Jurus Ampuh Mengalahkan Kompetitor Bisnis dengan 9T

Muri Handayani Pengusaha Bisnis Online Pelatihan Pemateri Motivator Wanita Sekolah Bisnis Online Produsen Busana Muslim Fashion Kerudung
Tanpa sadar kalimat itu terlontar saat rumpi dengan Mba Enden Nina dan Mba Maria Ulfah Fathimah di rumahku, eh rumah mertua deng hehhehee… Maklum belom punya rumah sendiri, masih numpang. Target 5 buan lagi rumah mungilku jadi Mak, bismillah… bantuin doa ya teman-teman.
 
Kembali ke hasil rumpi Mak. Disadari atau tidak, kompetitor itu lahir setiap hari. Gak cuma satu, puluhan, mungkin ratusan. Kalo kita BAPER karena ada orang yang ngikutin bikin/jualin produk yang sama dengan kita, maka dijamin, tiap hari nangis di pojokan Mak ahahhahaa…
 

CAPEK Maaaaak, habis energi kita untuk BAPERin kompetitor. Kita pikirin atau enggak, kompetitor tetap akan lahir dan bertumbuhkan. Jadi buat apa buang waktumu yang sangat berharga itu?

 

TUGAS kita adalah:
 
1. Terus belajar
Tidak perlu semua hal dipelajari Mak. KIta fokus mempelajari ILMU yang bisa mendekatkan kita untuk mewujudkan IMPIAN. Fokus..fokus..fokus.. belajar..praktek..belajar..praktek..
 
2. Terus berinovasi
Dan ternyata inovasi itu bukan hanya di urusan PRODUK Mak. Setelah ikut workshopnya Pak Indrawan Nugroho tentang Rise Above The Crowd, disana saya terbuka wawasannya. Ternyata ada 10 tipe inovasi dalam bisnis. Doain ya semoga saya bisa kupas nanti 1-1. Saya bocorin dulu pointnya: Profit Model, Network, Structure, Process, Product Performance, Product System, Service, Channel, Brand, Customer Engagement.
 
3. Terus evaluasi
Dikritik itu bikin nyesek dada ya Mak. Tapi sesungguhnya dari kritik dan pendapat orang lain, kita bisa terus memperbaiki diri dan bertumbuh. Evaluasi dari berbagai bidang dan dilakukan secara berkala. Jangan duduk manis di zona nyaman. Jangan ngerasa udah paling hebat, paling laku, paling bagus. Tanpa disadari..kompetitor nyalip 1.000 langkah Mak!
 
4. Terus bangun tim
Alhamdulillah kemarin baru gese-geser lagi tim di SBO dan RAZHA. Tim itu dinamis, harus terus bertumbuh dan bertambah. Dari segi jumlah dan kemampuan. Untuk mendapatkan hasil yang berbeda (lebih banyak dan lebih baik) tentunya tidak bisa jika kita tidak tumbuhkan kemampuan dan kapasitas tim ya Mak.
 
5. Terus besarkan mimpi
Jika diawal mimpinya hanya untuk perut sendiri. Sekarang harus tobat hahahaaa… Ternyata Allah ciptakan kita dimuka bumi pasti ada Misi yang harus kita tuntaskan sebelum kita mati Mak. Tentunya Misi tersebut adalah untuk kesejahteraan ummat. Namun tiap orang ada bidang yang berbeda. Apakah di bidang kesehatan, kelestarian lingkungan, pendidikan, agama, perdamaian dll. Nah kita sebagai Emak-Emak yang suka jualan. Kita bisa memilih satu diantara bidang tersebut yang kita sokong melalui DONASI yang kita ambil dari hasil penjualan di bisnis kita Mak. Kalo memang gak mampu pergi ke hutan untuk nanam pohon, kita bisa salurkan dana ke tim relawan untuk pelaksanaannya.
 
6. Terus perbaiki sistem
Terkadang yang bikin kusut di bisnis itu bukan soal barang gak laku. Produk bagus, penjualan banyak tapi lama-lama kenapa makin banyak kekacauan. Salah kirim, terlambat, tidak terdeteksi orderan siapa, uang ditilep karyawan, karyawan saling iri kerjaan, barang hilang dll. Nah disini tugas kita sebagai pemimpin untuk membuat sistem yang mampu dijalankan dengan baik dan benar. Sehingga bisa bikin kita tidur nyenyak ahahhahaa… puyeng Mak tidur sambil mikirin kerjaan ^_^
 
7. Terus tambah jaringan
Dalam Islam kan diajarkan silaturahim ya, banyak sekali manfaatnya. Ikut komunitas, banyak diskusi, sering mendengar, namun hindari debat gak jelas wakkakakaa..
 
8. Terus putar modal + profit
Kedewasaan seseorang dinilai dari sebarapa mampu dia MENUNDA KESENANGAN. Makin besar penghasilan, makin besar pengeluaran aahhahaaa.. gw banget ini ^_^ bismillah 2017 saya mau tobat. Makanya lagi benahi pencatatan keuangan niih Mak.. doain ya Mak saya bisa istiqomah ^_^
 
9. Terus tingkatkan pelayanan
Saya rela bayar lebih mahal tapi pelayannya senyum, Dibanding toko sebelah yang ngasih harga murah tapi jutek wakakkaka.. Katanya karayawan/tim itu gambaran dari pemimpinnya. Nah kita ajak jutek ke karyawan, gimana mereka bisa ramah ke konsumen ya Mak? heheheee.. Secara berkesinambungan kita terus perbaiki diri dan tularkan ke karyawan.
 
Kompetitor jual lebih murah, gimana donk?
 
Biarin aja, liat deh nanti dia bisa bertahan hidup ga? ahahhaa… Dengan profit yang kecil, dijamin mereka ga bisa survive karena ga cukup memiliki dana untuk memperbesar tim, ikut pelatihan, biaya iklan, biaya branding, bonus untuk mitra, penyusutan perangkat kerja, dll.
 
Bisnis itu bukan hanya soal PRODUK & HARGA. Jauh lebih rumit, pusing deh hihihihiiii… Kalo ga siap pusing, jangan bisnis, dirumah aja main sama anak-anak.
 
Semangat berjuang Emak Setrooong, aku selalu ada untukmu #eeeaaaa
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Cara Menghitung Harga Jual

Muri Handayani Guru Jualan Online SBO Sekolah Bisnis Menigkatkan Omset Laris Manis Jago Jualan Pematari Motivator Inspiratif
 
Ini cara sederhana dari seorang Emak Rempong. Jadi kalo beda caranya, ya harap maklum saja heheheee Gak perlu didebat, mari kita diskusi untuk mendapatkan hasil yang semakin baik.
 
Kalo untuk pebisnis distribusi, enaknya ikutin harga dari pusat aja, boleh dinaikin dikit, sesuai dengan Target Market masing-masing Mak. Contohnya di RAZHA harga retail 70.000, ada Mitra RAZHA yang jual 75, 80, 85. Ya bebas aja, asalkan tidak jual dibawah 70.000. Misal 69.000, 68.900. Tugasnya pusat adalah menertibkan Harga Batas Bawah, dengan tujuan supaya tidak ada PERANG HARGA.
 
Kelaaaarrrr bisnis lo klo udah perang harga Mak. Mitra jadi pada males jualin, dan konsumen hanya akan beli ke orang yang jual termurah.
 
Untuk para produsen:
HPP (Harga pokok produksi)
– Bahan baku yang digunakan (Bahan utama hingga bahan tambahan)
– Transport beli bahan
– Penjahit/Tukang Masak/Pengrajin
– Biaya kemasan (dari kemasan yang bersentuhan dengan barang, hingga kemasan pengiriman, termasuk juga solasi, kertas alamat dll)
– Label, hangtag, pin tag dll
– Biaya QC (Quality Control)
– Resiko kegagalan produksi. Misalnya 1 roll jadi 50, tetapi biasanya ada resiko yang reject 10% (misalnya) jadi 1 roll kita anggap hanya jadi 45. Maka harga kain yang seharusnya 1 juta bisa jadi 50. Maka kita 1 juta dibagi 45. Walaupun misalnya nanti yang lolos 48 tetap kita hitung 45. Karena takutnya saat restock, jadinya 45 atau kurang.
– Foto produk (termasuk model, makeup, disain layout)
 
Misalnya ketemu HPP Rp.80.000
Mak mau margin berapa?
 
Nah apaan tuh MARGIN? Margin = selisih (biar gampang paham Mak)
 
Misalnya saya mau ambil margin 40.000. ini bukan profit loh ya.
Nah dari 40.000 inilah yang akan memenuhi kebutuhan:
– Biaya operasional (Listrik, sewa tempat, internet, gaji, ATK, dll)
– Biaya penyusutan perangkat kerja
– Biaya pengembangan bisnis
– THR karyawan
– Promosi
– Laba ditahan (keuntungan yang tidak diambil, ditambahkan ke modal supaya makin besar)
– Laba bersih
– Zakat
– dll
 
Nah loh..40.000 kirain gede, pas dihitung ternyata… wkakakaa.. masih ada sisanya gak tuh Mak :p
 
HPP 80.000 + Margin 40.000 = 120.000
 
Apakah ini harga RETAIL?
Bukan Mak.. ini harga untuk kita jual ke distributor.
 
Retail 100%
Agen 100% – 20% = 80%
Distributor 100% – 40%= 60%
 
Maka harga yang 120.000 itu adalah 60% dari harga retail.
 
120.000 dibagi 60, sama dengan 2.000
2.000 dikali 100%, sama dengan 200.000
 
Maka harga retailnya adalah 200.000
 
Hah gila baju gini aja 200.000 mahal amat! Kegedean untungnya, paling ini bahannya segini, jahitnya segini. Masa dijual 200 rebu!
 
Ibu saya nih yang paling sering ngomong kaya gitu ahhahaa.. soalnya ibu saya ngerti jahit. Tapi masalahnya ibu saya belum paham tentang biaya..biaya..biaya yang bejibun.
 
Dari retail 200.000
Distributor dapet 40% x 200.000 = 80.000
Lah produsen cuma 40.000 belum untuk biaya ini itu.
 
Ya udah kalo gak mau pusing jadi produsen, main aman aja di bisnis distribusi (jualan, jadi distributor/agen/reseller)
 
Jadi enakan mana Mak? hehhehee… hidup ini pilihan. Pilih yang nyaman di hati. Distributor kan juga bagi-bagi diskonnya ke agen/reseller. Mereka juga ada biaya promo, operasional dll.
 
Kenapa distributor harus 40%?
Ini berdasar pengalaman saya masukin produk RAZHA ke Hijup.com Mak. Mereka sebagai distributor minta 40% dari harga retail.
 
Catatan: Margin 40.000 bukan patokan. Silahkan sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing.
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Suka duka menerapkan sistem DROPSHIP

Produsen Grosir Inner Ninja Jilbab Ciput Hijab Anak Tudung terlengkap RAZHA supplier Busana Muslim Fashion Baju
 
Ini bukan stock gudang Mak. Ini tumpukan barang bookingan dari Mitra. Mitra jual retail, dapet orderan, sambil nunggu di bayar konsumen, Mitra booking pesenan konsumen ke pusat. 2 rak ini gak cukup, sampe ada yang berserakan di lantai, gak kepoto, malu berantakan banget hahahahaaa…
 
Eh ada juga sebagian yang titipan Mitra. Jadi Mitra beli, namun gak dikirim ke rumahnya, disimpen di gudang RAZHA. Karena untuk mempermudah pengiriman mereka, Mitra gak repot packing. Duh enak banget ya Mitra RAZHA dimanjain ahahhahaa…
 
Ini juga memudahkan mereka misal ada yang pesen 5 warna, mereka punya stock 3 warna, yang 2 mereka gak punya, jadi bisa ambil dari stock gudang RAZHA. Mitra tinggal bayar yang 2 nya aja.
 
Kasian kalo Mitra harus nyetok di rumah, karena di RAZHA ada 52 warna. Mitra enak, gak repot. Tapi pusat yang ketumpuan rempongnya ahahahaaa… Tapi saya menerima resiko ini. Karena memang dari awal bangun RAZHA pengen banget bantu sebanyak-banyaknya Ibu Rumah Tangga punya penghasilan tanpa ribet.
 
Untuk mendapatkan fasilitas dropship, harus menjadi Mitra resmi RAZHA. Konsep ini baru saya terapkan mungkin 2 tahun terakhir Mak. Alhamdulillah OMSET NAIK. Namun dengan kerempongan yang juga naik :p
 
Gara-gara sistem dropship ini, saya harus nambah 1 karyawan bagian Admin Stock, jadi Mitra bisa tanya stock pada jam kerja dan dijawab secepat mungkin. Karena stock di RAZHA dalam hitungan menit bisa berubah atau bahkan habis. Bagian packing juga harus ditambah. Karena biasanya kirim puluhan sampai ratusan pcs langsung dalam 1 karung, sekarang perintilan Mak, kecil-kecil paketnya.
 
Sistem order, pembukuan, sistem stock, manjemen QC dll, semua harus beradaptasi dengan sistem dropship ini. Semua kerempongan itu berbuah manis alhamdulillah.
 
Hidup ini pilihan, Mak bisa terapkan sistem beli putus (Mitra nyetok) atau dropship. Semua ada kelebihan dan kekurangan, serta ada resiko yang harus ditanggung. Bisnis itu terkadang seperti seni Mak. Tidak ada yang salah dalam strateginya. Tinggal kita cobain aja, nanti akan kelihatan hasilnya. Lalu Mak pilih mana yang lebih nyaman bagi Mak dan mana yang lebih menguntungkan.
 
Ya iya lah kudu menguntungkan Mak hehehee jangan cuma karena ga enakan sama orang lain. Jangan kerja rodi. Harus berani membuat perubahan, pasti ada yang pro dan kontra di awal. Tapi ini kan bisnis Mak, suka-suka lo donk sebagai owner ahhahahaa..
 
Hanya mereka yang mampu beradaptasi dan berani melakukan perubahan yang akan BERTAHAN.
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

PARAAAAH banget! Jangan sampe kamu ngalamin kaya gini ya Mak :(

SBO Sekolah Bisnis Online Muri Handayani Pelatihan Bisnis Workshop Jualan Mengenal Ciri Kriteria Investor Modal Butuh Cari Ada salah satu sahabatku, bisnis fashion, Kita sebut dia Tari.
Tari kerjasama dengan temannya dalam bisnis tersebut. Temannya kita sebut saja Joko.

Sebenarnya Tari ini sudah berjalan bisnisnya sebelum bertemu Joko. Dengan keinginan membesarkan usahanya, Tari mengajak Jogo sebagai penanam modal/investor. Setelah konsultasi sana sini, akhirnya terbentuklah perjanjian kerjasama.

Berjalan hampir 3 tahun kerjasama mereka.

Mulailah disini terkuak keanehan yang bikin nangis dipojokan sambil makan Cheese Cake satu loyang, gak peduli berat badan.

Saya bertanya ke Tari..
Muri : Tari..tugas kamu apa aja di bisnismu?
Tari : Ngurus produksi dan supplier, penjahit, beli kain, ngurus pemotretan, membina Distributor dan Agen, rekap orderan dari Distributor prioritas, pembukuan, ngurus karyawan (3 orang) dan lainnya..
Muri : Okey…banyak juga ya.. Dapet GAJI berapa dari bisnismu?
Tari : Gak ada
Muri : WHAAAATTTT!!! Kerjaan sebanyak itu kamu gak digaji?
Tari : Kan ada dari sistem bagi hasil
Muri : Bagi hasilnya setiap bulan?
Tari : Iya
Muri : Gimana sistem bagi hasilnya?
Tari : Dari penjualan, dikurang HPP, lalu dibagi 2
Muri : (SHOCK…!) Penjualan dikurangi HPP, dibagi 2??? Untuk biaya karyawan, packing, internet, listrik, sewa tempat, tenaga kamu, biaya promosi dll itu siapa yang tanggung?
Tari : Aku
Muri : (gak bisa ngomong, langsung lemes)..

Coba kita bedah kasus Tari ini ya Mak. Anggap omset 100 juta. HPP (harga pokok produksi) 70 juta. Tari ada yang ambil dari produsen dan ada yang bikin sendiri. Dia jualnya grosiran, jadi margin tidak terlalu besar.

100 juta – 70 juta = 30 juta
30 juta dibagi 2 ke investor. 15 juta yang didapat Joko Sang Investor.
Apakah yang didapat Tari sama 15 juta? TIDAK!

Karena dia harus menanggung semua biaya pengeluaran.
– Karyawan 1 juta x 3 = 3 juta
– Listrik, Air, Internet, sewa tempat (masih di rumah Tari sebenarnya, tapi menurut saya harus masuk biaya sewa) = 2 juta
– Biaya packing = 500.000
– Promosi = 500.000
– ATK, Penyusutan Alat Kerja (Laptop, HP, Printer) = 1 juta
– THR Karyawan, Biaya Karyawan Sakit = 500.000
– lainnya

Kita asumsikan totalnya 7.5 juta
15 juta uang yang diterima Tari, dikurang biaya pengeluaran 7.5 juta. Maka Tari mendapat sisa 7.5 juta. Apakah ini keuntungan? BUKAN!

Bagaimana jika Tari sakit? Lalu siapa yang mengerjakan pekerjaan ini : Ngurus produksi dan supplier, penjahit, beli kain, ngurus pemotretan, membina Distributor dan Agen, rekap orderan dari Distributor prioritas, pembukuan, konsep promosi, ngurus karyawan (3 orang) dan lainnya..

Seharusnya Tari digaji, karena mengurus banyak pekerjaan. Dan sistem bagi hasil bukan dari margin (Penjualan dikurang HPP). Bagi hasil dari Penjualan – HPP – Pengeluaran – Profit ditahan, baru bisa dibagi hasil sisanya. Dan pembagian hasil tidak harus 50%.

Aaaahhhh… kemana saja saya selama ini, kenapa baru tahu sekarang kasus Tari

Saya di RAZHA itu digaji Mak. Karena saya kan kerja di RAZHA. Tugas saya Marketing, Branding, HRD. Jika saya nantinya merekrut orang HRD, maka gaji saya berkurang, karena pekerjaan saya berkurang.

Jadi.. selama hampir 3 tahun ini bisa dikatakan Tari kerja rodi Mak  Dia menjadi sapi perah Joko Sang Investor. Kabar terbaru, Tari sudah memperbaiki perhitungan kerjasama, namun Joko tidak terima, dia kadung keenakan dengan perjanjian yang pertama. Karena Tari sudah sadar, dia memutus kerjasama. Tapi sayangnya mereka juga jadi putus silaturahim

Amit amit Mak.. jangan sampe kamu ngalamin kaya gitu ya. Soal INVESTOR itu ada ilmunya juga Mak, sama halnya kita pengen laris jualan kan ada ilmunya. Nah untuk membesarkan bisnis dengan jalan terima investor, kita WAJIB tau ilmunya, biar gak sengsara.

Saya yakin betul dari kisah ini kita bisa petik banyak pelajaran. Alhamdulillah guru saya Pak Hernawan Adi Wibowo mau meluangkan waktunya untuk saya ajak berdiskusi soal INVESTOR, 15 Januari 2017 di Hotel Amaris Cihampelas Bandung.

Setelah Mak baca kisah ini, saya percaya Mak gak mau ngalamin kaya gini ya Mak. Tapi kita gak boleh parno juga Mak, jadi anti investor. Kita kan ingin membesarkan bisnis. Itu yang dilakukan Hijup.com makanya Mba Diajeng sekarang bisnisnya gedeeee banget. Jadi investor Mba Diajeng itu bukan hanya kasih modal Mak, tapi kasih coaching untuk pengembangan bisnisnya.

Ternyata ada cara cerdas untuk memilih investor, dan bagaimana caranya supaya kita dilirik investor ini juga ada ilmunya. Nah yang juga sangat penting adalah kita belajar membuat SURAT PERJANJIAN KERJASAMA yang “benar”, biar gak sengsara.

Aaaah saya gak sabar mau ajak Mak semua NAIK KELAS. Kita belajar bareng yuuk Mak sama Pak Guru Hernawan Adi Wibowo. Inget ya Mak 15 Januari 2017 di Hotel Amaris Cihampelas Bandung. Saya doain bisnis Mak semakin tumbuh besaaarrr sehingga SEMAKIN BANYAK MANFAAT bagi masyarakat. Biar bisa cepet berangkatin HAJI bareng orang tua ya Mak. aamiin..
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

NB: Ada harga Early Bird untuk ikut acaranya. Lebih murah daftar hari ini Mak, dijawab Admin SBO Senin sesuai urutan masuk chat di inbox ke Admin SBO

Continue Reading

Ssssttt…Jangan Bilang Siapa – Siapa Ya, Ini Harga Yang Harus Saya Bayar Untuk Mempertahankan RAZHA

PROMO JANUARI 2017 Diskon Discount 50% Inner NInja Ciput Antem Soul RAZHA Daleman Dalaman kerudung Anak Tudung JIlbab Hijab KhimarMasuk tahun ke 6 menjalankan RAZHA, sudah puluhan kali terucap SAYA MENYERAH  Nangis di pojokan kamar, udah ga kehitung berapa sering Mak.

Gagal produksi puluhan juta, cacat bahan yang tidak bisa diretur karena terlanjur dipotong, karyawan “berulah”, kurir bermasalah, konsumen komplen, mem-PHK semua karyawan, stres manajemen waktu antara bisnis dan keluarga (punya 2 balita homeschooling), manajemen keuangan kacau, tagihan supplier datang tapi ga ada cash dll.. cape ngetiknya karena banyak bgt penderitaanku ahahhahahaaaa… Oh nasibku Mak

Ya itulah HARGA yang harus saya BAYAR untuk bisa mempertahankan RAZHA selama hampir 6 tahun Mak. Makanya kalo ga mau “menderita” ga usah ikutan buka OnlineShop, jadi ibu rumah tangga aja lebih nikmat Jujur terkadang saya iri dengan ibu-ibu yang bisa punya banyak waktu untuk membuat masakan istimewa bagi keluarganya setiap hari. Lah saya…ga sempet. Sekalinya ada waktu, yang dipikirin kerjaan Olshop Mak

Tapi sekarang sih saya udah jarang baper  alhamdulillah… karena saya punya NOBEL PURPOSE yang sudah direvisi saat mengikuti Innovative Competitive by Indrawan Nugroho.

Untuk bisa Rise above the crowd memang SUSAH tetapi BISA! Supaya hati kita tetap KUAT disaat SUSAH, kita WAJIB memiliki Nobel Pupose (tujuan mulia, menurut pemahaman saya).

Saat ini saya menjalankan RAZHA sebagai pilot project dalam mengajar di SBO (Sekolah Bisnis Online). Saya mau MEYAKINKAN peserta (saat ini sudah ada lebih dari 2.210 alumni yang tersebar di belasan negara, 99% wanita) bahwa OnlineShop bisa mengubah perekonomian keluarga menjadi lebih baik.

SBO membantu wanita untuk ikut berjuang (jihad) mencari nafkah demi meringankan beban suami, tanpa harus banyak keluar rumah.

Taukan berapa beban biaya pendidikan saat ini?
Taukan berapa harga rumah saat ini?
Taukan berapa biaya kesehatan saat ini?

Saya lahir di keluarga sederhana, ibu saya punya rumah makan kecil, berangkat subuh untuk kepasar lalu pulang diatas jam 9 malam. Ayah saya pernah menjadi supir angkot. Kami anak-anaknya merasa kekurangan kasih sayang karena kedua orang tua sibuk bekerja diluar. Pastilah seorang anak butuh didengarkan ceritanya selepas sekolah. Butuh tempat curhat ini itu. Butuh diapresiasi dll.

Itulah yang melatarbelakangi DENDAM (dendam positif tentunya) saya. Saya bertekad, anak-anak saya tidak boleh merasakan hal yang sama. Saya harus selalu HADIR dalam kehidupan mereka.

Silahkan googling apa penyebab kenakalan remaja saat ini. Sebagian besar karena kurangnya kehadiran orang tua dalam kehidupan mereka Mak.

Sebagai sarjana, saya ga mau nganggur donk, tapi ga mau kantoran. Alhamdulillah Allah tunjukin jalan di OnlineShop Mak. Bisa dikerjain dirumah dengan waktu yang fleksibel. Walaupun bisnis rumahan, tapi bisa menafkahi ratusan orang, asik kan Mak.

Jadi..kalo saya sedang lelah jiwa raga #eeehhh saya langsung mengingat kembali NOBEL PURPOSE Mak. Nah mumpung mau masuk 2017 nih. Ayo kita bikin Nobel Purpose Mak.

Apa Nobel Purpose (Tujuan Mulia dalam membangun bisnis)mu Mak? Cerita donk…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

7 alasan mengapa SEKARANG SAAT YANG TEPAT untuk Anda belajar bikin BRAND FASHION sendiri.

Produsen Inner Ninja Ciput Hijab Jilbab Gamis RAZHA Bisnis Fashion Supplier Tangan Pertama Anak Tudung

Ini berdasarkan pengalaman kami, lebih tepatnya PENGALAMAN PAHIT Mak  Saya tidak mau Mak ngerasain pahitnya.
1. Sekarang saat yang tepat cari KONVEKSI, karena banyak konveksi nganggur. Justru nanti 4 bln menjelang Ramadhan, penuuuuh semua. Apalah kita brand kecil yang baru mulai, konveksi pasti pilih orderan dari pemain besar.

2. Cari KAIN masih gampang, ga rebutan n ga banyak reject. Apalagi cari kain hitam menjelang Ramadhan, tuh si item rasanya udah kaya selebritis Mak, direbutin banyak orang. Kalo RAZHA ga kebagian kain hitam, para Mitra mulai bawel heheheee… Sudah beberapa tahun ngalamin kalo beli kain di bulan Ramadhan, persentase rejectnya lebih tinggi. Entah karena si pabrik bikinnya buru-buru atau suppliernya ngambil dari beberapa pabrik berbeda -yang penting ada stock-, bisa jadi seperti ini ya Mak.

3. Sebagai pemain baru, pasti awalnya bikin SAMPEL. Ga mungkin langsung jadi kan si sampelnya, kudu bolak balik revisi Mak. Kalo udah mepet Ramadhan, lah kapan beresnya? Orang lain udah panen, Mak masih berkutat di revisi.

4. Jangan pernah percaya janji KONVEKSI soal tenggat waktu Mak  kalo belum paham soal ini, silahkan cari di tulisan saya sebelumnya. Jadi kalo dia janji seminggu, bisa jadi artinya sebulan Mak. Masih mau mepet produksinya menjelang Ramadhan?

5. Kalo saya sih ga percaya dengan standar QUALITY CONTROL nya konveksi Mak. Tim RAZHA akan lakukan QC lagi. Dan ini makan waktu banget. Jadi inget teman saya DF (nama disamarkan, nanti dia nangis lagi kalo inget hiihihiiii..) percaya sama tim QC konveksi. Ealaaaah konsumen buanyaaak yg komplen. Akhirnya ribet deh urusannya..

6. FOTO PRODUK juga butuh waktu kan ya Mak. Cari fotografer yg cocok harga dan kwalitas. Seleksi model, makeup, properti dan konsep. Belum lagi proses edit yang kalo menjelang Ramadhan, itu antriiinya puanjaaang.

7. Maklum lah ya brand baru, pasti butuh waktu mengenalkan ke pemirsa  ayo semangat bikin konsep promo, marketing dan branding. Yang pada akhirnya disaat Panen Raya, kita bisa fokus selling dan CLOSING

Nah sebelum mulai ACTION ada beberapa hal yang harus kita pelajari biar ga kecebur jurang Mak huhuhuuu..
1. Apa itu manajemen produksi
2. Kenapa harus produksi
3. Apa yang harus disiapkan
4. Alur Produksi
5. Produksi sendiri VS Makloon
6. Jenis-jenis Makloon
7. Perjanjian kerjasama Makloon
8. SOP dan administrasi produksi

Terimakasih banyak sebelumnya Bu Guru Teh Rohmah sudah mau meluangkan waktunya untuk kami belajar semua point diatas pada 26 Januari 2017. Sayangnya tidak semua bisa ikut, karena hanya yang serius mau mempelajari dunia produksi saja yang akan dilayani Admin SBO melalui inbox di Sekolah Bisnis Online

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara membangun BISNIS sama dengan cara membuat brownies

Apa sih yang biasanya dilakukan terlebih dulu dalam membuat brownies?
1. Pasti dibayangin dulu kan mau brownies yang seperti apa. Bentuk, rasa, tekstur dll.
2. Dicari dulu ilmunya (resep)
3. Dipelajari ilmunya perlahan, sambil bersiap mencari bahan.
4. Berjuang cari bahan. Pake modal uang, cari info penjual, pelajari perbedaan kwalitas produk dari berbagai merk.
5. Percobaan 1. Ikuti sesuai resep.
6. Gagal. Ternyata belum pengalaman mengenai pengaturan temperatur oven.
7. Bikin lagi, lakukan point 4.
8. Evaluasi point 6. Supaya tidak gagal lagi.
9. Gagal. Karena tekstur tidak sesuai yang diinginkan.
10. Evaluasi lagi
11. Lakukan point 4
12. …….
Saat berniat mau membangun BISNIS. Lakukan hal yang sama seperti point di atas.
1. Bermimpi yang tinggi. Ingin bisnis yang seperti apa. Rejeki Allah tidak terbatas loh, jadi jangan rendahkan mimpimu. Harus punya MIMPI supaya jelas arah bisnis mau kemana.
Lah kalo bikin kue ga tau tujuannya, aduk aja semua adonan, sejadinya. Dijamin gagal tuh kue hehehee…Bisa dimakan, tp ga jelas hehheee…
Memulai bisnis ga pake mimpi/tujuan. Maka kita yang menjalaninya akan asal”an, ngikutin arus, sedapetnya dll.
2. Cari ilmu bisnis. Supaya ga nyebur jurang. Belajar dari senior. Ikut komunitas bisnis. Baca buku bisnis. Invest di pelatihan bisnis.
Adonan kue juga pake takaran. Ga asal masukin semua bahan. Ada urutannya pula.
3. Jangan langsung beli kain, sebelum tau ilmu produksinya. Jangan nyetok produk sebelum tau cara jualnya.
4. Jangan nafsu pilih jenis bisnis. Jangan sembrono pilih supplier. Sabaaaar… bandingin dulu bbrp sumber. Maklum modal terbatas. Kalo punya pohon duit gpp suka-suka aja.
5. Mulai praktek. Ikut pelatihan jangan cuma ikut trend. Praktekin ilmunya!
6. Bangkrut? Santai aja.. saya sudah 6x gulung tikar. Saya pernah PHK semua karyawan. Artinya ada ilmu yang belum kita punya. Allah bukan menghina hambaNya. Tapi Allah ingin menaikkan derajatnya dengan cara upgrade ilmu.
7. Lanjuuuutkan point berikutnya sampe SUKSES dunia akhirat. Semoga Allah mudahkan segala urusanmu sahabat. Kalo browniesnya sudah berhasil, kabarin saya ya ^_^
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

KERANGKA BISNIS ini wajib kamu pelajari jika ingin SUKSES

Pelatihan Bisnis Online Sekolah SBO Mentor Guru Perempuan Inspirasi Inspiratif Kisah Pengusaha Sukses Jualan Online Tips CaraBiar gak tersesat antara membangun bisnis dengan menjadi pedagang asongan heheheee… Mari sejenak kita lupakan cucian Mak 😀 Simak secuil ilmu dari Bradley J. Sugars dalam bukunya Instant Cashflow.
 
1. Jumlah Calon Pelanggan (Leads). Jumlah total pembeli potensial yang Anda hubungi atau yang menghubungi Anda. Juga dikenal sebagai prospek. Jumlah orang yang mengunjungi web/sosmed/chat ke Mak, belum tentu potensial, simak point berikut..
 
2. Conversion Rate, persentase orang yang membeli dibanding yang tidak membeli. Jika yang chat ke Mak 10 orang , namun yang transfer 3, artinya converstion rate Mak 30%. Jadi PR kita adalah meningkatkan nilai Conversion Rate ya Mak. Kalo saat ini baru di 30% usahakan naik jadi 40%, 60% dan seterusnya 😉 Cara naikinnya? Ada di materi SBO Kelas Utama ^_^ Bisa pake jurus Excellent Services.
 
3. Jumlah Pelanggan, ini adalah angka berapa banyak pelanggan berbeda yang Anda layani. Cara menghitungnya, point 1 dikali point 2 ya Mak.
 
4. Jumlah Transaksi, ini adalah satu dari 5 variabel utama. Sebagian pelanggan Mak ada yang beli seminggu sekali, setiap bulan, yang lain kadang-kadang, dan malah ada yang seumur hidup sekali ahahhaa… Nah yang kita ingin ketahui adalah jumlah rata-rata dari berapa kali pelanggan kita membeli dalam waktu satu tahun.
 
5. Penjualan Rata-Rata. Sebagian konsumen misal belanja 1 juta, sebagian belanja 200.000, tetapi yang kita bidik adalah rata-ratanya Mak. Tambahkan jumlah total penjualan dan bagi dengan jumlah penjualan.
 
6. Omset. Kalikan jumlah total pelanggan yang Anda layani dengan berapa kali rata-rata mereka kembali, lalu dengan jumlah rata-rata yang mereka belanjakan setiap kali order. Itulah omset Anda. Pelanggan x Transaksi x Rata-rata Penjualan = Omset. Jika ingin omset yang lebih tinggi artinya kita harus menghasilkan lebih banyak transaksi dan penjualan rata-rata yang lebih tinggi dengan jumlah total pelanggan yang Mak layani.
 
7. Margin, ini adalah persentase dari setiap penjualan yang berupa keuntungan. Dengan kata lain, jika Mak menjual sesuatu dengan harga 100.000 dan 25.000 adalah keuntungan, maka Mak memiliki margin sebesar 25%. Ingat: ini setelah semua biaya dikeluarkan.
 
8. Keuntungan. Kita tidak dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan, yang kita dapat adalah margin yang lebih besar pada omset yang kita dapatkan.
 
++++++++++++++++++++++++
Calon Pelanggan x Conversion Rate = Pelanggan
Pelanggan x Jumlah Transaksi x Rata-rata Penjualan = Omset
Omset x Margin = Keuntungan
 
+++++++++++++++++++++++++
CONTOH:
 
Calon Pelanggan (100) x Conversion Rate (20%) = Pelanggan (20)
Pelanggan (20) x Jumlah Transaksi (3) x Rata-rata Penjualan (300.000) = Omset (18.000.000)
Omset (18.000.000) x Margin (25%) = Keuntungan (4.500.000)
 
+++++++++++++++++++++++++
Dengan hanya menaikkan 10% di tiap area, kita akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa cetar Mak..
Calon Pelanggan (110) x Conversion Rate (22%) = Pelanggan (24,2)
Pelanggan (24,2) x Jumlah Transaksi (3,3) x Rata-rata Penjualan (330.000) = Omset (26.353.800)
Omset (26.353.800) x Margin (27.5%) = Keuntungan (7.247.295)
 
Paham ya Mak ^_^ Ya beginilah kalo bisnis, kudu ada yang dihitung, jangan pasrah sama keadaan ahahahaaa…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Strategi Move On dari KOMPETITOR

Muri Handayani SBO Sekolah Bisnis Online Jualan Pelatihan Workshop Mentor Produsen Busana Muslim Fashion Hijab Inspiratif Inspirasi Sukses Wanita Perempuan

Siapa yang masih sering baper kalo lihat kompetitor? ahahahaa… hayo ngaku Mak. Sama donk, aku juga masih hihihiiii…

Capek kan Mak dikit-dikit baper.. Aku bahkan pernah rasanya sampe agak mual di ulu hati kalo liat kompetitor yang satu itu. Entahlah kenapa, cuma ke dia doank ahhahaa… Trus langsung gak bisa nahan untuk terus kepoin akunnya dia. Tapi efek sampingnya adalah aku malah jadi BT Mak. Kacau semua hariku rasanya. Kasian anak-anak kadang kena imbas Emaknya yang lagi cemberut.

Kalo udah kaya gitu, yang rugi siapa? Ya aku lah.. Yang seharusnya bisa ngerjain banyak hal, produktif. Tapi karena baper bikin BT, akhirnya jadi ga ngerjain apa-apa. Kompetitor ya gak akan ngerasain apa-apa. Dia mah tetep aja semangat berkarya.

Jadi…baperin kompetitor itu perlu gak Mak?
Udah pada pinter kan, ga perlu saya jawab ahhahaa…

Kita kepo sama kompetitor itu perlu Mak, untuk riset. Nah yang ga boleh adalah bapernya itu loh  Gimana caranya donk bisa riset kompetitor tanpa baper?

1. Tentukan IMPIAN sebesar mungkin
2. Buatlah STRATEGI mencapai mimpi
3. Jabarkan dalam target tahunan, bulanan, mingguan hingga harian.
4. Tempel tuh point 1-3 di tempat yang mudah terlihat. Melotot pasti kalo udah lihat tugas segambreng ahahhaa… Ternyata banyak banget PR kita ya Mak.
5. Nah kalo udah seperti ini baru boleh kepoin kompetitor. Ketika melihat kompetitor, fokus pada point 3 Mak. Kita mau riset si kompetitor pada bagian apanya. Jangan keseluruhan kita kepoin Mak, buang waktu, kan PR kita banyak.
6. Fokus masa depan, fokus masa depan, fokus masa depan. Bikin pikrian sibuk kerja, sibuk ngurus anak, sibuk ngurus rumah. Jadi gak ada lagi waktu untuk baper

Inget ya Mak, baper itu bikin hidupmu sengsara, mau? Gak kan..

Smangat berjuang Emak Setrooong! Saatnya kita ubah BAPER (Bawa Perasaan) menjadi BA-nyaktrans-PER hahahaaayyy! Bismillah.. Bisa.. Bisa.. Bisa..! Aku bisa, kamu juga bisa ^_^

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bagaimana cara menghadapi konsumen PHP?

Muri Handayani SBO Sekolah Bisnis Online Pelatihan Mentor Kursus Jualan Belajar Tips Perempuan Sukses Pembicara TutorialSiapa sih yang gak BT dikasih janji manis tapi ternyata asem 😅 Udah tanya panjaaaang banget, minta dikirimin foto, detil ukuran, harga. Eh menghilang tanpa jejak 😜 Jangan-jangan kompetitor yang cuma kepoin kita doank ahahahaaaa…

Tapi ya gak melulu si kompetitor 😊 Yang memang calon konsumen beneran lebih banyak. Saya sampe sediain 2 rak besar untuk nyimpen ratusan hmmm… kayanya sampe sih seribu barang bookingan. Apakah semua pasti dibayar? Ya gak juga 😅

Lalu apa yang harus kita lakukan supaya barang gak menggantung tanpa jelas nasibnya?

Buatlah peraturan yang dicantumkan dalam rincian order. Ada beberapa aliran 😀
– Batas pembayaran 2 x 24 jam. Melewati itu, barang dikembalikan ke ready stock.
– Maksimal 1 x 24 jam. Tidak ada konfirmasi dalam 24 jam dianggap transaksi batal.
– Paling lambat 12 jam. Jika melewati batas, di berikan ke konsumen lain.
Ada juga yang mencantumkan keterangan ini di bagian bio IG nya, atau kalo yang rajin di bagian caption tiap foto produknya.

Nah masalahnya… kalo ada konsumen lain. Kalo ternyata cuma dia doank 😅 antara butuh tapi sebel ahahhahaaa..

Mak.. jangan dikit-dikit sebel.. Inget tuh keriput dimuka, rambut juga rontok, kulit kusam, badan melar 😜 Sepertinya cara itu ampuh untuk membuat kita kalem hihiiihiii.. Karena ketika kita marah, energi negatifnya juga menyerang kita Mak. Kita malah ruginya lebih banyak.

So… yang harus kita lakukan adalah positif thinking.
– Bisa jadi dia sakit.
– Mungkin ada keluarganya yang kena musibah.
– Jangan-jangan ATM nya ketelen.
– Lagi sibuk ngurus ujian anaknya jadi lupa urusan transfer.
Kan kita tahu, perempuan itu manusia yang super rempong 😀

Sapa saja dia dengan baik dan tetap optimis closing. Atau setidaknya ada kepastian Ya atau Tidak. Jika tidak? Ya santai aja memang belum rejeki. Lagi digembleng sama Allah untuk lebih jago jualannya.

– Mba Tari apa kabar?
(Cukup gitu aja Mak negurnya. Toh dia akan lihat notifnya. Ketika dibuka, dia baca juga chat atasnya. Jika memang dia serius pasti transfer kok.)

– Mba Tari, hari ini ada pengiriman, mau sekalian dikirim yang punya Mba Tari?

– Mba Tari, ini Inner Syar’i Soul Hitamnya ada yang minta. Padahal tinggal satu. Jadi saya kasih ke dia aja atau mau saya kirim untuk Mba Tari hari ini?
(Ingat, pilihan untuk orang lainnya ditulis pertama, sedangkan yang untuk dia terakhir. Ini ada ilmu psikologisnya 😅 )

– Mba Tari jadinya transfer ke BCA/Mandiri/BRI/BNI syariah ya?

Banyak cara untuk nagih tapi ga galak kan Mak 😅 Teruuuusss berjuang untuk positif Mak sayang. Demi diri sendiri loh.. Biar wajah tetep sumringah, kinclong, bercahaya, menggoda #eeaaa menggoda suami sendiri boleh 😉

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading