Cara Sederhana Ini Bisa Memperbesar KEUNTUNGAN

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan PengajarLagi musim sepi penjualan.
Kondisi ekonomi sedang menurun.
Daya beli masyarakat menjadi lemah.
 
Ada sebagian orang yang mengatakan hal tersebut adalah penyebab anjloknya omset mereka. Sehingga dengan alasan itu, merekapun ikut lemes proses beriklannya.
 
Ah percuma ngiklan, konsumennya gak mampu beli.
 
Yakin? Masa sih? Emangnya Allah kasih rejeki pake musim? 😀
 
Tugas kita ikhtiar ya, bukan ngedumel heheheee… Terus saja mencoba dan berusaha meningkatkan penjualan. Marketing langit dan marketing buminya dipraktekin tanpa henti.
 
Okey.. sudah dicoba tapi masih belum mencapai target yang diinginkan. Jika seperti ini bisa jadi buntung, bukan untung. Sudah coba iklan sana sini, tapi belum ada hasilnya.
 
Kalem Mak.. ambil kertas dan pensil.
– Evaluasi konten iklan
– Evaluasi target audience
– Evaluasi waktu tayang
– Evaluasi dana iklan
– Evaluasi media iklan
 
Evaluasi hanya bisa dilakukan jika kita beriklan lebih dari 1 kali. Sehingga ada pembanding untuk dianalisa. Terkadang bukan salah iklannya, tetapi salah target audience yang kita sasar. Bisa jadi karena salah waktu tayang. Atau bahkan salah media iklannya.
 
Selama proses iklan berjalan, Mak bisa lakukan hal sederhana ini untuk meningkatkan jumlah keuntungan. Saya sedang bedah buku “Instant Cashflow” by Bradley J. Sugars.
 
Halaman 188: Kurangi Semua Biaya Sebesar 10 Persen
 
Hal ini tidak mudah dilakukan tetapi dengan sedikit usaha, Anda dapat mengurangi semua biaya paling tidak sebesar 10%. Langkah pertama adalah mengetahui biaya apa saja yang ada. Sebagian biaya lebih mudah dikurangi daripada yang lain. Tetapi biaya tetap yang lebih rendah berarti KEUNTUNGAN YANG LEBIH BESAR.
 
Jadi Anda perlu meluangkan waktu untuk hal ini. Mendapatkan penawaran harga dari sejumlah pemasok, subkontraktor, atau layanan penjualan adalah beberapa cara mengurangi biaya.
 
Petunjuk dan Kiat:
1. Lakukan selangkah demi selangkah. 1 persen perpekan, lalu dalam waktu 10 pekan Anda berhasil melakukannya.
2. Pilah setiap area bisnis Anda dan perhatikan secara individu.
3. Terus Audit setiap aspek operasi Anda.
4. Coba sertakan orang luar yang objektif dalam hal ini.
 
Saya yakin Mak udah mulai kebayang nih apa yang harus dilakukan sekarang. Bayangkan keuntungan Mak akan bertambah, maka proses pengerjaannya pasti dinikmati 😉 Fokus pada hasil ya Mak.
 
Seperti saat kita ngajarin anak belajar, gemes ya Mak kalo anak gak ngerti-ngerti heheheee… Tetapi dengan kita fokus pada hasilnya yaitu anak menjadi pintar, bermanfaat untuk ummat dan mendapat ridho Allah, maka kita jadi semangat mendidiknya. Kadang ya Anak ada malesnya untuk belajar. Untung dapet meja lipat yang super lucu dari Mak Nury Bunda Fahiem owner Grosir Meja. Naziya jadi semangat belajarnya ^_^ Recommended!
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Bisnis Merugi Karena Hal Sepele.. Ngeriiii…!

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Endorse
 
Semakin ku perdalam bukunya Freddy Liong, semakin mengiris-iris hatiku hiiikss… Ternyata masih buaaanyak banget yang harus kami benahi.
 
Saya gak mau pusing sendirian 😀 Saya mau ajak Mak untuk ikutan benahi tim kerjanya. Biar kita bisa sukses bareng-bareng ya Mak 😉
 
Saya buka halaman 56. Dan ini yang saya dapatkan..
 
20 kesalahan yang umum terjadi di tempat kerja. Sering kali terjadi berulang-ulang dan TIDAK DIPERBAIKI.
1. Tidak ada perencanaan kerja yang jelas dan terperinci.
2. Tidak berani bertanya ketika tidak memahami suatu penugasan.
3. Tidak mencatat informasi yang diberikan oleh atasan.
4. Kerja sama antar bagian tidak terkoordinasi.
5. Standar kerja tidak jelas dan tidak terukur.
6. Menyepelekan prosedur kerja yang telah ditetapkan.
7. Sistem pengawasan tidak ketat.
8. Malas berpikir dalam memecahkan masalah.
9. Tidak ada kesepakatan kerja antar bagian secara efektif.
10. Tidak berkonsentrasi/kurang perhatian saat diberi instruksi kerja oleh atasan.
11. Tidak menyusun prioritas harian sehingga tugas-tugas utama dan penting malah terabaikan.
12. Tidak mengelola berbagai gangguan yang muncul. Seperti teman yang ajak mengobrol, browsing website yang tidak berkaitan dengan pekerjaan, merokok yang berkepanjangan dll.
13. Kebiasaan menunda pekerjaan dan super sibuk ketika menjelang deadline.
14. Lupa meletakkan dokumen penting, sehingga butuh waktu lama untuk mencarinya.
15. Menghilangkan file di komputer.
16. Salam kirim e-mail.
17. Sistem prosedur kerja tidak jelas.
18. Tidak ada atau belum menguasai pekerjaan dengan baik.
19. Proses pemesanan dan pembelian barang terlambat.
20. Pengelolaan persediaan barang kurang efektif.
 
Haduuuh ampuuun… Cenut-cenut deh nih kepala saya hahahaa.. Dari 20 point diatas, yang mana yang menjadi PR Mak saat ini?
 
Ternyata kita terlalu sibuk belajar cara jualan aja. Cara mengelola tim dan sistem sangat terabaikan. Yuk ah waktunya kita tobat berjamaah. Cari posisi yang nyaman, ambil kertas dan pulpen. Sambil ditemani secangkir Kopi Abang Alfa dari Gorontalo by Bang Alwin S. Yunus.
 
– Kita catat semua PR.
– Pilih prioritas.
– Buat target pencapaian.
– Pastikan ada batas waktu yang harus dicapai.
– Mari kita eksekusi!
 
Semoga Allah mudahkan segala urusan Mak. aamiin.
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
 
Continue Reading

Menghindari Kesalahan yang Sama

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Guru

Saya lagi asik mempelajari bukunya Freddy Liong yang secara tidak sengaja saya lihat di salah satu toko buku online. Hmmm.. tetapi kalo saya tidak percaya dengan “ketidaksengajaan”. Karena sesungguhnya Allah sudah atur semuanya.

Mungkin ini petunjuk Allah untuk saya membenahi leadership dalam mengurus RAZHA dan SBO. Buku yang saya baca berjudul “Morning Briefing @Work” -Mencegah Kesalahan yang Sering Terjadi di Tempat Kerja-.

Saya mau share ke Mak halaman 54 dari buku ini yang sub judulnya adalah Menghindari Kesalahan yang Sama.

“Jangan memperbaiki permasalahan hanya dari permukaan, selalu temukan akar masalahnya.”

Pernah ngalamin salah kirim barang pesanan Mak?

Bukan soal kita bertanggung jawab atau tidak. Bukan soal ganti rugi ke konsumen. Tetapi kita harus menelusuri dimana letak kesalahan pada proses kerjanya?

Dulu saya pernah mendapati akar permasalahannya antara lain:
– Tulisan CS kurang rapi, sehingga bagian gudang salah membaca. Plis deh masalah sepele ini ternyata bisa jadi musibah ya Mak hihihiii..
– Susunan tumpukan kertas antara invoice dan catatan tambahan.
– Penandaan yang tidak seragam.

Alhamdulillah dari kesalahan yang dialami, bertahap kami terus memperbaiki sistem dan SOP nya. Hal printilan kaya gini penting gak penting tetap harus dikerjain ya Mak. Demi bertahan dalam proses pertumbuhan bisnis.

Nah saya mau kasih bocoran Mak tentang 4 langkah praktis untuk memastikan kesalahan yang sama tidak terulang lagi. Ini masih dari bukunya Freddy Liong.

1. Tanamkan pola pikir pada anak buah Anda bahwa kesalahan yang sama adalah penghambat pencapaian target. Dengan menyadari hal ini, anak buah cenderung menghindari kesalahan sama yang terjadi berulang-ulang.

2. Lakukan tahapan “pemecahan masalah” untuk menemukan akar masalah. Jangan memperbaiki suatu permasalahan hanya dari permukaan. Selalu temukan akar masalah dan lakukan perbaikan berdasarkan akar masalah tersebut.

3. Lakukan tindakan koreksi berdasarkan akar masalah yang ditemukan. Selalu pastikan kesalahan yang sama tidak terjadi lagi. Ada beberapa cara untuk melakukan tindakan koreksi, yaitu:
– Rencanakan ulang, baik proses kerjanya maupun standar kerjanya.
– Koordinasi ulang orang-orang yang terlibat.
– Latih ulang orang-orang yang terkait.
– Semangati ulang orang-orang yang melaksanakan tugas tersebut.
– Evaluasi ulang secara ketat pelaksanaan rencana kerja baru.

4. Selalu lakukan tindakan pencegahan (preventif)
– Analisa apakah sistem dan prosedur kerja sudah lengkap dan jelas untuk setiap orang.
– Analisa apakah standar kerja sudah jelas dan semua orang sudah memahaminya.
– Disiplin menjalankan sistem prosedur yang telah ditetapkan. Sering kali kesalahan terjadi karena tidak patuh pada sistem yang ada atau bahkan belum memiliki sistem yang jelas.
– Tingkatkan koordinasi dengan berbagai orang dan bagian dengan tujuan mencapai kesamaan persepsi dalam tujuan serta proses kerja.
– Praktikkan proses perbaikan terus menerus.
– Praktikkan budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin)
– Lakukan berbagai pelatihan untuk mengasah keterampilan.
– Lakukan berbagai sesi motivasi secara internal untuk memastikan semua orang tetap bersemangat dalam bekerja.

Huuufff.. PR kita banyak ya Mak untuk mengelola tim  Terus semangat untuk naik kelas dan semoga Allah memantaskan kita menjadi pempimpin yang baik dengan tim yang baik sesuai dengan impian kita. aamiin…

Kalo Mak punya mimpi main ke Gorontalo, wajib bawa oleh-oleh ini. Makanan tradisional yang enak banget untuk sesi ngemil. Cari aja di toko oleh-oleh Gorontalo, hampir di semua toko ada. Merknya “Mr. Kaleb Terbang” maknyuuusss… Atau bisa telpon langsung ke produsennya 0853-4101-0100.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Gak enak kan ya kalo kita dicuekin calon konsumen?

Pelatihan Kursus workshop Instagram Marketing Banjir Order Naik OMsetUdah kasih info lengkap ke calon konsumen, eh di baca doank. Gak ada babibu nya hahahaaaa…
 
Bales apa kek, biar kita gak berasa ngomong sama tembok :p
 
Nah bisa jadi, kita juga secara tidak sadar melakukan itu. Mungkin… kita lagi khilaf. Kalo kita gak cocok, gak suka, gak jadi.. ya jelasin aja.
 
Makasi infonya Mba Tari. Mohon maaf belum ada yang cocok. Semoga laris manis ya.
 
Bagus-bagus ya, tapi sayang belum masuk budget saya. Maaf ya gak jadi Mba Tari. Sukses terus ya Mba.
 
Oh gitu ya, keren programnya. Tapi saat ini kayanya saya belum perlu. Semoga Mba dapet banyak konsumen ya, laris manis.
 
Asik ya kalo diantara kita saling mendoakan. Jadi walaupun gak closing, semua berakhir damai hihihiii… Penjual gak baper dan pembeli juga gak merasa beban berat kalo memang gak jadi order ya gakpapa kok.
 
Good Mood itu sering kali tercabik-cabik karena soal KOMUNIKASI. Ya, sederhana.. komunikasi. Seperti di foto ini, peserta kelas private SBO saling ngajarin. Kadang udah dijelasin tapi kurang paham.
 
Yang belum paham jangan malu nanya, dan yang sudah paham berbaik hati untuk jelasin. Kalo di kelas private SBO wajib bawa laptop dan smartphone Mak. Karena memang 90% praktek, minimal 10 jam. Jadi harus siap mental dan fisik kalo ikut private di SBO.
 
Saya yakin peserta yang sudah daftar untuk ikut Private KMO Instagram SBO di Bandung akhir pekan ini sudah siap jiwa raga heheheee.. Sudah dijelasin Admin SBO di WA 0878244681815 kan ya harus bawa apa aja?
 
Kabarnya, buat yang sudah pernah ikut private di kelas sebelumnya, boleh ikut PENGULANGAN alias Reseat GRATIS. Aseeek.. yang mulai lupa-lupa materinya atau lagi bingung prakteknya mari merapat kita belajar bareng-bareng ya Mak.
 
Jumat berkah… aku doain Allah mampukan Mak menjemput impian.. aamiiin…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Perencanaan Bisnis Gagal Karena Hal Ini -Part 2-

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Wanita

Judulnya beda dengan part 1 hihihiii.. Suka-suka saya aja lah ya  Kan yang penting ilmunya tersampaikan. (Penulis macam apa ini wakakakaaa…)

Saya mau curhat nih sebenernya… Boleh donk gantian saya yang curhat  Saya sedang banyak evaluasi diri. Khususnya soal kepemimpinan. Entah kenapa “greget”nya mulai berkurang ketika saya memikirkan RAZHA. Biasanya hati saya berbunga-bunga dikala sedang mendiskusikan RAZHA.

Setelah kemarin coaching ke Pak Fauzi, ketemulah akar permasalahannya. Yes.. akhir-akhir ini saya kurang mendampingi proses eksekusi harian RAZHA. Saya membuat perencanaan kerja, lalu saya sampaikan ke Tim RAZHA. Tetapi hanya sebatas itu, sudah lama saya tidak melakukan kontrol harian.

Kalo ditanya kenapa, pasti jawabannya seribu alasan. Rempong urusan anak, sibuk nulis buku ke 4, super repot karena pindahan rumah dll.

Ketika kita memilih bisnis, secara sadar kita tahu konsekuensinya adalah MAKIN CAPEK + REPOT. Jadi… rempong ini itu gak boleh jadi alesan kita gak ngurusin bisnis.

Okey sekarang kembali ke permasalahan “Bagaimana agar perencanaan dapat berjalan sesuai keinginan?”.

1. Lakukan briefing harian. Mak boleh pilih Pagi atau Sore. Misalnya Mak pilih pagi. Kita evaluasi pekerjaan kemarin, ada kendala apa dan pencapaian apa yang didapat kemarin. Kemudian kita juga bahas tugas-tugas dan prioritas kerja hari ini.

2. Uraikan dan jelaskan tugas hari ini secara terperinci, spesifik dan lengkap tentang apa saja instruksi kerjanya. Ingat pembahasan di Part 1 kemarin. Setelah Mak jabarkan tugasnya, minta mereka kembali menjelaskan apa yang mereka tangkap dari penjelasan Mak. Ini untuk memastikan bahwa dia mengerti apa yang Mak perintahkan.

3. Uraikan ukuran keberhasilan/standar kerja. Kata Mak Lya Herlyanti “Sesuatu yang tidak bisa diukur itu tidak bisa diatur”. Oleh karena itu semua pekerjaan harus bisa dinilai dan diukur secara objektif. Supaya bisa dievaluasi bersama-sama tingkat keberhasilannya.

Contoh:
– Penambahan follower Instagram 200 follower per hari.
– Posting di Instagram 20 foto perhari. 5 foto produk, 5 testimoni, 5 quotes, 5 promo/branding.
– Setiap postingan harus menggunakan 20 hastag yang sudah ditentukan. Setiap hastag harus muncul di top post.

Jika tidak mencapai target yang diinginkan, maka kita evaluasi apa penyebabnya. Apabila kita hanya sekedar mengelola sosial media tanpa tolak ukur keberhasilan, ya santai banget nanti kerjanya. Tidak bergairah gitu.. Gak ada goal yang kudu dicapai.

Sama seperti kita mendampingi anak-anak. Anak terkadang males belajar karena belum tahu apa tujuan belajar. Kenapa harus belajar? Kenapa harus pinter? Kenapa harus bisa?
Maka wajib kita mengarahkan anak-anak untuk memiliki cita-cita setinggi langit. Sehingga mereka akan sumringah dalam proses belajarnya. Lelah hari ini adalah bayaran untuk mencapai impian di hari esok. Hari esok pasti cerah karena ada Allah yang sayang dengan kita. Secerah Naziya karena dapet Boneka Aisya dari Tante Yeti Sumiati owner Ciloets Handmade Bandung 

Semoga Allah selalu mudahkan segala urusan Mak.. aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Sederhana Membuat Tim Mengerti Apa yang Ditugaskan -Part 1-

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Pelatihan“Sebel deh… Udah dijelasin berkali-kali belom ngerti juga. Salah lagi…salah lagi.. Lemot banget sih ni orang.”
 
Kalem Mak… sabar.. Ngemil coklat dulu biar dapet good moodnya heheeee.. Pernah Mak ngalamin hal seperti itu? Ngajarin karyawan/tim udah bolak-balik dijelasin masih aja salah atau gak dikerjain. Dikerjain hanya saat pertama disuruh aja. Selanjutnya gak dikerjain lagi.
 
Prinsip kami.. ketika muridnya salah, maka yang salah adalah gurunya. Nah kok gitu?
 
Yang namanya murid itu kan “lugu” ya Mak 😀 Tugas gurulah yang membimbing dia sampe berhasil. Ada murid yang emang cekatan, cepet nangkep kalo dijelasin, tekun nyobain lagi.. lagi.. lagi.. sampe berhasil.
 
Nah yang jadi masalah kalo pas dapet murid yang lemot, lelet, kudu di tungguin baru dikerjain, besoknya udah lupa lagi. Apakah bisa sang guru menerapkan metode yang sama ke dua orang yang berbeda tersebut? Ya gak bisa Mak.
 
Bukan murid yang menyesuaikan guru. Tetapi gurulah yang seharusnya menyesuaikan dengan kemampuan murid.
 
Dalam menjalankan bisnis, kita sebagai pemimpin terkadang menyamaratakan kemampuan karyawan. Si A kalo dibilangin sekali langsung mantep kinerjanya. Beda dengan si B yang kudu berulang dijelasinnya. Maunya sih kita dapet karyawan yang tipe A semua ya Mak. Ini namanya kebanyakan ngelamun wakakakaaa… Ya elah Mak, kita kan bisnis rumahan. Ada yang mau kerja di tempat kita aja udah syukur hihihiii..
 
Justru Allah menghadirkan berragam tipe orang untuk melatih jiwa kepemimpinan kita Mak. Jangankan karyawan, anak kandung aja walaupun orang tuanya sama, pasti karakternya juga beda-bedakan.
 
“Orang yang bekerja cerdas adalah orang yang mampu mendefinisikan dan memahami standar kerja secara jelas.” Freddy Liong
 
Okey tugas kita sebagai pemimpin di bisnis adalah memastikan bahwa semua Tim mengerjakan apa yang kita perintahkan dengan hasil yang kita inginkan. Maka hal pertama yang wajib kita lakukan pertama adalah SIAPKAN ARAHAN.
 
1. Apa yang harus dilakukan?
2. Apa ukuran keberhasilan tugas tersebut?
3. Bagaimana melakukannya?
 
Pastikan sebelum memulai tugas, karyawan mempunyai persepsi yang sama tentang ketiga hal tersebut ya Mak. Penerima tugas harus menggunakan persepsi si pemberi tugas. Karyawan tidak boleh mengerjakan tugas berdasarkan asumsinya. Apa yang mereka kerjakan kudu sesuai dengan apa yang diperintahkan.
 
Bagaimana kita tahu kalo mereka paham apa yang kita tugaskan?
 
Setelah kita menjelaskan 3 point di atas, minta mereka menjelaskan ulang. Dengan begini kita bisa mengetahui apakah mereka mengerti dengan keterangan yang sudah kita jabarkan. Jangan-jangan kita ngoceh, dia mah ngelamun mikirin hal lain :p
 
“Okey sudah paham?
Sekarang kamu ceritain apa saja tugasnya.
Target yang dicapai.
Tahapan melakukannya jelaskan.”
 
Yuk praktek Mak. Gak cuma ke karyawan, ketika kita memberikan arahan ke anak bisa kita gunakan metode ini. Saat Naziya latihan sholat, kami menjelaskan kenapa harus sholat. Lalu kami minta Naziya menceritakan kembali penjelasannya. Alhamdulillah Naziya semangat belajar sholatnya, apalagi pake sejadah cantik Nafeesa Kidz karya Mak Nenden Nurjanah yang super best seller.
 
Semoga Allah mampukan Mak jadi pemimpin bisnis seperti Khodijah binti Khuwailid RA. aamiin…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Bingung Menentukan Siapa yang Nanggung Ongkir Saat Konsumen Komplen?

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan PenulisJangan terburu-buru ambil kesimpulan dalam kondisi marah/emosi/sebel/kecewa. Pasti donk itu yang kita rasain saat konsumen komplen. Biasanya apa aja sih yang dikomplen konsumen?

1. Salah kirim karena beda ukuran.
2. Salah kirim tidak sesuai jumlah pesanan.
3. Konsumen tidak terpuaskan.
4. Barang cacat.
5. Salah kirim karena alamat tertukar dengan konsumen lain.

Sebelum kita memutuskan siapa yang menanggung ongkir, ada baiknya kita telusuri dulu. Selidiki akar permasalahannya ada dimana.

Hal utama yang harus Mak lakukan pastinya mendengarkan semua celoteh konsumen. Jangan dibantah, jangan dipotong saat dia berbicara (jika melelui telepon), Mak cukup menjadi pendengar yang baik.

Baik Mba Tari, kami minta waktu untuk menelusuri masalah ini ya. Terima kasih atas informasinya. Terimakasih juga atas kesabrannya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Yuk Mak kita cek dari bagian penjualan dulu.

– Periksa chat saat order, jika produk ternyata sesuai dengan apa yang ada di chat. Maka bisa jadi konsumennya yang lupa terhadap orderannya. Kita sertakan bukti chat ke dia. Maka jika dia mau tuker barang, ongkir dia yang tanggung.

– Oh ternyata kesalahan ada di kita karena CS salah rekap/catat. Maka ongkir kita yang tanggung.

– Jika posisi Mak sebagai dropshipper, dan kesalahan ada di pusat, maka ongkir pusat yang tanggung donk ya. Kalo pusat gak mau nanggung, ya gampang… cari supplier lain aja yang lebih baik pelayanannya 😉 Banyak kok.. contohnya RAZHA 😀

– Misal ternyata barang cacat karena kelalaian tim produksi kita, maka ongkir kita yang tanggung.

– Konsumen kesempitan, ukurannya sudah sesuai pesanan, tapi dia mau tuker. Ongkir ditanggung konsumen. Tapi kalo Mak mau berbaik hati dan menjadikan ini “excellent services” ya silahkan. Asalkan masih masuk dalam margin. Jangan nombok 😀

Penggantian ongkir ini jangan lupa Mak catat dalam biaya pengeluaran ya. Hal kecil dianggap sepele, lama-lama makin berantakan tuh keuangannya. Saya sih yakin.. Mak yang sudah punya buku #MBLKBO Mudahnya Bikin Laporan Keuangan Bisnis Online pasti sudah pada praktek. Ya kan? Udah kan? Bener kan? hihihiii… cubit nih kalo belum pada praktek!

Kalo sudah pada praktek pasti sekarang sudah bisa senyum manis karena laporan keuangannya sudah beres 😉 Semanis kue-kuenya Mak Adilah Pasya Carrolina yang ngehits banget di Gorontalo. Adilah Cake & Cookies. Recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Menghitung Bonus Omset Untuk Karyawan

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Penulis BukuKita sebagai owner, maunya sih…karyawan itu kinerjanya seperti kita ya Mak. Semangat 45 gitu. Kalo orderan lagi sepi, langsung getol jemput bola. Mikirin gimana caranya, ngerayu konsumen lama, nagihin yang PHP, cari konsumen baru atau apalah, yang penting ada usaha gitu. Jangan diem aja 

Ya itu kan maunya kita. Mereka mah belum tentu mau ahahahaaa.. apalagi kalo yang gajinya segitu-gitu aja. Mau sepi, mau rame, tetep aja segitu yang dia bawa pulang. Pastilah mereka maunya santai, biar gak capek.

Tapi tetap ada kok yang rajin, karena alasan mereka mau meningkatkan skill. Menggali potensi diri. Menjadi ajang pembelajaran untuk bekal mereka nanti ketika memiliki bisnis sendiri. Tapi yang model kaya gini, jarang Mak  Langka! Berdoalah banyak-banyak biar Mak dikasih yang seperti ini sama Allah ya  aamiin…

Okey kita ambil kasus pertama. Dia lemes aja, gak semangat ngejar omset. Gimana solusinya? Buka buku #RAMSBO Resep Ampuh Membangun Sisitem Bisnis Online halaman 101.

Apaaaa? Mak lupa dimana naro bukunya?  Terlalu…. wakakaaa…

Di halaman 101 dijabarkan tentang cara menghitung bonus omset.

Perhitungan bonus bisa menggunakan % seperti yang saya terapkan di RAZHA. Dulu 1% nilai bonusnya dari omset. Sekarang turun jadi 0.5%. Lah kok turun? Tenang… karena gaji pokoknya yang saya naikin. Ini berproses dan bertahap… saya menyesuaikan dengan masa kerja mereka.

Dulu saat 1% gaji pokoknya yang kecil. Saat ini dengan % lebih kecil, total yang mereka dapatkan malah lebih besar.

Jika tidak menggunakan sistem %, boleh berdasarkan jumlah produk yang terjual. Misalnya terjual 100pcs, maka bonusnya 100 x Rp.2.000 = Rp.200.000. Nilai rupiahnya juga sesuaikan dengan produk yang Mak jual ya.

Saya gak bisa sistem rupiah seperti itu. Lah produk ciput kan murah banget Mak. Beda sama yang jualan gamis harga ratusan ribu. Dan produk RAZHA juga berragam perbedaan harganya. Jadi males ribet hitungnya, jika A bonus Rp.1.000, produk B Rp.1.500, produk C Rp.2.000 misalnya. Ribet Mak hihihiii… Jadi saya ambil keseluruhannya saja dalam jumlah % dari total omset yang dia dapat.

Bonus berjenjang juga bisa Mak coba terapkan. Misalnya omset 50 juta bonus 1%, omset ke 51 – 75 juta bonusnya 1,5%, omset ke 76 juta dan seterusnya mendapat bonus 2%.

Dengan begini semoga bisa memicu semangat mereka untuk meningkatkan performa. Selamat mencoba Mak 

Kalo manset tangan dari HijabQStore by Mak Armitaindriani Mita aku udah coba, keren kan Mak 

Saya doain semoga Mak diberikan tim sesuai dengan yang Mak harapkan.. aamiin..

Boleh share untuk berbagi ilmu…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Sederhana Ini Bisa MEMBUAT PELANGGAN JADI LOYAL

Muri Handayani Mentor Bisnis Online Guru Penulis Buku Pengajar Pemateri Cara Jualan Online Perempuan Ibu Rumah Tangga BandungLebih mudah menjual ke pelanggan atau mencari konsumen baru? Saya yakin Mak setuju untuk menjawab PELANGGAN. Karena untuk meyakinkan calon konsumen belanja di tempat kita, butuh perjuangan ya kan.
 
– Meyakinkan calon konsumen bahwa kita onlineshop yang jujur, bukan tipu-tipu.
– Meyakinkan calon konsumen bahwa kwalitas produk kita sesuai dengan harga yang ditawarkan.
– Meyakinkan calon konsumen bahwa kita bertanggung jawab hingga produk sampai ke tangan mereka.
– Meyakinkan calon konsumen bahwa kita memberikan garansi atas kualitas produk yang ditawarkan.
– Meyakinkan calon konsumen bahwa kita baik hati dan gak judes ahahahaaa..
 
Sedangkan PELANGGAN sudah mengetahui itu semua dari pengalaman dia belanja di Olshop kita. Mereka terkadang melakukan rekap order sendiri. Gak pake tanya rekening, sudah transfer sendiri. Gak minta foto banyak, mereka lihat sendiri di IG atau FP. Ah pokoknya enak deh kalo sudah punya pelanggan loyal. Gak seribet konsumen baru yang tanya ini itunya panjang kali lebar ahahahaaa…
 
Nah PR kita adalah bagaimana “merawat” PELANGGAN supaya panjang jodoh sama Olshop kita. Biarlah toko sebelah lebih murah, tapi dia sudah kadung jatuh cinta sama kita. Kan cinta itu buta wakakakaa…
 
Bagaimana kita bisa membuat PELANGGAN jatuh cinta sama kita, kalo kita tidak menyentuh hatinya #eeeaaaa… Bagaimana caranya memberikan cinta ke PELANGGAN kalo kita “tidak mengenal” mereka.
 
+ Ini CD lagu Kahitna untuk kamu.
– Iiiihh kok kamu tau sih kesukaan aku? so sweet deeeh..
 
+ Ini CD lagu Backstreet Boys untuk kamu.
– Lagu tentang apa sih? Bagus gak?
+ Coba aja
– Duh aneh banget sih, aku gak suka.
+ (BT)
 
Mau happy ending atau mau yang BT Mak hihiiii… analoginya seperti itu. Jadi kalo kita sudah kenal dekat dengan pelanggan, paham selera mereka, tahu ukuran mereka (baju, sepatu, celana) dan mengerti kebutuhan mereka, kita akan bisa MENAWARKAN PRODUK YANG TEPAT KE ORANG YANG TEPAT.
 
Saya mau sharing sedikit contoh sederhana pembuatan data pelanggan. Ini bukan data penjualan. Dari data yang akan kita masukkan nanti, kita bisa memetakan data pelanggan. Buat formatnya sesuai bisnis Mak ya. Gunakan Microsoft Excel untuk membuat kolom sederhananya.
 
Contoh untuk bisnis fashion muslim:
1. Nama
2. Alamat
3. HP
4. Jumlah transaksi
5. Transaksi terakhir
6. Ukuran Gamis
7. Ukuran Khimar
8. Warna Favorit
9. Motif Favorit
 
Contoh untuk bisnis makanan:
1. Nama
2. Alamat
3. HP
4. Jumlah transaksi
5. Transaksi terakhir
6. Rasa Favorit
7. Produk yang diminati
 
Seandainya kita sedang mengalami penumpukan stok Kue Green Tea, karena yang laku hanya coklat. Dengan melihat database pelanggan, kita bisa mengetahui siapa saja yang suka rasa Green Tea. Dengan begitu kita bisa japri untuk menawarkan rasa yang tepat ke orang yang tepat.
 
Selamat memberikan cinta untuk PELANGGAN ya Mak 😘 Luv u
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Aplikasi Gratisan Bikin Disain

Tutorial disain sederhana canva gaptekSudah beberapa tahun ini saya menggandrungi CANVA. Aplikasi berbasis web yang gak perlu install. Maklum Emak-Emak agak ribet soal urusan install hihihiii..

Namun syaratnya harus terakses internet saat pengerjaan.

Yang saya suka dari CANVA ini banyak pilihan ukuran sesuai kebutuhan, jadi nanti gak usah crop lagi. Diantaranya:
– Presentasi
– Poster
– Facebook Post
– A4
– Instagram
– Cover FanPage
– Tumblr
– Twitter
– Wedding Invitation

Daaaan masih banyak lagi… Silahkan intip saja di canva.com ya. Pilihan disainnya juga cukup banyak. File bisa di save dalam bentuk JPG, PNG, PDF. yang juga saya suka, semua disain yang saya buat, tersimpan rapi disana. Kapanpun saya mau edit bisa banget.

Berhubung anak saya sudah manggil-manggil jadi gak bisa ketik banyak  Selamat mencoba ya.. Silahkan bagikan untuk menjadi passive pahala

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading