Tips Membangun Bisnis yang Diharapkan

Muri Handayani Mentor Bisnis Online Guru Penulis Buku Pengajar Pemateri Cara Jualan Online Perempuan Ibu Rumah Tangga Bandung Produsen Fashion+ Mak Muri udah enak ya bisnisnya sekarang bisa santai.
– Preeeett kata siapa? 
+ Karyawan udah banyak, mereka bisa jalan sendiri tanpa ditungguin.
– Tapi kamu gak tau kan aku masih berurai air mata untuk mempertahankan bisnis ini? Sepanjang bisnis berdiri, selama itu juga perjuangan tanpa henti. Perusahaan besar kelas dunia aja bisa bangkrut Mak, apalagi UKM kaya kita gini.
+ Trus bagaimana supaya bisa bertahan bisnisnya?
– Belajar tanpa henti, bergerak setiap hari, haus akan perubahan. Ya setiap saat kita berubah ke arah yang lebih baik.

Buka buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy karya Coach Fahmi, halaman 281.

Untuk membangun bisnis yang diharapkan, ada 3 pertanyaan yang harus kita mampu jawab yaitu:
1. What’s New. Sesuatu yang baru, sesuatu yang orang lain belum lakukan, apa yang baru di bisnis Anda. Apa yang bisa Anda tambahkan di bisnis ini, yang orang lain/kompetitor belum lakukan.

2. What’s Next. Apa berikutnya yang bisa saya berikan kepada customer saya. Pikirkanlah hal-hal yang tidak mungkin.

3. What’s Better. Apa yang bisa diperbaiki dari bisnis Anda. Apa yang bisa Anda lakukan saat ini yang bisa lebih baik dari kompetitor Anda. Proses apa yang mau Anda challenge.

++++++++

Sebagai pemilik bisnis yang juga merangkap CEO serta direktur bahkan manager dan termasuk staff  kita harus bisa menjawab 3 pertanyaa di itu Mak.

Aaaah Mak Muri, mana mungkin kepikiran hal itu, mana mungkin sempet, karena setiap hari sibuk ngurus postingan, jawabin orderan, bungkus paket, cek resi, periksa stok barang, kelola keuangan hingga cari supplier dll.

Itulah bedanya pedagang dengan pebisnis Mak  Pedagang hanya sibuk ngurus jualan aja, hidupnya habis untuk urusan teknis. Mau kaya gini selamanya? Gak kan?

Sekarang waktu yang tepat untuk bangun tim. Demi hidup yang lebih baik, demi waktu yang lebih banyak untuk keluarga, demi kebermanfaatkan yang lebih luas dan semua itu adalah ibadah. Bismillah.. Ada Allah yang akan kirim orang-orang terbaik untuk Mak. Tugas kita adalah memantaskan diri. Upgrade skill leadership bareng-bareng biar bisa diskusi dan denger berbagai kisah mereka yang sudah lebih dulu rekrut karyawan. Kaya apa sih suka dukanya, gimana cara kelolanya, berapa gajinya, supaya betah triknya apa? 

29 Juli 2018 insyaAllah berkumpul 100 Emak Setrooong pejuang ekonomi keluarga di Hotel Amaris Cihampelas Bandung. Gak cuma banyak ilmu, super banyak doorprize bertebaran disana. Tau donk kalo acara SBO itu kadang lebih banyak hadiahnya dari pesertanya hahahaaa…

Mak pastinya juga akan lihat aslinya aku hihihiii… Kalo aku pake jaket keren dari Mak Nia Divhours ini kaya masih 20an ya Mak  Plis jangan ngiri wakakakaaa… Asli itu efek jaketnya yang bikin awet muda ahahaa…

Salam Awet Muda… #eh

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ini Penyebab Bocornya Uang Bisnis yang Tidak Disadari

@grosir_deoyasmin (1)Capek gak jalanin bisnis Mak?
Udah capek jalanin bisnis masa gak ada hasilnya?
Trus sia-sia donk semua pengorbanan jiwa raga kita?

Lebih sedih lagi kalo liat anak-anak. Mereka sudah kehilangan waktu bersama bundanya, cuma kebagian sedikiiiit. Maklum bagi yang belum punya Tim (Karyawan), semua pekerjaan dari A-Z diurus sendiri. Sayapun dulu ngalamin kok, jadi tau gimana rasanya.

Hari ini saya gak akan bahas tentang Tim karena udah pada ikut kan kelasnya? Yang ketinggalan bisa ikut di angkatan ke 5, tgl 17 Juli 2018.

Tapi ternyata… kebocoran uang bisnis bisa berkaitan dengan perekrutan dan pengelolaan karyawan loh Mak. Saya udah ngalamin hihiiii.. Mak jangan ya, cukup saya aja.

1. Rekrut karyawan tanpa tahu apa jobdesnya. Dulu saya culun banget, main asal rekrut aja karena merasa sudah repot. Sehingga tidak seleksi dari awal berdasarkan kompetensi dan minatnya. Saya menempatkan orang yang salah di posisi yang salah. Akhirnya dia mengerjakan tugas yang berat (menurut dia), jadi deh kerjanya lama, banyak melakukan kesalahan, tidak efisien.

Perusahaan ruginya apa?
a. Harusnya pekerjaan tersebut dikerjakan dalam waktu 1 jam, misalnya, tapi selesai dalam waktu 3 jam. Artinya perusahaan harus membayar 3 kali lipat biaya tenaga kerjanya untuk pekerjaan yang harusnya bisa selesai dalam waktu 1 jam.
b. Kesalahan yang dilakukan karyawan yang berimbas langsung ke konsumen/klien berresiko hilangnya orderan, rusaknya nama baik, tidak menjadi konsumen loyal.
c. Karena pekerjaan karyawan satu dengan yang lainnya saling berkaitan, maka kinerja tiap orang itu akan berpengaruh juga dengan kinerja yang lain. Tim QC meloloskan produk cacat, akhirnya Tim Penjualan yang kena komplen dari konsumen. Sehingga jam kerja Tim Penjualan terbuang untuk mengurus komplen, padahal harusnya bisa untuk mengurus orderan atau followup konsumen lain.
Dll..

2. Owner tidak mempraktekan dulu pekerjaan yang akan didelegasikan ke karyawan. Seberapa perlu sih Mak?

Menurut saya ini penting. Karena kita kan harus mengukur beban kerja setiap karyawan ya. Sehingga tidak ada karyawan yang kelebihan pekerjaan yang menyebabkan tugasnya tidak selesai, atau sebaliknya, tidak ada karyawan yang santai dan nanggur.

Nganggurnya karyawan (gak ada kerjaan, udah selesai namun masih ada waktu) ini akar dari masalah. Nah loh.. Udah pada bacakan buku #EEJJatau #RAMSBO? Cek aja disana ya… Ngeri lah…

Posting di IG itu berapa menit, bikin desain itu berapa menit, download gambar berapa menit. Bungkus paket cara efektifnya gimana, rapihnya seperti apa, ngerjainnya berapa menit. Lipet kerudung cara cepetnya gimana, masukin ke plastiknya biar cepet seperti apa.

Bahkan saya menggunakan stopwatch untuk mengukur waktu pengerjaannya. Sehingga dalam waktu 1 jam, harus bisa menghasilkan berapa. Seharian jadi dapet berapa tuh?

Misalnya tim QC (Quality Control) kita bayar sehari 50.000 (ini belum termasuk THR, Kesehatan dan tunjangan lainnya). Yang dia hasilkan 100pcs.

Maka biaya QC per pcs adalah 50.000/100 = 500.

Ternyata ketika kita praktekin sendiri dan bekerja dengan efisien, sehari bisa menghasilkan 200pcs  Artinya tiap produk hanya perlu 250 rupiah. Wooow selama ini kita melakukan pemborosan/terjadi kebocoran uang 50% dari yang sudah kita bayarkan.

Coba hitung.. Pemborosan sehari 25.000 x 22 hari kerja = 550.000 sebulan.
Setahun jadi 6.600.000 wiiiih… ini bisa untuk bayar sekolah anak ya Mak!

Itu baru dari 1 karyawan. Coba cek karyawan yang lainnya. Posting di IG cuma 10 kali. Padahal kalo kerjanya efisien, benar, cekatan, tertata.. mungkin bisa 30 kali. Makin banyak posting, yang nyantol bisa makin banyak juga.

Aaaah sakit hatilah kalo dihitung 

3. Penghematan penggunaan ATK, Plastik, Solasi dll. Pake solasinya berapa banyak untuk 1 paket. Gak usah terlalu lebay, yang penting aman, kuat dan rapi. Plastik coba cari supplier lain yang lebih murah atau cari merk lain. Barangnya kecil, plastiknya besar, nah ini boros banget ya. Tugasnya owner nih ngajarin hemat ke semua Tim.

Emak-emak harus irit 

4. Promosi yang bikin cekak! Promosi itu harus ada hasilnya, walaupun tidak selalu dalam bentuk orderan. Tapi wajib kita evaluasi. Hasil yang setidaknya kita dapat itu:
– Branding
– Interaksi
– Follower
– Orderan
– Referensi
dll

5. Wajib seorang pemilik bisnis meningkatkan kapasitas dirinya. Biaya pengembangan diri owner (yang berkenaan dengan bisnis, kepemimpinan, pengelolan tim dll) boleh dibiayai oleh perusahaan. Namun yang jadi masalah… rajin ikut pelatihan/beli buku tapi gak ada eksekusinya Mak! Tekor deh perusahaan.

Udah segini dulu aja ya  5 point ini kalo diperbaiki insyaAllah bisa bantu keuangan bisnis jadi lebih baik. Janganlah zalim sama diri sendiri. Udah capek kerja, gak ada hasilnya, nanti muka jadi aseeeem heheheee…

Udah muka asem, keringet asem oh tidaaaak… Langsung semprot pake Deodorant Spray Yasmin dari Mak Ayu Sri Rahayu  Yang disemprot jangan mukanya ya Mak, tapi ketiaknya hihiiii…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[Tips] Tahap Mendelegasikan Tugas ke Karyawan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Seminar Wanita Gulali Rok Celana anak+ Mak Muri pernah bungkus paket sendiri?

– Pernah
+ Pernah beli kain sendiri?
– Pernah, bawa 2 anak blusukan cari supplier kain. Satu gandeng, satu gendong ^_^
+ Mak Muri pernah jawabin chat orderan sendiri?
– Pernah, dari sebelum anak bangun, sampe anak udah tidur hihihiii…
+ Kalo yang bagian ngiklan Mak Muri pernah?
– Dulu semuanya ya dikerjain sendiri dari A – Z. Tapi lama-lama suami dan anak protes. Emaknya cuma cinta sama Olshopnya. Yang dielus-elus cuma HP, suami gak kebagian jatah hihihiiii.. Karena badan rasanya udah remuk, jadi malam hari udah gak ada tenaga untuk tampil manis di depan suami.

Itu duluuu… Kalo sekarang harus setiap saat bisa tampil manis di depan suami dan anak-anak. Ya belum sesempurna itu sih, masih diperjuangkan hehee… Walaupun sekarang sudah ada karyawan, tetap beberapa pekerjaan masih saya pegang. Seperti bikin tulisan ini, saya yang merangkai sendiri ^_^

+ Jadi Mak Muri sekarang masih pegang bagian apa aja?
– Posisi saya di RAZHA & Gulali bagian Branding & Marketing. Untuk SBO saya juga pegang Branding & Marketing namun ada tambahan lain yaitu Product Development. Karena belum ada HRD, saya juga yang pegang.
+ Kenapa Mak Muri pilih bagian itu?
– Karena gak ada yang ngerjain wakakakaaa… Gak deng, saya merasa potensi dan minat saya disitu.
+ Bagaimana cara mengetahuinya?
– Ketika kita rela bangun (disaat orang masih asik tidur), untuk mengerjakan itu dan tidak mudah lelah saat melakukannya, saya merasa itu passion. Beda halnya ketika saya harus milih kain, ngurus penjahit. Haddeeeeh… baru sebentar aja udah sakit kepala 😂
+ Jadi Mak Muri yang postingin di Instagram, jawab comment, cari follower?
– Kalo lagi iseng aja hehee… Karena semua itu sudah ada yang ngerjain. Jadi saya ini Manajernya lah ceritanya. Tugasnya bikin konsep, menentukan target, mengajarkan ke Tim, memastikan Tim kerja dengan benar dengan cara memantau laporan harian dan mengevaluasi secara berkala.

Ini versi saya, tahapan pekerjaan yang saya delegasikan ke Tim/Karyawan dimulai dari tugas dengan resiko yang kecil.
1. QC (Quality Control), lipet, bungkus, masukin ke rak.
2. Ambil barang di rak, bungkus paket, catet, kirim ke kurir.
3. Mengelola sosial media/website (non Ads)
4. Menjawab chat orderan.
5. Pengembangan produk.
6. Produksi (mengurus ke makloon, beli kain, menentukan jumlah dan jadwal produksi).
7. Laporan keuangan.

Itu beberapa bagian dasar dalam Bisnis Online yang saya jalani. Tiap jenis bisnis, ada beberapa pekerjaan yang berbeda. Silahkan sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing. Belum tentu cara saya ini tepat atau cocok buat Mak.

Kalo sepatu dari Mba Arie Vidianita owner dari Elrazz gallery sih cocok di kaki aku. Nyaman dan cantiiiiiik 😍 Love it!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Hitung Bonus Karyawan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Seminar WanitaKalo bagian penjualan, lebih mudah hitung bonusnya. Berdasarkan omset masuk dikali sekian rupiah atau nilai persentase yang ditetapkan. Namun untuk bagian administrasi, packing, sosmed… ini gimana ya cara hitungnya?

Kali ini saya mau sharing bagian sosmed.
1. Instagram
2. Facebook
3. Fanpage
4. Youtube

Sosmed lainnya saya gak mainin, 4 pilar itu aja yang kami optimasi. Bonus diberikan kepada karyawan untuk memacu performa mereka menjadi lebih baik, semakin baik, terus membaik.

Manusia itu ada 2 tipe, ini yang saya pahami.
1. Semangat kerja karena ingin ngejar penghasilan lebih banyak.
2. Semangat kerja karena takut hukuman.

Maka sistem bonus kurang mempan jika karyawan Mak tipe yang ke 2. Untuk tipe yang ke 2, konsepnya hukuman.

Misal:
– Kalo follower gak nambah 2.000/bulan, maka akan dapat peringatan pertama.
– Jika 3 bulan berturut-turut follower gak mencapai penambahan 2.000/bulan, maaf kita gak bisa lanjut kerjasama.

Nah.. dia takut dipecat Mak, baru deh kerjanya semangat.

Sedangkan untuk mereka yang matre kaya saya  Kudu diimingi bonus. Kalo kamu mendapat penambahan follower 2.000/bulan, ada bonus 100.000. Kalo lebih dari 2.000 follower, sisanya dihitung Rp.100 per follower. Jadi kalo ternyata dapetnya 3.000 follower, maka bonus jadi:
1. 0 – 2.000 > Rp.100.000
2. 2.001 – 3.000 > Rp.100 x 1.000 = Rp.100.000
3. 3.001 – dst > @Rp.200

Ini baru dari 1 akun. kan Emak Olshop punya banyak akun  Maka hati-hati hitung besaran bonusnya, jangan sampe kebobolan juga keuangan Mak.

Pertimbangkan juga gaji pokok dan transportnya.

Lebih canggih lagi jika yang dinilai “hasilnya” secara keseluruhan menggunakan point:
1. Jumlah follower
2. Muncul di Top Post
3. Jumlah interaksi (like, comment, share)
4. Leads yang diciptakan

Nah pusing kan Mak?  Iyalah, mau Omset 1 Milyar ya harus siap pusing. Tenang aku temenin kok  Yuk ah kapan-kapan kita jalan-jalan bareng, hangout Emak-Emak Olshop sambil ngopi cantik dan diskusi manis bahas bisnis. Kalo pergi pake sepatu yang nyaman ya, biar kuat cuci mata hihihiii.. Dian Footwear dari Mak Dian Asmariani N bikin aku jatuh hati…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Onlilne)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Pembagian Jobdes Tim Online Shop

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan KursusMak jangan kaget ya, kalo nanti saya berangkat umroh, semua hiruk pikuk kegiatan SBO dan RAZHA tetap berjalan. Jangan heran kalo nanti Kelas Utama SBO tetap berlangsung. Jangan bingung kalo chat curhatan Mak ada yang jawab. Jangan bertanya kenapa tetap posting padahal Mak Muri lagi umroh hihihiii…

Kantor SBO ada di rumah saya, saat ini ada 10 orang yang membersamai setiap Senin – Jumat. Merekalah yang mengelola berbagai hal kegiatan SBO dan sebagian RAZHA. Ya RAZHA hanya sebagian yang dikerjakan di tim ini. Karena Tim RAZHA yang sebagiannya lagi ada di Rumah Mertua Indah ^_^Disana juga ada 10 orang.

+ Ya ampun Mak Muri, bisnis gak seberapa besar, kok anggota timnya banyak banget sih?
– Ini sebagai wujud dari “patuh kepada suami” Mak.
+ Maksudnya?
– Suami mau, aku tetap adil membagi peran di rumah. Sebagai ibu, istri, anak, teman… Kalo aku sibuk ngurus bisnis, peran lainnya terabaikan/tidak optimal.
+ Emangnya kalo sedikit timnya, bisnis gak berajalan baik.
– Bisa kok berjalan. Ada temenku yang omsetnya 4 kali lipat dari RAZHA tapi jumlah karyawannya cuma 3 orang.
+ Nah itu dia bisa. Kenapa Mak Muri gak menggunakan cara dia?
– Karena kondisi keluargaku dengan keluarga dia berbeda Mak. Dia anaknya udah lebih besar, 2-2nya udah sekolah, dan pulang sekolahnya lebih sore. Sedangkan aku baru 1 yang sekolah, dan cuma setengah hari. Jadi aku perlu lebih banyak waktu untuk nemenin anak-anak main.
– Temanku itu, tidurnya bisa tengah malem. Kalo aku udah gak kuat Mak, dan jam 5 udah gak boleh kerja lagi sama suamiku. Sudah waktunya ngurus anak dan suami. Dan suamiku mau aku lebih banyak jaga kesehatan, karena kesehatan itu aset.
– Sedangkan temanku yang melewati “masa detox” pada malam hari, dia tidak baik kondisi kesehatannya, ditambah wajah berjerawat dan tidak menjaga berat badan. Maaf ya bukan ngatain gemuk, cuma… suamiku emang bawel kalo aku mulai gemuk ahahahaaa… Jadi aku harus punya waktu untuk olahraga, minimal lari atau berenang. Nah kalo aku sibuk banget sama bisnis, aku jadi gak bisa jaga badan Mak.
– Mamaku tinggal di luar kota, aku pengen bisa 3 hari dalam sepekan nengokin Mama. Kalo aku punya banyak beban kerja di bisnis, aku sulit ninggalin kerjaan. Maka aku lebih memilih untuk memiliki tim lebih banyak, aku lebih santai hehehee..
+ Oh gitu ya Mak. Jadi semua ini kembali ke pilihan cara menjalankan hidup ya.
– Iya Mak, tidak ada cara baku kok. Pilih yang paling nyaman dijalani dan sesuai dengan visi misi keluarga. Jangan sampai hidup yang cuma sementara ini kita jalani dengan berat hati.

Pembagian tugas Tim RAZHA:
1. Laporan Keuangan – 1
2. Packing dan Gudang – 1
3. Quality Control – 2
4. CS – 3
5. Asisten CS – 1
6. Stok – 1
7. CEO – 1

Untuk SBO:
1. Ads – 1
2. Disain Grafis – 1
3. IG – 2
4. Manajer operasional – 1
5. CS – 1
6. Asisten Mentor – 2
7. Personal Asisten – 1
8. FP & FB – 1

Lumayan berat kalo dihitung jumlah gaji dengan omset yang masuk. Tapi ya sudahlah, ini caraku menjalankan bisnis. Demi nurut sama suami, kan ridho suami itu sangat penting ya Mak demi keberkahan bisnis kita.

Silahkan diskusikan dengan suami dan tim Mak. Ini bisnis mau dijalankan dengan konsep seperti apa. Tentukan dulu yang utama Visi Keluarga, baru nanti lanjut ke Visi Bisnis. Sehingga Visi Bisnis tidak mengganggu Visi Keluarga.

Pusing sih ngerumusinnya ahahahaaa… Ya kalo udah pusing, cari cemilan Mak biar dapet Good Mood  Mak Titin Kustini owner Tin’s Kitchen Pizza Delivery nih yang jago bikin makanan enak.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

[TIPS BISNIS] Pilih Karyawan Mahir atau Karyawan Pemula?

RAZHA Produsen Inner Hijab Ciput Ninja Daleman Kerudung Jilbab Premium Anti Pusing Grosir Jualan Bandung PusatDisain grafis RAZHA yang Mak lihat ini, kira-kira menurut pendapat Mak, ini dibuat oleh amatir atau pro?  Kita sebagai UKM (bahkan calon UKM hihihiii…) tidak mudah untuk bisa mendapatkan karyawan yang tingkat ilmunya se-level mahir. Disainer yang membuat katalog warna produk RAZHA ini masih amatir loh Mak. Lumayan ya hasilnya 

Maklum, kalo mereka yang “MAHIR” pasti meminta bayaran yang tinggi. Ataupun mereka menginginkan kerja di tempat yang gedungnya bagus, ada karir yang jelas, segala tunjangan dan fasilitas lengkap. Apalah kita bisnis rumahan dengan fasilitas seadanya.

Oleh karena itu bagi kita yang baru mau rekrut karyawan pertama, atau karyawan baru ada 2-3 orang, ada 2 pilihan:
1. Rekrut dengan skill basic, namun tetap sesuai dengan bidangnya. Disini kita memerlukan kesabaran yang cukup banyak untuk bisa mengarahkan dia membuahkan hasil yang sesuai dengan yang kita harapkan. Untuk menjadi 1 disain seperti ini, saya bolak balik revisi.

Gak boleh sewot  Kita harus sadar bahwa yang kita rekrut ini bukan tingkat mahir. Dan kita pun tidak boleh menghina hasil karyawanya jelek. Justru kita harus motivasi dia untuk bisa terus belajar tanpa henti.

“Ya Anggap saja kamu disini sekolah/kuliah/kursus. Orang lain kalo kursus bayar mahal loh. Kamu disini gratis, fasilitas belajar diberikan, dan dikasih uang saku (gaji) pula. Kan enak banget tuh, tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama.”

Konsep ini tidak berlaku bagi Mak yang ingin “gerak cepet”. Maka Mak sebaiknya pilih opsi ke 2.

2. Cari freelance saja. Banyak di luar sana orang “mahir” yang tidak mau terikat dengan perusahaan manapun. Karena mereka sudah cukup cerdas untuk tahu bahwa dengan metode freelance mereka bisa mendapatkan rupiah lebih banyak.

Bayaran untuk freelance dihitung per “produk” atau “jasa” yang diberikan. Tentunya akan lebih mahal dari point pertama. Namun saya bisa memastikan, bahwa selisihnya terkadang tipis.

Untuk karyawan amatir, Mak butuh mendidik dia 2-3 bulan bahkan lebih, untuk bisa meningkatkan skill dia menjadi mahir. Coba hitung berapa biaya gaji, fasilitas dan tunjangan yang Mak berikan selama “masa pendidikan” itu. Jika dibandingkan biaya jasa freelance, terkadang lebih murah yang freelance loh.

Dan keuntungan yang paling utama adalah hasilnya CEPAT + kita tidak mengeluarkan tenaga untuk mendidik dia. Sehingga waktu yang Mak perlukan untuk mendidik karyawan amatir bisa Mak manfaatkan untuk ngurus hal lain yang juga penting.

Bisa juga Mak kombinasikan seperti ini:
– Gunakan jasa freelance untuk membuat produk/jasa yang Mak inginkan untuk waktu cepat.
– Rekrut karyawan amatir untuk mempelajari hasil dari sang freelance. Berikan dia waktu untuk belajar dan berproses.

Ketika karyawan sudah mulai bisa, berikan tugas untuk mengerjakan pekerjaan dasar/ringan terlebih dahulu. Untuk pekerjaan rumit atau membutuhkan keahlian disain, gunakan jasa freelance yang pro.

Gimana, sudah mulai kebayang Mak? Yang masih bingung silahkan lambaikan tangan 

Selamat berproses Emak Setrooong!
Sampai ketemu 28 Januari 2018 di Jakarta untuk kita menikmati ilmu bergizi di Seminar “Menyelami Dunia Produksi” SBO. Tolong konfirmasi kehadirannya jangan ke saya ya, saya mah slowrespon, soalnya hari ini mau nyuci 2 ronde  Konfirmasinya ke Admin SBO WA 087824468185 (dijawab pada jam kerja).

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading