TIPS: Cara Membuat Reseller Betah

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Gamis+ Mak kenapa ya dari 20 reseller, yang rajin order cuma 5 orang?
– Wih keren tuh ada 5 dari 20.
+ Kok keren?
– Aku… dari 600, cuma 60 wakakaaa… Itu cuma 10% nya loh. Sedangkan kamu 25%. Artinya kan kamu lebih bagus 

Mak, ketika kita main di sistem kemitraan (Distributor, Agen, Reseller, Dropship, Marketer), perlu kita pahami.. “TIDAK ADA MITRA YANG ABADI.”

Bener kan?

Buat Mak yang sekarang jadi produsen, dulunya kan juga jualan barang orang lain. Trus sekarang udah gak jualan lagi, hayooo ngaku.

Duluuu… Mak pernah jualan produk A, lalu pindah ke B, kemudian ke C. Bener kan? Hayooo ngaku 

Coba kita tanya sama diri sendiri, kenapa sih dulu kita gonta ganti barang dagangan?
1. Gak laku.
2. Gak sreg jualinnya.
3. Penjual lain banting harga.
4. Supplier tidak terima komplen.
5. Slowrespon.
6. Keuntungan kecil.
7. Susah dapet barang.
8. Penjualnya judes.
9. Barang tidak sebagus fotonya.
dll

Nah sekarang kita berkaca dari situ. Kita harus menjawab semua kegusaran para Mitra. Maka kita harus:
1. Menyediakan produk yang sudah hasil dari riset, bahwa produk tersebut memang dibutuhkan konsumen.
2. Tumbuhkan kecintaan Mitra terhadap produk. Temukan berbagai sudut pandang kebaikan dari produk yang kita jual. Tidak hanya dilihat dari fungsi produknya saja.
3. Pastikan kita bisa menjaga kestabilan harga. Jika ada Mitra yang nakal, jual dibawah harga standar, segera ambil tindakan.
4. Wajib kita bertanggung jawab atas semua keluhan konsumen. Berikan garansi kepuasan.
5. Era online seperti sekarang ini, semua serba cepat. Konsumen bisa cepat berpaling ke penjual lain jika kita melayani dengan lambat.
6. Keuntungan besar jangan hanya ada di pihak kita. Kesejahteraan Mitra wajib kita pikirkan juga. Jangan kasih untung kekecilan. Kan mereka juga butuh biaya marketing, operasional dll.
7. Pastikan ketersediaan barang bisa mencukupi permintaan. Jangan berikan harapan palsu hehee.. Terus berjuang untuk memenuhi permintaan, walaupun terasa berat. Saya tau rasanya wakakakaaa… curcol.
8. Terus evaluasi cara kita berkomunikasi dengan pelanggan. Berikan cinta dengan tulus, dari hati turun ke jari 
9. Jangan lebay foto produknya, ikan duyung jadi ikan lele ternyata hihihiiii…

Kalo gamis yang saya pake dari Mak Rella Suryani ini, aslinya lebih bagus dari fotonya  Baru aja saya bilang ke Mak Rella, bagian paling favoritku adalah khimarnya. Petnya cucok banget bikin tirus dan anti jenong wakaakaaa… Tau kan Mak aslinya seperti apa jidatku  Rellas Muslim House recommended! 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Strategi Dagang “JUAL HARGA LEBIH MURAH” Apa Ini Tepat?

1Silahkan jika Mak mau mengambil strategi kompetisi bisnis dengan cara ini. Tidak salah, jika…. Setelah kita jual dengan harga MURAH, bisnis kita masih bisa berjalan dengan sehat.

Apa patokannya sehat?

Menurut saya, bisnis yang sehat itu:
– Bertumbuh setiap tahunnya. Dengan tolak ukur pertumbuhannya adalah nilai aset bertambah, kapasitas (kwantitas/kwalitas) Tim bertambah, jaringan pemasaran semakin luas, cash flow bernilai positif, pencapaian profit meningkat, kapasitas produksi/penjualan naik dll.
– Memiliki dana cadangan yang cukup untuk beberapa bulan bahkan ada yang beberapa tahun kedepan. Dana cadangan untuk operasional, meskpiun tidak terjadi penjualan.
– Punya dana yang cukup untuk melakukan pengembangan bisnis. Seperti membeli buku, ikut seminar/workshop dan pembinaan untuk timnya.
– Ada anggaran untuk piknik bersama Tim  Ini penting loh, bagaimanapun Tim juga turut andil dalam kesuksesan kita. Jangan hanya bercita-cita piknik dalam kota atau luar kota yang dekat. Coba pasang impian pikniknya berupa perjalanan spiritual ke tanah suci.

*Silahkan jabarkan kriteria bisnis sehat menurut Mak.

Semua “kesehatan” itu butuh uang untuk mewujudkannya kan ya Mak. Uangnya dari mana? Ya dari margin yang kita dapatkan saat penjualan. Maka ketika margin dikali jumlah penjualan namun tidak mencukupi untuk membuat perusahaan sehat, ya saya tidak akan memilih cara “Jual Harga Lebih Murah”.

Kalo bisa jual mahal, kenapa jual murah? 

Semakin besar margin yang bisa kita dapatkan, semakin leluasa kita dalam mengembangkan bisnis. Leluasa juga donk sedekahnya, leluasa kirim untuk orang tua, leluasa memberi disaat sodara kita membutuhkan… Aaaaah… leluasa banget deh untuk bisa lebih bermanfaat.

Yang menjadi PR berikutnya adalah bagaimana bisa menjual barang lebih mahal dengan HPP (harga pokok produksi) yang murah.

Bagaimana menyulap barang yang biasa, tapi konsumen menilainya luaaaaarrr biasa. Hal itu hanya bisa terwujud ketika kita menambahkan VALUE dan melakukan proses BRANDING yang tepat.

Pusing karena makin banyak PR?  Maafkan aku yang paling seneng ngasih PR 

Pahami juga prinsip rejeki. Rejeki itu dari Allah, bukan dari barang. Jadi jangan segan untuk mengganti barang dagangan jika dirasa persaingan disana sudah berdarah-darah. Ataupun barang yang sama/serupa tapi pindah kelas. Pilih jalan rejeki yang nyaman dalam kita melakukannya. DAN TIDAK MENZOLIMI DIRI SENDIRI!

Menjalani bisnis itu kudu bahagia. Sebahagia ketika aku menikmati sore dengan baca buku sambil nyemil kacang almond SiRacang dari Mak Widji Handayani 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bagaimana Cara Menentukan Harga Jual?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Meja Kerja“Duh sebel deh, kita jual 50.000, eh dia jual 48.000, eh ada lagi yang 45.500. Pastilah konsumen cari yang lebih murah. Apalagi di marketplace bisa disortir harga paling murah.”

“Masa sih ada gamis 100.000, harga kain dan jahitnya aja gak cukup Mak. Kok dia bisa jual harga segitu? Katanya bahannya sama dengan yang aku pake, aku aja jualnya 230.000”

Ada yang pernah mengalami hal seperti itu Mak?

Gak semua sih, karena memang gak semua orang main di zona itu. “Zona Perang!” saya menyebutnya. Persaingan berdarah-darah, sadis, kejam, lebih kejam dari aktor antagonis di sinetron hihihiii…

Biasanya mereka yang berkelut di area itu mengandalkan satu keunggulan, yaitu HARGA MURAH. Jujur kalo saya gak mau main ranah itu. Karena saya meyakini, ketika kita jual murah, toko sebelah akan jual lebih murah. Eh toko depan lebih murah lagi. Eh yang dari luar negri sana bawa pake kapal besar penuh dengan barang muraaaaaaaaaaahhhh banget!

Bayangin aja Mak, jilbab harganya 9.000 perak! Bisa gak tuh ngalahin? ckckck…

Masih banyak juga sih orang yang kuat dengan perang sengit “HARGA MURAH”. Kalo saya mah gak sangguuup. Biasanya strategi mereka adalah faktor kelipatan, punya stok banyak. Bagi yang masih kecil kaya saya ini, gak bisa bertahan hidup. Dengan margin yang tipis dan jual sedikit, ya bangkrut 

Maka saya memilih jalan aman. Saya lebih senang bersaing di area BRANDING sesuai dengan ajaran guru saya Pak Subiakto Priosoedarsono. Saya tambahkan berbagai value untuk bisa mendongkrak nilai jual. Baik bisnis saya yang produk ataupun jasa. Dan saya mengambil segmen menengah atas, dimana kalangan itu tidak terlalu mempermasalahkan selisih harga yang lebih murah. Malahan produk kita gak akan laku kalo jual terlalu murah, begitu harga dinaikin eh malah laku. Padahal produknya sama hihihiii….

Dengan main di margin yang cukup – ya saya bilangnya cukup, bukan tinggi – kita akan punya cukup dana untuk membiayai proses pertumbuhan bisnis. Kata guru saya, Mas Arif Budiyono yang sudah 3 kali isi Seminar “Menyelami Dunia Produksi” SBO dan bulan ini akan ada kelas onlinenya, biaya pertumbuhan bisnis itu cukup besar.

Misalnya untuk biaya riset, biaya pelatihan, biaya pendaftaran hak paten, biaya perijinan (seperti halal, BPOM, SNI), biaya legalitas PT, biaya merawat konsumen loyal, biaya sistem database dll. Semua itu butuh biaya yang tidak bisa kita cukupi dari menjual barang dengan margin kecil.

Dalam menentukan harga jual, ada beberapa hal yang harus Mak perhatikan:
a. Harga pasar (kompetitor)
b. Permintaan pasar
b. Target Market yang dituju
c. Value
d. Produk Substitusi (Pengganti)
e. Daya Beli
f. Peraturan pemerintah
dll

Silahkan temukan strategi bisnis Mak masing-masing. Mana yang lebih nyaman untuk Mak jalani. Ingat, bisnis itu kudu berpikir jangka panjang, kecuali kita hanya mau sekedar laku jualan. Hidup ini pilihan 

Untuk gamis, aku pilih Ziera Queen karyanya Mak Tia Ziera  aku terlihat seperti 20an aw..aw..aw… Plis jangan ngiri 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis, Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datan

Continue Reading

STOP BELI BUKU & IKUT SEMINAR/WORKSHOP!!!

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Produsen Baju Anak Home Decore+ Waduh Mak Muri kok plinplan.. Katanya disuruh rajin baca buku, diminta ikut seminar untuk nambah wawasan, belajar ilmu teknis di workshop. Kok judul tulisannya hari ini aneh?

– Iya Mak aku sedih lihatnya. Pada rajin beli buku doank, gak dibaca, tapi sering nanya ini itu, padahal penjelasannya ada di buku. Kenapa gak sekalian aja minta aku bacain bukunya? 

+ Gak sempet kali Mak

– Semua orang di dunia juga sibuk Mak. Trus kalo aku gak jawab chatnya pada ngambek. Lah situ sibuk gak sempet baca buku, disini juga sibuk, lagi baca buku  Jadi maaf aja kalo slowrespon hihihiii…

+ Ikut seminar kan bagus Mak, nambah wawasan.

– Bagus banget Mak. Cuma yang gak bagus itu, kalo udah dapet wawasan trus cuma manggut-manggut. “Oh ya ya… hebat ya dia bisa begini begitu, pencapaiannya bisa sebesar itu. Asik pasti jadi dia. Kalo saya mah gak mungkin, saya kan bukan ini bukan itu.” Nah kan, kebanyakan ngeluh, gak berani mimpi, nunda action!

+ Udah action kok, mau belajar, buktinya ikut workshop.

– Yes keren, gitu donk. Tapi… Setelah ikut workshop, PR nya dikerjain lah. Jangan cuma praktek di kelas aja, sampe rumah gak dikerjain lagi. Nah trus pasti lupa. Justru mumpung masih anget, segera diulang-ulang ngerjainnya, biar fasih. Kalo perlu ajak temen-temen dan bikin kelompok belajar di rumah. Dengan kita ngajarin orang lain, ilmu kita bertambah loh.

+ Iya sih Mak, tapi kan aku repot, gak sempet prakteknya.

– Preeeeet! 😜 Maka KESUKSESAN juga gak akan sempet mampir ke rumahmu Mak. Solusinya bangun Tim Mak, kan ada di buku #RAMSBO. Ya sudahlah, hidup ini pilihan. Sama seperti saat kita ngemil, pilih cemilan sehat atau tidak. Ya kalo saya mah pilih yang sehat donk Kacang Almond SiRacang dan Kurma Coklat NaaiNa dari Mak Peni Lestari dan Mak Fathan Fathin 😍

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[Tips] Jualan Tanpa Ditolak 😍 Mau?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Endorse PrivateBerkali-kali harus elus dada ketika jelasin bahwa “tidak ada produk yang bisa ditawarkan ke semua orang”. Masih ada aja yang ngeyel, padahal udah dibahas di Kelas Utama SBO. Eh materinya kaga dibaca 

Cari bakso dulu biar ngilangin emosi 

Mak, kita ini sering kan ya ditolak calon konsumen (kita? saya kali wakakakaaaa….). Penolakan ada berbagai jurus. Alasan belum butuh, gak perlu, tidak suka, kemahalan, gak selera, gak enak, sudah punya, tidak diijinin suami, menghilang tanpa jejak  dll.

+ Ada gak sih orang jualan gak ditolak?
– Ada loh.
+ Ah masa?
– Juallah produk yang tepat, kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat.
+ (Berpikir keras )
– Masalahnya, kita ini nawarin produk bukan pada orang yang tepat, tidak di saat yang tepat dan caranya juga tidak tepat.
+ (Makin kusut pikirannya  Gak mudeng)

Kalo menurut saya, dari sudut pandang Emak Rempong yang suka jualan online dan ogah rugi, kita gak boleh mubazir dalam hal dana, waktu dan tenaga untuk proses penjualan. Saya lebih baik jualan ke 10 orang yang tepat, dibanding ke 100 orang yang belum tentu tepat.

Jadi gini Mak, kita harus memilih dulu siapakah orang yang akan kita incer untuk ditawarin dagangan kita. Cara memilihnya adalah dengan menentukan TARGET MARKET. Langkah sederhananya gunakan kata kunci MAU + MAMPU. Ya, calon konsumen harus MAU terhadap produk kita dan MAMPU untuk membeli produk kita.

Ingat, gunakan kata DAN ya Mak, bukan ATAU. Karena orang yang MAU tetapi gak MAMPU bayar, ya dia bukan calon konsumen kita. Begitu juga sebaliknya, orang yang MAMPU bayar tapi gak MAU produk kita, dia gak akan beli.

Misalnya, anak kecil pasti suka eskrim kan ya, tapi anak yang sekolah di SD negri di pelosok, kita tawarin untuk beli Es Krim Magnum. Dia sih pasti MAU Es Krim Magnum, tapi belum tentu MAMPU bayarnya kan? Maka tidak akan terjadi penjualan.

Contoh ke 2, misalnya saya jualan tas seharga 100 ribu, tas kekinian, best seller. Syahrini MAMPU donk beli tas 100 ribu, tapi masalahnya Princess Syahrini itu GAK MAU tas 100 ribu-an. Dia mah maunya tas yang ratusan juta bahkan milyaran kan Mak. Maka pada kasus ini juga tidak ada penjualan.

Oleh karena itu, jika Mak ingin mudah jualannya, kenalin dulu siapakah jodoh konsumenmu? Hadirkanlah produk yang dibutuhkan, diinginkan dan disukai konsumen, serta dia mampu untuk membayarnya. Tawarkan pada waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat.

– Gender
– Usia
– Domisili
– Tingkat Ekonomi
– Tingkat Pendidikan
– Kegiatan
– Status pernikahan
– Jumlah Anak
– Usia Anak
– Agama
– Yang diminati
– Selera
– dll
(Sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing.)

Semakin spesifik kita mengenal calon konsumen (Target Market) semakin mudah kita jualannya. Gak percaya? Iya lah.. percaya itu hanya kepada Allah  Jangan percaya celotehan saya, cobain aja sendiri, bisa terbukti ampuh atau ampuh banget 

Kalo alas kaki putih cantik dari Mak Dian Asmariani N owner Dian Footwear ini sih aku percaya banget produknya menggemaskan dan nyaman di kaki  Bisa custom model pula aw.. aw.. aw…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[Tips] Mempertahankan Bisnis Tetap Berdiri

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Kursus Instagram“Pertumbuhan dan kecepatan perubahan lingkungan menuntut para pelaku bisnis semakin kreatif daam setiap ide dan gagasan. Terpenting adalah menemukan dan membuat berbagai terobosan dalam organisasi agar semakin simple, efisien, mudah, murah, cepat dan akurat serta menghasilkan. Seorang pemimpin bisnis harus mampu membaca masa depan organisasi bisnis yang dipimpinnya.”

– Coach Dr. Fahmi –

Kita mau kan Online Shop yang saat ini dijalani bukan hanya sekedar “berdagang sesaat”. Pengennya panjang umur dan menjadi bisnis yang besar. aamiin..

Seperti penuturan Coach Dr. Fahmi di atas, bahwa kita sebagai pemimpin bisnis/owner/bos harus mampu membaca masa depan. Yang secara tidak langsung artinya kita tidak boleh TERJEBAK DALAM PEKERJAAN TEKNIS SETIAP HARI.

Kapan sempet mikirin masa depan bisnis, kalo waktu kita sudah habis ngurusin postingan iklan, hastag, jawab chat, packing dll. Maka solusinya adalah Membangun Tim.

+ Susah gak Mak membuat Tim?
– Kalo mudah, semua orang udah kaya Mak 

Yuk ah bismillah… yang sekarang masih single fighter, gedein impiannya.

“Ya Allah dari bisnis Emak Setrooong berdaster ini, izinkanlah aku memberikan lapangan pekerjaan ke 100 orang. Mampukan aku menjadi bagian dari kemakmuran Indonesia. aamiin… ”

Waduh 100 orang? Gimana ya cara ngurusnya?

Sabar Mak, mulai dulu dari 1, 2, 3… karyawan. Dari sana kita berlatih menjadi pemimpin. Katanya sih, jiwa kepemimpinan bisa diasah mulai dari memimpin diri sendiri dan keluarga.

Bingung cara rekrut karyawan, pembagian tugas, gaji, tunjangan dll? Plis deeeeh… itu buku #RAMSBO (Resep Ampuh Membangun Sistem Bisnis Online) jangan cuma jadi pajangan, tapi dibaca dan dipraktekin Mak 

Enak Mak kalo udah ada tim, kita bisa punya waktu untuk memikirkan, membuat perencanaan dan mengeksekusinya bersama tim. Tentunya hasil kerja dari banyak orang akan lebih baik dari hanya satu orangkan. Nantinya kita bertugas mengawal setiap eksekusi yang dilakukan tim. Evaluasi… evaluasi… evaluasi…

Inget ya, kita tidak boleh terjebak seharian hanya urusan teknis. Selain bisnis akan lama bertumbuhnya, kita akan kehilangan banyak waktu untuk anak Ini yang gak bisa dibayar pake apapun Mak.

2 bulan lagi insyaAllah Naziya 5 tahun, duh umur segini maunya pilih sendiri baju dan jilbab yang dia mau pake  Kalo Bunda beli tanpa tanya dulu ke Naziya, bisa jadi gak dipake  Kalo jilbab Syifana dari Ummu Auliya Syifa sih cuci kering pake  favoritnya Naziya nih….

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Omset Turun 40% 😱 Ternyata Ini Penyebabnya

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Endorse (2)Lagi-lagi FB dan IG update algoritma, bikin para IMers yang main Ads jadi pada BONCOS  You know the meaning of Boncos? 

Dana yang keluar, gak sebanding dengan hasil yang didapat. Ada yang sampe 2 juta sehari loh biaya iklannya ckckck… Kelas kakap ya.. Eh ternyata ada yang kelas Hiu.. sehari bisa belasan sampe puluhan juta  Timku belum berani segitu ahahahaaa.. soalnya bosnya pelit 

Itulah kenapa, saya gak full Ads untuk promoin RAZHA. Tetap harus ada yang organiknya. Sehingga kami tidak terlalu berpangku tangan kepada kondisi Ads.

Branding + Marketing + Selling

Itu 3 hal yang harus seimbang kita jalanin Mak. Selling ini untuk hasil jangka pendek. Berasa duitnya ketika kita jualan. Sedangkan Marketing jangka menengah, gak bisa hari ini langsung jadi duit. Butuh proses beberapa pekan bahkan beberapa bulan. Nah yang paling ngos-ngosan itu ngurus si Branding. Biayanya gak murah dan hasilnya kapan-kapan wakakkaaa… Maksudnya jangka panjang 

Ini yang sering terabaikan oleh Emak Olshop: BRANDING.

Tapi ketika brandingnya udah nancep di benak konsumen, dia akan setia sama brand kita Mak. Walaupun tetangga jual lebih murah, konsumen gak peduli, yang penting ada brandnya kita tertera di produk.

Karena brand kita sudah dianggap sebagai “penjamin” bahwa produk tersebut bagus, baik, enak, nyaman, berkwalitas, keren, gengsi, berkelas, gw banget dll.

Untuk bisa “mencuci otak” konsumen, ya tidak bisa dalam waktu singkat, maklum kita bukan pesulap  Maka kuatkan mental dan dana untuk menjalankan branding. Branding inilah yang nantinya insyaAllah akan menyelamatkan bisnis kita dikala kompetitor berdatangan.

Cara branding tuh gimana sih?

Sama Mak, aku juga masih pusing hihihiii… PR yang dikasih Pak Subiakto Priosoedarsono waktu saya ikut workshop BBB (Bisa Bikin Brand) belum kelar dikerjain  Walaupun baru sebagian yang dikerjain, tapi alhamdulillah hasilnya berasa banget. Ketika aku cuti 2 pekan kemarin, masyaAllah isi rekening tetap terus bertambah.

Branding + Marketing + Selling

3 hal itu menjadi satu kesatuan yang wajib kita urusin. Gak bisa hanya mikirin selling yang jangka pendek saja.

Branding + Marketing + Selling. Emang bikin pusing  Colek Mak Henita Rachmawaty owner Mamita Cakes, untuk cari mood booster dengan kue-kuenya yang ketika masuk mulut trus langsung bikin happy… nyeessss….

Sampe ketemu 31 Maret ya Mak di Hotel Amaris Cihampelas Bandung, kita belajar BRANDING langsung dari pakarnya, Pak Subiakto priosoedarsono 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Pembagian Jobdes Tim Online Shop

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan KursusMak jangan kaget ya, kalo nanti saya berangkat umroh, semua hiruk pikuk kegiatan SBO dan RAZHA tetap berjalan. Jangan heran kalo nanti Kelas Utama SBO tetap berlangsung. Jangan bingung kalo chat curhatan Mak ada yang jawab. Jangan bertanya kenapa tetap posting padahal Mak Muri lagi umroh hihihiii…

Kantor SBO ada di rumah saya, saat ini ada 10 orang yang membersamai setiap Senin – Jumat. Merekalah yang mengelola berbagai hal kegiatan SBO dan sebagian RAZHA. Ya RAZHA hanya sebagian yang dikerjakan di tim ini. Karena Tim RAZHA yang sebagiannya lagi ada di Rumah Mertua Indah ^_^Disana juga ada 10 orang.

+ Ya ampun Mak Muri, bisnis gak seberapa besar, kok anggota timnya banyak banget sih?
– Ini sebagai wujud dari “patuh kepada suami” Mak.
+ Maksudnya?
– Suami mau, aku tetap adil membagi peran di rumah. Sebagai ibu, istri, anak, teman… Kalo aku sibuk ngurus bisnis, peran lainnya terabaikan/tidak optimal.
+ Emangnya kalo sedikit timnya, bisnis gak berajalan baik.
– Bisa kok berjalan. Ada temenku yang omsetnya 4 kali lipat dari RAZHA tapi jumlah karyawannya cuma 3 orang.
+ Nah itu dia bisa. Kenapa Mak Muri gak menggunakan cara dia?
– Karena kondisi keluargaku dengan keluarga dia berbeda Mak. Dia anaknya udah lebih besar, 2-2nya udah sekolah, dan pulang sekolahnya lebih sore. Sedangkan aku baru 1 yang sekolah, dan cuma setengah hari. Jadi aku perlu lebih banyak waktu untuk nemenin anak-anak main.
– Temanku itu, tidurnya bisa tengah malem. Kalo aku udah gak kuat Mak, dan jam 5 udah gak boleh kerja lagi sama suamiku. Sudah waktunya ngurus anak dan suami. Dan suamiku mau aku lebih banyak jaga kesehatan, karena kesehatan itu aset.
– Sedangkan temanku yang melewati “masa detox” pada malam hari, dia tidak baik kondisi kesehatannya, ditambah wajah berjerawat dan tidak menjaga berat badan. Maaf ya bukan ngatain gemuk, cuma… suamiku emang bawel kalo aku mulai gemuk ahahahaaa… Jadi aku harus punya waktu untuk olahraga, minimal lari atau berenang. Nah kalo aku sibuk banget sama bisnis, aku jadi gak bisa jaga badan Mak.
– Mamaku tinggal di luar kota, aku pengen bisa 3 hari dalam sepekan nengokin Mama. Kalo aku punya banyak beban kerja di bisnis, aku sulit ninggalin kerjaan. Maka aku lebih memilih untuk memiliki tim lebih banyak, aku lebih santai hehehee..
+ Oh gitu ya Mak. Jadi semua ini kembali ke pilihan cara menjalankan hidup ya.
– Iya Mak, tidak ada cara baku kok. Pilih yang paling nyaman dijalani dan sesuai dengan visi misi keluarga. Jangan sampai hidup yang cuma sementara ini kita jalani dengan berat hati.

Pembagian tugas Tim RAZHA:
1. Laporan Keuangan – 1
2. Packing dan Gudang – 1
3. Quality Control – 2
4. CS – 3
5. Asisten CS – 1
6. Stok – 1
7. CEO – 1

Untuk SBO:
1. Ads – 1
2. Disain Grafis – 1
3. IG – 2
4. Manajer operasional – 1
5. CS – 1
6. Asisten Mentor – 2
7. Personal Asisten – 1
8. FP & FB – 1

Lumayan berat kalo dihitung jumlah gaji dengan omset yang masuk. Tapi ya sudahlah, ini caraku menjalankan bisnis. Demi nurut sama suami, kan ridho suami itu sangat penting ya Mak demi keberkahan bisnis kita.

Silahkan diskusikan dengan suami dan tim Mak. Ini bisnis mau dijalankan dengan konsep seperti apa. Tentukan dulu yang utama Visi Keluarga, baru nanti lanjut ke Visi Bisnis. Sehingga Visi Bisnis tidak mengganggu Visi Keluarga.

Pusing sih ngerumusinnya ahahahaaa… Ya kalo udah pusing, cari cemilan Mak biar dapet Good Mood  Mak Titin Kustini owner Tin’s Kitchen Pizza Delivery nih yang jago bikin makanan enak.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Dulu Modal 6 Juta, Sekarang Jadi 1 Milyar, Begini Caranya

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Bimbingan BisnisEntahlah kenapa pagi ini melow.. Sambil ngetik, sambil menahan air mata, supaya keyboardnya tetap kelihatan. Kalo ketutup air mata susah ngetiknya 

Sekitar 3 bulan lagi, RAZHA insyaAllah genap 7 tahun. Perjalanan yang tidak mudah. Tiba-tiba serasa melihat film yang diputar kembali. Diawali tahun 2011 yang masih wonderwoman. Semua dikerjain sendiri dari A-Z. Kemudian bertahap rekrut karyawan. Hingga 2013 memPHK semua karyawan. Lalu lanjut bangkit, namun tak seindah kisah dongeng. Ujian demi ujian datang silih berganti. Bukan hanya peluh yang bercucuran, air mata pun sering membasahi pipi ini.

Tak mau aku munafik, aku bukan ibu yang ideal. Aku masih acap kali tak bisa menahan emosiku dikala lelah jiwa raga menjalankan bisnis, lalu anak rewel. Ya Allah maafkan aku yang masih suka membentak dan memarahi anak-anakku. Mereka hanyalah anak kecil yang rindu bermain dengan ibunya. Mereka mencari perhatian dengan caranya  Ya Allah beri aku kesempatan memperbaiki diri dan membayar semua waktuku yang hilang untuk masa kecil mereka yang sudah aku abaikan.

Melihat foto ini, tatap matanya, senyumnya.. masyaAllah…  Terimakasih atas kesabaranmu nak, terimakasih atas ridhomu mengijinkan bunda bekerja nak. Doakan ibu bisa menjadi tauladan bagimu. Doakan ibu bisa segera menikmati masa pensiun muda. Dimana bisnis bisa berjalan autopilot, bunda bisa sepuasnya bermain bersamamu.

+ Mak Muri bagaimana caranya supaya bertahan 7 tahun bisnisnya?
– Ya cuma satu caranya Mak, BERTAHAN. Apapun hujan badai yang menghantam, terus perjuangkan dan pertahankan.

Yes, gak perlu tips macem-macem Mak sebenarnya. Mak jalani bisnis yang penting mindsetnya BISNIS INI MENJADI BESAR DAN AUTOPILOT. Maka kita tinggal memantaskan diri bagaimana supaya bisnis besar dan bukan hanya sampingan yang penghasilannya seadanya. Kita harus punya TARGET!

Alhamdulillah selama RAZHA berjalan, saya gak pake pinjaman bank. Cukup dari sahabat, ibu dan mertua yang patungan modal  Modal pribadi saya 6 juta. Lalu bagaimana caranya hingga bisa punya stok 1 Milyar?

– Menghitung harga jual yang benar. Jangan sampai gak ada keuntungan untuk perusahaan. Yes! Aku bilangnya perusahaan loh Mak. Karena keuntungan yang buat kita pribadi (pekerja) itu namanya gaji. Jadi setelah dipotong bahan baku, semua biaya iklan, biaya operasional dan termasuk gaji kita, harus masih ada keuntungan untuk perusahaan.

– Sehingga perusahaan bisa bertumbuh dan bertambah modalnya dari profit yang ditahan. Misalnya bulan ini perusahaan dapet profit 5 juta. Maka dari 6 juta + 5 juta, ini udah jadi 11 juta. Bulan depan ada keuntungan lagi, puterin lagi. Teruuuuussss lakukan ini. Jadi secara matematika, jika modal awal saya 6 juta, lalu dapet tambahan modal dari teman dan keluarga, lalu saya puteriiiiin terus keuntungannya, insyaAllah bisa jadi 1 Milyar 

– Impiannya jangan kekecilan. Nanti kita merasa cukup puas dengan hanya 100juta. Saya lagi geregetan nih pengen 1 Milyar sebulan  Teman-teman saya yang lain sudah sampai, bahkan melewati 1M perbulan. Ngiri deh… Berlomba-lomba dalam kebaikan boleh kok. Dengan bisnis semakin besar, zakat dan sedekahnya makin besar asik kan  Kebermanfaatan hidup kita semakin besar. Tabungan akhirat nih.

– Ngotot belajar, gigih praktek, hadapi semua ujian. Di point ini memang gak semua orang kuat. Apalagi yang masih mental gratisan, disuruh belajar mintanya gratisan terus. Masa mau punya penghasilan 1 Milyar ilmunya masih basic aja. Belajar donk dari ahlinya, kejar para mentor, lahap banyak buku, duduk manis di berbagai workshop.

2018 katanya masa sulit dan keras bagi pebisnis. Khususnya para produsen. Karena produk Made In China semakin menyesakkan jiwa. Jilbab harga 9.000 perak made in China, nyesek gak tuh. Tapi kalem aja sih Mak, karena kita gak hanya jualan komoditi, kita main dibranding, supaya konsumen beli karena cinta dengan merk kita.

2018, kami siap menghadapi ujian untuk naik kelas!
Siap memantaskan diri untuk 1 MIlyar per bulan!

Kita sebagai ibu, juga harus mempersiapkan mental anak-anak kita ya Mak. Jangan hanya kasih ikan, tapi berikan kailnya, hingga mereka mahir memancing. Prakteknya bisa mulai dari sekarang, kasih bibit dan ajarin bercocok tanam. Ajarkan bersabar menunggu hasil dan telaten dalam merawat tanamannya. Makasi Mak Baiq Dewi owner Bibit Seribuan. Aneka bibit buah dan bunganya sudah kami tanam. Nanti aku kabarin kalo sudah panen  Jazakallah..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[TIPS BISNIS] Pilih Karyawan Mahir atau Karyawan Pemula?

RAZHA Produsen Inner Hijab Ciput Ninja Daleman Kerudung Jilbab Premium Anti Pusing Grosir Jualan Bandung PusatDisain grafis RAZHA yang Mak lihat ini, kira-kira menurut pendapat Mak, ini dibuat oleh amatir atau pro?  Kita sebagai UKM (bahkan calon UKM hihihiii…) tidak mudah untuk bisa mendapatkan karyawan yang tingkat ilmunya se-level mahir. Disainer yang membuat katalog warna produk RAZHA ini masih amatir loh Mak. Lumayan ya hasilnya 

Maklum, kalo mereka yang “MAHIR” pasti meminta bayaran yang tinggi. Ataupun mereka menginginkan kerja di tempat yang gedungnya bagus, ada karir yang jelas, segala tunjangan dan fasilitas lengkap. Apalah kita bisnis rumahan dengan fasilitas seadanya.

Oleh karena itu bagi kita yang baru mau rekrut karyawan pertama, atau karyawan baru ada 2-3 orang, ada 2 pilihan:
1. Rekrut dengan skill basic, namun tetap sesuai dengan bidangnya. Disini kita memerlukan kesabaran yang cukup banyak untuk bisa mengarahkan dia membuahkan hasil yang sesuai dengan yang kita harapkan. Untuk menjadi 1 disain seperti ini, saya bolak balik revisi.

Gak boleh sewot  Kita harus sadar bahwa yang kita rekrut ini bukan tingkat mahir. Dan kita pun tidak boleh menghina hasil karyawanya jelek. Justru kita harus motivasi dia untuk bisa terus belajar tanpa henti.

“Ya Anggap saja kamu disini sekolah/kuliah/kursus. Orang lain kalo kursus bayar mahal loh. Kamu disini gratis, fasilitas belajar diberikan, dan dikasih uang saku (gaji) pula. Kan enak banget tuh, tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama.”

Konsep ini tidak berlaku bagi Mak yang ingin “gerak cepet”. Maka Mak sebaiknya pilih opsi ke 2.

2. Cari freelance saja. Banyak di luar sana orang “mahir” yang tidak mau terikat dengan perusahaan manapun. Karena mereka sudah cukup cerdas untuk tahu bahwa dengan metode freelance mereka bisa mendapatkan rupiah lebih banyak.

Bayaran untuk freelance dihitung per “produk” atau “jasa” yang diberikan. Tentunya akan lebih mahal dari point pertama. Namun saya bisa memastikan, bahwa selisihnya terkadang tipis.

Untuk karyawan amatir, Mak butuh mendidik dia 2-3 bulan bahkan lebih, untuk bisa meningkatkan skill dia menjadi mahir. Coba hitung berapa biaya gaji, fasilitas dan tunjangan yang Mak berikan selama “masa pendidikan” itu. Jika dibandingkan biaya jasa freelance, terkadang lebih murah yang freelance loh.

Dan keuntungan yang paling utama adalah hasilnya CEPAT + kita tidak mengeluarkan tenaga untuk mendidik dia. Sehingga waktu yang Mak perlukan untuk mendidik karyawan amatir bisa Mak manfaatkan untuk ngurus hal lain yang juga penting.

Bisa juga Mak kombinasikan seperti ini:
– Gunakan jasa freelance untuk membuat produk/jasa yang Mak inginkan untuk waktu cepat.
– Rekrut karyawan amatir untuk mempelajari hasil dari sang freelance. Berikan dia waktu untuk belajar dan berproses.

Ketika karyawan sudah mulai bisa, berikan tugas untuk mengerjakan pekerjaan dasar/ringan terlebih dahulu. Untuk pekerjaan rumit atau membutuhkan keahlian disain, gunakan jasa freelance yang pro.

Gimana, sudah mulai kebayang Mak? Yang masih bingung silahkan lambaikan tangan 

Selamat berproses Emak Setrooong!
Sampai ketemu 28 Januari 2018 di Jakarta untuk kita menikmati ilmu bergizi di Seminar “Menyelami Dunia Produksi” SBO. Tolong konfirmasi kehadirannya jangan ke saya ya, saya mah slowrespon, soalnya hari ini mau nyuci 2 ronde  Konfirmasinya ke Admin SBO WA 087824468185 (dijawab pada jam kerja).

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading