Ini Rahasia Kenapa RAZHA Masih Bertahan di Tahun Ke 8

Muri Handayani, mentor bisnis, perjalanan bisnis, perempuan, guru bisnis, bisa, jago

Boleh… kali ini Mak boleh membully aku ahahaahaaa… Aku pun spontan ketawa ketika lihat foto ini lagi. Justru dengan menertawakan masa lalu, artinya kita sudah jauh lebih baik saat ini, aamiiin.. insyaAllah..

Mei 2011 kami merintis RAZHA dengan modal seadanya. Memang langsung fokus di pemasaran online. Jadi tentunya butuh foto produk. Suami saya kebetulan fotografer, tapi saat itu kami gak punya dana untuk bayar model.

Dengan kekuatan Adobe Photoshop, suami menyulapku jadi kinclong wakakakaaa….

Laku gak saat itu dengan foto model amatir?

Wiiih laku alhamdulillah.. izin Allah..

Bagi kami, penjualan sebanyak itu udah wah banget. Mungkin bagi orang lain kecil, tapi bagi kami, dengan penjualan sebanyak itu, kami bisa mengubah garis kehidupan.

Dulu… kami sempet ngerasain yang namanya Romantisme Mie Instan. Apaan tuh?

Makan Mie Instan sebungkus berdua, saking gak punya uang buat makan.

Oh iya, pernah juga dulu ngalamin gak mampu beli sendal jepit, yang harganya gak seberapa. Sekarang, kalo ke toko sepatu, tinggal tunjuk mau yang mana. Bahkan ada aja orang yang ngasih hadiah sendal, bahkan sepatu. Allah udah ganti semuanya, Allah bisa ngasih semuanya, asalkan kita SABAAAAR… Sabar Mak!

Sabar apapun skenario hidup yang Allah kasih untuk Mak saat ini. Memang harus kaya gini jalannya, karena kita juga yang pilih kok. Ini semua hasil dari apa yang kita lakukan di masa lalu.

Apakah RAZHA tiba-tiba besar?

Ya gak lah, udah gak kehitung berapa banyak air mata yang membasahi bantalku disaat aku gak kuat menahan semua ujian bisnis.

Keringat bercucuran ketika harus berjalan kaki, naik angkot, angkat barang berat, kehujanan, kepanasan, dicemooh orang, dihina sana sini 😭 Pernah aku sampe nangis di angkot 😭😭😭

Sabar Mak… sabar…

Sekalipun kita keturunan orang kaya, belum tentu bisa jalanin bisnis.

Mewarisi bisnis, bisa aja, tapi belum tentu bisnis tersebut bisa bertahan di tangan kita.

Mulai dari NOL, gak masalah kok. Intinya SABAR & BERTAHAN.

Karena banyak yang sabar, namun akhirnya mereka ganti bisnis, gak bertahan di bisnis yang dia geluti saat ini. Tergoda dengan rumput tetangga yang lebih hijau. Padahal dia gak tau, rumput tetangga itu sintetis, kaya rumput yang di halaman rumah Mak Muri hihihiiiii…

Entah sudah berapa kali aku mau tutup RAZHA. Tapi lagi-lagi Allah menguatkan hatiku melalui suami dan para sahabat. Karena merekalah yang membuatku mampu kembali menegakkan pundak, ketika gagal produksi puluhan juta, disaat karyawan menyebabkan kerugian, stok numpuk milyaran, gak dapet supplier kain, dimaki konsumen, barang hilang di kurir… aaaaahhhhhh…. sedap lah ujiannya kalo mau naik kelas.

Ya emang gitu Mak, gak ada bisnis yang mudah. Karena kalo mudah, semua orang udah kaya 😅 Bener apa bener?

Kalo Mak saat ini sedang kesulitan produksi, cari guru/mentor/pendamping/senior yang bisa diajak diskusi tentang produksi. Ikut komunitas, silaturahim, berkunjung ke mereka yang sudah berilmu lebih banyak dari kita.

Jika saat ini Mak mumet karena penjualan mandek, stok numpuk, bisnis rasanya mentok bahkan sekarang sedang menurun, jangan cepet-cepet ambil keputusan untuk tutup atau ganti bisnis. Sabar dulu sabar….

Cari teman diskusi (yang tentunya dia juga pebisnis ya), ikut komunitas wirausaha, baca buku, liat di YouTube berbagai video yang penuh ilmu, datengin senior, silaturahim.

Kita butuh dokter untuk menganalisa apa penyebab perusahaan kita sakit. Jangan sampe nanti malpraktek ya. Sakitnya apa, dikasih obatnya apa.

Mungkin, bisa jadi, selama ini kita malpraktek ke bisnis kita sendiri. Karena jalanin bisnis hanya modal nekat 😅 Aku pun dulu gitu kok Mak. Tapi sekarang mah udah tobat alhamdulillah.

Kalo gak ngerti suatu hal, cari ilmunya, cari gurunya, cari tau solusinya. Jangan pake jurus bimsalabim… 😂

Aku salut banget dengan salah satu komunitas di Tasik, namanya Muslimah Preneur yang aku tau dari Teh Najmi Nurul Haq. Mereka rela berbagi ilmu, tips, kiat, info… tanpa takut tersaingi. Justru dengan mengajar, kita malah tambah ilmu dari diskusi permasalahan orang lain. Semoga lahir Muslimah Prenur di seluruh Indonesia. Sehingga semakin banyak lapangan kerja yang tersedia aamiin..

InsyaAllah saya berangkat ke Tasik besok, minta doanya ya Mak untuk kesehatan anakku. Dia minta ikut, maunya nempel terus sama bunda. Semoga Allah izinkan kita kumpul disana hari Ahad ya Mak. Silaturahim dan berbagi ilmu untuk dunia akhirat insyaAllah..

Aku doakan juga Mak dan keluarga sehat semua. aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia

Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

Continue Reading

Bisnis itu orientasinya bukan UANG, tapi KETENANGAN HIDUP.

Muri Handayani, Mentor bisnis online, Guru, Penulis buku, Pengajar, Pemateri, Cara Jualan Online, Perempuan, Ibu Rumah Tangga, Bandung, Produsen fashion jilbab, Inner, Jilbab, Motivator

Tenang karena uang kontrakan rumah selama setahun kedepan sudah ada.

Tenang urusan biaya pendidikan anak-anak sudah cukup.
Tenang segala utang dan cicilan sudah lunas.
Tenang mau umroh dan haji sudah dibayar semua.
Tenang bisa bahagiain orang tua setiap hari.
Tenang bisa zakat dan sedekah sepuasnya kemana aja.
Tenang punya rumah cash tanpa riba.
Tenang mau punya impian bangun RS gratis, sekolah gratis, segala gratis. Kan punya uang banyak, jadi bisa wujudkan impian dengan tenang ^_^

FAKTANYA, saat menuju ke KETENANGAN HIDUP, kita harus melewati BANYAK HAL YANG BIKIN GAK TENANG 

1. Belajar banyak hal tanpa henti yang bikin puyeng dan lelah jiwa raga.
2. Praktek yang belum tentu langsung berhasil dan bahkan sering boncos.
3. Ngadepin konsumen yang bikin adrenalin naik turun.
4. Ulah Distributor, Agen, Reseller yang super ajaib menguras kesabaran.
5. Supplier, Penjahit, Kurir, Karyawan daaaan lainnyaa…. Realita hidup yang penuh dengan KETIDAKTENANGAN.

Ya itu lah FAKTANYA 

Ada “harga” yang harus dibayar untuk bisa mendapatkan KETENANGAN HIDUP.

Jika sudah terlalu banyak KETIDAKTENANGAN di depan mata, rasanya pengen tutup aja deh bisnisnya. Nyerah… capeeeeek!!!

Eiiittt…. jangan langsung tutup Mak. Mending istirahat dulu, curhat sama Allah, silaturahim ke temen-temen yang bisa kasih energi positif, pacaran sama suami, liburan sama anak-anak.

Abis itu renungkan lagi. Apakah benar yang Mak perjuangkan ini sebanding dengan pengorbanannya?

Coba bandingkan…
Impian/Hasil yang didapat sebanding tidak dengan apa yang sudah ditinggalkan/dihilangkan/dikorbankan.

Sehari 5 jam ngurus bisnis, mengorbankan waktu untuk main sama anak, nemenin anak belajar, rumah berantakan, suami gak keurus, ibadah terbengkalai, kurang istirahat 

Trus ditambah lagi ada Mitra (Distributor, Agen, Reseller) yang nyebelin, menguras emosi. Yang ujungnya anak dan suami kecipratan judesnya kita 

Pikir… pikirin lagi masak-masak, apakah sebanding pengorbanan dengan hasilnya?

Misalnya jawaban Mak adalah “Gak sebanding Mak!”

Jadi langsung gulung tikar aja nih?

Ya jangan dulu, menurutku ada 2 pilihan:
1. Oke memang boleh gulung tikar, asalakan urusan keuangan sudah ada keran yang lain (gaji suami, usaha lain, warisan segunung, punya kontrakan banyak dll)
2. Gedein IMPIAN, TUJUAN, GOAL, HASIL. Sehingga pengorbanan akan terasa kecil jika dibandingkan hasil yang didapat. Jadinya sepadan lah air mata kita dibayar dengan
– Rumah cash 2 Milyar
– Haji bareng keluarga besar dengan jalur VVIP
– Umroh tiap tahun
– Sedekah 1 kg emas
– Bangun pesantren, RS dan pelayanan sosial lainnya.
– Ngabisin duit suka-suka, selama itu di jalan Allah.

Maka, jika saat ini tujuan Mak jualan/bisnis hanya untuk mendapatkan impian yang kecil, aaaah… sedih rasanya. Gak sebanding dengan pengorbanan kita. Waktu kita habis, hidup kita gak bisa diulang, masa kecil anak-anak akan hilang. Tapi kita hanya dapat lelah, setres, mumet, capek dan segenggam recehan.

Apalagi bagi mereka yang jualannya banting-banting harga! Plis deh… ngapain sih buang waktu hidup hanya untuk KERJA RODI!

Konsumen puas, kita lemas. 

Bagi Anda yang tidak nyaman bekerjasama dengan saya, dalam hal apapun, segera tinggalkan saya. Jangan habiskan hidup Anda untuk hal yang Anda rasa tidak nyaman. Hidup Anda sangat berharga. Raihlah kebahagiaan hidup untuk modal bahagia di akhirat.

Begitupun saya, saya akan tinggalkan apapun atau siapapun jika membuat hidup saya tidak nyaman. Hidup yang hanya sebentar di dunia, jangan hanya dijadikan beban dan mengalihkan waktumu dari urusan akhirat.

Luv u Mak…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

MENCIPTAKAN GENERASI PENGUSAHA, PERLUKAH?

Muri Handayani, pelatihan bisnis online, penulis buku, bisnis online

Kalo biasanya aku yang bawa anak, di foto ini Moderatornya yang bawa anak 😁

Beginilah kami, Emak Setrooong yang pengen tetap bisa bermanfaat tidak hanya untuk keluarga sendiri.

Sekaligus memperkenalkan kepada anak-anak, berbagi itu bisa dengan berbagai cara. Berkarir itu bukan berarti mengorbankan keluarga. Berprestasi tetap bisa walaupun dari rumah.

Tahun lalu, cita-cita Naziya (anakku yang bungsu) mau punya pabrik Slime atau Playdoh. Itu karena doktrin Emaknya 😅 Dulu kami sering nonton tayangan TV Laptop si Unyil yang sering ke pabrik.

Tapi kini cita-citanya berubah. Dia mau jadi seperti Bunda katanya. Entah apa yang ada dibenaknya, anak usia 5 tahun. Mungkin dia seneng liat bundanya sering berada di rumah. Walaupun profesinya guru, tapi ngajarnya di rumah, jam kerjanya fleksibel. Bunda yang atur kapan ngajar, kapan libur, kapan nemenin main. Karena Bunda juga Kepala Sekolahnya 😁 Bebas atur sesuka Bunda.

Doktrin “menjadi pengusaha” menurut saya harus sejak dini. Kalo Jaman Old, orang tua kita tanya “sudah besar mau jadi apa?”

Guru
Dokter
Insinyur
Pilot

Coba lihat realita, berapa banyak guru yang mengantri untuk diangkat statusnya jadi karyawan tetap. Bukan lagi honorer, walaupun mereka sudah mengabdi sekian tahun. Bahkan akhirnya banyak yang menyerah, banting setir.

Miris ketika teman saya yang lulusan kedokteran bercerita realita di dunia mereka. Sulit masuk ke RS, harus pake “orang dalem” atau pelicin. -Semoga berita ini salah-

Jumlah pekerja tidak berbanding lurus dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Coba simak, tiap tahun ada berapa banyak lulusan sarjana? Belum lagi yang D3, D1, SMK dll.

Sedih deh… Tiap ada JobFair, ribuan orang datang berdesakan mencari pengharapan hidup lebih baik. Tapi kenyataannya, jumlah lapangan kerja yang tersedia hanya secuil dibanding jumlah orang yang datang.

Generasi kita nih, anak 80-an, dan generasi berikutnya, jangan lagi punya cita-cita “mau jadi apa”.

Sebaiknya kita gunakan kalimat:
“Mau bikin bisnis apa?”

Dari 1.000 pengangguran, Ada 20-30% yang jadi pebisnis, kan keren.

1 orang rekrut 50 tenaga kerja.
Ada 20 pebisnis x 50 karyawan = 1.000 orang punya penghasilan 😍

Cita-cita itu sebaiknya bukan hanya soal gengsi, passion, impian pribadi.

Cita-cita itu sesuatu yang bisa kita banggakan di akhirat. Menjadi pebisnis yang soleh, amanah, manfaat. (Hati bergetar ketika ngetik kalimat itu, karena diri ini masih jauh dari kriteria tersebut. Tapi, jangan nunggu sempurna untuk mengajak kebaikan. Berjuang bareng-bareng untuk bisa jadi baik.)

Berjuang jadi baik sendirian akan terasa berat. Tapi kalo rame-rame, ada yang saling menguatkan, nasehatin, jagain, semangatin.

Maaf ya aku gak mengucilkan para pekerja/profesional. Justru dengan banyak pebisnis, akan banyak lapangan kerja buat mereka yang masih mau jadi karyawan/profesional.

Kalo semua orang bercita-cita jadi pilot, gak ada yang jadi Pengusaha Maskapai Penerbangan.

Jika semua orang bercita-cita jadi guru, siapa yang mengelola Sekolahnya?

Dokter makin banyak, tapi rumah sakit sedikit, siapa donk yang sediakan sarananya?

Berperan sebagai dokter atau sebagai Pemilik Rumah Sakitnya, boleh aja. Tapi saya mah nyaranin yang baca tulisan ini jadi pengelola/pemilik/pengusaha di bidang kesehatan. Bangun RS yang banyak, fasilitas bagus, harga merakyat. Gak usah nunggu pemerintah. Kita bergerak, supaya pahalanya mengalir buat kita juga kan Mak.

Apapun cita-cita anakmu nanti, saya titip, cita-citanya yang bisa turut mensejahterakan Indonesia tercinta. Aamiin..

 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza
SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

Continue Reading

Temukan perbedaannya 😂

Muri Handayani, pelatihan bisnis online, cara berbisnis online, penulis buku, mentor bisnis online, sekolah bisnis online, emak-emak jago jualan, jago jualan

Hayo yang mana Mak Muri? hihihiii…
Waktu terus berjalan, usia terus berkurang 😭Kesempatan untuk memperbaiki diri semakin sempit. Mungkin dulu masih sering baper, sekarang sudah harus lebih kalem dalam menyikapi segala hal.

– Konsumen bawel minta ini itu.
– Caci maki atas ketidakpuasan konsumen terhadap produk maupun pelayanan.
– Karyawan berulah.
– Gonta ganti sistem bisnis.
– Pasang surut romantika rumah tangga.
– Segudang tawa dan air mata ngurus anak.
– Utang, pengkhianatan, sikut kanan kiri, cemoohan dll…

Aaaah… ternyata itu semua Allah takdirkan untuk kita karena Allah sayang. Begitu cara Allah mendidik kita, menggembleng kita supaya bisa jadi manusia yang tangguh.

Jika hari ini masih terasa pahit, coba renungkan sejenak…

Allah sedang menyelamatkan kita dari hal lain yang lebih buruk.

2011 ada tragedi cancel order 1.000pcs. Seandainya dulu saya merasa itu merupakan musibah, dan saya memilih untuk menghardik takdir, entahlah… seperti apa nasib saya hari ini.

Untungnya Allah melembutkan hati saya, saya terima takdir cancel ordernya. Eh ternyata itu yang menjadi jalan rejeki kami hingga saat ini. Subhanallah…

Jangan biarkan setiap takdir yang datang, kita sikapi dengan kepicikan hati.

Positif.. positif.. positif…

Kalo terasa asem, tinggal tambah gula merah dan cabe. Jadi deh ngerujak hihihii…

Jika rasanya pahit, iris tipis, kasih udang rebon, tumis. Sedap deh tumis paria ^_^

Mak baca tulisan ini juga udah takdirnya Allah. Allah gerakkan jemari saya untuk ngetik. Allah arahkan mata Mak untuk lihat status Mak Muri.

Bismillah… hari ini dan seterusnya, kita berjuang menjadi pribadi yang semakin baik. Bukan hanya baik dimata manusia, tapi juga baik di hadapan Allah tentunya.

Ya Allah… lembutkan hati kami untuk bisa selalu bahagia menerima semua takdirMu.

Ya Allah… lapangkan hati kami dalam menghadapi ujian hidup yang Kau berikan.

Ya Allah… berikan kami sahabat yang selalu mengingatkan dalam kebaikan dan menggandeng tangan kami dengan erat untuk selalu berada di jalan yang Engkau ridhoi.

Bersahabat hingga surga… Ada yang berkenan jadi sahabat surgaku? 😘

 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia

Muri Handayani

SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza

SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bisa UNFRIEND MASSAL! (Info buat ALUMNI SBO)

Aplikasi baru, Sekolah Bisnis Online, Muri Handayani

Kalo kita terjun di dunia Online, gak boleh bosen belajar. Setiap hari selalu ada aja HAL BARU. Tapi, kita gak perlu pelajarin semua hal ^_^ Yang ada pusiiiiiing dan malah bingung mana yang mau dikerjain.
Fokus dulu belajar hal yang menunjang bisnis Mak saat ini. Apalagi kalo ilmunya tentang hal teknis. Pikir dulu sebelum ikut kelas/pelatihan/seminar/workshop, materinya BISA SEGERA KITA PRAKTEKIN gak?

Kenapa harus segera?

Supaya segera balik modal juga tuh biaya ikut pelatihannya  Dan kita harus punya komitmen, ketika ikut pelatihan A, tidak boleh ikut pelatihan B sebelum materi di pelatihan A optimal dipraktekin.

Jangan sampe ujung-ujungnya koleksi ilmu doank. Kalo nanti Mak sudah punya Tim. Boleh Mak agak lebih sering ikut pelatihan, jika sudah ada yang didelegasikan untuk praktekin ilmu dari pelatihan A.

Misalnya..
Mak ikut Kelas FB Marketing. Mak yang belajar, lalu praktek, berhasil. Baru kemudian Mak ajarin ke Tim, dia yang praktekin terus menerus. Mak tinggal evaluasi.

Kemudian Mak ikut pelatihan B. Instagram Marketing misalnya. Belajar + praktek + berhasil. Nah ajarin lagi ke Tim. Evaluasi berkala.

Jangan lupa untuk minta laporan kerja mereka. Apa aja yang udah dikerjain sepanjang hari ini. Data pekerjaan bulanan dll.

Bisnis tanpa DATA bagaikan ngimpi siang bolong!

Plis baca lagi materi di Kelas “Membangun Tim Bisnis Online” kan udah diajarin cara bikin laporan hariannya secara rinci.

Nah yang mau saya sampein ini khusus untuk Alumni SBO (sudah pernah ikut Kelas Utama atau Facebook Marketing). Kami sudah riset beberapa hal baru yang ternyata cukup efektif bisa Mak praktekin.

Tapi Mak harus siap belajar download, install, klik sana klik sini. Karena ini materi teknis.

Yang pada japri minta ajarin aplikasi baru ini, mohon maaf saya gak sanggup ngajarin ke 8.000 alumni 

Oleh karena itu, saya membangun Tim untuk menduplikasi diri saya dalam hal mengajar. Supaya ilmunya bisa disebar ke 8.000 alumni.

Nah, anggota Tim saya ini kan kudu dibayar ya Mak  Plis jangan minta gratisan  Tenang.. murah meriah, gak sebanding dengan ilmu yang dipelajarinya super duper banyak.

Jadi yang mau update materi seputar FB Marketing, seperti:
– Auto Like
– Auto Add Friend
– Auto Accept or reject all friend requests
– Auto Cancel pending friend request
– Cara mudah Download Facebook videos
– Auto Send stickers to multiple / all Facebook friends
– Auto Send messages to multiple / all Facebook friends
– Dapetin semua nomor WA teman Facebook
– Post on multiple / all Facebook groups
– Auto Unlike multiple / all Facebook pages
– Auto Unfriend multiple / all active Facebook friends
– Auto Unfriend multiple / all inactive Facebook friends
– Auto Leave multiple / all Facebook groups
– Auto Unfollow multiple / all pages
– Auto Unfollow multiple / all groups
– Auto Invite multiple / all Facebook friends to like a page
– Auto Send birthday wishes to multiple / all Facebook friends whose birthday is today

dan lain lain… masih buanyak lagi update materinya.

Seperti contoh di gambar ini, saya bisa AUTO seleksi akun yang sudah tidak aktif. Lumayan ketemu 175 akun. Tinggal sekali klik, bisa unfriend semua.

Tekhnologi memudahkan banyak hal. Masih inget kan tagline SBO “Gaptek Hilang, Rejeki Datang” 

Cuuuusss bagi Alumni SBO yang mau update materi bisa chat ke Admin SBO di WA bit.ly/wa-sbo

Mohon jangan tersinggung ketika nanti ditanya oleh Admin SBO, apakah Mak sudah alumni dan alumni angkatan berapa. Karena itu prosedur kami.

Bagi yang belum Alumni SBO juga boleh ikut kelas ini kok.

 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia

Muri Handayani

SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza

SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ternyata Ini Penyebab Kita Sulit Mencapai Kesuksesan!

Muri Handayani, bisnis online, belajar online, cara berbisnis online, emak-emak jago jualan, sekolah bisnis online, Jago Jualan, Muri Handayani

Pantes aja jualanku gak laku, gara-gara toko sebelah.

Wajarlah dagangan saya sepi, banyak pesaing baru.
Stok jadi numpuk, konsumen diambil kompetitor.
Gak ada yang beli, karena penjual yang disana ngerebut pasar.
Pusat terima Reseller terus-terusan, jadi makin susah jualan.

Lagi jalan, tetiba jatoh karena kesandung batu, yang disalahin batunya 😅 Andaikan Si Batu bisa ngomong “halloooo salahku apa Mak?”

Anak kita kepeleset, trus nangis.
“Duh anak bunda kasian, sini-sini.. iiiih lantainya nakal ya, nih udah bunda pukul.. uuuh…uuuh… Dah ya nangisnya diem ya, kan udah bunda pukul lantainya.”

MIRIS!
PERUSAK MASA DEPAN ANAK!

Sehingga anak nantinya jadi PECUNDANG! Selalu menyalahkan orang lain atas segala kegagalan yang dia terima.

Gak dapet nilai bagus, dibilang soalnya susah, guru ngajarnya gak enak.

Belum dapet pekerjaan, nyalahin pemerintah.

Dipecat bos, nuding diskriminasi, gak adil, melanggar HAM.

Halllooo… NGACA pliiiis…!

+ Gak dapet nilai bagus, ya ngaku aja belajarnya kurang banyak. Cari donk referensi di luar, baca buku lebih banyak, ulas lebih dalam sehingga paham dan melekat.

+ Penduduk Indonesia lebih dari 260juta. 1 calon tenaga kerja bersaing dengan jutaan orang,belum lagi tenaga kerja dari luar negri. Jangan adu congor (You know congor? Congor is ngomong atau pendapat atau celotehan). Adu sklill/kemampuan/kinerja/prestasi/karya. Sadar diri kalo selama di sekolah dan kuliah hanya dapet teori. Lalu carilah ilmu lain yang bisa meningkatkan kompetensi diri. Kalo kita punya SKILL di atas orang lain, kita yang bakal dicari banyak perusahaan.

+ Berkali-kali jualan/bisnis, berkali-kali bangkrut, trus nyalahin pesaing dan perubahan zaman. Kalender aja tiap tahun berubah ya, apalagi kehidupan. Maka yang bisa bertahan dan bertumbuh adalah mereka yang SELALU MELAKUKAN PERUBAHAN.

Jangan nunggu orang lain atau keadaan berubah, baru kitanya ikut berubah. Justru kita yang wajib terus membuat perubahan.
– Evaluasi
– Memperbaiki diri
– Mengubah cara
– Menambah strategi
dll

Emang beda sih POLA pemain dengan penonton. Pemain berlatih terus menerus dan bertanding dengan sekuat jiwa raga. Penonton cuma ngoceh dan bully yang dilakukan Pemain.

Ustadz Kholid Syamhudi Lc:
Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak merubah keadaan suatu kaum yang berada dalam kenikmatan dan kesejahteraan, sehingga mereka merubahnya sendiri. Juga tidak merubah suatu kaum yang hina dan rendah, kecuali mereka merubah keadaan mereka sendiri. Yaitu dengan menjalankan sebab-sebab yang dapat mengantarnya kepada kemulian dan kejayaan. Inilah yang dijelaskan Allah dalam firman-Nya:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11].

Dalam ayat yang mulia ini terkandung penjelasan, bahwasanya semua perkara di seluruh dunia ini terjadi dengan taqdir dan perintah-Nya. Namun Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjadikan sunnah- sunnah kauniyah dan syari’at dalam merubah nasib suatu kaum. Sehingga umat yang menjalankan sunnah-sunnah kauniyah dan syari’at untuk kejayaan, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala merubahnya menjadi jaya.

Mau sampe kapan nyalahin keadaan?

2019 kita HIJRAH Pola Pikir ya Mak. Kita dan generasi berikutnya adalah penerus kejayaan Islam di muka bumi. aamiin…

Kita angkat derajat orangtua kita, dengan kita berprestasi di dunia dan akhirat. aamiin…

Selamat datang 2019, kami siap berprestasi! Kami siap merajai produk di Indonesia dengan karya anak bangsa. Terima kasih Mak Peni Farnaz Glow owner Farnazglow yang produknya menjadi jalan rejeki banyak orang dengan produknya yang laris manis masyaAllah. Barakallahu fiik…

 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza

SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Jemur Celana Dalem di Atas Kompor 😂

 

Muri Handayani, pelatihan bisnis online, cara berbisnis online, penulis buku, mentor bisnis, sekolah bisnis online, Emak-emak jago jualan

 

Mulailah bisnismu seadanya dulu, bersabar dalam prosesnya. Walaupun saat ini tinggal di kontrakan RSSSSS gak jadi halangan untuk mulai jualan online. Toh sangat sedikit konsumen yang mau datang langsung cek rumah kita. Tinggal pinter-pinternya kita aja mengalihkan mereka untuk gak dateng 😅

Inget banget ketika tahun 2008 saya dan suami menjalankan bisnis Fotografi. Gak punya kantor, apalagi studio foto. Kami tinggal di kontrakan yang kalo jemur baju keliatan tetangga 😅 Jadi kalo mau jemur pakaian dalem, jemurnya di kamar mandi atau bahkan di atas kompor. Serius Mak 😂 Dan waktu itu pas banget mertua dateng, aku gak sempet mindahin jemuran yang diatas kompornya. Hadeeeeh malu 😆

100% saya mempromosikan bisnis fotografi suami secara online. Alhamdulillah dalam waktu sebulan dapet puluhan klien.

Sebelum sesi pemotretan tentunya harus ada diskusi dengan klien. Bahas konsep, lokasi, properti foto dll. Gak mungkin kan klien dateng ke kontrakanku yang ada jemuran celana dalem di atas kompor? 😂

Jadi aku puter otak untuk bikin copywriting yang tepat.

Mba Tari, kita meetup nya di Blok M aja ya. Enak tengah-tengah. Mba Tari gak perlu dateng jauh-jauh ke tempat kami.

Alhamdulillah semua klien setuju dengan usulanku itu hihihiii…

Kalo ketemunya di cafe, pasti saya harus keluar biaya lumayan untuk pesan makan dan minum. Harus punya trik lagi supaya murah meriah budgetnya.

Mba Tari, ketemunya di A aja ya (resto fast food yang kala itu ada menu yang harganya cuma 5rb perak).

Supaya makin hemat, dalam waktu 1 hari saya bikin janji temu 2-3 klien. Tentunya di jam berbeda.

Maklum Emak Hemat wakakakaaa…

Begitu juga ketika saya memutuskan untuk mulai #SAO (Sekolah Admin Online). Gak punya ruang belajar atau kantor atau tempat yang mumpuni untuk menampung peserta SAO.

Jadilah rumahku disulap menjadi ruang belajar SAO. Supaya siangnya tetap bisa jadi tempat main anak-anak, kami membeli meja dan kursi yang bisa dilipat.

Alhamdulillah peserta memaklumi dengan kondisi ruanh belajar yang berdampingan dengan dapur 😅 Setiap hari mereka menghirup sedapnya masakan Bibi hihihiii…

Lantai bawah SAO, lantai atas kantor SBO. Saya tetap bisa kontrol jobdes Bibi di dapur, Mang Kebon di halaman, SBO di atas dan SAO di bawah.

Jangan tunggu sempurna!
Jalani apa yang ada.

Aku doain, Allah mudahkan semua urusanmu Mak sayang…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza

SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Tips Mengatur Good Mood ala Mak Muri

Muri Handayani, pelatihan bisnis online, cara berbisnis online, penulis buku, mentor bisnis online, sekolah admin online, motivator, EEJJ, jago jualanBagiku… Mengatur MOOD itu penting banget. Gak hanya untuk mengatur kebahagiaan kita sebagai personal dalam menjalankan hidup.

Ibu yang bad mood, dia akan lebih mudah marah ke anak.

Istri yang bad mood, lebih sering judes ke suami dan bawaannya ribut terus. 

Begitu juga peranku sebagai pengelola RAZHA, SBO dan SAO. Walaupun anggota tim alhamdulillah izin Allah terus bertambah, bukan berarti aku bisa langsung santai dan berlibur sepanjang waktu 😂

Mengatur dan mengevaluasi semua jobdes Anggota Tim masih menjadi tugasku.

Membedah, update dan evaluasi kurikulum di SBO dan SAO juga belum bisa aku lepas sepenuhnya.

Doain ya, bulan depan mau rekrut tim tingkat manajerial. Izinkan ya Allah…

Dengan tugas saat ini yang seabrek (you know seabrek? 😅 seabrek is banyak) aku gak bisa bekerja hanya ketika good mood saja.

Everyday everysecond… Aku harus berada di kondisi Good Mood. Bagaimana mungkin? Aku ini hanya manusia biasa yang kadang ada rasa BT, jenuh, males…

Ya gitu deh, kudu maksain bikin hati Good Mood. Toh pada kenyataannya, BAHAGIA itu SEDERHANA. Siang ini pindah posisi meja kerja, yang biasanya di meja makan di dapur, aku coba pindah menghadap halaman (parkiran 😅). Alhamdulillah dapet Good Mood..

BAHAGIA itu hak kita. Bahagia itu kita yang atur.

Jangan biarkan pendapat orang lain, cemoohan mereka, nyinyiran mak lampir atau orang-orang julid merusak Good Mood kita Mak.

Tutup kuping, pake kaca mata kuda. Fokus aja fokus sama IMPIAN, deadline, jobdes yang segunung. Sibukkan diri dengan hal PRODUKTIF. Rugi banget kita bersedih hati dengan nyinyiran mereka.

Disaat mereka benci kita, kita mah lagi sibuk cek transferan 😂 so what?!

Sibuk ngitung besok mau sedekah berapa lagi.
Sibuk cek bulan depan bikin acara sosial apa lagi.
Sibuk nentuin tahun depan siapa yang dikasih hadiah umroh lagi.
Sibuk bahagiain orangtua dengan cara apa lagi.

Kan enak Mak kalo punya profit dan sedekahnya banyak kaya gitu. Sibuk… Kita mah sibuk… Bahagiain orang lain. Sedangkan mereka tukang nyinyir sibuk ngusik kehidupan orang lain 😂

Aku doain, bisnis Mak makin bertumbuh dan bertambah. Berkah berlimpah aamiin… 

 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online) http://www.facebook.com/sboplaza

SAO (Sekolah Admin Online) https://www.instagram.com/sekolahadminonline.id/

“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

 

Continue Reading

Trik Memiliki OMSET BESAR dengan MODAL KECIL

Muri Handayani Mentor Bisnis Online Guru Penulis Buku Pengajar Pemateri Cara Jualan Online Perempuan Ibu Rumah Tangga Bandung Produsen Fashion Jilbab Inner Jilbab Motivator SBOSaat ini RAZHA masuk tahun ke 8, SBO menjalani tahun ke 6. Alhamdulillah mereka tumbuh tanpa ada pinjaman dari bank. Kalo dulu ada yang tahu saya ke salah satu bank untuk mengajukan pinjaman, jujur itu untuk keperluan keluarga namun dengan jaminan usaha saya. Alhamdulillah izin Allah sudah lunas dan kami kapok. Hidayah adalah salah satu rejeki luar biasa yang wajib kita syukuri.

Tidak semua orang dilembutkan hatinya untuk menerima kebaikan. Walau mereka tau dengan  RIBA akan memusnahkan bisnis mereka sendiri nantinya, tapi mereka menolak kebenaran. Semoga Allah lembutkan hati semua teman dan keluargaku yang masih berkutat dengan RIBA. Allah lunasi segera semua utangnya. aamiin..

+ Mak Muri, bagaimana aku bisa jualan banyak? Stoknya aja cuma sedikit. Jadi omsetnya hanya bisa sedikit.
– Apakah modal besar menjamin omset besar?
+ Iya donk, kan barang dagangannya banyak.
– Tapi kalo gak laku gimana?
+ Iya juga ya
– Temanku ada yang buka bisnis salon 1 Milyar. Gak nyampe setahun tutup Mak. Aku pernah nyetok barang A 30 juta, alhamdulillah jual 10% nya aja berbulan-bulan wakakakaaa….

Aku akan ceritain apa yang sudah pernah aku alamin, jadi ini bukan dongeng heheheee..

Kita simulasikan modal kita hanya Rp.500.000.
Tgl 1 – 3, terjual habis. Modal 500rb + Margin 150rb = 650rb
Tgl 4 – 7, terjual habis. 650rb + 250rb = 900rb
Tgl 8 – 12, terjual habis. 900rb + 300rb = 1,2jt
Tgl 13 -18, terjual habis. 1,2jt + 500rb = 1,7jt
Tgl 19 – 30, terjual habis. 1,7jt + 900rb = 2,6jt

Dari Modal uang 500.000 + Modal ILMU + Modal Kerja Keras Cerdas Tuntas dan Ikhlas, dalam sebulan kita bisa putar uang 500rb menjadi 2,6 juta.

Hal ini tidak akan terjadi jika kita hanya modal uang tanpa modal ILMU dan kerja keras. Kalo sudah ada ilmunya, terjual habis itu sangat mungkin dan mudah. Bahkan banyak yang kekurangan stok dalam waktu singkat. Jangan lupa, kita perlu juga modal doa dan keyakinan bahwa Allah super baik.

Bagi kita yang bermodal kecil, yang HARUS kita lakukan adalah:
1. Memilih produk yang memberikan margin (selisih harga) yang cukup/tidak terlalu kecil.
2. Pastikan bahwa pemilik brand juga membantu mempromosikan produknya dengan cara melakukan proses branding. Sehingga akan mempermudah kita menjualnya. Misalnya seperti RAZHA http://bit.ly/DaftarResellerRAZHA atau B Erl Cosmeticshttp://bit.ly/DaftarResellerB-Erl konsumen sudah memiliki nilai kepercayaan tinggi terhadap produknya. Dan juga produsen/kantor pusat menjamin kualitas produk. Sehingga kita yang jualan akan lebih tenang.
3. Pilih supplier/produsen yang menjamin KESTABILAN HARGA. Yes, ini penting banget. Kalo sesama reseller saling banting-banting harga, maka ujungnya kita hanya kerja rodi. Tinggalkan produk yang seperti ini. Mak tidak akan bisa membesarkan modal dalam waktu cepat dengan cara ini.
4. Jika supplier menyediakan jasa titip pengiriman barang, ini lebih baik. Seperti yang RAZHA & Co terapkan, sehingga reseller bisa leluasa menjualkan semua produk yang ada di gudang.
5. Jika Mak memilih untuk nyetok sendiri, ini juga sangat baik. Asalkan Mak cerdas mengambil produk yang fast moving (cepet laku). Tidak perlu nyetok semua barang. Cukup beberapa, sesuaikan modal dan dalam jumlah yang sedikit per variantnya.
6. Perbesar jangkauan pasar, sehingga leads yang datang banyak. Tambah terus follower tertarget (sudah paham kan caranya, kan sudah diajarkan di Kelas Instagram Marketing SBO, udah pada ngerjain PR belom? :p ). Pertemanan di FB disortir dan ditambah terus. Kontak di WA wajib ditingkatkan setiap hari.
7. Besarkan nilai konversinya. Dari banyak chat yang masuk, usahakan sebagian besar closing. Jangan sampai sia-sia. Praktekin ilmu dari buku hypnoselling. (Sudah pada sampe kan bukunya? Cuuusss praktekin)
8. Jika dia beli satu, arahkan untuk beli 2 dan lebih banyak 😁
9. Jadikan mereka pelanggan setia. Berikan after sales service yang baik. Sehingga ketika mau repeat order, mereka akan ingat kita, gak cari reseller lain.
10. Jangan hanya ngarep order dari chat orang baru. Followup data lama yang belum closing, selalu berikan harapan dalam hati bahwa kali ini mereka akan closing 😁 Keep Positif.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS.ar-Ra’d:11)

Kita memang belum sukses, tapi kita wajib mengubah dengan berjuang untuk bisa meraih sukses. Acuhkan orang yang mencemooh pilihan hidup kita. Abaikan celotehan mereka atas jalan yang kita ambil.

Nanti, mereka yang akan jadi penonton KESUKSESAN KITA.

Seperti yang dialami Mak Merry Sasmita owner MyQeena by Kirana Stuff. Dulu ketika bisnisnya sedang jatoh, banyak yang mencibir. Sekarang, dari bisnis Tasnya, bisa menghidupi ratusan orang masyaAllah. Makanya saya bangga pake tasnya MyQeena by Kirana Stuff. Produk lokal yang mensejahterakan pengrajin lokal dan ratusan mitra penjualannya. Bangkit Indonesia!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ini Dia Ternyata Salah Satu Penyebab Bisnis Mandek!

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Motivator SBO Komunitas Pemberdayaan Perempuan RAMSBO Creativepreneur EEJJ Leadership

Tahun 2013, saya mengalami tragedi Mem-PHK semua karyawan. Mereka nangis, saya nangis. Produk ada, penjualan ada, pasar menerima, tapi kenapa kondisi bisnis saat itu malah merosot. Dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah karyawan yang lebih sedikit, bisnis saya malah lebih besar penghasilannya. Nambah karyawan kok malah menurun progresnya.

Pasti ada sesuatu yang salah…
– Produknya kah?
– Pasar yang lesu kah?
– Strategi pemasarannya kah?
– Kompetitor kah?
– Pelayanannya kah?
– …….

Setelah kami evaluasi, ketemulah akar masalahnya. Yaitu… “Gagal Leadership” (inimah istilahnya Mak Muri aja ya hihihiii…)

Sebagian besar dari produsen baru, mereka menghabiskan waktu, tenaga, investasi di segala hal yang bertujuan untuk menciptakan karya terbaik untuk calon konsumennya.

Begitu juga dengan penjual (Distributor, Agen, Reseller, Marketer, Dropshiper dll), mereka mendedikasikan banyak hal untuk bisa jago jualan.

Tidak ada yang salah dengan kedua hal itu. Saya pun di tahun 2011 saat awal merintis RAZHA menjalankan keduanya. Cari ilmu produksi dan mendalami pemahaman tentang penjualan. Benar…. tidak ada yang salah…

Namun ternyata 2 hal tersebut tidak cukup jika ingin memiliki bisnis yang kokoh, jangka panjang, besar, bertumbuh dan bertambah.

Ketika belajar ilmu produksi, langsung instan keliatan hasilnya. Kita mampu menghasilkan produk yang bagus, dan digemari calon konsumen.

Sama halnya dengan belajar ilmu penjualan/pemasaran. Sekali praktek, langsung berasa hasilnya, orderan mengalir.

Beda dengan ilmu LEADERSHIP/KEPEMIMPINAN, yang ketika kita pelajari belum tentu sehari dua hari ada hasil. Seminggu dua minggu tak kunjung keliatan progresnya. Sebulan dua bulan masih adem aja tak ada perubahan.

Belajar menjadi pemimpin itu hasilnya jangka panjang Mak. Jelas berdampak langsung, bahkan sehari dua hari ketika kita mulai menerapkan. Namun tidak bisa diukur secara finansial atau wujud fisik.

Apakah harus nunggu punya karyawan banyak, baru belajar ilmu kepemimpinan?

Oh tentu tidak ^_^

Ada 3 tahapan kepemimpinan yang perlu kita pelajari dan jalani (Yes, bukan hanya dipelajari saja tanpa di praktekkan ^_^ ):
– Self Leadership
– Team Leadership
– Business Leadership

Bagaimana bisa memimpin bisnis, kalo memimpin diri sendiri aja blom mantep. Masih sering baper, kerja hanya berdasar mood, gak ada impian dan tujuan jelas, ngikutin air mengalir (padahal airnya menuju comberan).

Ikhlas dengan ketentuan Allah itu wajib. Tapi kan Allah juga yang memberikan kesempatan kita untuk mengubah nasib. Jadi nasib yang kita alami kemarin ya buah hasil dari ikhtiar kita sebelumnya. Hidup ini pilihan, kita yang menentukan segala tindakan, mau ngesot, jalan, lari… terserah! Lalu ditambah dengan izin Allah. Maka Ikhtiar + doa + izin Allah lah yang menjadi takdir. Mohon koreksi jika saya salah.

InsyaAllah besok saya ke Bogor untuk hadir di acaranya #Tourpreneur by TWPS yang digawangi Mak Juniar Elisa dkk.. Minta doanya untuk kesehatan saya dan keluarga (ya karena saya berangkat sekeluarga hihihiii…) Dikasih durasi 2 jam sama panitia untuk bahas MENGELOLA TIM. Semoga Allah kuatkan mental para pesertanya ^_^ Maklum, Mak Muri Galak waakakaaa….

Dan besok juga insyaAllah akan ketemu dengan Mak Tia Ziera owner ZIERA QUEEN yang karyanya aduhai cantik masyaAllah.

Selesai dari Bogor harus cepat pulang karena persiapan terakhir sebelum mulai kelas perdana SAO (Sekolah Admin Online). Mohon maaf bagi yang chatnya belum dijawab, insyaAllah hari ini dikebut lagi balesin WA di bit.ly/wa-sbo bit.ly/wa-sbo

Sehat-sehat semua ya Mak…
Keep Setrooong!
Karena BISNIS hanya untuk mereka yang KUAT BERTAHAN.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
SAO (Sekolah Admin Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading