun, biaya tidak tertutup, keuangan jadi sulit. Tunjangan berkurang, fasilitas menurun, gaji tidak bisa naik bahkan ada kemungkinan pengurangan karyawan.
 
Seru-seru sedap deh Mak ngurusin bisnis hihihii.. Ya memang harus selalu kudu wajib kita sebagai pemimpin belajar belajar belajar belajaaaaarrrr lagi. Bisnis itu bukan hanya soal jago jualan, tetapi skill mengelola tim sangat dibutuhkan.
 
Mau kan keluarga keurus, bisnis jalan terus? ^_^
Jangan sok jadi wonderwoman yang ngurusin A-Z sendirian. Mau sampe kapan Mak? Makin kusut tuh muka, kucel tiap hari dasteran ngurusin produksi, marketing, selling, packing sendirian. Aaaaah kasian suami pemandangannya tidak indah di rumah.
 
Tobat Mak…tobat.. nih aku kenalin Mak Riza Astari Octavia yang bisa bantuin Mak kinclong dalam sekejap 😍 Termasuk ibadah loh Mak merawat tubuh dan demi membahagiakan suami #uhuk Glucola yang kecil ini banyak manfaatnya. Recommended!
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Strategi untuk Membuat Bisnis Bertahan dan Sukses

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan MentorHalaman 325, buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy.
 
Siap tambah ilmu lagi? Eh salah pertanyaannya. Yang bener ini.. Siap tambah PR lagi Mak? :p
 
Ini aku rangkum ya, karena panjang banget penjelasannya. Yang mau detail silahkan beli sendiri bukunya 😀
 
Generic Strategy of Business
 
1. Cost Leadership Strategy
Strategi ini adalah strategi yang digunakan oleh produsen dengan menekan biaya produksi namun tetap menjaga standar konsumen tertentu yang masih melirik produk-produk kualitas terbatas, dan mementingkan harga yang relative competitive.
 
Strategi ini dilakukan dengan 2 tujuan, yang pertama dengan menjual barang dengan harga rata-rata sebuah produk untuk mendapatkan keuntungan lebih tinggi dari pesaing, atau menjual barang dengan harga di bawah rata-rata untuk mendapatkan pangsa pasar.
 
Jika sebuah produsen memiliki lebih dari satu produk maka bisa dilakukan cross selling untuk memaksimalkan keuntungan dan mendapatkan pangsa pasar yang diinginkan. Saat customer sudah datang, tinggal diberikan up selling dan menawarkan produk lain yang lebih tinggi kualitasnya dengan harga yang sesuai, strategi ini saling bergantian dilakukan untuk tetap memenangkan persaingan yang oleh Yuswohadi disebut sebagai Smart Flanker, pemain pasar yang gesit.
 
2. Differentiation Strategy
Strategi ini digunakan oleh produsen dengan membuat sentuhan unik pada produknya sehingga dapat dirasakan oleh konsumen bahwa barang ini mempunyai faktor beda dengan para kompetitor, dan di sinilah letak harga yang bisa ditentukan untuk mendapatkan keuntungan dan hati para pelanggan.
 
Nilai tambah dan differensiasi memberikan kebebasan produsen untuk menentukan harga, siapa yang tidak kenal tas Hermes, tas premium para sosialita dunia yang harganya selangit karena setiap model hanya dikeluarkan beberapa buah dan dikerjakan secara handmade dengan keakuratan dan kekuatan luar biasa. Ditambah dengan historical brand yang memberikan perasaan berharga bagi setiap pemakainya.
 
Keunggulan strategi ini bisa dimanfaatkan dengan sebesar-besarnya ketika brand positioningnya sudah tepat, dengan menaikkan harga maka margin semakin tinggi. Ini digunakan untuk mewaspadai apabila supplier menaikkan bahan baku untuk produk. Dengan begitu margin dan kelangsungan bisnis tidak mendapat ancaman yang serius.
 
Strategi ini bukan tanpa celah, apabila ada pemain baru yang sengaja meniru segala aspek produk kita dan dimodifikasi untuk disesuaikan dengan pasar, maka pasar yang telah kita bangun menjadi terancam. Maka kekuatan brand begitu luar biasa dibutuhkan apabila ingin terus menggunakan strategi ini.
 
3. Focus
Terdapat 2 macam strategi focus yaitu Focused Low Cost dan Focused Differentiation. Perusahaan yang menggunakan strategi fokus berkonsentrasi pada niche pasar tertentu, dengan memahami dinamika pasar itu dan kebutuhan unik pelanggan di dalamnya, memberikan nilai tambah atau memilih harga yang lebih murah, suatu produk benar-benar didesain untuk kepentingan kelompok tertentu yang ingin disasar menjadi market.
 
Karena keintiman antara produk dan customer inilah yang biasanya membangun loyalitas merek yang kuat. Hal ini membuat segmen pasar tertentu yang sudah dikuasai menjadi kurang menarik bagi pesaing.
 
Di sebagian negara maju, jika ada produsen membuat suatu barang dengan kualitas bagus dengan harga murah, konsumen malah akan menanyakannya. Kok bisa murah, apa pasti berkualitas? Berbeda dengan di Indonesia yang sebagian besar masih memikirkan harganya. Dengan harga dinaikkan mendorong pasar berpikir logis dan akhirnya sesuai dengan pemikiran mereka.
 
Nah…nah… dari 3 srategi di atas. Kira-kira Mak pilih yang mana? Setiap strategi ada tantangannya masing-masing. Ada kelebihan dan kekurangannya. Strategi yang dipilihnya bisa berhasil atau tidak, tergantung kepada YANG MENJALANKANNYA. Apakah dia kuat dengan tantangan yang akan dihadapinya? ^_^
 
Aku sih yakin Emak Setrooong gitu loh. InsyaAllah kuat, karena ada Allah yang memampukan kita ya Mak 😉
 
Hari ini dadakan ketemu Mak Nur Azizah karena aku kangen banget sama Onies Brownies & cake’s yang super duper enak, di Bandung gak ada yang se enak ini. Aku rela Bandung-Bekasi untuk dapetin ini 😍 Eh maaf ya Mak Nur, kita cuma ketemu beberapa menit, tapi aku kasih kamu PR banyak banget hihihiiii… Aku sumpahin kamu bisa produksi 300 loyang sehari 😘 Karena semua orang harus tahu bahwa brownies mu memang yang paling enak 😉
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Tiga Tahap Penjualan Menuju Closing

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Produsen Fashion Inner HijabAsiiiik bedah buku lagi ^_^ Buka halaman 151, buku Hypnowriting ya Mak.
 
Untuk membuat calon konsumen tahu, suka dan percaya maka kita perlu merancang konten promosi kita secara terencana. Secara sederhana, kita dapat menyederhanakan hirarki efek menjadi tiga tahap:
 
Pertama, tahap Awareness — bertujuan membuat calon konsumen mulai sadar dan tahu.
 
Kedua, tahap Consideration — bertujuan membuat calon konsumen suka, cocok dan percaya.
 
Ketika, tahap Action — bertujuan membuat calon konsumen membeli.
 
Tugas kita adalah membawa calon konsumen bergeser dari satu tahap ke tahap lainnya.
 
Copywriting sejatinya bertujuan untuk membantu pembaca untuk bergeser dari satu tahap keputusan ke tahap keputusan berikutnya. Maka, untuk itulah kita memerlukan tiga kategori konten berbeda. Saya sebut dengan konten C1, C2, C3.
 
Konten C1 — Awareness — calon konsumen menyadari masalah, kebutuhan dan keinginannya.
 
Konten C2 — Consideration — calon konsumen memilih produk yang paling sesuai untuk memenuhi kebutuhannya dan keinginannya. Membuat mereka SUKA dan PERCAYA dengan produk kita.
 
Konten C3 — Action — calon konsumen mengambil tindakan untuk membeli produk yang paling diinginkan.
 
+++++++
 
Jadi ketika bikin status, secara bergantian kita membuat konten dengan kategori C1, C2 dan C3 Mak. Tiap kategori gaya tulisan, isinya dan panjangnya berbeda. Karena audience kita berada di tahap pengambilan keputusan yang berbeda-beda.
 
Langsung praktek yuk.. Misalnya pagi konten C1, siangnya C2 dan malamnya C3. Belajar membuat copywriting sama seperti
belajar masak Mak ^_^ Butuh proses belajar dan praktek yang seriiiiiiing… Hingga akhirnya bisa menghasilkan copywriting yang bikin baper audience 😉 Lalu akhirnya mereka terhipnotis untuk order ^_^
 
Setelah Mak liat fotoku pake gamis Zaki Zakiah dari Mak Kiki Zakiah pasti terhipnotis dan bilang aku 10 tahun lebih muda kan.. ayo ngaku….ngakuuuu… 😀 Jangan ngiri ya :p Memang kenyataannya aku masih 20an kok hihihiiii…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

4 Hal Penyebab Tujuan Tidak Tercapai

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Laporan Keuangan Creativepreneur2017 tinggal 1 bulan lagi ya Mak. Apakah resolusi, target ataupun impian Mak di awal tahun 2017 sudah tercapai semua? Okey belum semua bisa tercapai, berapa persen kira-kira Mak? Mendekati 90%? Lebih dari 50%? Gak nyampe 50%? Atau cuma 10%? ^_^
 
Cuma Mak dan Allah yang tahu heheheee…
 
Baiklah… 2017 kita jadikan pelajaran. Jumlah pencapaian di 2018 harus jauuuuh lebih baik dari pencapaian 2017. Sekarang saatnya kita mulai evaluasi. Apa sajakah penyebab tidak tercapainya tujuan/goal/impian?
 
Kembali saya kutip dari buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy, halaman 169:
 
1. Orang-orang tidak tahu tujuan yang ingin dicapai.
Ketika organisasi atau perusahaan berada pada situasi tidak adanya kepemimpinan yang handal, hal ini mengakibatkan setiap orang yang terlibat dalam organisasi tidak mengetahui arah dan tujuan yang hendak dicapai. Masing-masing orang yang terlibat melakukan aktivitas, menjalankan proses berdasarkan atas apa yang dipahami.
 
2. Orang-orang tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.
Apabila tujuan tidak diselaraskan, akan memunculkan salah pengertian atas tindakan yang hendak dilakukan. Setiap orang merasa benar atas apa yang dikerjakan.
 
3. Orang-orang tidak memiliki tolok ukur.
Tujuan atau goal sebuah perusahaan mejadi tolok ukur pencapaian keberhasilan perusahaan. Ketika tujuan tersebut tidak diketahui oleh para karyawan dan orang-orang yang terlibat di dalamnya, maka tolok ukur keberhasilan perusahaan tidak bisa diciptakan.
 
4. Orang-orang tidak bertanggung jawab atas perkembangan dari pencapaian tujuan.
Ujung dari ketiga penyebab tidak tercapainya tujuan seperti di atas adalah orang-orang yang terlibat dalam perusahaan merasa tidak memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Tidak jelas ini tanggung jawab siapa, tugas siapa. Pada akhirnya saling menyalahkan dan saling menuduh menjadi tindakan yang realistis.
 
Untuk itu diperlukan sebuah metode yang memudahkan setiap orang melihat kemajuan pencapaian tujuan mereka setiap hari. Salah satunya melalui papan score yang akan menjadi media yang akan memotivasi setiap orang untuk berusaha melakukan pencapaian dan menjadi yang terbaik.
 
Untuk menagih hasil progress yang dicapai tim melakukan pertemuan mingguan untuk mempertanggung jawabkan aoa yang telah dilakukan dan dicapai tersebut.
 
Aseeek nambah PR lagi Mak :p Kita bikin score board yuk.. Sebelum itu, kita perjelas dulu nih jobdes dan tanggung jawab pekerjaan A milik siapa, pekerjaan B untuk siapa. Maka dia yang akan bertanggung jawab terhadap hasil yang dia capai.
 
Kalo yang bertanggung jawab terhadap keremajaan kulit kita, tetap kenceng, mulus, glowing.. ya tentunya kita sendiri ya Mak. Demi membahagiakan suami tersayang 😉 Dan tentunya merawat tubuh yang diberikan Allah ini merupakan ibadah juga. Produk dari Berl Intense Lightening Series dan Body Serum WOW Lightening ini recommended untuk Mak tersayang. Terima kasih ya Mak Muliyani Olvah 😉 Kamu mencerahkan hariku…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Cara Memangkas Biaya untuk Meningkatkan Profit

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Creativepreneur Akademi Guru OnlineYakin hanya fokus pada jumlah OMSET?
Karena omset itu hanya ilusi  Omset besar belum tentu profitnya besar  Bahkan ada yang ternyata tidak ada keuntungan sama sekali karena biaya-biayanya yang sangat tinggi.

Ini juga sedang jadi PR di bisnis saya Mak. Emangnya Mak kira bisnis yang usianya hampir 7 tahun gak akan ada PR lagi?  PR bisnis itu sepanjang masa Mak, selama bisnisnya berjalan. Jadi kalo saat ini Mak yang baru mulai merintis tetapi males ngerjain PR, ya saya cuma bisa ikut bersedih aja. Karena kita belum pantas dikasih PR besar, sebab…PR kecil aja gak dikerjain.

Hidup ini pilihan.. mau sebatas jalanin bisnis sambilan atau mau serius dibesarkan supaya bisa besar juga manfaatnya untuk ummat.

Besarnya manfaat yang bisa kita berikan untuk ummat, bergantung juga seberapa sehat bisnis kita. Salah satu indikatornya adalah tidak minus, tidak rugi, tidak buntung. Harus ada untung.

Saya kutip 11 hal yang bisa kita lakukan untuk menekan biaya, dari buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy, halaman 161.
1. Mengurangi karyawan yang tidak efektif.
2. Mencari dan menemukan bahan baku alternatif.
3. Mencari dan menemukan supplier alternatif.
4. Memangkas proses.
5. Mempersingkat waktu.
6. Membuat takaran yang pas, tidak lebih dan tidak kurang.
7. Mengurangi dan menghilangkan kesalahan proses.
8. Memangkas biaya rutin (lebih hemat listrik, lebih hemat air dll)
9. Menggunakan alat pengganti atau mesin pengganti untuk proses lebih mudah, lebih hemat dan lebih cepat.
10. Meningkatkan keterampilan skill karyawan untuk proses maupun layanan yang lebij cepat, lebih praktis dan lebih profesional.
11. Menambah kapasitas (contohnya: untuk menghasilkan 200 unit diperlukan 5 orang karyawan, sekarang diubah dengan jumlah orang yang sama menghasilkan 2 kali lipat produksi).

Gimana Mak sudah mulai ada gambaran? Kira-kira point keberapa yang bisa segera Mak kerjakan? Iya lah segera, mencari celah keuntungan jangan ditunda 

Apalagi kalo didepan mata udah ada @mommskebab dari Mak Dinarri Susilo, gak bisa ditunda untuk segera dihabiskan  Soalnya ini jadi rebutan aku, suami dan anak-anak. Enaaaak banget 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

7 Gaya Copywriting (edisi 2)

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Akademi Guru Online BelajarLihat edisi pertamanya dengan #7gayaCopywriting
 
5. The Summary (Ringkasan)
Ringkasan disukai pembaca. Baik mereka yang punya banyak waktu lebih-lebih bagi mereka yang tidak mempunyai banyak waktu. Ringkasan dapat menjadi titik awal untuk mengantarkan pembaca ke tulisan yang lebih panjang.
 
6. The News Story (Berita)
Berikan kepada pembaca siapa, apa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana sejak awal tulisan Anda. Beritahu siapa melakukan apa di headline-nya. Pembaca menginginkan detail sebuah informasi dalam format yang mudah dibaca. Copywriting tipe ini membuat pembaca mendapatkan informasi kunci yang diperlukan secara lengkap untuk membeli sebuah produk. Tipe ini cocok untuk calon konsumen yang lebih suka informasi yang to the point. Bukan informasi yang bertele-tele.
 
7. The Journal (Catatan Harian)
Kadangkala kita hanya ingin mengeluarkan apa yang ada dalam benak kita. Apa yang kita pikirkan dan rasakan. Tulisan seperti ini lebih mengalir dan selalu menarik untuk dibaca. Karena sangat manusiawi. Cobalah mengubah subyek yang dingin atau kaku menjadi sesuatu yang lebih hangat, sesuatu yang tidak terduga. Copywriting di sosial media cocok menggunakan tipe ini.
 
Nah sudah 7 Gaya Copywriting yang kita tahu ya Mak. Sekarang tinggal kita praktekin secara berulang. Ya tentunya harus berulang Mak, karena bikin copywriting itu seperti masak. Butuh jam terbang untuk bisa menciptakan masakan yang rasanya paaassss dilidah dan disukai banyak orang.
 
Kalo segala kue dan cemilan dari Rahida Cookies ini maknyuuusss… nyaaammm…nyaaam… Kripik Pisang aneka rasa, Biji-Biji, Kue Karawo, Acar Ikan Pisang, Skipy.
 
Praktek bikin copywritingnya gunakan ‪#‎latihan7gayacopywriting‬ ya Mak. Mudah-mudahan bisa untuk saling kasih kritik dan saran 😉
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Saat Bisnis Gagal, Bukan Salah Resepnya, Tetapi Salah Kokinya

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Pengajar Akademi Guru Online2 hari kemarin asisten rumah tangga saya tidak datang. Akhirnya dengan kondisi kepepet harus masak untuk 15 orang, saya siapkan mental nekat  Alhamdulillah bikin mie goreng rasa kwetiau ahahahaaa… Mie nya lonyot alias kelembekan, jadilah hasilnya lengket-lengket seperti kwetiau.

Dengan kondisi Mie yang kematengan, volumenya jadi besar. Akhirnya bersisa. Maksud hati supaya gak mubazir, saya coba olah menjadi perkedel Mie. Ealaaah… kok jadinya keras
Langsung cari mentor, WA kakak ipar yang jago masak. Ternyata saya kurang tepung dan telur. Baiklah saya evaluasi hasil kerjanya, tambah tepung dan telur. Alhamdulillah lumayan bisa dimakan, walau rasanya gak jelas wakakakaa…
Belajar masak itu mirip belajar bisnis. Saat memulai masak tanpa ilmu, ya begitu deh, bentuk dan rasanya gak jelas. Bisnis modal nekat tanpa ilmu ya jelas hasilnya, saya sudah alami 6 kali gonta ganti bisnis.
Masak rendang gagal, ganti opor eh gagal lagi, ganti gulai namun masih gagal, ganti ayam bahar masih gagal lagi…
Mau ganti 100 menu masakan pastinya akan tetap gagal. Strategi yang benar adalah evaluasi dari hasil masakan rendang tadi. Apa penyebab kegagalannya. Boleh cari di google. Lebih cepet dan hasil terjamin adalah cari guru lalu private hingga berhasil. Atau ikut kursus masak sehingga ada komunitas yang saling mendukung.
Belajar langsung kepada yang sudah menjalaninya dan terbukti berhasil (praktisi). Maka kita tidak perlu mengulangi sejarah kesalahan mereka di masa lampau. Mereka akan menasehati kita untuk tidak melakukan A, karena dahulu mereka sudah melewati proses kegagalan karena A.
Dengan begitu kita bisa melakukan PERCEPATAN DALAM PERTUMBUHAN BISNIS. Jelas langkah apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Paling mudah dan murah memang cari di Google, namun waktu kita bisa banyak terbuang disini karena harus memilah berbagai informasi. Yang terkadang belum tentu akurat atau update.
Baca buku. Kakak sepupu saya bilang “enak ya jaman sekarang bukunya, ringan, mudah dipahami dan langsung bisa praktek. Beda dengan buku jaman dulu kayanya teori banyak banget dan berat memahaminya.”
Saya gak promosi loh, buku di Billionare Store memang asik banget, karena mereka selalu menyediakan HOW TO. Andaikan semua penerbit menerapkan standar yang sama. Fokus pada kesuksesan disaat pembacanya praktek.
Dari pada cari di Google, saat ini saya lebih senang cari di buku. Karena sudah jelas fokus terhadap materi yang dibahas. Nah selanjutnya saya mencari GURU/MENTOR/COACH. Jujur saja saya gonta-ganti pembimbing. Saya bukan tipe yang fanatik terhadap satu aliran. Saya akan hanya mengambil ilmu/insight/ajaran yang cocok dengan hati nurani.
Ada guru yang ngajarin materi Instagram Marketing dengan metode brutal. Bikin akun kloningan banyaaak banget, kejar follower asal-asalan tanpa tertarget. Saya menyebutnya metode hacker. Aduh lah saya ini Emak Rempong. Saya gak bisa sistem kerja yang seperti itu. Lebih baik akun saya sedikit, follower tidak terlalu banyak tetapi tertarget, cara ngiklannya praktis gak pake brutal. Maklum saya hanya punya waktu kerja sedikit disela ngurus anak, suami, cucian, dapur dll.
Jadi ketika bisnis Mak sedang down, sepi order, kusut.. Pilihan pertama adalah EVALUASI bisnisnya. Cari ilmunya di Buku, temukan guru, tambah wawasan, bergabung dengan komunitas yang satu visi dengan Mak.
Sibuk ngurus keluarga dan sibuk ngurus bisnis. Jangan sampe soal ngulek sambel bikin kita juga repot. Soal sambal serahkan saja kepada ahlinya  Mak Nur Cholisah Dapurjago pemilik @sambalroa_jago nyaammmm..nyaamm.. praktis untuk dirumah dan travelling.
Saya do’akan Mak di tahun 2018 naik kelas  Bisnis makin bertumbuh aamiin…
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

7 Gaya Copywriting

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Akademi Guru Online (2)Sudah pada sampe buku Hypnowriting-nya kan Mak? Yuk buka halaman 298.
 
Aturan sederhana dalam menulis copywriting adalah: jangan membuat copy yang membosankan. Seringkali, karena kita baru belajar, mengikuti langkah demi langkah copywriting malah membuat tulisan kita terlalu menjual. Efeknya adalah filter kritis pembaca menjadi aktif dan mulai muncul resistensi.
 
The Story (Cerita)
Cerita adalah inti dari komunikasi manusia. Semua orang menyukai cerita. Buat copywriting Anda menarik dengan menceritakan kisah dan cerita. Cerita membuat pembaca terkoneksi secara emosional dan mengidentifikasi dirinya dengan subyek di dalam tulisan.
 
The Q&A (Tanya Jawab)
Kadangkala, kita hanya ingin perytanyaan kita terjawab. Di sinilah FAQ atau Q&A bermanfaat. Dalam sebuah website, seringkali halaman tentang Q&A ini justru yang paling banyak dikunjungi oleh pembaca.
 
The How To (Tips)
Beberapa orang membutuhkan arahan. Copywriting dengan format “how to” yang menyajikan cara atau arahan akan sangat membantu pembaca. Orang-orang menyukai tips, cara, atau langkah-langkah untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik, lebih murah, lebih cepat.
 
The Letter (Surat)
Kapan terakhir kalinya Anda menerima surat yang tulus dalam inbox email Anda? Jika Anda seperti orang lain, sudah lama sekali kita menerima surat yang tulis dalam inbox kita. Copywriting dalam bentuk surat akan memudahkan kita terkoneksi dengan calon konsumen. Tentu saja dengan bahasa yang sepersonal mungkin.
 
Bersambung… #7gayaCopywriting
 
Okey sudah ada 4 Gaya Copywriting, kita praktek yuk Mak. Pada tiap gaya coba terapkan 1 kali dalam 1 hari. Misalnya hari ini gaya Story, besoknya Q&A, lusa Tips dan kemudian Surat. Gakpapa latihannya posting di FB saja Mak. Lalu mention saya dengan cantumkan #Latihan7GayaCopywriting
 
Baru diminta praktek aja langsung degdegan, panik, bingung, gak tau mau nulis apa hihihiii.. kalem… cari cemilan dulu aja Mak. Nih kaya saya, samping laptop berderet cemilan super enak @almondcrackers dai Saya Suka Cake & Pastry ^_^ yuummmmy…
 
Saya doain 2018 Mak sudah berhasil pandai bikin copywriting aamiiin…
 
Oh iya, sekalian ingetin, 26 November saya ada di Bekasi untuk Private Instagram Marketing. InsyaAllah masih ada kuota untuk Mak yang ketinggalan daftar, jangan ke saya daftarnya ya tapi ke WA 0812.5000.2308
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Apa saja sih yang harus kita persiapkan ketika mau nyemplung ke dunia PRODUKSI?

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan EEJJ RAMSBO KEUANGAN Creativepreneur internet marketingJanganlah ikutin jejak saya, jadi produsen tapi gak ada ilmunya ahahahahaaa… Dulu cuma modal sok tahu. Dan parahnya lagi RAZHA itu saya awali dari ketidaksengajaan, alias kecemplung. Ada temen yang pesen 1.000 pcs inner ninja, eh trus dia cancel. Jadilah saya “terpaksa” jualin inner ninjanya, eh ternyata Allah malah izinkan sampe masuk tahun ke 7 Mak Alhamdulillah..

Tapi saya yakin ini bukan kebetulan. Perjalanan 7 tahun RAZHA yang penuh keringat dan air mata ini bisa jadi pelajaran berharga bagi mereka yang mau belajar bikin brand sendiri (produksi). Tapi saya gak cukup PD untuk sharing, saya culik guru saya yang memang jam terbang dan ilmunya lebih tinggi. Teh Rohmah owner Mufee dan berbagai merk lainnya.

Kelas ini sebenarya sudah beberapa kali digelar SBO secara online. Karena masih ada yang belum kebagian kelasnya waktu itu, alhamdulillah Allah izinkan untuk kelas berikutnya. InsyaAllah..

Nah apa saja yang harus kita persiapkan Mak saat mau belajar produksi. Kalo saya sih yang paling utama adalah MENTAL. Yes… gak kehitung berapa kali nangis bombay gegara gagal produksi hingga puluhan juta  Aduh Mak jangan sampe Mak ngalamin ya.

Ini nih yang Mak harus pahami:
– Kenapa harus produksi
– Apa itu manajemen produksi
– Apa yang perlu disiapkan
– Alur produksi
– Produksi sendiri vs makloon
– Jenis- jenis makloon
– Perjanjian kerjasama makloon
– SOP dan Administrasi produksi

Buat yang masih punya perasaan “gak enakan” tingkat tinggi. Wajib pake perjanjian kerjasama. Supaya ketika nanti ada kesalahan produksi, Mak punya kekuatan untuk minta pertanggung jawaban mereka. Jadi semua jelas ada hitam diatas putih.

Ah aku seneng kalo produk Indonesia makin banyak. Dan tentunya kita juga harus menghargai produk teman yang lain. Beli produk teman  Dan jangan pake nawar heheheee… Siapa tau dia butuh keuntungan buat bayar sekolah anaknya, buat lunasin RIBA, buat kasih makan ibunya dll. Kita belanja sambil niat baik bantu dia Mak. Kita bantu dia, semoga Allah bantu kita aamiin..

Sebenarnya pendaftaran Kelas Online Manajemen Produksi ini belum dibuka melalui WA 087824468185. Tapi gakpapa nyolong start biar dapet harga lebih murah hihihiiii.. emak-emak gitu loh.

Sekarang gak cuma baper aja ketika lihat orang lain punya brand fashion sendiri. Waktunya kita ambil peran berbaris seperti mereka  Siapin goodmood dulu ah.. kecupin @lasagnamama nyaaammm…nyaaammm..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Jangan Anggap Remeh Kompetitor Baru

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Instagram Marketing Facebook Youtube Keagenan Pengembangan BisnisEdisi ke 4 dari rangkaian #Pelajari5Kompetitor yang bersumber dari bukunya Coach Fahmi halaman 285. Hari ini point ke 4 & 5 langsung saya bahas ya Mak.
 
4. Kompetitor Terdekat
Tentu mengejutkan jika ada bisnis yang berada di sekitar bisnis kita. Apakah kita lebih baik daripada mereka? Siapa yang sedang diawasi, mengapa pesaing tersebut berada sebegitu dekat dengan bisnis kita?
 
Lokasi bisa memberikan pengaruh terhadap keberadaan bisnis kita, apalagi kita memiliki produk yang sejenis. Kita patut melirik apa yang mereka lakukan agar kita menjadi waspada, siapa saja, berapa banyak disekitar kita. Hal ini diperlukan jangan sampai kita berada pada red ocean yang pada akhirnya akan menyulitkan kita sendiri.
 
+++++
 
Paham red ocean Mak?
 
Red Ocean Strategy adalah kondisi dimana kita bersaing pada pasar yang sama dengan pesaing. Pasar ini tentunya dihuni oleh banyak pelaku bisnis yang secara bersama-sama bersaing & turut membesarkan pasar yang ada. Karena begitu banyaknya pelaku bisnis pada pasar ini suasana persaingan akan begitu sengit hingga ‘berdarah-darah’. Dengan adanya persaingan tersebut memunculkan posisi perusahaan mulai dari market leader, challenger, follower, & neacher. Tentunya tiap-tiap posisi punya kelebihan dan kelemahan masing-masing.
 
Di dalam Red Ocean Strategy ini setiap pelaku bisnis akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan persaingan dan menjadi market leader. Tidak heran pada Red Ocean Strategy akan timbul persaingan yang tidak sehat, saling menjatuhkan dan berusaha “mengahabisi” setiap pesaingnya. Namun ternyata, kesuksesan sebuah perusahaan kini tidak lagi diukur dengan memenangi persaingan berdarah-darah di Red Ocean Strategy. Itu sebabnya kini hadir istilah baru yang disebut Blue Ocean Strategy.
 
Sumber: http://nourabooks.co. id
 
5. Kompetitor Terbaru
Selalu ada yang tampil beda di dalam setiap kategori bisnis. Belajar dari pesaing paling unik adalah belajar untuk selalu tampak baru dan beda, unik produknya, rasanya, layanannya dan cara menikmatinya.
 
Menjadi unik adalah salah satu strategi yang perlu dipelajari. Sebagai seorang business owner, sering kali kita dikejutkan dengan adanya para pendatang baru dalam bisnis kita yang hadirnya membuat guncang, yang hadirnya mengambil sebagian dari pasar kita.
 
Ini tentu akan membuat kita sedikit cemas, bisa jadi ada ceruk-ceruk pasar yang semestinya kita garap di masa lalu belum sempat kita sentuh sehingga orang lain mengambil ceruk itu. Kita harus mewaspadai hal ini, makanya perlu kita pelajari pesaing ini. Meski terhitung baru apa yang mereka lakukan, apa yang belum kita kerjakan dan seterusnya.
 
++++++
 
Mak… jadi gak boleh kita duduk manis merasa berada di posisi aman. Santai aaah omset udah lumayan, konsumen sudah banyak, reseller banyak, stok aman.. Eh tiba-tiba muncul kompetitor baru yang dengan waktu singkat, dia menyedooot para reseller kita dan tentunya konsumen ikut ketarik kesana. Nangis bombay di pojokan hiiiikksss…
 
Yuk Mak semangat belajar terus, inovasi terus, update info terus, tingkatkan kemampuan tanpa henti. Ketika kita berhenti belajar, maka disitulah titik awal kehancuran bisnis kita 🙁
 
Tenang.. Ada Allah yang selalu bantu kita 😉 yang penting kitanya tidak putus asa dan mau ikhtiar untuk mengubah nasib menjadi lebih baik. Kalem Mak.. kita isi perut dulu dengan RoPizzTar alias Roti Pizza Tarik by Dayens Cake dari Mak Dian Ariestri dijamin bikin goodmood ^_^
 
Semoga Allah mudahkan semua urusanmu.. aamiin..
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading