Dulu Modal 6 Juta, Sekarang Jadi 1 Milyar, Begini Caranya

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Bimbingan BisnisEntahlah kenapa pagi ini melow.. Sambil ngetik, sambil menahan air mata, supaya keyboardnya tetap kelihatan. Kalo ketutup air mata susah ngetiknya 

Sekitar 3 bulan lagi, RAZHA insyaAllah genap 7 tahun. Perjalanan yang tidak mudah. Tiba-tiba serasa melihat film yang diputar kembali. Diawali tahun 2011 yang masih wonderwoman. Semua dikerjain sendiri dari A-Z. Kemudian bertahap rekrut karyawan. Hingga 2013 memPHK semua karyawan. Lalu lanjut bangkit, namun tak seindah kisah dongeng. Ujian demi ujian datang silih berganti. Bukan hanya peluh yang bercucuran, air mata pun sering membasahi pipi ini.

Tak mau aku munafik, aku bukan ibu yang ideal. Aku masih acap kali tak bisa menahan emosiku dikala lelah jiwa raga menjalankan bisnis, lalu anak rewel. Ya Allah maafkan aku yang masih suka membentak dan memarahi anak-anakku. Mereka hanyalah anak kecil yang rindu bermain dengan ibunya. Mereka mencari perhatian dengan caranya  Ya Allah beri aku kesempatan memperbaiki diri dan membayar semua waktuku yang hilang untuk masa kecil mereka yang sudah aku abaikan.

Melihat foto ini, tatap matanya, senyumnya.. masyaAllah…  Terimakasih atas kesabaranmu nak, terimakasih atas ridhomu mengijinkan bunda bekerja nak. Doakan ibu bisa menjadi tauladan bagimu. Doakan ibu bisa segera menikmati masa pensiun muda. Dimana bisnis bisa berjalan autopilot, bunda bisa sepuasnya bermain bersamamu.

+ Mak Muri bagaimana caranya supaya bertahan 7 tahun bisnisnya?
– Ya cuma satu caranya Mak, BERTAHAN. Apapun hujan badai yang menghantam, terus perjuangkan dan pertahankan.

Yes, gak perlu tips macem-macem Mak sebenarnya. Mak jalani bisnis yang penting mindsetnya BISNIS INI MENJADI BESAR DAN AUTOPILOT. Maka kita tinggal memantaskan diri bagaimana supaya bisnis besar dan bukan hanya sampingan yang penghasilannya seadanya. Kita harus punya TARGET!

Alhamdulillah selama RAZHA berjalan, saya gak pake pinjaman bank. Cukup dari sahabat, ibu dan mertua yang patungan modal  Modal pribadi saya 6 juta. Lalu bagaimana caranya hingga bisa punya stok 1 Milyar?

– Menghitung harga jual yang benar. Jangan sampai gak ada keuntungan untuk perusahaan. Yes! Aku bilangnya perusahaan loh Mak. Karena keuntungan yang buat kita pribadi (pekerja) itu namanya gaji. Jadi setelah dipotong bahan baku, semua biaya iklan, biaya operasional dan termasuk gaji kita, harus masih ada keuntungan untuk perusahaan.

– Sehingga perusahaan bisa bertumbuh dan bertambah modalnya dari profit yang ditahan. Misalnya bulan ini perusahaan dapet profit 5 juta. Maka dari 6 juta + 5 juta, ini udah jadi 11 juta. Bulan depan ada keuntungan lagi, puterin lagi. Teruuuuussss lakukan ini. Jadi secara matematika, jika modal awal saya 6 juta, lalu dapet tambahan modal dari teman dan keluarga, lalu saya puteriiiiin terus keuntungannya, insyaAllah bisa jadi 1 Milyar 

– Impiannya jangan kekecilan. Nanti kita merasa cukup puas dengan hanya 100juta. Saya lagi geregetan nih pengen 1 Milyar sebulan  Teman-teman saya yang lain sudah sampai, bahkan melewati 1M perbulan. Ngiri deh… Berlomba-lomba dalam kebaikan boleh kok. Dengan bisnis semakin besar, zakat dan sedekahnya makin besar asik kan  Kebermanfaatan hidup kita semakin besar. Tabungan akhirat nih.

– Ngotot belajar, gigih praktek, hadapi semua ujian. Di point ini memang gak semua orang kuat. Apalagi yang masih mental gratisan, disuruh belajar mintanya gratisan terus. Masa mau punya penghasilan 1 Milyar ilmunya masih basic aja. Belajar donk dari ahlinya, kejar para mentor, lahap banyak buku, duduk manis di berbagai workshop.

2018 katanya masa sulit dan keras bagi pebisnis. Khususnya para produsen. Karena produk Made In China semakin menyesakkan jiwa. Jilbab harga 9.000 perak made in China, nyesek gak tuh. Tapi kalem aja sih Mak, karena kita gak hanya jualan komoditi, kita main dibranding, supaya konsumen beli karena cinta dengan merk kita.

2018, kami siap menghadapi ujian untuk naik kelas!
Siap memantaskan diri untuk 1 MIlyar per bulan!

Kita sebagai ibu, juga harus mempersiapkan mental anak-anak kita ya Mak. Jangan hanya kasih ikan, tapi berikan kailnya, hingga mereka mahir memancing. Prakteknya bisa mulai dari sekarang, kasih bibit dan ajarin bercocok tanam. Ajarkan bersabar menunggu hasil dan telaten dalam merawat tanamannya. Makasi Mak Baiq Dewi owner Bibit Seribuan. Aneka bibit buah dan bunganya sudah kami tanam. Nanti aku kabarin kalo sudah panen  Jazakallah..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[TIPS BISNIS] Pilih Karyawan Mahir atau Karyawan Pemula?

RAZHA Produsen Inner Hijab Ciput Ninja Daleman Kerudung Jilbab Premium Anti Pusing Grosir Jualan Bandung PusatDisain grafis RAZHA yang Mak lihat ini, kira-kira menurut pendapat Mak, ini dibuat oleh amatir atau pro?  Kita sebagai UKM (bahkan calon UKM hihihiii…) tidak mudah untuk bisa mendapatkan karyawan yang tingkat ilmunya se-level mahir. Disainer yang membuat katalog warna produk RAZHA ini masih amatir loh Mak. Lumayan ya hasilnya 

Maklum, kalo mereka yang “MAHIR” pasti meminta bayaran yang tinggi. Ataupun mereka menginginkan kerja di tempat yang gedungnya bagus, ada karir yang jelas, segala tunjangan dan fasilitas lengkap. Apalah kita bisnis rumahan dengan fasilitas seadanya.

Oleh karena itu bagi kita yang baru mau rekrut karyawan pertama, atau karyawan baru ada 2-3 orang, ada 2 pilihan:
1. Rekrut dengan skill basic, namun tetap sesuai dengan bidangnya. Disini kita memerlukan kesabaran yang cukup banyak untuk bisa mengarahkan dia membuahkan hasil yang sesuai dengan yang kita harapkan. Untuk menjadi 1 disain seperti ini, saya bolak balik revisi.

Gak boleh sewot  Kita harus sadar bahwa yang kita rekrut ini bukan tingkat mahir. Dan kita pun tidak boleh menghina hasil karyawanya jelek. Justru kita harus motivasi dia untuk bisa terus belajar tanpa henti.

“Ya Anggap saja kamu disini sekolah/kuliah/kursus. Orang lain kalo kursus bayar mahal loh. Kamu disini gratis, fasilitas belajar diberikan, dan dikasih uang saku (gaji) pula. Kan enak banget tuh, tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama.”

Konsep ini tidak berlaku bagi Mak yang ingin “gerak cepet”. Maka Mak sebaiknya pilih opsi ke 2.

2. Cari freelance saja. Banyak di luar sana orang “mahir” yang tidak mau terikat dengan perusahaan manapun. Karena mereka sudah cukup cerdas untuk tahu bahwa dengan metode freelance mereka bisa mendapatkan rupiah lebih banyak.

Bayaran untuk freelance dihitung per “produk” atau “jasa” yang diberikan. Tentunya akan lebih mahal dari point pertama. Namun saya bisa memastikan, bahwa selisihnya terkadang tipis.

Untuk karyawan amatir, Mak butuh mendidik dia 2-3 bulan bahkan lebih, untuk bisa meningkatkan skill dia menjadi mahir. Coba hitung berapa biaya gaji, fasilitas dan tunjangan yang Mak berikan selama “masa pendidikan” itu. Jika dibandingkan biaya jasa freelance, terkadang lebih murah yang freelance loh.

Dan keuntungan yang paling utama adalah hasilnya CEPAT + kita tidak mengeluarkan tenaga untuk mendidik dia. Sehingga waktu yang Mak perlukan untuk mendidik karyawan amatir bisa Mak manfaatkan untuk ngurus hal lain yang juga penting.

Bisa juga Mak kombinasikan seperti ini:
– Gunakan jasa freelance untuk membuat produk/jasa yang Mak inginkan untuk waktu cepat.
– Rekrut karyawan amatir untuk mempelajari hasil dari sang freelance. Berikan dia waktu untuk belajar dan berproses.

Ketika karyawan sudah mulai bisa, berikan tugas untuk mengerjakan pekerjaan dasar/ringan terlebih dahulu. Untuk pekerjaan rumit atau membutuhkan keahlian disain, gunakan jasa freelance yang pro.

Gimana, sudah mulai kebayang Mak? Yang masih bingung silahkan lambaikan tangan 

Selamat berproses Emak Setrooong!
Sampai ketemu 28 Januari 2018 di Jakarta untuk kita menikmati ilmu bergizi di Seminar “Menyelami Dunia Produksi” SBO. Tolong konfirmasi kehadirannya jangan ke saya ya, saya mah slowrespon, soalnya hari ini mau nyuci 2 ronde  Konfirmasinya ke Admin SBO WA 087824468185 (dijawab pada jam kerja).

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Mak… Aku rugi 40 juta!

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan EEJJ Glutaskin Baju MuslimSepanjang karir jadi produsen, itu nilai kegagalan tertinggi yang pernah saya alami. Curhatlah ke senior di TDA, maksud hati mau minta solusi. Eh malah diketawain doank 

+ Teh Muri… lebay amat baru rugi segitu langsung down. Saya rugi 100 juta biasa aja.
– Whaaat! 100 juta? Biasa aja?
+ Dulu awalnya saya juga stres banget. Panik tentunya. Tapi justru dengan panik, pikiran kusut, putus asa… ya gak akan ada solusi yang dateng. Karena solusi itu harus “dibaca dengan otak yang waras”. Allah kan kasih ujian + solusinya.
–  (Berusaha mencerna)
+ Teh Muri, percaya gak, ada orang yang buka bisnis, nilainya 1Milyar, tutup gak nyampe setahun.
– Ya Allah… itu duit semua? 
+ Iyalah… Dua kesalahan dia, memulai dengan modal besar dan menyerah pada ujian pertama. Jadi… bisnis gede atau kecil, cara suksesnya cuma 1 “BERTAHAN”.
– Jadi setelah rugi produksi 40 juta, saya harus tetep lanjutin jadi produsen nih?
+ Iya donk! Pelajari kenapa kemarin bisa gagal. Alhamdulillah ruginya baru di 40juta. Coba kalo Allah kasih “pelajaran produksinya” setelah di angka ratusan juta. Nangisnya pasti lebih kenceng ahhahahaaa…
+ Jadi, sekarang CARI ILMU LAGI TENTANG PRODUKSI. Memantaskan diri, supaya siap ketika Allah kasih orderan ratusan juta bahkan milyaran dalam sebulan. Mau kan?
– Ya iya donk…

Begitulah Mak kalo kita berada di komunitas yang sesama pebisnis. Kalo lagi down bukannya dibilang “sukurin, rasain, tuh kan gak bakat, gak akan bisa….”. Justru kita akan terus didorong untuk mencoba lagi, namun dengan memantaskan diri dalam keilmuan, supaya kerjanya gak asal-asalan.

Desember 2017 alhamdulillah lebih dari 100 orang sudah belajar di seminar SBO “Menyelami Dunia Produksi”. Masya Allah ilmu yang diberikan Mas Arif BudiyonoTeh Rohmah dan Bu Erita Zurahmi benar-benar ilmu teknis yang bisa langsung diterapkan.

Tau gak sih… Mas Arif Budiyono ini selisih umurnya hanya 1 tahun lebih tua dari saya, tapi… selisih omsetnya jauh banget ahahahahaaa… Maklum beda jam terbang  Saya mah masih anak baru 

Mas Arif, bisnisnya banyak Mak. Diantaranya:
Produsen baju anak http://mufee.id
Produsen perlengakapan manasik anak : http://qonita.com
Produsen seragam anak : http://rumahseragam.co.id
ERP Fashion : http://oms.web.id
Comming soon perlengkapan tk http://tokotk.com

Beliau juga pernah menjalani profesi sebagai IT Development and consultan, reposisi jadi jualan solusi : http://cinoxmedia.net

Pengalaman organisasi:
– Ketua TDA Bandung 2011
– BOD TDA pusat bidang peningkatan kapasitas anggota : 2013
– Korwil TDA Jabar : 2015
– BOD TDA Pusat bidang pengembangan wilayah : 2017-now
– Pengurus MES (Masyarakat Ekonoi Syariah) Jabar 2015-now

Pendidikan S1 teknik Informatika STT Telkom. Pernah nyobain S2 teknik Infortatika, major data mining STT Telkom, tapi galau  pindah ke S2 Manajement bisnis.

Selain sibuk ngurusin banyak bisnis, Mas Arif masih nyempetin bagi ilmunya di ERT (Entreprenuer Radio Talk) Trijaya FM.

Sudah pada kebagian tiket untuk Seminar “Menyelami Dunia Produksi” 28 Januari 2018 di Jakarta kan? Mas Arif akan menjadi pemateri pertamanya Mak  Selanjutnya ada Teh Rohmah yang akan bahas masalah teknis seputar manajemen produksi. Sampe printilannya cara ngurusin penjahit, ngitung harga jahit, sistem kerjasama dengan konveksi. Oh iya, Teh Rohmah akan kasih CONTOH SURAT PERJANJIAN KERJASAMA DENGAN KONVEKSI.

Jangan harap dapet teori  Karena yang ngajar praktisi semua!

Ketik MAU jika Mak belum kebagian tiketnya, nanti Tim SBO akan bantu melalui japri. Karena chat WA 087824468185 lagi panjaaaaang banget antriannya  Gara-gara relaunching Buku #EEJJ

Tetap semangat ya Mak! Karena 2018 adalah tahun kejayaan kita. Ada Allah yang memampukan kita. aamiiin… Dan ada Mak Dewi Sri yang membuat kita cantik dan terus bahagia dengan karya-karyanya yang cetar membahana. Demeunaf selalu menjadi kesayanganku. Love it!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Mudah Menjual Produk Mahal

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Produsen Fashion Inner HijabBanyak yang ngeluh ke saya ketika mau mulai ikut jualin produk RAZHA. “Mba Muri, Inner Hijab RAZHA kan mahal, susah jualnya.”

MAHAL itu relatif. Mahal buat siapa? Benerkan Mak?
Supaya bisa jualan produk “mahal” ada 2 kunci utamanya:
1. Jual ke orang yang tepat. Orang yang mampu dan mau membelinya.
2. Jual dengan cara yang cerdas.

Hayu ke rak buku, buka Hypnoselling halaman 185. Udah pada sampe kan bukunya? Jangan dijadiin pajangan 

Informasi yang sama dapat dipersepsikan berbeda bila dikatakan dengan cara yang berbeda. Demikian juga HARGA. Kita dapat menyebutkan harga yang sama dengann cara yang berbeda dan prospek menganggapnya berbeda. Ingat, orang membeli karena persepsi mereka. Maka, bentuk persepsi mereka agar mereka menganggap bahwa harga kita adalah HARGA YANG WAJAR untuk benefit yang sudah kita jelaskan. Maka, jangan pernah sebut harga produk tanpa dilengkapi alasan mengapa harga yang kita tawarkan wajar.

Bandingkan dengan harga lain.
Orang pada umumnya memiliki sedikit pengetahuan tentang harga produk seperti ini. Anda bisa membandingkannya dengan:
– Harga pesaing
– Harga asli
– Harga pabrikan
– Harga lama
– Harga normal

Dipecah harian.
Misalnya harga produk seharga 360.000, bisa dipakai setahun. “Sebenarnya kita hanya keluarin uang 1.000 per hari loh. Beda dengan produk sebelah, lebih murah sih cuma 100rb-an. Tapi tiga bulan habis. Jadinya 3.000 sehari. Jadi mana yang lebih murah?”

Bandingkan dengan pengeluaran lain.
Misalnya harga laptop 10 juta. Bisa dibuat lebih murah dengan pernyataan: Bila dipecah harian, harga laptop ini kurang dari harga secangkir kopi cafe yang biasa Anda minum setiap harinya.

Katakan berapa harga yang telah dibayar orang lain (ditempat kita atau di tempat orang lain).
“Di luar sana, Anda perlu membayar puluhan juta untuk mempelajari ilmu ini.”

Tambahkan bonus.
Jangan main banting harga, bermainlah di penambahan benefit. Pastikan saat Anda menjual benefit jauh lebih besar dari harga yang dibayarkan. Maka mereka akan membeli, membeli dan membeli lagi. Saat Anda berikan bonus, jangan lupa sertakan nilainya (Pastikan nilai bonusnya tetap masuk akal, jangan berlebihan).

Selanjutnya silahkan baca sendiri ya di halaman 187 ya Mak, pegel ngetiknya wakakakaa… Weekend mau nemenin anak-anak main, usahain bukan main gadget. Alhamdulillah ada Mainan Kayuku Agdia dari Mak Dini Maryani 😍 Za & Zi seneng banget 😘 recommended!

Oh iya, Saya lagi beresin persiapan untuk seminar “Menyelami Dunia Produksi” yang akan menghadirkan 3 pembicara di Jakarta. SBO sedang merangkul para produsen dan calon produsen untuk bisa memilih produk laris dan belajar cara meningkatkan benefit. Sehingga mereka gak main di area “perang harga”. Jual produk itu harus dengan harga “pantas”. Sehingga kita punya cukup dana untuk membiayai pertumbuhan bisnis yang kita tahu GAK MURAH.

Salam sayang untuk Produsen Indonesia, sampai jumpa 28 Januari di Sofyan Inn Tebet, Jakarta. Pastikan Mak sudah dapat alamat lengkapnya ketika daftar ke Admin SBO di WA 087824468185 ya. Luv u Mak.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Calon Konsumen Akan Membeli Jika…

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi PenjualanBuka buku Hypnoselling halaman 182 yuk Mak. Udah pada sampe kan bukunya?

Seorang prospek akan membeli ketika benefit yang didapat lebih besar dari harga yang dibayarkan.

Apa yang dimaksud benefit? Benefit adalah keuntungan atau manfaat yang akan didapat oleh konsumen saat membeli produk kita. Secara sederhana ada dua macam benefit.

Pertama, benefit rasional. Terikat fungsi, bahan dan fitur produk.
Kedua, benefit emosional. Terkait gengsi, merk dan pelayanan.

Bagaimana dengan harga? Harga adalah biaya yang dibayarkan oleh seseorang untuk memiliki sebuah produk. Tidak terbatas pada uang, namun juga waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk membeli sebuah produk.

Bila harga yang dibayarkan lebih besar daripada benefit yang akan didapat, tentu saja orang tidak akan mau membelinya. Sebaliknya, bila benefit yang didapat jauh lebih banyak daripada harga yang dibayarkan, maka orang akan mau membelinya.

Maka, jangan sekali-kali menyebutkan harga sebelum calon konsumen mengerti manfaat dari produk Anda.

Nah bagaimana caranya agak calon konsumen memahami sejalas-jelasnya benefit dari produk kita? Bagaimana pula agar persepsi mereka terhadap benefit yang didapat lebih besar daripada harganya? Ikuti tiga tips berikut:
1. Deskripsikan benefit sejelas-jelasnya.
2. Bingkai harganya.
3. Tingkatkan benefit buat mereka.

Bingung Mak? Alhamdulillah  ini artinya kita diminta Allah untuk nambah ilmu lagi, ilmu yang ada saat ini belum cukup. Silahkan baca lengkapnya di halaman 184. InsyaAllah nanti saya bahas lagi di sini.

Saya tertarik dengan BENEFIT EMOSIONAL. Ini yang bisa kita ulik dengan cara BRANDING. Benefit Emosional sangat bisa membantu kita menjual produk dengan harga tinggi dan tetap laris manis, walaupun toko sebelah jualannya banting harga. Biarin aja dia banting harga, kita mah jangan ikutan kerja rodi kaya dia. Kita jualan harus punya keuntungan yang cukup untuk bisa memenuhi semua biaya operasional dan biaya pertumbuhan perusahaan.

Biaya pertumbuhan perusahaan sudah dibahas sama Mas Arif Budiyono di Seminar “Menyelami Dunia Produksi” bulan kemarin di Bandung. Buat Mak yang ketinggalan, ada kesempatan kedua, 28 Januari akan digelar seminar “Menyelami Dunia Produksi” di Jakarta. Ini seminar pertama dan terakhir tahun 2018 di Jakarta. Tema ini saya gak akan buka lagi di Jakarta 

Jadi jangan heran kalo chatnya Admin SBO di WA 087824468185 antriiii banget  Pada mau ikut seminar yang benefitnya bisa melipatgandakan omset Mak jika dipraktekin.

Kalo melipatgandakan kebahagiaan, pake Khimar nya Saya Syar’i dari Mak Es Setyowati  Bahagia karena jadi makin cantik dan terlihat lebih muda hihihiiii…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Strategi untuk Membuat Bisnis Bertahan dan Sukses

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan MentorHalaman 325, buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy.
 
Siap tambah ilmu lagi? Eh salah pertanyaannya. Yang bener ini.. Siap tambah PR lagi Mak? :p
 
Ini aku rangkum ya, karena panjang banget penjelasannya. Yang mau detail silahkan beli sendiri bukunya 😀
 
Generic Strategy of Business
 
1. Cost Leadership Strategy
Strategi ini adalah strategi yang digunakan oleh produsen dengan menekan biaya produksi namun tetap menjaga standar konsumen tertentu yang masih melirik produk-produk kualitas terbatas, dan mementingkan harga yang relative competitive.
 
Strategi ini dilakukan dengan 2 tujuan, yang pertama dengan menjual barang dengan harga rata-rata sebuah produk untuk mendapatkan keuntungan lebih tinggi dari pesaing, atau menjual barang dengan harga di bawah rata-rata untuk mendapatkan pangsa pasar.
 
Jika sebuah produsen memiliki lebih dari satu produk maka bisa dilakukan cross selling untuk memaksimalkan keuntungan dan mendapatkan pangsa pasar yang diinginkan. Saat customer sudah datang, tinggal diberikan up selling dan menawarkan produk lain yang lebih tinggi kualitasnya dengan harga yang sesuai, strategi ini saling bergantian dilakukan untuk tetap memenangkan persaingan yang oleh Yuswohadi disebut sebagai Smart Flanker, pemain pasar yang gesit.
 
2. Differentiation Strategy
Strategi ini digunakan oleh produsen dengan membuat sentuhan unik pada produknya sehingga dapat dirasakan oleh konsumen bahwa barang ini mempunyai faktor beda dengan para kompetitor, dan di sinilah letak harga yang bisa ditentukan untuk mendapatkan keuntungan dan hati para pelanggan.
 
Nilai tambah dan differensiasi memberikan kebebasan produsen untuk menentukan harga, siapa yang tidak kenal tas Hermes, tas premium para sosialita dunia yang harganya selangit karena setiap model hanya dikeluarkan beberapa buah dan dikerjakan secara handmade dengan keakuratan dan kekuatan luar biasa. Ditambah dengan historical brand yang memberikan perasaan berharga bagi setiap pemakainya.
 
Keunggulan strategi ini bisa dimanfaatkan dengan sebesar-besarnya ketika brand positioningnya sudah tepat, dengan menaikkan harga maka margin semakin tinggi. Ini digunakan untuk mewaspadai apabila supplier menaikkan bahan baku untuk produk. Dengan begitu margin dan kelangsungan bisnis tidak mendapat ancaman yang serius.
 
Strategi ini bukan tanpa celah, apabila ada pemain baru yang sengaja meniru segala aspek produk kita dan dimodifikasi untuk disesuaikan dengan pasar, maka pasar yang telah kita bangun menjadi terancam. Maka kekuatan brand begitu luar biasa dibutuhkan apabila ingin terus menggunakan strategi ini.
 
3. Focus
Terdapat 2 macam strategi focus yaitu Focused Low Cost dan Focused Differentiation. Perusahaan yang menggunakan strategi fokus berkonsentrasi pada niche pasar tertentu, dengan memahami dinamika pasar itu dan kebutuhan unik pelanggan di dalamnya, memberikan nilai tambah atau memilih harga yang lebih murah, suatu produk benar-benar didesain untuk kepentingan kelompok tertentu yang ingin disasar menjadi market.
 
Karena keintiman antara produk dan customer inilah yang biasanya membangun loyalitas merek yang kuat. Hal ini membuat segmen pasar tertentu yang sudah dikuasai menjadi kurang menarik bagi pesaing.
 
Di sebagian negara maju, jika ada produsen membuat suatu barang dengan kualitas bagus dengan harga murah, konsumen malah akan menanyakannya. Kok bisa murah, apa pasti berkualitas? Berbeda dengan di Indonesia yang sebagian besar masih memikirkan harganya. Dengan harga dinaikkan mendorong pasar berpikir logis dan akhirnya sesuai dengan pemikiran mereka.
 
Nah…nah… dari 3 srategi di atas. Kira-kira Mak pilih yang mana? Setiap strategi ada tantangannya masing-masing. Ada kelebihan dan kekurangannya. Strategi yang dipilihnya bisa berhasil atau tidak, tergantung kepada YANG MENJALANKANNYA. Apakah dia kuat dengan tantangan yang akan dihadapinya? ^_^
 
Aku sih yakin Emak Setrooong gitu loh. InsyaAllah kuat, karena ada Allah yang memampukan kita ya Mak 😉
 
Hari ini dadakan ketemu Mak Nur Azizah karena aku kangen banget sama Onies Brownies & cake’s yang super duper enak, di Bandung gak ada yang se enak ini. Aku rela Bandung-Bekasi untuk dapetin ini 😍 Eh maaf ya Mak Nur, kita cuma ketemu beberapa menit, tapi aku kasih kamu PR banyak banget hihihiiii… Aku sumpahin kamu bisa produksi 300 loyang sehari 😘 Karena semua orang harus tahu bahwa brownies mu memang yang paling enak 😉
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Saat Bisnis Gagal, Bukan Salah Resepnya, Tetapi Salah Kokinya

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Pengajar Akademi Guru Online2 hari kemarin asisten rumah tangga saya tidak datang. Akhirnya dengan kondisi kepepet harus masak untuk 15 orang, saya siapkan mental nekat  Alhamdulillah bikin mie goreng rasa kwetiau ahahahaaa… Mie nya lonyot alias kelembekan, jadilah hasilnya lengket-lengket seperti kwetiau.

Dengan kondisi Mie yang kematengan, volumenya jadi besar. Akhirnya bersisa. Maksud hati supaya gak mubazir, saya coba olah menjadi perkedel Mie. Ealaaah… kok jadinya keras
Langsung cari mentor, WA kakak ipar yang jago masak. Ternyata saya kurang tepung dan telur. Baiklah saya evaluasi hasil kerjanya, tambah tepung dan telur. Alhamdulillah lumayan bisa dimakan, walau rasanya gak jelas wakakakaa…
Belajar masak itu mirip belajar bisnis. Saat memulai masak tanpa ilmu, ya begitu deh, bentuk dan rasanya gak jelas. Bisnis modal nekat tanpa ilmu ya jelas hasilnya, saya sudah alami 6 kali gonta ganti bisnis.
Masak rendang gagal, ganti opor eh gagal lagi, ganti gulai namun masih gagal, ganti ayam bahar masih gagal lagi…
Mau ganti 100 menu masakan pastinya akan tetap gagal. Strategi yang benar adalah evaluasi dari hasil masakan rendang tadi. Apa penyebab kegagalannya. Boleh cari di google. Lebih cepet dan hasil terjamin adalah cari guru lalu private hingga berhasil. Atau ikut kursus masak sehingga ada komunitas yang saling mendukung.
Belajar langsung kepada yang sudah menjalaninya dan terbukti berhasil (praktisi). Maka kita tidak perlu mengulangi sejarah kesalahan mereka di masa lampau. Mereka akan menasehati kita untuk tidak melakukan A, karena dahulu mereka sudah melewati proses kegagalan karena A.
Dengan begitu kita bisa melakukan PERCEPATAN DALAM PERTUMBUHAN BISNIS. Jelas langkah apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Paling mudah dan murah memang cari di Google, namun waktu kita bisa banyak terbuang disini karena harus memilah berbagai informasi. Yang terkadang belum tentu akurat atau update.
Baca buku. Kakak sepupu saya bilang “enak ya jaman sekarang bukunya, ringan, mudah dipahami dan langsung bisa praktek. Beda dengan buku jaman dulu kayanya teori banyak banget dan berat memahaminya.”
Saya gak promosi loh, buku di Billionare Store memang asik banget, karena mereka selalu menyediakan HOW TO. Andaikan semua penerbit menerapkan standar yang sama. Fokus pada kesuksesan disaat pembacanya praktek.
Dari pada cari di Google, saat ini saya lebih senang cari di buku. Karena sudah jelas fokus terhadap materi yang dibahas. Nah selanjutnya saya mencari GURU/MENTOR/COACH. Jujur saja saya gonta-ganti pembimbing. Saya bukan tipe yang fanatik terhadap satu aliran. Saya akan hanya mengambil ilmu/insight/ajaran yang cocok dengan hati nurani.
Ada guru yang ngajarin materi Instagram Marketing dengan metode brutal. Bikin akun kloningan banyaaak banget, kejar follower asal-asalan tanpa tertarget. Saya menyebutnya metode hacker. Aduh lah saya ini Emak Rempong. Saya gak bisa sistem kerja yang seperti itu. Lebih baik akun saya sedikit, follower tidak terlalu banyak tetapi tertarget, cara ngiklannya praktis gak pake brutal. Maklum saya hanya punya waktu kerja sedikit disela ngurus anak, suami, cucian, dapur dll.
Jadi ketika bisnis Mak sedang down, sepi order, kusut.. Pilihan pertama adalah EVALUASI bisnisnya. Cari ilmunya di Buku, temukan guru, tambah wawasan, bergabung dengan komunitas yang satu visi dengan Mak.
Sibuk ngurus keluarga dan sibuk ngurus bisnis. Jangan sampe soal ngulek sambel bikin kita juga repot. Soal sambal serahkan saja kepada ahlinya  Mak Nur Cholisah Dapurjago pemilik @sambalroa_jago nyaammmm..nyaamm.. praktis untuk dirumah dan travelling.
Saya do’akan Mak di tahun 2018 naik kelas  Bisnis makin bertumbuh aamiin…
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Apa saja sih yang harus kita persiapkan ketika mau nyemplung ke dunia PRODUKSI?

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan EEJJ RAMSBO KEUANGAN Creativepreneur internet marketingJanganlah ikutin jejak saya, jadi produsen tapi gak ada ilmunya ahahahahaaa… Dulu cuma modal sok tahu. Dan parahnya lagi RAZHA itu saya awali dari ketidaksengajaan, alias kecemplung. Ada temen yang pesen 1.000 pcs inner ninja, eh trus dia cancel. Jadilah saya “terpaksa” jualin inner ninjanya, eh ternyata Allah malah izinkan sampe masuk tahun ke 7 Mak Alhamdulillah..

Tapi saya yakin ini bukan kebetulan. Perjalanan 7 tahun RAZHA yang penuh keringat dan air mata ini bisa jadi pelajaran berharga bagi mereka yang mau belajar bikin brand sendiri (produksi). Tapi saya gak cukup PD untuk sharing, saya culik guru saya yang memang jam terbang dan ilmunya lebih tinggi. Teh Rohmah owner Mufee dan berbagai merk lainnya.

Kelas ini sebenarya sudah beberapa kali digelar SBO secara online. Karena masih ada yang belum kebagian kelasnya waktu itu, alhamdulillah Allah izinkan untuk kelas berikutnya. InsyaAllah..

Nah apa saja yang harus kita persiapkan Mak saat mau belajar produksi. Kalo saya sih yang paling utama adalah MENTAL. Yes… gak kehitung berapa kali nangis bombay gegara gagal produksi hingga puluhan juta  Aduh Mak jangan sampe Mak ngalamin ya.

Ini nih yang Mak harus pahami:
– Kenapa harus produksi
– Apa itu manajemen produksi
– Apa yang perlu disiapkan
– Alur produksi
– Produksi sendiri vs makloon
– Jenis- jenis makloon
– Perjanjian kerjasama makloon
– SOP dan Administrasi produksi

Buat yang masih punya perasaan “gak enakan” tingkat tinggi. Wajib pake perjanjian kerjasama. Supaya ketika nanti ada kesalahan produksi, Mak punya kekuatan untuk minta pertanggung jawaban mereka. Jadi semua jelas ada hitam diatas putih.

Ah aku seneng kalo produk Indonesia makin banyak. Dan tentunya kita juga harus menghargai produk teman yang lain. Beli produk teman  Dan jangan pake nawar heheheee… Siapa tau dia butuh keuntungan buat bayar sekolah anaknya, buat lunasin RIBA, buat kasih makan ibunya dll. Kita belanja sambil niat baik bantu dia Mak. Kita bantu dia, semoga Allah bantu kita aamiin..

Sebenarnya pendaftaran Kelas Online Manajemen Produksi ini belum dibuka melalui WA 087824468185. Tapi gakpapa nyolong start biar dapet harga lebih murah hihihiiii.. emak-emak gitu loh.

Sekarang gak cuma baper aja ketika lihat orang lain punya brand fashion sendiri. Waktunya kita ambil peran berbaris seperti mereka  Siapin goodmood dulu ah.. kecupin @lasagnamama nyaaammm…nyaaammm..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Jangan Anggap Remeh Kompetitor Baru

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Instagram Marketing Facebook Youtube Keagenan Pengembangan BisnisEdisi ke 4 dari rangkaian #Pelajari5Kompetitor yang bersumber dari bukunya Coach Fahmi halaman 285. Hari ini point ke 4 & 5 langsung saya bahas ya Mak.
 
4. Kompetitor Terdekat
Tentu mengejutkan jika ada bisnis yang berada di sekitar bisnis kita. Apakah kita lebih baik daripada mereka? Siapa yang sedang diawasi, mengapa pesaing tersebut berada sebegitu dekat dengan bisnis kita?
 
Lokasi bisa memberikan pengaruh terhadap keberadaan bisnis kita, apalagi kita memiliki produk yang sejenis. Kita patut melirik apa yang mereka lakukan agar kita menjadi waspada, siapa saja, berapa banyak disekitar kita. Hal ini diperlukan jangan sampai kita berada pada red ocean yang pada akhirnya akan menyulitkan kita sendiri.
 
+++++
 
Paham red ocean Mak?
 
Red Ocean Strategy adalah kondisi dimana kita bersaing pada pasar yang sama dengan pesaing. Pasar ini tentunya dihuni oleh banyak pelaku bisnis yang secara bersama-sama bersaing & turut membesarkan pasar yang ada. Karena begitu banyaknya pelaku bisnis pada pasar ini suasana persaingan akan begitu sengit hingga ‘berdarah-darah’. Dengan adanya persaingan tersebut memunculkan posisi perusahaan mulai dari market leader, challenger, follower, & neacher. Tentunya tiap-tiap posisi punya kelebihan dan kelemahan masing-masing.
 
Di dalam Red Ocean Strategy ini setiap pelaku bisnis akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan persaingan dan menjadi market leader. Tidak heran pada Red Ocean Strategy akan timbul persaingan yang tidak sehat, saling menjatuhkan dan berusaha “mengahabisi” setiap pesaingnya. Namun ternyata, kesuksesan sebuah perusahaan kini tidak lagi diukur dengan memenangi persaingan berdarah-darah di Red Ocean Strategy. Itu sebabnya kini hadir istilah baru yang disebut Blue Ocean Strategy.
 
Sumber: http://nourabooks.co. id
 
5. Kompetitor Terbaru
Selalu ada yang tampil beda di dalam setiap kategori bisnis. Belajar dari pesaing paling unik adalah belajar untuk selalu tampak baru dan beda, unik produknya, rasanya, layanannya dan cara menikmatinya.
 
Menjadi unik adalah salah satu strategi yang perlu dipelajari. Sebagai seorang business owner, sering kali kita dikejutkan dengan adanya para pendatang baru dalam bisnis kita yang hadirnya membuat guncang, yang hadirnya mengambil sebagian dari pasar kita.
 
Ini tentu akan membuat kita sedikit cemas, bisa jadi ada ceruk-ceruk pasar yang semestinya kita garap di masa lalu belum sempat kita sentuh sehingga orang lain mengambil ceruk itu. Kita harus mewaspadai hal ini, makanya perlu kita pelajari pesaing ini. Meski terhitung baru apa yang mereka lakukan, apa yang belum kita kerjakan dan seterusnya.
 
++++++
 
Mak… jadi gak boleh kita duduk manis merasa berada di posisi aman. Santai aaah omset udah lumayan, konsumen sudah banyak, reseller banyak, stok aman.. Eh tiba-tiba muncul kompetitor baru yang dengan waktu singkat, dia menyedooot para reseller kita dan tentunya konsumen ikut ketarik kesana. Nangis bombay di pojokan hiiiikksss…
 
Yuk Mak semangat belajar terus, inovasi terus, update info terus, tingkatkan kemampuan tanpa henti. Ketika kita berhenti belajar, maka disitulah titik awal kehancuran bisnis kita 🙁
 
Tenang.. Ada Allah yang selalu bantu kita 😉 yang penting kitanya tidak putus asa dan mau ikhtiar untuk mengubah nasib menjadi lebih baik. Kalem Mak.. kita isi perut dulu dengan RoPizzTar alias Roti Pizza Tarik by Dayens Cake dari Mak Dian Ariestri dijamin bikin goodmood ^_^
 
Semoga Allah mudahkan semua urusanmu.. aamiin..
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Kita Bisa Loh Ngalahin Kompetitor Besar

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan EEJJ RAMSBO Keuangan CreativepreneurEdisi ke 3 dari rangkaian #Pelajari5Kompetitor yang bersumber dari bukunya Coach Fahmi halaman 284. Hari ini point ke 3: Kompetitor Terbesar.
 
Kompetitor yang memiliki size bisnis sangat besar dan sangat luas penguasaan wilayah marketnya. Bisa belajar dari para pesaing bisnis yang bisa tumbuh dan membesarkan size-nya dan menjangkau wilayah yang sangat luas. Amati gerak pesaing terbesar bisnis Anda.
 
Coba kita cari di sekitar bisnis kita sekitar 2-5 kompetitor terbesar, siapa saja mereka, apa yang mereka lakukan, seluas apa pengaruhnya, seperti apa tanggapan konsumen yang menggunakan produk/jasa mereka. Bagaimana sejauh ini mereka mengambangkan produk barang/jasa mereka, bagaimana mereka mampu mengendalikan orang-orang yang berhubungan dengan bisnis mereka termasuk bagaimana mereka mengendalikan para supplier mereka. Bagaimana proses bisa dilakukan dengan cepat dan biaya yang lebih hemat. Bagaimana hubungan mereka dengan para partner dan seterusnya.
 
+++++++
 
Okey Mak, sekarang PR kita berikutnya adalah temukan kompetitor. Kompetitor itu harus dalam Target Market yang sama ya Mak. Untuk saat ini cukup dalam batasan itu yang kita riset. Nanti kalo kita sudah naik kelas baru boleh riset seluruh kelas pasar.
 
– Cari 2-5 Kompetitor Besar.
– Seluas apa pengaruhnya.
– Pelajari tanggapan konsumen mereka terhadap jasa/produknya.
– Temukan kekuatan dan kelemahan.
– Apa keunggulan tiap kompetitor dibanding pesaing lain.
– Perkembangan produk mereka.
– Bisnis lain yang berkaitan dengan mereka termasuk supplier. Bagaimana sistem kerjasamanya dll.
– Proses produksi hingga proses pemasaran.
– Sistem pembayaran, platform yang digunakan dll.
– Pelayanan purna jual.
– dll
 
Tidaaaaaak banyak banget ini PR nya wakakakaaa…
Makanya Mak, kalo jualan online gampang baper cuma karena di PHP in konsumen, artinya bisnis kita masih mental recehan. Yuk ah semangat NAIK KELAS. Orang besar pasti ujiannya juga besar. Jadi… kalo menghadapi ujian kecil, kalem aja…
 
Yang penting siapin nutrisi dari Madu Asli BeeZam setiap hari, biar kuat hadapi ujian walaupun bertubi-tubi 😅 Makasi Mak Yuyun Artika Bizam Madu + Beepollen penting banget buat jaga stamina Emak Setrooong dan keluarga 😉 recommended!
 
Saya doain Mak naik kelas bisnisnya, bertumbuh dan bertambah teruuuussss…. aamiin..
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading