Cara Sederhana Naikin Profit – 3

NGerjain Pak BiSalah satu hal yang menggerus profit adalah kerugian. Maka untuk bisa naikin profit, kita meminimalisir kerugian. Ya namanya bisnis, pasti ada aja ruginya ya Mak.

Yang jadi masalah adalah ketika kita gak tau dimana sumber kerugiannya?

Selama ini mungkin yang paling populer adalah kerugian akibat gagal produksi, ditipu konsumen, ditipu supplier, dicolong karyawan atau hal lainnya yang “sangat kasat mata”.

Sesungguhnya banyak kerugian terselubung, yang samar-samar, tidak terlihat namun kita merasakan perihnya gak ada cash saat karyawan mau gajian wakakakaaa… Gak cukup uangnya untuk bayar tagihan supplier. Duh sakitnya tuh bikin pengen makan Bakso 2 mangkok pake sambel yang banyak + cuka biar asem pedes nampol gitu Mak 

Mari kita jadi detektif sekarang Mak. Buka mata lebar-lebar, siapin kertas dan pulpen, jernihkan pikiran untuk bisa menilai secara objektif. Ketika ternyata nanti kesalahannya disebabkan oleh kita sendiri, ya siap terima 

3. Optimasi BMS (Branding, Marketing dan Selling)
Bukan PMS ya Mak hihihiiii.. tapi BMS  Karena pengen penjualan banyak, kita jor-joran ngeluarin biaya untuk urusan BMS ini. Katanya dengan BMS ini bisa berbanding lurus dengan OMSET yang masuk.

Secara umum bisa dinyatakan “benar” sih. Namun bisnis yang sehat itu bukan hanya berpatokan kepada omset, sebab… omset besar belum tentu profit besar. Bahkan belum tentu ada profitnya oh tidaaaaak….!!!

Mak udah pada mulai bikin laporan keuangan kan? Cubit nih kalo blom bikin  Lah itu buku #MBLKBO (Mudahnya Bikin Laporan Keuangan Bisnis Online) pada beli tapi diapain? Jadi ganjelan pintu ya? 

Dari laporan keuangan, kita bisa lihat berapa besar biaya yang kita keluarkan untuk BMS. Katanya ada yang bilang biaya promosi itu 10% dari omset bulan kemarin. Ada juga yang berani bakar duit sampe puluhan hingga ratusan juga untuk BMS 

Sekarang saya gak mau bahas berapa besarnya. Yang mau saya ocehkan kali ini adalah SEBERAPA EFEKTIF biaya yang sudah Mak keluarin untuk BMS terhadap OMSET dan NILAI PERUSAHAAN yang dihasilkan.

Mak tau gak orderan yang masuk itu berapa % hasil iklan dari FB, IG, FP, Web, WA, brosur, MP, repeat order, referensi konsumen, teman atau dari mana?

Sulit bagi kita untuk menilai apakah biaya BMS yang kita keluarkan itu membuahkan hasil atau tidak, jika kita tidak memiliki datanya. Investasikan sedikit waktu untuk menanyakan ke semua pelanggan yang datang, dari mana mereka mendapatkan informasinya.

– Bisa jadi ternyata orang-orang carinya di Google, menggunakan kata kunci, kemudian nyangkut ke web kita.
– Mungkin juga dia direferensiin temen.
– Ketika dia lagi mainan IG, search berdasar #, eh ketemu foto kita di top post.
– Lagi iseng buka FB, nemu postingan Mak Muri eh ada foto produk, klik nama yang di mention, order deh.
– Tau nama brand kita, karena sering denger jinglenya, penasaran, searching, order.

So… kita harus evaluasi betul semua biaya yang kita keluarkan untuk BMS. Apakah ada yang perlu dikurangi, ditambah atau bahkan dihilangkan. Tidak semua channel iklan bisa cocok dengan bisnis kita dan target market kita.

Jadi jangan hamburkan uang di sembarang tempat.

Tata bahasa, konsep iklan, foto, jenis huruf, warna, cara penyampaian, waktu tayang dll. Semua juga berpengaruh. Sebelum merumuskan sebuah iklan, harus paham betul ini konsepnya seperti apa. Kalo bahasanya Pak Subiakto Priosoedarsono harus tahu DNA nya dulu.

Cara CS/Sales kita bersikap, menyambut pelanggan, menjawab chat juga harus sesuai dengan konsep BRANDING yang sedang kita bangun.

Duh jadi gak sabar nunggu tanggal 31 Maret. Belajar BRANDING lagi.. langsung bersama Pak Subiakto Priosoedarsono di Bandung. Siapa aja Mak yang juga akan dateng? Tegur aku ya Mak, aku kan kadang lupa wajahnya, soalnya beda dengan foto di FB wakakaaa…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Sederhana Naikin Profit – 2

Muri Handayani Penulis Buku Emak Jago Jualan Komunitas Bisnis Perempuan Blogger Muslimah WanitaSetelah di bagian pertama kita bahas mengenai Analisa Beban Kerja, yang ke 2 akan kita cari tahu cara menaikkan PROFIT dari BERHEMAT peralatan dan perlengkapan kerja.

Tau gak bedanya Peralatan dengan Perlengkapan Mak? 

Peralatan adalah suatu alat ataupun bisa berbentuk tempat yang gunanya adalah untuk mendukung berjalannya pekerjaan. peralatan pada umumnya lebih tahan lama (masa manfaatnya lebih lama) jika dibandingkan dengan perlengkapan. Istilah peralatan pada akuntansi mengacu pada mesin, perabot dan peralatan kantor, kendaraan, komputer, perangkat elektronik dan mesin perkantoran.

Perlengkapan dalam akuntansi adalah suatu barang yang dimiliki perusahaan untuk melengkapi suatu pekerjaan atau kegiatan bisnis. Perlengkapan sifatnya lebih mudah habis (masa manfaatnya lebih pendek) jika dibandingkan dengan peralatan.
Contoh: alat tulis, plastik, solasi dll.

Sumber: belajarakuntansionline .com

2. Optimasi Peralatan dan Perlengkapan.
Beberapa kalimat sakti ini perlu kita jadikan panutan hidup Mak  Demi segenggam berlian hihihiii…
a. Kalo bisa sewa, kenapa harus beli?
b. Kalo masih bisa dipake, kenapa harus beli lagi?
c. Kalo cukup yang ini kenapa harus yang lebih mahal?
d. Kalo tanpa itu masih bisa, kenapa harus ada itu?
e. Kalo masih bisa dicari dulu, kenapa harus segera beli?

Bisnis itu kudu pelit, eh maksudnya hemat hihiii… beda tipis ya antara pelit dan hemat wakakakaa…

Saya akan jabarkan penerapan dari 5 kalimat sakti di atas.
a. Saya tidak memiliki kendaraan operasional. Padahal diperlukan untuk wara wiri ke kurir dan pembelian bahan baku serta perlengkapan dari ATK hingga kebutuhan produksi. Saya lebih memilih sewa kendaraan karena setelah dihitung menjadi lebih murah. Ingat, kendaraan itu ada biaya penyusutan, rusak, service, pajak dll.

Untuk wara wiri ke kurir yang tidak bisa ambil paket, saya menyewa motor karyawan dengan nominal RP.10.000/hari. Itupun jika sedang diperlukan, jika tidak diperlukan atau libur, ya saya gak bayar. Tentunya karyawan juga merasa diuntungkan, karena ke kurirnya deket, bensin gak nyampe 1/2 seliter  Dia masih ada lebihnya lumayan buat jajan.

Silahkan dihitung jika kita membeli motor, lumayan kalo cash belasan juga. Jika beli bekas, belum tentu motornya sehat, jangan-jangan kebengkel mulu. Kalo cicilan, ngeri ah RIBA.

Begitu juga kendaraan untuk membeli puluhan roll kain tiap bulannya. Untuk kapasitas produksi RAZHA, toko kain belum mau antar ke tempat, jadi kami masih ambil sendiri. Dulu saya sewa mobil suami, tapi saat ini kami sewa angkot  Ya angkot. Kapasitas angkot lebih besar, luas kan tengahnya kosong. Itu bisa muat 20 roll @25kg. Bandingkan jika kami membeli mobil operasional, bensin, pajak, perawatan, penyusutan harga dan harus ada supirnya. Kalo sewa angkot sekalian dengan supirnya  Jadi dari kantor, tim produksi naik ojek, lalu pulangnya ikut sama angkot.

Lain halnya jika mobil operasional di bisnis Mak diperlukan setiap hari, mungkin perlu dipertimbangkan beli atau sewa bulanan. Kalo di RAZHA paling sebulan 3 – 4 kali saja. Sejauh ini masih sangat hemat jika menggunakan angkot hihihiii…

Di lain sisi, dengan kita para UKM sewa angkot, kita sangat membantu mereka loh. Kasian sekarang makin sedikit orang yang mau naik angkot. Bagi-bagi rejeki sama mereka Mak, insyaAllah membawa berkah juga ke bisnis kita. Trus si abang angkotnya mau bantu gotongin kainnya ke gudang. Lumayan tuh 25kg x 20 roll heheeee… Nanti kasih tips aja ke dia.

b. Saya paling pelit urusan beli kertas. Semua kertas harus dipake 2 muka, bolak balik. Tau kan kertas itu dari pohon, tau kan hutan kita makin gundul? Nah dengan kita hemat kertas kita menjadi bagian dari penyelamatan bumi (lebay ). Tentunya hemat banget.

Mari kita hitung. Misalnya 1 bulan harusnya 2 rim, kita bisa hanya pake 1 rim. Lumayan hemat Rp.40.000 x 12 bulan = Rp.480.000

Bayangkan, dengan hemat kertas 1 rim sebulan, kita bisa dapet Rp.480.000 yang mana bisa kita gunakan untuk bayar listrik 1 bulan. Nah… lumayan kan. Ini baru urusan kertas, belum lagi dari penghematan yang lainnya.

c. Gunakan peralatan dan perlengkapan SESUAI KEBUTUHAN, bukan berpatokan pada KEINGINAN. Kalo ada pulpen yang seribuan, kenapa beli yang 5 ribuan. Beli selusin, toh pulpen gak akan basi hehee… Untuk yang baru mulai bisnis, gak perlu lah beli yang cantik-cantik atau yang canggih banget peralatan dan perlengkapan kerjanya. Patokannya terletak pada FUNGSI. Ya yang penting bisa dipake.

Laptop, gak perlu yang canggih banget. Telaah dulu si laptop ini mau dipake untuk apa. Kalo cuma buat CS yang kerjanya hanya menggunakan Ms. Office dan browser, ya gak perlu dengan spesifikasi untuk editting. Saran saya, jangan beli bekas, apalagi kita yang gak paham urusan teknis komputer. Kapok saya beli bekas, baru dipake bentar eh mati. Mending beli baru, tapi spesifikasi secukupnya dan ada garansi.

Kalo laptop bekas, kita gak tau dalemnya rusak gak, dia dulu pakenya seperti apa dan tentunya spesifikasi udah jauh ketinggalan dibanding laptop baru.

HP buat CS juga sama, gak usah yang canggih. Kan cuma buat jawab chat dan ngurus sosmed. Gak perlukan yang ada camera kekinian buat selfie hehee… Jangan install aplikasi yang gak diperlukan. Simepen semua foto produk, testimoni dll di laptop aja. Kan sekarang WA udah bisa di laptop.

Meja, kursi, printer, kipas angin dll. Beli sesuai kebutuhan saja dan fokus pada fungsi ya Mak. Jika sudah memenuhi nilai fungsi ya cukup dulu untuk saat ini.

d. Pikir betul-betul, apakah kita berneran butuh nambah rak? Yakin gak sih kalo gak punya itu bisnis turun? Masa sih kalo gak punya itu omset berkurang? Ya pokoknya perhitungkan secara PELIT dulu ya Mak ahahaa… Kalo ternyata butuh ya beli, tapi cek dulu point C diatas ya.

e. Nah ini yang cukup menyebalkan, gunting gak ketemu, beli lagi. Perasaan punya kalkulator 2 deh, karena 1 gak ketemu, beli lagi. Kayanya kemarin udah beli ini, lupa taronya, beli lagi. Meteran mana sih, gak ada, beli lagi deh.

Duh lama-lama nanti rumah kita penuh wakakkaa… Setelah barang digunakan, selalu letakkan pada tempatnya. Jadikan ini budaya di perusahaan kita dan juga di rumah. Gak mudah memang mengubah kebiasaan sehari-hari, namun ini bisa dilatih.

Karyawan/tim/anak buah itu ya tergantung bosnya  Kalo bosnya bisa menerapkan prinsip efisiensi dalam kehidupannya, orang-orang disekitarnya bisa ketularan. Saya ngetiknya harus sambil ngaca hahahaa.. sayapun masih terus belajar untuk bisa hemat… hemat… hemat.. huuufff… butuh keteguhan hati yang kuat ya Mak hihiii..

Sebenarnya masalah ini Mak Lya Herlyanti sudah menjabarkannya di buku #RAMSBO (Resep Ampuh Membangun Sistem Bisnis Online), hayooo sudah pada dibaca belum? Eh gosipnya Mak Lya Herlyanti akan bikin Kelas Online untuk membahas Jobdes, SOP dan KPI  Katanya sih 30 April. Semoga aja Mak berjodoh untuk berguru dengan Mak Lya yang merupakan seorang Konsultan SOP. aamiin…

BTW sampai ketemu tgl 31 Maret di Hotel Amaris Cihampelas Bandung di workshopnya Pak Subiakto Priosoedarsono ya Mak, aku pake kerudung hitam, Mak tegur aku duluan ya hehehee…

Kalo kerudung dan gamis abu ini, dari Mak Najmi Nurul Haq owner Amily Hijab yang produknya laris manis 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Sederhana Naikin Profit – 1

WhatsApp Image 2016-11-15 at 14.22.053 hari lagi waktunya gajian (Emak Bos bacanya: menggaji ). InsyaAllah dicukupkan rejeki Mak untuk bisa bayar semua karyawannya dengan bayaran yang baik ya Mak aamiin…

Biaya gaji karyawan diambil dari?

Bukan dari profit kan ya Mak, diambil dari MARGIN. Apa itu margin, ya cari aja di google banyak penjelasannya  Hayo gak boleh males.

Dan tentu juga, gaji untuk karyawan gak boleh nombok terus dari uang pribadi kita ataupun minta lagi ke suami  Masih ada waktu 3 hari untuk berjibaku secara optimal ya Mak. Ikhtiar bumi dan langit.

Bagaimanapun…untuk membuat bisnis jadi besar, kita harus mempelajari STRATEGI KEUANGAN. Bukan hanya fokus menjual sebanyak-banyaknya. Kalo penjualan besar namun keuntungan kecil, dan akhirnya terus tergerus dengan biaya operasional, ya habis lah kita.

Untuk membesarkan bisnis kan juga perlu ada biaya pertumbuhan bisnis. Ini juga harus dipikirkan berapa alokasi dana yang harus disiapkan.

Hari ini saya mau sharing ke Mak tentang MENINGKATKAN KEUNTUNGAN, supaya kita punya uang tambahan untuk bisa diputar menjadi modal lagi..lagi…lagi… Sehingga yang dulu cuma bisa beli stok modal 6 juta, sekarang jadi milyaran, tanpa investor, tanpa bank, tanpa riba. aamiin…

Dulu saya hanya mengetahui bahwa keuntungan itu hanya dari selisih penjualan dikurangi harga modal produk dan biaya. Supaya dapet untung banyak, ya jual yang banyak.

Tanpa disadari, ketika penjualan meningkat, kesibukan pun bertambah. Semakin keteteran dan banyak hal lain gak keurus. Akhirnya saya memutuskan nambah karyawan lagi…lagi dan lagi..

Hingga akhirnya, ketika dihitung “secara matematika”, penjualan besar belum tentu keuntungannya berbanding lurus  So… apa yang salah?

Ternyata ada segi kebocoran dalam hal “efisiensi” yang tidak terkontrol. Nyesek Mak, capeknya banyak tapi untung bersihnya sama aja kaya jualan sedikit. 

Saya gak mau Mak ngalamin kaya gitu. Nih aku bisikin beberapa hal yang bisa kita HEMAT untuk bisa membesarkan nilai PROFIT.
1. Optimasi Kinerja Karyawan
Cek jobdes karyawan dengan seksama. Kalo perlu pantengin seharian tuh karyawan, dedikasikan aja dulu sehari gakpapa. Kalo karyawan Mak udah banyak, boleh per hari per divisi. Misalnya bagian QC (Quality Control). Perhatikan cara dia kerja, kecepatan, ketelitian, tahapan, posisi barang, penggunaan perlengkapan dan peralatan kerja.

Kalo Mak gaji dia sistem harian, kita bisa MENGHEMAT dengan cara meningkatkan jumlah produk yang dihasilkan. Misalnya gaji dia sehari Rp.50.000 (Gaji bulanan dibagi jumlah hari kerja), dia selama ini hanya mampu mengerjakan QC 50 gamis. Artinya 1 gamis biaya QC nya seribu kan ya.

Coba perhatikan cara dia kerja, apa yang bisa kita ulik, sehingga dia bisa menghasilkan lebih dari 50pcs sehari. Apakah dari:
– Posisi kerja yang meletakkan barangnya berjauhan.
– Terlalu banyak ngobrol.
– Memang lelet orangnya.
– Dia tidak menikmati pekerjaannya (salah bidang).
– Tahapan pengerjaan yang kurang tepat.
– Prosedur yang menyulitkan.

Silahkan diobservasi ya Mak, lalu evaluasi dan revisi. Dengan target, dia bisa menghasilan misalnya 2x lipat. Yang tadinya 50, jadi 100. Ini artinya, per hari Mak sudah punya keuntungan Rp.25.000 loh.

Rp.25.000 x 22 hari kerja = Rp.550.000/bulan
Rp.550.000 x 12 bulan = Rp.6.600.000/tahun
Rp.6.600.000 x 5 tahun = Rp.33.000.000/5 tahun

Wooow ini baru efisiensi dari 1 karyawan saja Mak. Belum lagi dari karyawan lainnya. Kalo ternyata setelah di efisiensi dan dipadatkan pekerjaannya, ada karyawan yang gak kebagian pekerjaan, ya berhentikan saja.

Kecuali Mak bisa menciptakan pekerjaan baru yang juga pada akhirnya bisa ada timbal balik terhadap keuntungan perusahaan. Karyawan itu aset, aset itu harus memberikan keuntungan bagi perusahaan. Bukan malah menjadi beban!

Wah gak berasa udah jam segini, saya mau kedapur dulu hihihiiii.. trus lanjut bersiap briefing karyawan dan cek persiapan untuk tanggal 31 Maret, workshop BBB (Bisa Bikin Brand) bersama Pak Subiakto Priosoedarsonoguru favorit saya  Ilmu BRANDINGnya bisa melipatgandakan PROFIT karena konsumen dibikin jatuh cinta dengan brand kita. Jadi konsumen bukan hanya sekedar beli, tapi jadi pelanggan setia aseeek…

Yang gak asek adalah nunggu antrian chat kan ya Mak  Maaf ya Mak emang chat di WA Admin SBO 087824468185 setiap harinya antri. Makasi kesabarannya  Luv u..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Teknik Hypnotic Closing – Bagian 2

Muri Handayani (1)

(Hypnoselling, halaman 193)

– Trial Close
Ajukan pertanyaan untuk menguji kesiapan membeli dari prospek Anda. Pertanyaan ini secara implisit mengarahkan mereka ke transaksi/pembelian.

Contoh: “Menurut Anda masuk akal? Jadi bagaimana tahap selanjutnya?”

Jika Anda ingin mengetahui apakah prospek siap membeli, gunakan trial close atau alternate close.

“Seandainya Anda jadi pesan, produk ukuran berapa yang Anda perlukan?”
“Seandainya ANda jadi membeli produk ini, kapan sebaiknya produk ini saya kirim?”

– Alternate Close
Tawarkan pilihan yang keduanya berarti membeli. Bukan A atau B, melainkan A1 atau A2.

Contoh: “Jadi, Anda mau ambil dengan cara tunai atau kredit?”

Teknik closing dengan mengajukan sebuah piilhan. Bukan A atau B, melainkan A1 atau A2. Apapun pilihan mereka, mereka memilih A.

“Apakah Anda lebih suka membayar secara tunai atau transfer?”
“Apakah mau dikirim menggunakan paket YES atau Reguler?”

Anda bisa kombinasikan teknik Alternate Close ini dengan Trial Close.

Contoh: “Seandainya Anda jadi membeli, apakah Anda lebih suka membayar secara tunai atau transfer?

Teknik apapun yang Anda pakai, kuncinya adalah SELALU ASUMSIKAN MEREKA AKAN MEMBELI.

+++++++

Duh asik ya Mak, seandainya tiap hari kita bisa atur pikiran kita untuk selalu berprasangka positif dan optimis. Namun ketika Allah berkehendak belum closing, ya santai aja, gak usah pake bad mood. Langsung move on ke calon konsumen lain.

Ditolak satu, ya prospek lagi 10 

Orang yang Mak lihat sekarang sudah berada di puncak kesuksesan, mereka itu sudah mengalami puluhan, ratusan bahkan mungkin ribuan penolakan. Salah satu kunci penting kenapa mereka bisa SUKSES seperti ini adalah mereka mampu segera move on mencari konsumen lain. Tidak berlarut-larut meratapi penolakan.

Sehari cuma 24 jam. Setahun cuma 365 hari.

Kita melihat mereka kok kayanya cepet banget mencapai suksesnya. Sedangkan kita kok kayanya gini-gini aja. Ya itu Mak… mereka gak membuang banyak waktu dalam kesedihan. Ketika cara 1 gagal, mereka bergegas memikirkan dan melakukan cara 2. Bukan hanya mengulang cara 1 saja. Mereka upgrade skill dalam segala hal di bisnis.

Kenapa saya gunakan kata BISNIS, bukan JUALAN?

Karena untuk menjadi besar, tidak bisa hanya jualan. Harus membangun BISNIS.

Apa bedanya Mak? Hayooo jawab  Nanti aku kasih hadiah ah yang jawabannya “menarik” menurutku.

Sambil nunggu jawaban Mak, aku mau menikmati Legitta Olahan Pisang Khas Kota Tangerang dari Mak Tika Noor nyaaamm…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Teknik Hypnotic Closing – Bagian 1

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Brownies TangerangBedah buku lagi yuk Mak. Kali ini dari karyanya Mas Darmawan Aji“Hypnoselling”, salah satu buku pegangan aku dalam menjalankan bisnis online.

Cek halaman 192..

> Direct Close <

Langsung berikan instruksi kepada prospek apa yang mereka perlu lakukan untuk memiliki produk Anda. Asumsikan mereka akan membeli, lewati proses pembeliannya, langsung tanyakan pilihan mereka setelah membeli.

Contoh:
– Berapa banyak produk yang akan Anda order hari ini?
– Kapan sebaiknya produk ini saya kirim?

Lewati transaksi, langsung tanyakan fitur tambahan atau aksesoris terkait produk utama.

Contoh: Mobilnya mau dipasang kaca mobil sekalian bu?

++++++

Cukup 1 teknik dulu ya Mak. Saya mau berikan contoh yang berkenaan dengan Online Shop.

– Mba Tari jadi mau ambil langsung satu lusin? Muat satu kilo ciput RAZHA nya.
– Paketnya ikut pengiriman hari ini mau Mba Tari?
– Gamis yang itu cocok pake khimar yang ini Mba Tari, mau sekalian?
– Bukunya mau dikirim ke alamat rumah atau kantor Mba Tari? Saya bantu cek ongkirnya.
– Tas yang ini bisa senada warnanya dengan dompet yang ini Mba Tari, mau sekalian?

Saya juga banyak belajar membenahi kalimat untuk berdialog dengan anak. Mirip-mirip kaya saya chat ke konsumen hehehee..

– Ziya sarapannya mau buah naga dulu atau langsung sama apel?
+ Jadi kita jangan gunakan kalimat: Mau buah naga atau apel? Dia akan pilih salah satu. atau… Mau buah naga gak? Dia akan jawab “gak”.
– Mas Zhafran bekalnya ditambahin kurma sekalian mau?
– Setelah baca buku ini, mau ke buku yang A atau B?

Apapun hasil yang didapat dari jawaban konsumen atau anak, ya terima aja ya Mak hehehee.. Namun jangan pasrah, poles terus kemampuan tata bahasa kita sehingga orang yang berdialog dengan kita itu nyaman dan mau mengikuti apa perintah kita hihiiii… tapi bukan dengan cara hipnotis atau sihir ya 

Kalo Mak Yohana Camilan Cozzy sih udah berhasil hipnotis aku, rasa browniesnya itu loh bikin aku jatuh hati 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bingung Menentukan Gaji Karyawan Olshop? [Bagian Packing/Bungkus Paket]

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Praktisi PembicaraAlhamdulillah semakin banyak Emak Olshop yang mau seriusin Jualan Onlinenya. Bukan hanya “sekedar jualan”, tapi menjadikannya sebuah bisnis yang besar dan panjang umur. Bisnis besar yang bisa memberikan manfaat besar untuk ummat. aamiin…

Bukan saya meremehkan kekuatan Emak Setrooong. Saya justru memahami potensi Emak Setrooong. Namun.. karena waktu dan tenaganya tidak cukup untuk dibagi dalam semua perannya (sebagi ibu, istri, anak, adik, kakak, sosial, bisnis dll), maka saya sangat merekomendasikan Mak untuk bangun tim.

Ya rekrut karyawan ya Mak. Delegasikan tugas mulai dari pekerjaan teknis dengan resiko kecil dan mudah diajarkan. Saya mulai dari bagian packing (tukang bungkus paket).

Eiiit… bukan berarti bungkus paket bisa sembarangan loh. Harus ada SOP nya (Standard Operating Procedures). Yang mesti diperhatikan:
1. Barang yang diambil sesuai dengan pesanan.
2. Cara membungkusnya rapi.
3. Penulisan alamat sesuai, tulisan mudah dibaca dan bagus.
4. Pencatatan jumlah paket, kurir yang digunakan, jumlah ongkir, nama pengirim, dan nama tujuan.
5. Menghitung jumlah resi sesuai point 4.
6. Mengecek alamat tujuan dan harga ongkir sesuai point 4. Karena terkadang ada perbedaan nilai ongkir di web kurir dengan realitanya. Jika ternyata lebih kecil, kita jadi berhutang. Kalo lebih besar, artinya kita nombok.
7. Penyimpanan dan penghitungan stok perlengkapan packing (sealer, solasi, plastik, kertas alamat dll).
8. “Hukuman” jika ada kesalahan pengiriman yang disebabkan oleh bagian packing. Hal ini untuk membuat mereka kerja dengan teliti, namun tetap cekatan karena dikejar waktu.

Untuk penghitungan gajinya jangan “glondongan”, bisa dipecah ke beberapa bagian:
a. Gaji pokok.
b. Bonus berdasar jumlah paket. Jadi dia akan ikut berdoa “ya Allah hari ini paketnya yang banyak ya, jadi bonus saya ikut banyak.” Nah mau kan Mak didoain banyak orderan? 
c. Bonus berdasar performa (tidak melakukan kesalahan selama sebulan, maka dapet bonus, diberikan gabung dengan gaji). Kesalahan bisa berupa:
– Salah tempel alamat.
– Salah jumlah produk.
– Salah jenis produk.
– Salah warna produk.
d. Transport.
e. Makan.
f. Tunjangan lainnya.

Berapa besarannya?

Untuk karyawan baru, saya memang belum UMR. Boleh kok, kan kita masih UMKM. Masih boleh menggaji berdasarkan kemampuan bisnisnya.

Kalo saya patokannya:
– Cukup untuk transport. Makanya cari yang deket aja  1 kali naik angkot.
– Bisa untuk makan sebulan. Pilih yang jomblo, jadi biaya hidupnya masih kecil.
– Masih ada sisa untuk nabung.

Misalnya Rp.1.500.000.

Ini dibagi menjadi point A – F yang diatas itu ya Mak.
a. Gaji Pokok Rp.500.000
b. Bonus paket Rp.100 x 100 paket sehari x 22 hari kerja = Rp.220.000
c. Bonus performa. Jika selama sebulan tidak melakukan kesalahan sekalipun, dapet bonus Rp.120.000
d. Transport Rp.15.000 x 22 hari kerja = Rp.330.000. Jika tidak masuk, dengan alasan apapun, tidak dapat uang transport sesuai hari yang tidak masuknya.
e. Makan Rp.15.000 x 22 hari kerja = Rp.330.000. Ini juga sama, jika tidak masuk, dengan alasan apapun, tidak dapat uang transport sesuai hari yang tidak masuknya.
f. Tunjangan lainnya (THR, Tunjangan Pernikahan, Tunjangan Melahirkan, Tunjangan Kesehatan). Ini tidak saya berikan pada gaji bulanan.

Saya hitung point A sampai E ya, totalnya menjadi Rp.1.500.000. Belum termasuk tunjangan lainnya di point F.

Sederhana ya cara hitungnya. Kalo pusing, boleh lambaikan tangan  Kalo pusing ambil wudhu trus ngaji aja Mak, adeeem… Apalagi pake mukena cantik dari Mak Fiah Chusnin owner AnnidaQu Mukena makin adem jiwa raga  Rekal dari Mak Nury Bunda Fahiem juga menjadi sabahatku saat ngaji.

BTW.. Boleh intip berantakannya gudang RAZHA bagian packing  https://www.youtube.com/watch?v=p9V7Fov51u4&t=27s

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[Tips] Mempertahankan Bisnis Tetap Berdiri

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Kursus Instagram“Pertumbuhan dan kecepatan perubahan lingkungan menuntut para pelaku bisnis semakin kreatif daam setiap ide dan gagasan. Terpenting adalah menemukan dan membuat berbagai terobosan dalam organisasi agar semakin simple, efisien, mudah, murah, cepat dan akurat serta menghasilkan. Seorang pemimpin bisnis harus mampu membaca masa depan organisasi bisnis yang dipimpinnya.”

– Coach Dr. Fahmi –

Kita mau kan Online Shop yang saat ini dijalani bukan hanya sekedar “berdagang sesaat”. Pengennya panjang umur dan menjadi bisnis yang besar. aamiin..

Seperti penuturan Coach Dr. Fahmi di atas, bahwa kita sebagai pemimpin bisnis/owner/bos harus mampu membaca masa depan. Yang secara tidak langsung artinya kita tidak boleh TERJEBAK DALAM PEKERJAAN TEKNIS SETIAP HARI.

Kapan sempet mikirin masa depan bisnis, kalo waktu kita sudah habis ngurusin postingan iklan, hastag, jawab chat, packing dll. Maka solusinya adalah Membangun Tim.

+ Susah gak Mak membuat Tim?
– Kalo mudah, semua orang udah kaya Mak 

Yuk ah bismillah… yang sekarang masih single fighter, gedein impiannya.

“Ya Allah dari bisnis Emak Setrooong berdaster ini, izinkanlah aku memberikan lapangan pekerjaan ke 100 orang. Mampukan aku menjadi bagian dari kemakmuran Indonesia. aamiin… ”

Waduh 100 orang? Gimana ya cara ngurusnya?

Sabar Mak, mulai dulu dari 1, 2, 3… karyawan. Dari sana kita berlatih menjadi pemimpin. Katanya sih, jiwa kepemimpinan bisa diasah mulai dari memimpin diri sendiri dan keluarga.

Bingung cara rekrut karyawan, pembagian tugas, gaji, tunjangan dll? Plis deeeeh… itu buku #RAMSBO (Resep Ampuh Membangun Sistem Bisnis Online) jangan cuma jadi pajangan, tapi dibaca dan dipraktekin Mak 

Enak Mak kalo udah ada tim, kita bisa punya waktu untuk memikirkan, membuat perencanaan dan mengeksekusinya bersama tim. Tentunya hasil kerja dari banyak orang akan lebih baik dari hanya satu orangkan. Nantinya kita bertugas mengawal setiap eksekusi yang dilakukan tim. Evaluasi… evaluasi… evaluasi…

Inget ya, kita tidak boleh terjebak seharian hanya urusan teknis. Selain bisnis akan lama bertumbuhnya, kita akan kehilangan banyak waktu untuk anak Ini yang gak bisa dibayar pake apapun Mak.

2 bulan lagi insyaAllah Naziya 5 tahun, duh umur segini maunya pilih sendiri baju dan jilbab yang dia mau pake  Kalo Bunda beli tanpa tanya dulu ke Naziya, bisa jadi gak dipake  Kalo jilbab Syifana dari Ummu Auliya Syifa sih cuci kering pake  favoritnya Naziya nih….

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Mengurangi Pemborosan Pada Bisnis

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Emak Jago Jualan“Seorang pemimpin harus mampu bekerja dalam kondisi paling efisien, sehingga mampu memberikan contoh dan panutan kepada karyawan.”
– Coach Dr. Fahmi”

Nah…nah… lagi-lagi kitanya dulu yang harus menjadi “baik” untuk bisa mendidik karyawan jadi “baik” ya Mak. Kitanya dulu yang harus disiplin, untuk bisa menjadi panutan karyawan disiplin.

Apakah sudah pantas kita menjadi tauladan baik bagi tim/karyawan kita?

*Ambil cermin. Kayanya belum deh 

It’s OK… Kita pun butuh proses belajar dan pembenahan diri untuk menjadi baik. Tapiiiiii… bukan menjadi alasan untuk kita “lelet” dalam berprosesnya ya. Kan katanya mau cepet-cepet punya bisnis besar dan untuk banyak sehingga bisa wujudkan semua impian. Maka dalam prosesnya pun harus cepet ya…

Ini aku kutip dari buku “Membangun Kepemimpinan Tangguh [Total Leadership] di Era Digital” Coach Dr. Fahmi.

Pemimpin yang tangguh harus memiliki banyak cara kerja dan eksekusi yang paling efisien di antara orang-orang yang dipimpinnya sehingga proses mewujudkan tujuan dari organisasi juga bisa lebih efisien.

Pemimpin harus memikirkan dalam pembuatan rencana eksekusi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki secara tepat sehingga tidak terjadi pemborosan dalam penggunan bahan baku yang ada.

Setelah menemukan cara yang paling efisien, pemimpin harus memberikan contoh kepada semua anggota organisasi untuk bekerja yang efisien juga. Dengan bekerja secara efisien, pemimpin dapat mengatur penggunaan sumber daya yang terbatas sehingga menghasilkan penggunaan yang maksimal.

Pengaturan kerja yang efisien juga akan mengurangi pemborosan pemakaian sumber daya yang dimiliki. Kerja efisien sangat dibutuhkan oleh organisasi yang memiliki sumber daya terbatas. Sehingga peran pemimpin disini sangatlah penting untuk menjadi pioner di organisasi sebagai orang yang bekerja paling efisien.

++++++

Bismillah… semoga kita bisa menjadi pemimpin seperti itu ya Mak. Ilmu kepemimpinan bisnis juga bisa kita terapkan di rumah. Bagaimana kita menjadi tauladan yang baik bagi anak-anak. Ilmunya sama, namun penerapan dan cara komunikasinya ke anak yang berbeda.

Kalo bundanya dituntut pekerjaan untuk bisa pasang muka manis di depan camera, anaknya juga udah ketularan ternyata hihihiiii…

Bunda: Naziya foto donk, itu kerudungnya dari Tante Juniar Elisa owner ZYA Kids dan brosnya dari Tante Masitoh Istiqomah owner Mastiq Collection, cakep kaaaan…

Naziya: *Langsung pasang muka manis* 

Peluk cium untuk anak-anak Mak ya.. Sehat semuanya.. aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bisakah Online Shop Jadi Bisnis Besar Tanpa Ada Karyawan/Tim?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Buku Bisnis Cara Rekrut KaryawanPEMIMPIN adalah sebuah peran dan fungsi dalam suatu organisasi dengan tujuan untuk mengendalikan banyak orang guna mencapai tujuan, mengelola sumber daya organisasi, mengambil keputusan dan memecahkan masalah.

– Coach Dr. Fahmi –

Jika pemimpinnya gampang baperan, kebayang donk pasukannya gimana? 

Saya mulai rekrut tim (baca: karyawan) langsung di bulan ke 2 berdirinya RAZHA. Kenapa gak nunggu punya omset besar dulu?

Mei 2011 kami mulai mendirikan RAZHA dengan produk awal sebanyak 1.000pcs (jangan dicontoh ya, ini mah gak sengaja langsung banyak  ). Produksi pertama langsung mengalami beberapa permasalahan (maklum amatir), salah satunya adalah konsep “unfinished” yang ternyata membawa kepusingan.

Hasil potongan tidak rapi. Jadi kami harus mengerjakan 1.000pcs itu secara manual 1-1  kebayang kalo saya yang ngerjain 1.000pcs sendirian, lah kapan bisa jualannya?

Lalu apa kabar bayi saya yang berusia 6 bulan saat itu? Cucian, dapur, suami… ooooh… pasti sangat terabaikan.

Maklum saya ditakdirkan sebagai seorang perempuan dengan banyak peran dalam satu waktu, Mak juga tentunya. Ya jadi ibu, jadi istri, jadi anak, jadi kakak, jadi menantu dll. Idealnya kita harus bisa adil dalam membagi peran. Tetapi jika bisnis menyita waktu hidup kita begitu banyak, pastinya peran lain tidak akan bisa kita jalankan dengan baik.

Itulah kenapa saya ngotot bikin buku bareng Mak Lya Herlyanti #RAMSBO(Resep Ampuh Membangun Sistem Bisnis Online). Saya paham betul kerempongan setiap “Working Mom”.

Jangan sampai tujuan kita cari uang untuk keluarga, tetapi malah menyakiti keluarga dalam proses pencapaiannya. Camkan ini Mak!

Yuk belajar jadi pemimpin, beranikan diri untuk rekrut karyawan. Namun jangan sembrono, pelajari dulu cara membuat Jobdes, SOP dan KPI. Cek di buku #RAMSBO. Cara menentukan gaji karyawan juga ada disana contohnya. Namun tetap kita dulu yang belajar cara jualannya, cek di buku #EEJJ yang katanya lagi ada promo bulan ini. Setelah kita paham cara jualan, baru kita duplikasi ilmunya ke karyawan, nanti mereka yang jalanin. Namun tetap harus kita kontrol secara rutin.

Tugas Bos/Owner/Pemimpin Bisnis Online harus upgrade ilmu secara berkala. Kwalitas Tim/Karyawan tergantung dari kwalitas pemimpinnya. Kalo Karyawannya lebih pinter, nanti Bosnya bisa jadi diakal-akalin timnya Gak mau kan?

Seperti halnya ILMU PRODUKSI, walaupun saya gak bisa jahit, saya tetap mempelajari seperti apa seluk beluk produksi itu. Alhamdulillah setiap bulan terjual ribuan pcs produk RAZHA. Salah satu guru saya adalah Mas Arif Budiyono, beliau senior saya di TDA Bandung. MasyaAllah bisnis beliau banyak 

17 Maret 2018, insyaAllah di Bandung nanti, saya mau kenalin Mak dengan Mas Arif Budiyono secara langsung. Kita belajar bareng dan bisa tanya sepuasnya di “Seminar Menyelami Dunia Produksi”. Oh iya, katanya setelah seminar selesai, akan ada diskusi lanjutan di grup WA Bisa tanya juga soal supplier kain, info konveksi, supplier kemasan & label, supplier perlengkapan dll. Soal lokasi acara akan dijelaskan oleh Admin SBO di WA 087824468185 ya Mak.

Bismillah hari ini mau ketemuan dengan Mak Lya Herlyanti untuk bahas SOP Masterclass, semoga apa yang menjadi impian kami bisa terwujud. Membantu banyak UKM Indonesia memililki bisnis yang kuat dengan ditunjang oleh tim/karyawan yang bekerja sesuai dengan SOP dan Jobdesnya.

Enak Mak kalo punya karyawan yang sudah bisa “kerja sesuai tugas dan targetnya”. Saya jalan-jalan pake baju Demeunaf karya Mak Dewi Sri ke luar negri, bisnis tetap bisa berjalan alhamdulillah… Semangat bangun tim ya Mak!

Allah mudahkan, Allah mampukan, Allah kabulkan aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang Rejeki Datang”

Continue Reading

Omset Turun 40% 😱 Ternyata Ini Penyebabnya

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Endorse (2)Lagi-lagi FB dan IG update algoritma, bikin para IMers yang main Ads jadi pada BONCOS  You know the meaning of Boncos? 

Dana yang keluar, gak sebanding dengan hasil yang didapat. Ada yang sampe 2 juta sehari loh biaya iklannya ckckck… Kelas kakap ya.. Eh ternyata ada yang kelas Hiu.. sehari bisa belasan sampe puluhan juta  Timku belum berani segitu ahahahaaa.. soalnya bosnya pelit 

Itulah kenapa, saya gak full Ads untuk promoin RAZHA. Tetap harus ada yang organiknya. Sehingga kami tidak terlalu berpangku tangan kepada kondisi Ads.

Branding + Marketing + Selling

Itu 3 hal yang harus seimbang kita jalanin Mak. Selling ini untuk hasil jangka pendek. Berasa duitnya ketika kita jualan. Sedangkan Marketing jangka menengah, gak bisa hari ini langsung jadi duit. Butuh proses beberapa pekan bahkan beberapa bulan. Nah yang paling ngos-ngosan itu ngurus si Branding. Biayanya gak murah dan hasilnya kapan-kapan wakakkaaa… Maksudnya jangka panjang 

Ini yang sering terabaikan oleh Emak Olshop: BRANDING.

Tapi ketika brandingnya udah nancep di benak konsumen, dia akan setia sama brand kita Mak. Walaupun tetangga jual lebih murah, konsumen gak peduli, yang penting ada brandnya kita tertera di produk.

Karena brand kita sudah dianggap sebagai “penjamin” bahwa produk tersebut bagus, baik, enak, nyaman, berkwalitas, keren, gengsi, berkelas, gw banget dll.

Untuk bisa “mencuci otak” konsumen, ya tidak bisa dalam waktu singkat, maklum kita bukan pesulap  Maka kuatkan mental dan dana untuk menjalankan branding. Branding inilah yang nantinya insyaAllah akan menyelamatkan bisnis kita dikala kompetitor berdatangan.

Cara branding tuh gimana sih?

Sama Mak, aku juga masih pusing hihihiii… PR yang dikasih Pak Subiakto Priosoedarsono waktu saya ikut workshop BBB (Bisa Bikin Brand) belum kelar dikerjain  Walaupun baru sebagian yang dikerjain, tapi alhamdulillah hasilnya berasa banget. Ketika aku cuti 2 pekan kemarin, masyaAllah isi rekening tetap terus bertambah.

Branding + Marketing + Selling

3 hal itu menjadi satu kesatuan yang wajib kita urusin. Gak bisa hanya mikirin selling yang jangka pendek saja.

Branding + Marketing + Selling. Emang bikin pusing  Colek Mak Henita Rachmawaty owner Mamita Cakes, untuk cari mood booster dengan kue-kuenya yang ketika masuk mulut trus langsung bikin happy… nyeessss….

Sampe ketemu 31 Maret ya Mak di Hotel Amaris Cihampelas Bandung, kita belajar BRANDING langsung dari pakarnya, Pak Subiakto priosoedarsono 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading