Cara Praktis Menghitung Harga Jual

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan EEJJNangis bombay deh kalo udah salah ngitung harga jual  Saya sudah pernah ngalamin, nyesek Mak! Bukannya untung, malah buntung hiiiksss….!

Menurut saya, ada 2 cara untuk menghitung harga jual.
1. Dari harga jual menuju ke harga produksi.
2. Dari harga produksi menuju ke harga jual.

Untuk point 1, yang harus Mak lakukan adalah riset TARGET MARKET dan riset PASAR terlebih dahulu. Berapa sih harga jual di pasaran? Kompetitor jualnya berapa? Bukan berarti kita harus menentukan harga jual dibawah harga kompetitor. Kita bisa saja jual lebih mahal, namun dengan diiringi penambahan VALUE. Sehingga konsumen tetap rela bayar dengan harga lebih mahal, namun mendapatkan manfaat, kebahagiaan dan kepuasan lebih banyak.

Misalnya harga jual di pasaran Rp.100.000.
Ini saya coba bedah dengan potongan diskon di RAZHA.

Reseller disc.20%.
100.000 – 20.000 = 80.000

Agen disc. 30%.
100.000 – 30.000 = 70.000

Ditributor disc.40%.
100.000 – 40% = 60.0000

Maka misalnya distributor membeli ke RAZHA, omset masuknya adalah 60.000. Ini adalah harga terrendah yang masuk ke kas RAZHA.

Dari 60.000 ini harus bisa menutupi:
1. Harga Pokok Produksi
2. Biaya operasional
3. Biaya pengembangan bisnis
4. Biaya penyusutan alat
5. Pajak + Zakat
6. …..
7. ……
8. …..
9. KEUNTUNGAN

Nah 9 point di atas itu harus Mak buat serinciiiiiii mungkin. Jangan sampe ada biaya yang lupa Mak masukin. Padahal kita tetap membayarkannya.

Point 2 – 9 dihitung. Maka point 1 Mak juga nantinya bisa tahu berapa harga pokok produksi yang bisa dialokasikan. Sehingga besaran nilai point 1 sangat mempengaruhi jenis bahan yang digunakan, jumlah bahan yang digunakan, harga jasa pembuatan, model dan harga kemasan produk dll.

Jika… misalnya… harga pokok produksi ada di angka 20.000. Maka Mak harus fokus mencari bahan baku yang kurang dari 20.000. Karena kan harus ada biaya jasa pembuatan, kemasan, foto produk, resiko reject dll.

Nah pusing kan jadi produsen? wakakakaaa…
Mau dapet untung banyak ya harus siap pusingnya banyak hihihiiii…

Walaupun lagi mumeeet.. dan pusiiiiing, dirumah tetep harus cantik demi suami ya Mak. Dapet pahala kan  Makasi ya Mak Erika Okta Viana aku makin cantik dan suami makin bahagia hihihiii… Lip Mate Cream Bearl favoritku niiih… recommended! @bearlbdgofficial

Orang lain mah ngaca pake cermin, Emak Olshop ngaca pake laptop ahahahaaa… Abaikan piring dan segala perabotan dapurnya, beginilah ruang kerja Emak Jaman Now 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[Tips CouplePreneur] Pengelola Keuangan Suami/Istri?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan EndorseHujan dipagi hari bikin mager, saat ini di Cihanjuang 21 derajat celcius. Enaknya baca buku, memberikan nutrisi diri untuk memperkaya wawasan. “Couplepreneur Bikin Baper” karya Mba Fenny Ferawati jadi pilihanku hari ini. Halaman 99…

Siapa Pengelola Keuangan?

Pada dasarnya tidak ada teori yang mengharuskan suami atau istri yang memegang kendali atas pengelolaan keuangan. Meskipun sebagian besar pasangan menganut paham untuk menunjuk sang istri menjadi “Manajer Keuangan”, itu bukan suatu hal yang tidak bisa diganggu gugat.

Jika memang sang istri mampu mengelola dengan baik dan bisa dipercaya, maka seyogyanya sang istri yang mengelola. Namun jika dirasa sang suami yang lebih piawai mengatur keuangan, sah-sah saja jika kendali ada di tangan suami. Hal yang perlu diperhatikan adalah adanya keterbukaan di kedua belah pihak.

Lalu bagaimana jika berbisnis bersama?

Dalam suatu bisnis, profesionalitas harus terjaga. Pemegang keuangan tentu berdasarkan kompetensi. Siapa yang lebih mampu dalam artian memiliki ilmu yang mencukupi, dialah yang diberi tanggung jawab. Bahkan jika diperlukan, ada baiknya merekrut karyawan untuk bagian keuangan.

Kesalahan yang lazim dilakukan para couplepreneur adalah mencampur keuangan pribadi dengan usaha. Tanpa ada pemisahan keuangan, biasanya pelaku bisnis akan terkecoh dengan saldo yang bayak dan cenderung mendorong ke arah konsumtif. Padahal uang tersebut juga diperlukan untuk modal dan biaya operasional.

Tips:
1. Pisahkan rekening pribadi dengan rekening bisnis.
2. Buat rincian pengeluaran rutin dan penting.
3. Miliki catatan keuangan bisnis dan catatan keuangan pribadi secara terpisah.

Kalo di bisnis Mak saat ini, yang pegang keuangan Mak atau suami?

Suami saya gak mau pegang uang, kalo butuh tinggal laporan dan mengajukan proposal hihiiii… Jadi semua ATM dan token saya yang pegang. Nah ini justru jadi ujian ahahahaa.. harus kuat iman 

Ya kalo lagi mumet urusan ngatur keuangan, paling enak “me time” dengan cara merawat diri. Bagi seorang Emak yang masih punya balita, susah untuk ke salon. Alhamdulillah ada Moayu dari Mba Yulia Astuti  Moayu Skin Care for Soft, Smooth & Glowing skin 

Mak sudah sampe halaman berapa baca buku Couplepreneur-nya? Kalo ada buku yang halamannya loncat, kosong ataupun rusak. Bisa ditukar jika Mak waktu itu ordernya di Admin SBO melalui WA 087824468185 ya.

NB: Sampai ketemu 28 Januari 2018 di Seminar “Menyelami Dunia Produksi” SBO. Inget kan lokasi acaranya di Sofyan Inn Tebet? Tolong datang tepat waktu ya Mak 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Mudah Menjual Produk Mahal

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Produsen Fashion Inner HijabBanyak yang ngeluh ke saya ketika mau mulai ikut jualin produk RAZHA. “Mba Muri, Inner Hijab RAZHA kan mahal, susah jualnya.”

MAHAL itu relatif. Mahal buat siapa? Benerkan Mak?
Supaya bisa jualan produk “mahal” ada 2 kunci utamanya:
1. Jual ke orang yang tepat. Orang yang mampu dan mau membelinya.
2. Jual dengan cara yang cerdas.

Hayu ke rak buku, buka Hypnoselling halaman 185. Udah pada sampe kan bukunya? Jangan dijadiin pajangan 

Informasi yang sama dapat dipersepsikan berbeda bila dikatakan dengan cara yang berbeda. Demikian juga HARGA. Kita dapat menyebutkan harga yang sama dengann cara yang berbeda dan prospek menganggapnya berbeda. Ingat, orang membeli karena persepsi mereka. Maka, bentuk persepsi mereka agar mereka menganggap bahwa harga kita adalah HARGA YANG WAJAR untuk benefit yang sudah kita jelaskan. Maka, jangan pernah sebut harga produk tanpa dilengkapi alasan mengapa harga yang kita tawarkan wajar.

Bandingkan dengan harga lain.
Orang pada umumnya memiliki sedikit pengetahuan tentang harga produk seperti ini. Anda bisa membandingkannya dengan:
– Harga pesaing
– Harga asli
– Harga pabrikan
– Harga lama
– Harga normal

Dipecah harian.
Misalnya harga produk seharga 360.000, bisa dipakai setahun. “Sebenarnya kita hanya keluarin uang 1.000 per hari loh. Beda dengan produk sebelah, lebih murah sih cuma 100rb-an. Tapi tiga bulan habis. Jadinya 3.000 sehari. Jadi mana yang lebih murah?”

Bandingkan dengan pengeluaran lain.
Misalnya harga laptop 10 juta. Bisa dibuat lebih murah dengan pernyataan: Bila dipecah harian, harga laptop ini kurang dari harga secangkir kopi cafe yang biasa Anda minum setiap harinya.

Katakan berapa harga yang telah dibayar orang lain (ditempat kita atau di tempat orang lain).
“Di luar sana, Anda perlu membayar puluhan juta untuk mempelajari ilmu ini.”

Tambahkan bonus.
Jangan main banting harga, bermainlah di penambahan benefit. Pastikan saat Anda menjual benefit jauh lebih besar dari harga yang dibayarkan. Maka mereka akan membeli, membeli dan membeli lagi. Saat Anda berikan bonus, jangan lupa sertakan nilainya (Pastikan nilai bonusnya tetap masuk akal, jangan berlebihan).

Selanjutnya silahkan baca sendiri ya di halaman 187 ya Mak, pegel ngetiknya wakakakaa… Weekend mau nemenin anak-anak main, usahain bukan main gadget. Alhamdulillah ada Mainan Kayuku Agdia dari Mak Dini Maryani 😍 Za & Zi seneng banget 😘 recommended!

Oh iya, Saya lagi beresin persiapan untuk seminar “Menyelami Dunia Produksi” yang akan menghadirkan 3 pembicara di Jakarta. SBO sedang merangkul para produsen dan calon produsen untuk bisa memilih produk laris dan belajar cara meningkatkan benefit. Sehingga mereka gak main di area “perang harga”. Jual produk itu harus dengan harga “pantas”. Sehingga kita punya cukup dana untuk membiayai pertumbuhan bisnis yang kita tahu GAK MURAH.

Salam sayang untuk Produsen Indonesia, sampai jumpa 28 Januari di Sofyan Inn Tebet, Jakarta. Pastikan Mak sudah dapat alamat lengkapnya ketika daftar ke Admin SBO di WA 087824468185 ya. Luv u Mak.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ternyata OMSET 1 Milyar Mudah, Begini Caranya..

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan EEJJSiapa yang gak mau omset 1 Milyar per bulan? HIhihiiiii… pasti pada mau semua kan? Maklum, kita Emak Matre wakakakaaa… Ya iyalah kudu matre, biaya sekolah sekarang mahal ciiint…

Berangkatin Haji dan Umroh keluarga besar, ya pake duit. Sedian tempat tinggal yang nyaman buat keluarga, ngebangunnya pake duit, eh gak deng.. pake batu bata  tapi tetep belinya pake duit kan. Sekolahin semua ponakan dan sodara yang kurang mampu, duuuh nikmat banget kalo kita bisa selalu bantu mereka.

Mau sedekahin yang banyak buat Palestin, Rohingnya, Yatim, Pesantren, Masjid… sedaaap kalo kita bisa ngasihnya banyak ya Mak.

Yuk ah kita matre 

Berat gak sih 1 Milyar sebulan? Ya iyalah, kalo gampang, semua orang udah kaya ahahahaaa.. Tapi jangan dibikin pusing Mak. Kita bagi menjadi target harian aja.

1 Milyar dibagi 22 hari kerja = 45.500.000

Misalnya kita akan dapatkan ini dari:
Distributor 2 juta/hari x 10 = 20juta
Agen 1 juta/hari x 20 = 20juta
Reseller 500rb/hari x 11 = 5.500.000

Yang harus kita lakukan saat ini:
1. Menyediakan produk yang banyak, baik, laris.
2. Melakukan branding.
3. Memantapkan strategi Marketing.
4. Mencari Mitra sebanyak-banyaknya.
5. Merawat Mitra yang sudah ada.
6. Pengelolaan tim yang solid.
7. Sistem order, database, laporan keuangan dan semua pencatatan lainnya diperbaiki.
8. Manajemen keuangan yang baik, jangan dipake buat jajan terus 
9. Pikirin sendiri point berikutnya hihihiiiii…

Nah.. Allah akan kasih ini kepada orang yang pantas!
Masa iya barang dagangan kita cuma ada selusin tapi bisa punya omset 1 milyar?
Masa iya bisa punya orderan banyak tapi gak ngerti cara jualan?
Masa iya ngelayanian banyak pesanan tapi gak punya tim?
Masa iya bisa muterin uang sampe milyaran tapi gak punya pencatatan dan laporan keuangan?

Bisnis itu, seru-seru sedap ya Mak. Tugas kita cuma satu: MEMANTASKAN DIRI  Aku pake gamisnya Dzakiya Hijab Indonesia dari Mak Restu Dwipantes kan Mak?  recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Calon Konsumen Akan Membeli Jika…

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi PenjualanBuka buku Hypnoselling halaman 182 yuk Mak. Udah pada sampe kan bukunya?

Seorang prospek akan membeli ketika benefit yang didapat lebih besar dari harga yang dibayarkan.

Apa yang dimaksud benefit? Benefit adalah keuntungan atau manfaat yang akan didapat oleh konsumen saat membeli produk kita. Secara sederhana ada dua macam benefit.

Pertama, benefit rasional. Terikat fungsi, bahan dan fitur produk.
Kedua, benefit emosional. Terkait gengsi, merk dan pelayanan.

Bagaimana dengan harga? Harga adalah biaya yang dibayarkan oleh seseorang untuk memiliki sebuah produk. Tidak terbatas pada uang, namun juga waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk membeli sebuah produk.

Bila harga yang dibayarkan lebih besar daripada benefit yang akan didapat, tentu saja orang tidak akan mau membelinya. Sebaliknya, bila benefit yang didapat jauh lebih banyak daripada harga yang dibayarkan, maka orang akan mau membelinya.

Maka, jangan sekali-kali menyebutkan harga sebelum calon konsumen mengerti manfaat dari produk Anda.

Nah bagaimana caranya agak calon konsumen memahami sejalas-jelasnya benefit dari produk kita? Bagaimana pula agar persepsi mereka terhadap benefit yang didapat lebih besar daripada harganya? Ikuti tiga tips berikut:
1. Deskripsikan benefit sejelas-jelasnya.
2. Bingkai harganya.
3. Tingkatkan benefit buat mereka.

Bingung Mak? Alhamdulillah  ini artinya kita diminta Allah untuk nambah ilmu lagi, ilmu yang ada saat ini belum cukup. Silahkan baca lengkapnya di halaman 184. InsyaAllah nanti saya bahas lagi di sini.

Saya tertarik dengan BENEFIT EMOSIONAL. Ini yang bisa kita ulik dengan cara BRANDING. Benefit Emosional sangat bisa membantu kita menjual produk dengan harga tinggi dan tetap laris manis, walaupun toko sebelah jualannya banting harga. Biarin aja dia banting harga, kita mah jangan ikutan kerja rodi kaya dia. Kita jualan harus punya keuntungan yang cukup untuk bisa memenuhi semua biaya operasional dan biaya pertumbuhan perusahaan.

Biaya pertumbuhan perusahaan sudah dibahas sama Mas Arif Budiyono di Seminar “Menyelami Dunia Produksi” bulan kemarin di Bandung. Buat Mak yang ketinggalan, ada kesempatan kedua, 28 Januari akan digelar seminar “Menyelami Dunia Produksi” di Jakarta. Ini seminar pertama dan terakhir tahun 2018 di Jakarta. Tema ini saya gak akan buka lagi di Jakarta 

Jadi jangan heran kalo chatnya Admin SBO di WA 087824468185 antriiii banget  Pada mau ikut seminar yang benefitnya bisa melipatgandakan omset Mak jika dipraktekin.

Kalo melipatgandakan kebahagiaan, pake Khimar nya Saya Syar’i dari Mak Es Setyowati  Bahagia karena jadi makin cantik dan terlihat lebih muda hihihiiii…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Menyampaikan Ketidaksetujuan yang Tidak Menimbulkan Konflik

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Motivator SBO Komunitas Pemberdayaan Perempuan RAMSBO Laporan KeuanganPernah selisih pendapat dengan suami soal kerjaan? Kita gak setuju dengan pendapatnya eh ujung-ujungnya malah ribut 😀
 
Mak menjalankan bisnis dengan partner/teman/sodara? Saling ngotot dengan pendapat masing-masing yang akhirnya jadi konflik?
 
Sedih ya Mak kalo itu terjadi… Pagi ini saya buka lagi bukunya Freddy Liong yang berjudul Morning Briefing @Work halaman 220. Sebenarnya ini tentang menyampaikan ketidaksetujuan bawahan dengan atasan. Tapi saya poles dikit supaya bisa kita terapkan di bisnis online kita.
 
Hindari 5 hal dibawah ini saat menyampaikan perbedaan pendapat:
1. Perkataan frontal yang berkesan menyerang, seperti “Saya tidak setuju.” atau “Itu tidak benar”, “Anda salah!”
2. Menyatakan ketidaksetujuan pada saat situasi sedang menghadapi banyak malasah berat.
3. Menunjukkan ekspresi wajah yang menentang, melawan, bermusuhan dan kurang sedap dipandang bila tidak setuju.
4. Menyatakan ketidaksetujuan dengan berargumentasi atau mengajak berdebat.
5. Menghasut dan memprovokasi orang lain untuk menyatakan ketidaksetujuan.
 
Nah berikut ini cara menyampaikan ketidaksetujuan yang baik:
1. Mulai dengan menggunakan kalimat tanya, bukan kalimat pernyataan. Bisa mulai dengan menanyakan sasaran atau tujuan yang ingin dicapai dan apa gambaran besar dari pendapat atau ide yang disampaikan.
2. Mengulangi pendapat atau ide yang telah disampaikan untuk memastikan apa yang dijelaskan olehnya sudah dimengerti dengan benar. Tahap ini untuk menghindari kesalahpahaman penafsiran terhadap pendapat atau ide yang telah disampaikan.
3. Kalaupun ternyata memang terjadi perdebatan pendapat atau ketidaksetujuan, tampung dulu pendapat atau ide mereka, kemudian cari atau minta waktu yang tepat untuk menjelaskan sudut pandang atau pendapat yang berbeda. Perlu diingat, tujuan menjelaskan pendapat atau ide yang berbeda bukan untuk menyalahkan atau meremehkan pendapat atau ide mereka, tapi untuk menunjukkan bahwa pemikiran atau pendapat lain yang disampaikan ini lebih efektif untuk mencapai sasaran yang dimaksud. Pastikan ide atau pendapat lain yang disampaikan terbukti mendukung untuk mencapai sasaran atau memenuhi kebutuhan dan kepentingan yang mereka maksud.
 
Cara menyampaikan ketidaksetujuan yang tidak menimbulkan konflik dan perdebatan adalah cara-cara yang didasari sikap hati yang menghargai orang lain. Pandangan yang positif terhadap orang lain. Keinginan hati untuk mencari win-win solution, saling menjaga kepentingan dan kebaikan bersama.
 
Bismillah.. semoga pada akhirnya bisa mencapai hasil yang diinginkan ya Mak, bukan hanya sedekar debat kusir. Ketika sudah mencapai kesepakatan yang baik, kita akur dengan partner/teman/sodara/suami tinggal kita eksekusi deh ide tersebut. Bisnis makin bertumbuh dan bisa menebar banyak manfaat aamiin…
 
Makan-makan deh heheheee… Kita traktir makan Siomay Raya Bintaro hasil tangannya Mak Ilyuna Saptarini 😉 Praktis, tinggal keluarin dari freezer, angetin, nyaaamm…nyaaammm…
 
Saya doain Mak yang berpartner bisa langgeng kerjasamanya aamiin…
 
Oh iya, buat Mak yang belum tau ada diskon 60% Buku Creativepreneur boleh colek Admin SBO di WA 087824468185, bentar lagi promonya tutup. Jadi mending hari ini aja chatnya Mak, mumpung inget.
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Mengembangkan Pasar Dengan Blue Ocean Strategy

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Buku CreativepreneurSaya memang belum ikut GBC (Grounded Business Coaching) Coach Dr. Fahmi. Karena saya takut (jujur nih) hahahaaa.. Takut makin banyak PR nya :p Tuntasin dulu PR dari hasil ikut pelatihan yang lalu, sebelum ikut pelatihan baru yang akhirnya semakin menumpuk PRnya 😀
 
Tetapi saya sangat menikmati bukunya Coach Fahmi. Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy. Saya mau sharing ke Mak di halaman 209. Simak ya..
 
Konsep dasar blue ocean adalah VALUE INNOVATION, bagaimana kita mengalihkan diri dari persaingan di red ocean yang sangat kompetitif dan berdarah-darah menuju pada blue ocean yang membuat kompetisi jadi tidak relevan lagi. Value Innovation tidak selalu berupa inovasi teknologi, tetapi berupa inovasi untuk peningkatan keuntungan pelanggan yang disesuaikan dengan harga jual dan biaya.
 
Setiap strategi selalu mempunyai resiko yang harus dipertimbangkan dengan seksama. Formulasi dan eksekusi BOS (Blue Ocean Strategy) haruslah dilakukan dengan tepat dan cermat.
 
Red Ocean Strategy:
1. Bersaing pada market space yang sama.
2. Mengalahkan kompetitor yang sudah ada.
3. Eksploitasi demand yang sudah ada.
4. Mengikuti value cost trade off.
5. Aliansi sistem dan aktifitas pada differensiasi atau low cost.
 
Blue Ocean Strategy:
1. Menciptakan market space yang baru.
2. Kompetitor sudah tidak relevan lagi.
3. Menciptakan dan menangkap demand baru.
4. Memecahkan value cost trade off.
5. Aliansi sistem dan aktifitas mengejar differensiasi baru dan low cost.
 
Secara sistematis, BOS mengajak kita berpikir lebih jauh bagaimana value diciptakan dan ditawarkan kepada konsumen. Value bagi buyer menjadi alasan mengapa mereka membeli. Inovasi pada nilai akan menjaga bisnis selalu dalam keunggulan berkelanjutan.
 
Pada BOS terdapat 2 cara dalam menciptakan value innovation, yaitu melalui penghematan biaya dengan menghilangkan dan mengurangi biaya, dan mengangkat buyer value dengan meningkatkan dan menciptakan elemen baru yang tidak pernah ditawarkan oleh pesaing di industri.
 
Sudah mulai kebayang Mak? Kira-kira VALUE INNOVATION apa yang akan Mak ciptakan dalam bisnis Mak? Yang datang ke area SBO di FSN kemarin pada sesi Bu Ines Handayani pasti sudah tahu ya ada 11 point untuk menciptakan value.
 
Nah sekarang waktunya kita eksekusi Mak! Siap? Atau masih pusing? hahahaaa… Kalem Mak.. Cari dulu mood booster yang bisa ningkatin good mood kita dalam waktu sekejap. Biasanya apa yang Mak lakukan? Jalan-jalan keliling rumah sebentar, nyapa tetangga, atau malau beresin rumah, makan coklat atau ngebakso. Kalo saya ngeduren Mak hihihiii.. Kami sekeluarga suka banget duren. Dan buat saya, makan DURENO itu paling cepet naikin good mood. Praktis, tinggal buka kulkas, langsung nyam-nyam. Gak usah pake ribet cari duren dan buka kulitnya.
 
Nah ini inovasi kan ya. Jadi sekarang setiap kulkas Mak wajib ada isinya DURENO by Mas Eko Adi Prasetyo. Ketika lagi bad mood, tinggal buka kulkas, langsung sumringah lagi 😉 aseeeek….
 
Saya doain Allah mudahkan Mak dalam menemukan Value Innovation-nya aamiin…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Cara Sederhana Ini Bisa Memperbesar KEUNTUNGAN

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan PengajarLagi musim sepi penjualan.
Kondisi ekonomi sedang menurun.
Daya beli masyarakat menjadi lemah.
 
Ada sebagian orang yang mengatakan hal tersebut adalah penyebab anjloknya omset mereka. Sehingga dengan alasan itu, merekapun ikut lemes proses beriklannya.
 
Ah percuma ngiklan, konsumennya gak mampu beli.
 
Yakin? Masa sih? Emangnya Allah kasih rejeki pake musim? 😀
 
Tugas kita ikhtiar ya, bukan ngedumel heheheee… Terus saja mencoba dan berusaha meningkatkan penjualan. Marketing langit dan marketing buminya dipraktekin tanpa henti.
 
Okey.. sudah dicoba tapi masih belum mencapai target yang diinginkan. Jika seperti ini bisa jadi buntung, bukan untung. Sudah coba iklan sana sini, tapi belum ada hasilnya.
 
Kalem Mak.. ambil kertas dan pensil.
– Evaluasi konten iklan
– Evaluasi target audience
– Evaluasi waktu tayang
– Evaluasi dana iklan
– Evaluasi media iklan
 
Evaluasi hanya bisa dilakukan jika kita beriklan lebih dari 1 kali. Sehingga ada pembanding untuk dianalisa. Terkadang bukan salah iklannya, tetapi salah target audience yang kita sasar. Bisa jadi karena salah waktu tayang. Atau bahkan salah media iklannya.
 
Selama proses iklan berjalan, Mak bisa lakukan hal sederhana ini untuk meningkatkan jumlah keuntungan. Saya sedang bedah buku “Instant Cashflow” by Bradley J. Sugars.
 
Halaman 188: Kurangi Semua Biaya Sebesar 10 Persen
 
Hal ini tidak mudah dilakukan tetapi dengan sedikit usaha, Anda dapat mengurangi semua biaya paling tidak sebesar 10%. Langkah pertama adalah mengetahui biaya apa saja yang ada. Sebagian biaya lebih mudah dikurangi daripada yang lain. Tetapi biaya tetap yang lebih rendah berarti KEUNTUNGAN YANG LEBIH BESAR.
 
Jadi Anda perlu meluangkan waktu untuk hal ini. Mendapatkan penawaran harga dari sejumlah pemasok, subkontraktor, atau layanan penjualan adalah beberapa cara mengurangi biaya.
 
Petunjuk dan Kiat:
1. Lakukan selangkah demi selangkah. 1 persen perpekan, lalu dalam waktu 10 pekan Anda berhasil melakukannya.
2. Pilah setiap area bisnis Anda dan perhatikan secara individu.
3. Terus Audit setiap aspek operasi Anda.
4. Coba sertakan orang luar yang objektif dalam hal ini.
 
Saya yakin Mak udah mulai kebayang nih apa yang harus dilakukan sekarang. Bayangkan keuntungan Mak akan bertambah, maka proses pengerjaannya pasti dinikmati 😉 Fokus pada hasil ya Mak.
 
Seperti saat kita ngajarin anak belajar, gemes ya Mak kalo anak gak ngerti-ngerti heheheee… Tetapi dengan kita fokus pada hasilnya yaitu anak menjadi pintar, bermanfaat untuk ummat dan mendapat ridho Allah, maka kita jadi semangat mendidiknya. Kadang ya Anak ada malesnya untuk belajar. Untung dapet meja lipat yang super lucu dari Mak Nury Bunda Fahiem owner Grosir Meja. Naziya jadi semangat belajarnya ^_^ Recommended!
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Bisnis Merugi Karena Hal Sepele.. Ngeriiii…!

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Endorse
 
Semakin ku perdalam bukunya Freddy Liong, semakin mengiris-iris hatiku hiiikss… Ternyata masih buaaanyak banget yang harus kami benahi.
 
Saya gak mau pusing sendirian 😀 Saya mau ajak Mak untuk ikutan benahi tim kerjanya. Biar kita bisa sukses bareng-bareng ya Mak 😉
 
Saya buka halaman 56. Dan ini yang saya dapatkan..
 
20 kesalahan yang umum terjadi di tempat kerja. Sering kali terjadi berulang-ulang dan TIDAK DIPERBAIKI.
1. Tidak ada perencanaan kerja yang jelas dan terperinci.
2. Tidak berani bertanya ketika tidak memahami suatu penugasan.
3. Tidak mencatat informasi yang diberikan oleh atasan.
4. Kerja sama antar bagian tidak terkoordinasi.
5. Standar kerja tidak jelas dan tidak terukur.
6. Menyepelekan prosedur kerja yang telah ditetapkan.
7. Sistem pengawasan tidak ketat.
8. Malas berpikir dalam memecahkan masalah.
9. Tidak ada kesepakatan kerja antar bagian secara efektif.
10. Tidak berkonsentrasi/kurang perhatian saat diberi instruksi kerja oleh atasan.
11. Tidak menyusun prioritas harian sehingga tugas-tugas utama dan penting malah terabaikan.
12. Tidak mengelola berbagai gangguan yang muncul. Seperti teman yang ajak mengobrol, browsing website yang tidak berkaitan dengan pekerjaan, merokok yang berkepanjangan dll.
13. Kebiasaan menunda pekerjaan dan super sibuk ketika menjelang deadline.
14. Lupa meletakkan dokumen penting, sehingga butuh waktu lama untuk mencarinya.
15. Menghilangkan file di komputer.
16. Salam kirim e-mail.
17. Sistem prosedur kerja tidak jelas.
18. Tidak ada atau belum menguasai pekerjaan dengan baik.
19. Proses pemesanan dan pembelian barang terlambat.
20. Pengelolaan persediaan barang kurang efektif.
 
Haduuuh ampuuun… Cenut-cenut deh nih kepala saya hahahaa.. Dari 20 point diatas, yang mana yang menjadi PR Mak saat ini?
 
Ternyata kita terlalu sibuk belajar cara jualan aja. Cara mengelola tim dan sistem sangat terabaikan. Yuk ah waktunya kita tobat berjamaah. Cari posisi yang nyaman, ambil kertas dan pulpen. Sambil ditemani secangkir Kopi Abang Alfa dari Gorontalo by Bang Alwin S. Yunus.
 
– Kita catat semua PR.
– Pilih prioritas.
– Buat target pencapaian.
– Pastikan ada batas waktu yang harus dicapai.
– Mari kita eksekusi!
 
Semoga Allah mudahkan segala urusan Mak. aamiin.
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
 
Continue Reading

Menghindari Kesalahan yang Sama

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Guru

Saya lagi asik mempelajari bukunya Freddy Liong yang secara tidak sengaja saya lihat di salah satu toko buku online. Hmmm.. tetapi kalo saya tidak percaya dengan “ketidaksengajaan”. Karena sesungguhnya Allah sudah atur semuanya.

Mungkin ini petunjuk Allah untuk saya membenahi leadership dalam mengurus RAZHA dan SBO. Buku yang saya baca berjudul “Morning Briefing @Work” -Mencegah Kesalahan yang Sering Terjadi di Tempat Kerja-.

Saya mau share ke Mak halaman 54 dari buku ini yang sub judulnya adalah Menghindari Kesalahan yang Sama.

“Jangan memperbaiki permasalahan hanya dari permukaan, selalu temukan akar masalahnya.”

Pernah ngalamin salah kirim barang pesanan Mak?

Bukan soal kita bertanggung jawab atau tidak. Bukan soal ganti rugi ke konsumen. Tetapi kita harus menelusuri dimana letak kesalahan pada proses kerjanya?

Dulu saya pernah mendapati akar permasalahannya antara lain:
– Tulisan CS kurang rapi, sehingga bagian gudang salah membaca. Plis deh masalah sepele ini ternyata bisa jadi musibah ya Mak hihihiii..
– Susunan tumpukan kertas antara invoice dan catatan tambahan.
– Penandaan yang tidak seragam.

Alhamdulillah dari kesalahan yang dialami, bertahap kami terus memperbaiki sistem dan SOP nya. Hal printilan kaya gini penting gak penting tetap harus dikerjain ya Mak. Demi bertahan dalam proses pertumbuhan bisnis.

Nah saya mau kasih bocoran Mak tentang 4 langkah praktis untuk memastikan kesalahan yang sama tidak terulang lagi. Ini masih dari bukunya Freddy Liong.

1. Tanamkan pola pikir pada anak buah Anda bahwa kesalahan yang sama adalah penghambat pencapaian target. Dengan menyadari hal ini, anak buah cenderung menghindari kesalahan sama yang terjadi berulang-ulang.

2. Lakukan tahapan “pemecahan masalah” untuk menemukan akar masalah. Jangan memperbaiki suatu permasalahan hanya dari permukaan. Selalu temukan akar masalah dan lakukan perbaikan berdasarkan akar masalah tersebut.

3. Lakukan tindakan koreksi berdasarkan akar masalah yang ditemukan. Selalu pastikan kesalahan yang sama tidak terjadi lagi. Ada beberapa cara untuk melakukan tindakan koreksi, yaitu:
– Rencanakan ulang, baik proses kerjanya maupun standar kerjanya.
– Koordinasi ulang orang-orang yang terlibat.
– Latih ulang orang-orang yang terkait.
– Semangati ulang orang-orang yang melaksanakan tugas tersebut.
– Evaluasi ulang secara ketat pelaksanaan rencana kerja baru.

4. Selalu lakukan tindakan pencegahan (preventif)
– Analisa apakah sistem dan prosedur kerja sudah lengkap dan jelas untuk setiap orang.
– Analisa apakah standar kerja sudah jelas dan semua orang sudah memahaminya.
– Disiplin menjalankan sistem prosedur yang telah ditetapkan. Sering kali kesalahan terjadi karena tidak patuh pada sistem yang ada atau bahkan belum memiliki sistem yang jelas.
– Tingkatkan koordinasi dengan berbagai orang dan bagian dengan tujuan mencapai kesamaan persepsi dalam tujuan serta proses kerja.
– Praktikkan proses perbaikan terus menerus.
– Praktikkan budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin)
– Lakukan berbagai pelatihan untuk mengasah keterampilan.
– Lakukan berbagai sesi motivasi secara internal untuk memastikan semua orang tetap bersemangat dalam bekerja.

Huuufff.. PR kita banyak ya Mak untuk mengelola tim  Terus semangat untuk naik kelas dan semoga Allah memantaskan kita menjadi pempimpin yang baik dengan tim yang baik sesuai dengan impian kita. aamiin…

Kalo Mak punya mimpi main ke Gorontalo, wajib bawa oleh-oleh ini. Makanan tradisional yang enak banget untuk sesi ngemil. Cari aja di toko oleh-oleh Gorontalo, hampir di semua toko ada. Merknya “Mr. Kaleb Terbang” maknyuuusss… Atau bisa telpon langsung ke produsennya 0853-4101-0100.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading
1 2 3 6