TIPS: Cara Meningkatkan Keuntungan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Distributor Grosir Baju Muslim Rak KayuJangan besar kepala dengan angka omset ya Mak heheheee… Akupun pernah mengalaminya. Merasa bahagia dengan omset besar. Namun kenyataannya, itu hanya fatamorgana 

Omset besar belum tentu berbanding lurus dengan profit yang besar. Bahkan ada yang omsetnya besar tapi ternyata merugi. Wadoooh… Ngeri ya! Kerja rodi jadinya.

Bagaimana caranya tau bisnis kita profit atau tidak?

Ya cuma satu caranya, dari hasil laporan keuangan. Kalo gak punya laporan keuangan, hanya berdasarkan feeling, perasaan, kayanya, mungkin, bisa jadi. Omset besar, pas mau bayar tagihan supplier, gaji, THR, laptop rusak… uang gak ada 

Sebelum Mak lanjut baca artikel ini, janji dulu donk sama aku, setelah Ramadhan ini, Mak janji ya mulai bikin laporan keuangan yang rapi, baik dan benar. Okeh.. Janji loh.. Bener ya… Allah catet loh 

Katanya mau punya bisnis besar, masa gak memantaskan diri. Gak akan bisa besar kalau keuangan semrawut Mak. Okey ya, janji ya bikin laporan keuangan ya..ya…ya…

Jika tahun lalu profit bersih (keuntungan)nya 5%, tahun ini naik jadi 7%, 10%, 12%, 15%…..

Ada kemungkinan penjualan tahun lalu, dengan penjualan tahun ini nilai omsetnya sama. Tapiiii profitnya jauh lebih besar. Kok bisa?

1. Melakukan penghematan.
– Hemat listrik dan air.
– Mengurangi pemakaian kertas dan ATK lainnya. Gunakan kertas 2 sisi.
– Biaya makan yang tadinya 20rb jadi 15rb.
– HIburan karyawan sebulan sekali, berubah 2 bulan sekali.
– Diet plastik, dll.

2. Pembelian bahan baku/pendukung dalam jumlah lebih besar.
Ketika kita membeli dalam jumlah lebih besar, supplier/toko bisa memberikan harga lebih murah. Namun harus penuh perhitungan, jangan sampai malah menimbun. Bisa juga kerjasama dengan teman, gabungan belinya Mak  Selain mendapatkan harga lebih murah, biaya transportasi juga jadinya lebih hemat, karena tidak berkali-kali pergi belanja.

3. Efisiensi tenaga kerja.
Dulu saya mengalami, 1 pekerjaan dikerjakan 2 orang, itu keteteran, gak beres. Begittu saya jadikan hanya 1 orang, eh malah beres hihiiii… Ternyata kalo berdua malah ngerumpi, saling melempar tugas. Coba Mak cek pekerjaan karyawan, evaluasi, hitung beban kerja dalam satuan waktu. Pekerjaan A bisa dikerjakan berapa detik/menit/jam. Padetin deh tuh jobdesnya. Kita kan emang bayar mereka untuk kerja kok, jadi jangan takut ngasih kerjaan 

4. Menurunkan diskon Mitra.
2 tahun belakangan ini banyak produsen yang memilih sistem retail. Tanpa menggunakan sistem kemitraan (Distributor, Agen, Reseller). Hal tersebut untuk menurunkan harga jual. Yang akhirnya cukup berimbas bagi kami yang sudah terlanjur main sistem kemitraan. Kalo RAZHA sih gak akan berubah, tetap kemitraan. Mungkin solusinya, kita memangkas level. Misalnya ada 3 level, bisa jadi hanya 2 atau bahkan 1 level. Kemudian menurunkan nilai diskonnya.

5. Menciptakan produk baru.
Jika dirasa produk sebelumnya sudah terlanjur memiliki profit yang kecil, galau mau naikin harga, takut diprotes Mitra dan Konsumen, untuk produksi berikutnya naikkan harga. Diiringi dengan penambahan Value/Nilai. Sehingga konsumen merasa memang mendapatkan “sesuatu” lebih banyak dari produk sebelumnya.

6. Iklan berbayar bikin boncos.
Bisa jadi bukan karena Facebooknya yang gonta-ganti algoritma, tapi karena kitanya yang belum cukup ilmunya  Optimalkan iklan organik, cara-cara gratisan yang walaupun tetap membutuhkan kerja lebih banyak. Namun lebih murah. Butuh kesabaran dan ketekunan untuk menikmati hasilnya.

7. Kemasan kecil
Jika selama ini Mak menjual dalam jumlah banyak, coba jual dalam jumlah/bentuk yang kecil. Seperti shampoo, dari yang botolan, mereka menciptakan sachet. Apakah keuntung menjadi kecil. Berdasarkan hasil wawancara saya dengan pemilik Rajakacang.com justru profit mereka bertambah setelah melakukan penjualan untuk kemasan lebih kecil.

8. Apa lagi ya kira-kira?

Kalo lagi buntu, biasanya saya jalan-jalan, baik di dunia maya ataupun di dunia nyata  Cari inspirasi gitu Mak. Belajar dari strategi pemasaran orang lain. Oh mereka lagi promo caranya begitu, wah bagus nih konsepnya, gak nyangka ya ternyata cara begitu bisa berhasil

Kalo jalan-jalan pake sepatunya yang cantik tapi tetap harus nyaman ya Mak. Biar kuat blusukan dan pastinya ngejar anak-anak yang berlarian sana sini hihihiii.. Pilihanku jatuh ke Maimora Shoes miliknya Mak Rini Ramayanti de Maimora cakeeeep…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

TIPS: Cara Membuat Karyawan Betah

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Yuuka Home dekor decor kayu resellerSusah ya cari karyawan yang mau kerja di Olshop?

Sekalinya dapet, eh cuma sebentar doank.
Ada yang baru beberapa hari kerja, gak nongol lagi.
Ada yang baru terima gaji pertama, menghilang tanpa jejak ^

+ Mak Muri, kalo gitu kita tahan aja ya ijazahnya. Biar dia gak bisa berhenti mendadak.
– Kalo saya sih gak mau Mak. Percuma kita tahan, dia akhirnya kerja jadi terpaksa, gak pake hati gitu loh. Fisiknya disini, tapi hati dan pikirannya di tempat lain. Jika seperti ini akan besar resiko melakukan kesalahaan, karena kerjanya gak fokus dan gak pake cinta.
+ Trus kalo dia berhenti tiba-tiba gimana?
– Ya biarin aja. Kita jangan fokus pada permasalahan. Justru kita harusnya fokus pada solusi. Gimana caranya supaya mereka betah kerja di tempat kita.
+ Caranya?
– SImak ya…

Mak Muri ini gak punya ilmu HRD/SDM secara teori/akademis. Pengalaman 7 tahun ngurus RAZHA membuahkan pengetahuan yang tidak ada di bangku kuliah sekalipun. Pahit manis rekrut, bimbing, kelola dan tumbuh bersama karyawan (saya menyebutnya Tim).

Jauh berbeda pengelolaan SDM di UKM dengan perusahaan besar. Kita ini sebagai UKM tentunya banyak kelemahan jika dibanding perusahaan besar. Tidak banyak hal menarik yang bisa kita tawarkan. Terutama nilai gaji, kita belum bisa kasih gaji besar. Namun kita harus cerdik, jadikan kelemahan menjadi kekuatan  Itu baru Emak Setrooong…!

1. Terkadang tidak diperlukan ijazah. Yang penting mau belajar hal baru, seneng ngulik, siap diberi tantangan.
2. Diberikan kesempatan untuk belajar banyak hal baru dan menjadi bekal untuk masa depan. Dikasih ilmu, dibimbing sampai mahir, diberikan fasilitas dan diberi gaji. Bayangkan kalo kursus/sekolah/kuliah, pasti mahal biayanya.
3. Berpakaian sederhana yang penting sopan. Tidak perlu modal baju bagus untuk kerja dan tidak akan bosan dengan pengenaan seragam.
4. Lingkungan kerja aman, nyaman, kekeluargaan.
5. Waktu untuk ibadah menjadi prioritas utama. Bukan menggunakan sisa waktu.
6. Disediakan makanan rumahan non MSG yang sehat. Terkadang ditambah cemilan, rujak, asinan hmmm… segeerrr…
7. Berbagai tunjangan diberikan dengan cinta  THR, melahirkan, pernikahan, kesehatan, kecantikan & kebahagiaan. Biaya periksa mata dan pembuatan kaca mata juga masuk dalam tunjangan kesehatan. Karena hampir semua pekerjaan di Olshop bersentuhan dengan gadget. Tunjangan kecantikan dan kebahagiaan berupa voucher ke salon  Maklum karyawan saya perempuan semua. Jadi saya pilih juga tunjangannya itu. Dengan perawatan tubuh, kita jadi good mood kan ya Mak. InsyaAllah dateng ke kantornya jadi lebih happy.
8. Disediakan bonus dari kinerja dan pencapaian yang baik.
9. Grand Bonus UMROH diberikan kepada mereka yang loyal terhadap perusahaan dan secara pribadi ikut bertumbuh (skill dan adabnya).
10……

Silahkan Mak renungkan, kasih sayang apa saja yang Mak bisa berikan untuk Tim. Bayangan kita ini berada di posisi karyawan, apa sih yang membuat mereka betah. Kalo gamis dari Mak Reema owner ReemaLabel Indonesia bikin suamiku betah memandangku lama-lama #uhuk Cantik ya Mak gamisnya

Sudah join Channel Telegram? https://t.me/sboplaza
Biar gak ketinggalan tulisan Mak Muri yang judes tapi ngangenin

Boleh kok share tulisan ini ke teman/saudara Mak. Biar kecipratan juga pahala dari kebermanfaatan.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Tips Move On dari Kegagalan Bisnis

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Private Home Dekor Grosir Kerudung“Yang membedakan orang sukses dan gagal hanya satu, yaitu kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan.” Tri Widayanti

Kalimat itu aku petik dari bukunya Mak Tiwi halaman 52, From Reseller to Business Owner. Udah pada sampe kan bukunya? Boleh japri Admin SBO di WA 087824468185 kalo masih ada buku yang nyangkut.

Ketika menjalankan bisnis pertama lalu gagal, banyak dari kita ini yang kapok. Merasa bukan bakatnya, bukan takdirnya punya bisnis 😂 Padahal Allah yang bilang, takdir itu bisa kita ubah jika kita mau. (Takdir rejeki, nasib, pilihan usaha). Cmiiw.

Gimana sih Mak Muri biar gak kapok ketika bangkrut?

Alhamdulillah bulan ini RAZHA masuk tahun ke 8. Ni aku ceritain perjalananku 7 tahun bersama RAZHA ya.

Tahun pertama:
Pusing ngurus produksi. Pernah gagal produksi? Pastinya 

Tahun ke dua:
Pernah sepi order? Sering  Jungkir balik belajar pemasaran.

Tahun ke tiga:
PHK semua karyawan 😱 Galau ngelola Tim/SDM.

Tahun ke empat:
Merasa jalan ditempat, gak ada ide pengembangan produk.

Tahun ke lima:
Orderan banyak tapi gak ada uang. Kacau pengelolaan uangnya.

Tahun ke enam:
Kekurangan stok saat musim panen. Berjuang cari supplier bahan.

Tahun ke Tujuh:
Over stock! Stok melimpah ruah. Puyeng ngabisinnya.

Tahun ke delapan:
Kira-kira apa ya? 

Coba Mak bayangin ketika saya berhenti di tahun pertama karena gak kuat dengan kegagalan produksi. Gak sanggup blusukan nyari konveksi. Baper akut ketika pihak konveksi manis di depan tapi pahit di belakang. Jika saat itu aku berhenti, Mak gak akan baca status ini heheheee..

Begitulah cara Allah mendidik kita Mak. Allah tuh pengertian banget. Kita gak langsung dijejelin banyak hal sekaligus. Tapi bertahap.

Tahun pertama Allah mau saya belajar tentang produksi. Fokus aja dulu disitu. Energi, hati, pikiran dan waktunya untuk hal itu aja. Karena sebelum produksi saya sudah belajar jualan. Jadi waktu itu gak masalah tentang penjualannya.

Alhamdulillah produksi berjalan lebih baik. Kapasitas meningkat, nah tahun ke dua Allah minta saya upgrade skill penjualannya. Maka fokus saya dipertajam ke ilmu pemasaran dan penjualan.

Saya pikir udah aman nih, eh ternyata tahun ke tiga, Allah kasih pelajaran sangat berharga. Bisnis itu bukan hanya soal barang dan penjualan. Tapi bagaimana mengelola organisasi bisnis juga perlu kita kuasai. Kalo gak ada tragedi nyungsep di tahun 2013, ya saya gak akan bisa seperti sekarang ini. Saya yakin itu, Allah mempersiapkan kita jauh-jauh hari untuk hal besar di masa depan.

Kita ini lagi berproses MEMANTASKAN DIRI. Ya caranya dengan ditempa seperti ini Mak.

Jadi ketika Mak merasa sedang terpuruk, gagal, bangkrut. Jangan lihat objek kegagalannya, tapi EVALUASI DIRI dan lihat apa penyebab kegagalannya.

Sepi order? Bukan omset kecil yang kita pikirin. Tapi apa yang menyebabkan sepi lalu bagaimana supaya gak sepi!

“Okey, Allah mau saya belajar apa nih sekarang? Allah pasti sedang mempersiapkan saya untuk HADIAH BESAR di masa depan.”

Berprasangka baik sama Allah terus ya Mak. Karena itu yang membuat kita bisa Move On dari kegagalan. Mak pasti bisa! Bisa!

Mak Rizky Amalia nih yang paling bisa bikin kita Move On untuk tampak cantik dan anggun dengan gamis pilihannya di @naira.os Recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

 

Continue Reading

[Tips] Tahap Mendelegasikan Tugas ke Karyawan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Seminar Wanita Gulali Rok Celana anak+ Mak Muri pernah bungkus paket sendiri?

– Pernah
+ Pernah beli kain sendiri?
– Pernah, bawa 2 anak blusukan cari supplier kain. Satu gandeng, satu gendong ^_^
+ Mak Muri pernah jawabin chat orderan sendiri?
– Pernah, dari sebelum anak bangun, sampe anak udah tidur hihihiii…
+ Kalo yang bagian ngiklan Mak Muri pernah?
– Dulu semuanya ya dikerjain sendiri dari A – Z. Tapi lama-lama suami dan anak protes. Emaknya cuma cinta sama Olshopnya. Yang dielus-elus cuma HP, suami gak kebagian jatah hihihiiii.. Karena badan rasanya udah remuk, jadi malam hari udah gak ada tenaga untuk tampil manis di depan suami.

Itu duluuu… Kalo sekarang harus setiap saat bisa tampil manis di depan suami dan anak-anak. Ya belum sesempurna itu sih, masih diperjuangkan hehee… Walaupun sekarang sudah ada karyawan, tetap beberapa pekerjaan masih saya pegang. Seperti bikin tulisan ini, saya yang merangkai sendiri ^_^

+ Jadi Mak Muri sekarang masih pegang bagian apa aja?
– Posisi saya di RAZHA & Gulali bagian Branding & Marketing. Untuk SBO saya juga pegang Branding & Marketing namun ada tambahan lain yaitu Product Development. Karena belum ada HRD, saya juga yang pegang.
+ Kenapa Mak Muri pilih bagian itu?
– Karena gak ada yang ngerjain wakakakaaa… Gak deng, saya merasa potensi dan minat saya disitu.
+ Bagaimana cara mengetahuinya?
– Ketika kita rela bangun (disaat orang masih asik tidur), untuk mengerjakan itu dan tidak mudah lelah saat melakukannya, saya merasa itu passion. Beda halnya ketika saya harus milih kain, ngurus penjahit. Haddeeeeh… baru sebentar aja udah sakit kepala 😂
+ Jadi Mak Muri yang postingin di Instagram, jawab comment, cari follower?
– Kalo lagi iseng aja hehee… Karena semua itu sudah ada yang ngerjain. Jadi saya ini Manajernya lah ceritanya. Tugasnya bikin konsep, menentukan target, mengajarkan ke Tim, memastikan Tim kerja dengan benar dengan cara memantau laporan harian dan mengevaluasi secara berkala.

Ini versi saya, tahapan pekerjaan yang saya delegasikan ke Tim/Karyawan dimulai dari tugas dengan resiko yang kecil.
1. QC (Quality Control), lipet, bungkus, masukin ke rak.
2. Ambil barang di rak, bungkus paket, catet, kirim ke kurir.
3. Mengelola sosial media/website (non Ads)
4. Menjawab chat orderan.
5. Pengembangan produk.
6. Produksi (mengurus ke makloon, beli kain, menentukan jumlah dan jadwal produksi).
7. Laporan keuangan.

Itu beberapa bagian dasar dalam Bisnis Online yang saya jalani. Tiap jenis bisnis, ada beberapa pekerjaan yang berbeda. Silahkan sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing. Belum tentu cara saya ini tepat atau cocok buat Mak.

Kalo sepatu dari Mba Arie Vidianita owner dari Elrazz gallery sih cocok di kaki aku. Nyaman dan cantiiiiiik 😍 Love it!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Meningkatkan Penjualan dengan Cara Murah

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan ProdusenSemua strategi pemasaran itu baik menurut saya. Yang tidak baik adalah ketika strategi tersebut tidak membuahkan hasil  Bukannya untung, malah buntung.

Sebagian dari kita merupakan orang yang memiliki jiwa penasaran tingkat tinggi. Gak percaya kalo belum nyobain sendiri heheheee… Padahal orang lain sudah nyoba dan hasilnya boncos  mereka tetap kekeh penasaran dengan cara itu. Its ok, hidup ini pilihan ya Mak.

Sayapun masih tahap belajar. Hari ini coba buka lagi buku jadul, yang diterbitkan tahun 2011. Instant Cashflow by Bradley J. Sugars. Halaman 161.

Layani Hanya Pelanggan Kelas Atas
Sering kali dikatakan bahwa 80% penjualan perusahaan berasal dari 20% pelanggannya. Seorang pelanggan kelas atas biasanya menghabiskan lebih banyak uang dan tidak terlalu cerewet dibanding pelanggan kelas lain. Dengan memberikan layanan luar biasa kepada orang-orang yang ingin Anda ajak untuk melakukan bisnis bersama, Anda mendorong mereka untuk datang kembali.

Petunjuk dan Kiat:
1. Pahami siapa pelanggan terbaik Anda.
2. Selalu perlakukan mereka dengan sangat baik.
3. Pandang mereka sebagai nilai yang terus ada seumur hidup.
4. Tawarkan hadiah dan imbalan untuk kunjungan yang terus-menerus, dan dorong mereka untuk membawa teman.

Singkirkan Pelanggan Kelas C dan D
Kirimkan surat kepada pelanggan manapun yang tidak ingin Anda sertakan dalam bisnis. Pelanggan seperti ini biasanya paling menuntut, menawar berlebihan, dan terus terlambat membayar dan biasanya tidak butuh dorongan untuk membawa teman kelas C dan D lainnya. Dalam surat Anda, dengan sopan dan singkat jabarkan standar minimum yang Anda harapkan dari klien Anda. Dengan cara ini, mereka bisa memilih mengikuti atau berbelanja ke tempat lain.

Petunjuk dan Kiat:
1. Jangan katakan “pergi sana”, tetapi jelaskan apa yang Anda mau terima dan apa yang tidak. Mereka pasti paham.
2. Ingat bahwa tidak semua pelanggan itu pelanggan yang baik. Sebagian merugikan Anda dan lebih buruk lagi, mengalihkan perhatian Anda dari pelanggan kelas A.

++++++++

Gimana Mak, sudah mulai rela untuk melepaskan konsumen yang bawel, tukang nawar, cuma php, hit & run? 

Jadi ketika Mak memasukkan data konsumen ke data base sistem Mak, cantumkan juga kode. Misalnya A untuk konsumen yang baik, gak pake nawar, langsung transfer. B merupakan kategori konsumen yang gak pake nawar, tapi transfer butuh diingatkan. Pelanggan C dan D untuk mereka yang tukang nawar, transfer kurang, nanyain resi sesaat setelah transfer  Nelponin aja karena chat blom dijawab, bahkan nelpon pada malam hari. (curhat ).

Saya suka banget dengan point 2 di kalimat terakhirnya. “Mengalihkan perhatian Anda dari pelanggan kelas A”.

Jadi ngapain membuang waktu ngurusin konsumen kelas C dan D, yang super menyebalkan. Sedangkan konsumen A cuma butuh pelayanan dengan sedikit waktu dan sedikit perhatian, mereka langsung transfer. Ingat Mak, jam kerja karyawan kita itu kan kita bayar ya. Jadi kalo CS melayani pelanggan C dan D lamaaaa banget, maka biaya yang kita keluarkan juga jadi mahal.

Sekali lagi… hidup ini pilihan, mau pilih yang susah apa yang gampang? 

Mulai hari ini, coba kita tengok ke database pelanggan, mana yang termasuk kategori A, kita sambung lagi silaturahimnya. Berikan kasih sayang ke mereka  insyaAllah mereka memberikan transferannya ke kita hihihiii.. aamiin…

Kalo gamis Sabina yang manis ini pemberian dari Mak Ike Meillina Putri  Menemani perjalanan manisku ke Pekanbaru.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Karyawan Pinjem Uang, Kasih Gak Ya?

Tim SBOPada dasarnya manusia itu memiliki hati nurani yang baik. Penolong dan positif thinking. Namun sayangnya, ada sebagian manusia yang lemah imannya, sehingga mudah dihasut jin yang membisikkan kejahatan.

Ini kisah saya tahun lalu.. semoga bisa jadi pelajaran buat Mak. Pelajaran gratis, daripada ngalamin kerugian sendiri  mending simak aja ini..

Saya kena “ketipu” juga soal kasbon. Total 8jt-an tuh satu orang. Padahal gaji cuma 1jt-an. Baru kerja beberapa bulan.

Ternyata setelah dibongkar, dia minjem-minjem juga ke para karyawan lain. Sampe ada yang dipinjemin KTP nya untuk cicilan HP. Kasian yang minjemin, sampe diteror rentenir, didatengin ke rumahnya, Ibunya sampe setres. Yang ngutang siapa, yang ditagih siapa 

Makin dibongkar lagi, kisah drama dia tentang neneknya sakit lah apa alah.. itu bohong 

Kena deh dikadalin.

Hingga akhirnya kami (saya dan karyawan lain) merasa makin gak nyaman.

Terpaksa saya pecat dengan utang yang blom dibayar. Kamipun akhirnya bikin surat perjanjian bahwa dia akan cicil semampunya tiap bulan. Kasarnya, mau seribu perak juga gakpapa. Yang penting ada niat baik dari dia.

Alhamdulillah… sampe sekarang serebu perak juga gak balik 

Ya itu.. saya minjemin karena ga enakan, kasian dll.

Alhamdulillah dari kasus itu Allah kasih banyak pelajaran. Akhirnya kasbon di kantor pake peraturan. Maksimal senilai gaji. Pembayaran 25% dr gaji perbulannya. Jd 4x gajian beres. Gak boleh minjem lg sebelum yg itu lunas.

Sungguh..BIAYA BELAJAR ITU MAHAL pemirsa  jadi kalo ada pengalaman dari orang lain, disimak baik-baik dan percaya. Daripada ngalamin sendiri.. nyeseeeekk!!!! 

Bedain bisnis dan sedekah. Kalo Mak mau sedekah ya urusannya bukan kasbon. Kasih aja. Dan gak perlu baca artikel ini. Gak perlu diungkit-ungkit.

Ini untuk membuat bisnis kita punya keteraturan. Karena dalam bisnis kan ada pencatatan, alokasi dana, perputaran uang dll. Harus ada aturannya.

Pelajaran hidup itu mahal pemirsa 

Ya Allah mampukan kami menjadi pemimpin yang amanah dan mampu membawa bisnis ini ke jalan yang benar  aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Sederhana Naikin Profit – 1

WhatsApp Image 2016-11-15 at 14.22.053 hari lagi waktunya gajian (Emak Bos bacanya: menggaji ). InsyaAllah dicukupkan rejeki Mak untuk bisa bayar semua karyawannya dengan bayaran yang baik ya Mak aamiin…

Biaya gaji karyawan diambil dari?

Bukan dari profit kan ya Mak, diambil dari MARGIN. Apa itu margin, ya cari aja di google banyak penjelasannya  Hayo gak boleh males.

Dan tentu juga, gaji untuk karyawan gak boleh nombok terus dari uang pribadi kita ataupun minta lagi ke suami  Masih ada waktu 3 hari untuk berjibaku secara optimal ya Mak. Ikhtiar bumi dan langit.

Bagaimanapun…untuk membuat bisnis jadi besar, kita harus mempelajari STRATEGI KEUANGAN. Bukan hanya fokus menjual sebanyak-banyaknya. Kalo penjualan besar namun keuntungan kecil, dan akhirnya terus tergerus dengan biaya operasional, ya habis lah kita.

Untuk membesarkan bisnis kan juga perlu ada biaya pertumbuhan bisnis. Ini juga harus dipikirkan berapa alokasi dana yang harus disiapkan.

Hari ini saya mau sharing ke Mak tentang MENINGKATKAN KEUNTUNGAN, supaya kita punya uang tambahan untuk bisa diputar menjadi modal lagi..lagi…lagi… Sehingga yang dulu cuma bisa beli stok modal 6 juta, sekarang jadi milyaran, tanpa investor, tanpa bank, tanpa riba. aamiin…

Dulu saya hanya mengetahui bahwa keuntungan itu hanya dari selisih penjualan dikurangi harga modal produk dan biaya. Supaya dapet untung banyak, ya jual yang banyak.

Tanpa disadari, ketika penjualan meningkat, kesibukan pun bertambah. Semakin keteteran dan banyak hal lain gak keurus. Akhirnya saya memutuskan nambah karyawan lagi…lagi dan lagi..

Hingga akhirnya, ketika dihitung “secara matematika”, penjualan besar belum tentu keuntungannya berbanding lurus  So… apa yang salah?

Ternyata ada segi kebocoran dalam hal “efisiensi” yang tidak terkontrol. Nyesek Mak, capeknya banyak tapi untung bersihnya sama aja kaya jualan sedikit. 

Saya gak mau Mak ngalamin kaya gitu. Nih aku bisikin beberapa hal yang bisa kita HEMAT untuk bisa membesarkan nilai PROFIT.
1. Optimasi Kinerja Karyawan
Cek jobdes karyawan dengan seksama. Kalo perlu pantengin seharian tuh karyawan, dedikasikan aja dulu sehari gakpapa. Kalo karyawan Mak udah banyak, boleh per hari per divisi. Misalnya bagian QC (Quality Control). Perhatikan cara dia kerja, kecepatan, ketelitian, tahapan, posisi barang, penggunaan perlengkapan dan peralatan kerja.

Kalo Mak gaji dia sistem harian, kita bisa MENGHEMAT dengan cara meningkatkan jumlah produk yang dihasilkan. Misalnya gaji dia sehari Rp.50.000 (Gaji bulanan dibagi jumlah hari kerja), dia selama ini hanya mampu mengerjakan QC 50 gamis. Artinya 1 gamis biaya QC nya seribu kan ya.

Coba perhatikan cara dia kerja, apa yang bisa kita ulik, sehingga dia bisa menghasilkan lebih dari 50pcs sehari. Apakah dari:
– Posisi kerja yang meletakkan barangnya berjauhan.
– Terlalu banyak ngobrol.
– Memang lelet orangnya.
– Dia tidak menikmati pekerjaannya (salah bidang).
– Tahapan pengerjaan yang kurang tepat.
– Prosedur yang menyulitkan.

Silahkan diobservasi ya Mak, lalu evaluasi dan revisi. Dengan target, dia bisa menghasilan misalnya 2x lipat. Yang tadinya 50, jadi 100. Ini artinya, per hari Mak sudah punya keuntungan Rp.25.000 loh.

Rp.25.000 x 22 hari kerja = Rp.550.000/bulan
Rp.550.000 x 12 bulan = Rp.6.600.000/tahun
Rp.6.600.000 x 5 tahun = Rp.33.000.000/5 tahun

Wooow ini baru efisiensi dari 1 karyawan saja Mak. Belum lagi dari karyawan lainnya. Kalo ternyata setelah di efisiensi dan dipadatkan pekerjaannya, ada karyawan yang gak kebagian pekerjaan, ya berhentikan saja.

Kecuali Mak bisa menciptakan pekerjaan baru yang juga pada akhirnya bisa ada timbal balik terhadap keuntungan perusahaan. Karyawan itu aset, aset itu harus memberikan keuntungan bagi perusahaan. Bukan malah menjadi beban!

Wah gak berasa udah jam segini, saya mau kedapur dulu hihihiiii.. trus lanjut bersiap briefing karyawan dan cek persiapan untuk tanggal 31 Maret, workshop BBB (Bisa Bikin Brand) bersama Pak Subiakto Priosoedarsonoguru favorit saya  Ilmu BRANDINGnya bisa melipatgandakan PROFIT karena konsumen dibikin jatuh cinta dengan brand kita. Jadi konsumen bukan hanya sekedar beli, tapi jadi pelanggan setia aseeek…

Yang gak asek adalah nunggu antrian chat kan ya Mak  Maaf ya Mak emang chat di WA Admin SBO 087824468185 setiap harinya antri. Makasi kesabarannya  Luv u..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Teknik Hypnotic Closing – Bagian 2

Muri Handayani (1)

(Hypnoselling, halaman 193)

– Trial Close
Ajukan pertanyaan untuk menguji kesiapan membeli dari prospek Anda. Pertanyaan ini secara implisit mengarahkan mereka ke transaksi/pembelian.

Contoh: “Menurut Anda masuk akal? Jadi bagaimana tahap selanjutnya?”

Jika Anda ingin mengetahui apakah prospek siap membeli, gunakan trial close atau alternate close.

“Seandainya Anda jadi pesan, produk ukuran berapa yang Anda perlukan?”
“Seandainya ANda jadi membeli produk ini, kapan sebaiknya produk ini saya kirim?”

– Alternate Close
Tawarkan pilihan yang keduanya berarti membeli. Bukan A atau B, melainkan A1 atau A2.

Contoh: “Jadi, Anda mau ambil dengan cara tunai atau kredit?”

Teknik closing dengan mengajukan sebuah piilhan. Bukan A atau B, melainkan A1 atau A2. Apapun pilihan mereka, mereka memilih A.

“Apakah Anda lebih suka membayar secara tunai atau transfer?”
“Apakah mau dikirim menggunakan paket YES atau Reguler?”

Anda bisa kombinasikan teknik Alternate Close ini dengan Trial Close.

Contoh: “Seandainya Anda jadi membeli, apakah Anda lebih suka membayar secara tunai atau transfer?

Teknik apapun yang Anda pakai, kuncinya adalah SELALU ASUMSIKAN MEREKA AKAN MEMBELI.

+++++++

Duh asik ya Mak, seandainya tiap hari kita bisa atur pikiran kita untuk selalu berprasangka positif dan optimis. Namun ketika Allah berkehendak belum closing, ya santai aja, gak usah pake bad mood. Langsung move on ke calon konsumen lain.

Ditolak satu, ya prospek lagi 10 

Orang yang Mak lihat sekarang sudah berada di puncak kesuksesan, mereka itu sudah mengalami puluhan, ratusan bahkan mungkin ribuan penolakan. Salah satu kunci penting kenapa mereka bisa SUKSES seperti ini adalah mereka mampu segera move on mencari konsumen lain. Tidak berlarut-larut meratapi penolakan.

Sehari cuma 24 jam. Setahun cuma 365 hari.

Kita melihat mereka kok kayanya cepet banget mencapai suksesnya. Sedangkan kita kok kayanya gini-gini aja. Ya itu Mak… mereka gak membuang banyak waktu dalam kesedihan. Ketika cara 1 gagal, mereka bergegas memikirkan dan melakukan cara 2. Bukan hanya mengulang cara 1 saja. Mereka upgrade skill dalam segala hal di bisnis.

Kenapa saya gunakan kata BISNIS, bukan JUALAN?

Karena untuk menjadi besar, tidak bisa hanya jualan. Harus membangun BISNIS.

Apa bedanya Mak? Hayooo jawab  Nanti aku kasih hadiah ah yang jawabannya “menarik” menurutku.

Sambil nunggu jawaban Mak, aku mau menikmati Legitta Olahan Pisang Khas Kota Tangerang dari Mak Tika Noor nyaaamm…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Bingung Menentukan Gaji Karyawan Olshop? [Bagian Packing/Bungkus Paket]

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Praktisi PembicaraAlhamdulillah semakin banyak Emak Olshop yang mau seriusin Jualan Onlinenya. Bukan hanya “sekedar jualan”, tapi menjadikannya sebuah bisnis yang besar dan panjang umur. Bisnis besar yang bisa memberikan manfaat besar untuk ummat. aamiin…

Bukan saya meremehkan kekuatan Emak Setrooong. Saya justru memahami potensi Emak Setrooong. Namun.. karena waktu dan tenaganya tidak cukup untuk dibagi dalam semua perannya (sebagi ibu, istri, anak, adik, kakak, sosial, bisnis dll), maka saya sangat merekomendasikan Mak untuk bangun tim.

Ya rekrut karyawan ya Mak. Delegasikan tugas mulai dari pekerjaan teknis dengan resiko kecil dan mudah diajarkan. Saya mulai dari bagian packing (tukang bungkus paket).

Eiiit… bukan berarti bungkus paket bisa sembarangan loh. Harus ada SOP nya (Standard Operating Procedures). Yang mesti diperhatikan:
1. Barang yang diambil sesuai dengan pesanan.
2. Cara membungkusnya rapi.
3. Penulisan alamat sesuai, tulisan mudah dibaca dan bagus.
4. Pencatatan jumlah paket, kurir yang digunakan, jumlah ongkir, nama pengirim, dan nama tujuan.
5. Menghitung jumlah resi sesuai point 4.
6. Mengecek alamat tujuan dan harga ongkir sesuai point 4. Karena terkadang ada perbedaan nilai ongkir di web kurir dengan realitanya. Jika ternyata lebih kecil, kita jadi berhutang. Kalo lebih besar, artinya kita nombok.
7. Penyimpanan dan penghitungan stok perlengkapan packing (sealer, solasi, plastik, kertas alamat dll).
8. “Hukuman” jika ada kesalahan pengiriman yang disebabkan oleh bagian packing. Hal ini untuk membuat mereka kerja dengan teliti, namun tetap cekatan karena dikejar waktu.

Untuk penghitungan gajinya jangan “glondongan”, bisa dipecah ke beberapa bagian:
a. Gaji pokok.
b. Bonus berdasar jumlah paket. Jadi dia akan ikut berdoa “ya Allah hari ini paketnya yang banyak ya, jadi bonus saya ikut banyak.” Nah mau kan Mak didoain banyak orderan? 
c. Bonus berdasar performa (tidak melakukan kesalahan selama sebulan, maka dapet bonus, diberikan gabung dengan gaji). Kesalahan bisa berupa:
– Salah tempel alamat.
– Salah jumlah produk.
– Salah jenis produk.
– Salah warna produk.
d. Transport.
e. Makan.
f. Tunjangan lainnya.

Berapa besarannya?

Untuk karyawan baru, saya memang belum UMR. Boleh kok, kan kita masih UMKM. Masih boleh menggaji berdasarkan kemampuan bisnisnya.

Kalo saya patokannya:
– Cukup untuk transport. Makanya cari yang deket aja  1 kali naik angkot.
– Bisa untuk makan sebulan. Pilih yang jomblo, jadi biaya hidupnya masih kecil.
– Masih ada sisa untuk nabung.

Misalnya Rp.1.500.000.

Ini dibagi menjadi point A – F yang diatas itu ya Mak.
a. Gaji Pokok Rp.500.000
b. Bonus paket Rp.100 x 100 paket sehari x 22 hari kerja = Rp.220.000
c. Bonus performa. Jika selama sebulan tidak melakukan kesalahan sekalipun, dapet bonus Rp.120.000
d. Transport Rp.15.000 x 22 hari kerja = Rp.330.000. Jika tidak masuk, dengan alasan apapun, tidak dapat uang transport sesuai hari yang tidak masuknya.
e. Makan Rp.15.000 x 22 hari kerja = Rp.330.000. Ini juga sama, jika tidak masuk, dengan alasan apapun, tidak dapat uang transport sesuai hari yang tidak masuknya.
f. Tunjangan lainnya (THR, Tunjangan Pernikahan, Tunjangan Melahirkan, Tunjangan Kesehatan). Ini tidak saya berikan pada gaji bulanan.

Saya hitung point A sampai E ya, totalnya menjadi Rp.1.500.000. Belum termasuk tunjangan lainnya di point F.

Sederhana ya cara hitungnya. Kalo pusing, boleh lambaikan tangan  Kalo pusing ambil wudhu trus ngaji aja Mak, adeeem… Apalagi pake mukena cantik dari Mak Fiah Chusnin owner AnnidaQu Mukena makin adem jiwa raga  Rekal dari Mak Nury Bunda Fahiem juga menjadi sabahatku saat ngaji.

BTW.. Boleh intip berantakannya gudang RAZHA bagian packing  https://www.youtube.com/watch?v=p9V7Fov51u4&t=27s

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Mengurangi Pemborosan Pada Bisnis

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Emak Jago Jualan“Seorang pemimpin harus mampu bekerja dalam kondisi paling efisien, sehingga mampu memberikan contoh dan panutan kepada karyawan.”
– Coach Dr. Fahmi”

Nah…nah… lagi-lagi kitanya dulu yang harus menjadi “baik” untuk bisa mendidik karyawan jadi “baik” ya Mak. Kitanya dulu yang harus disiplin, untuk bisa menjadi panutan karyawan disiplin.

Apakah sudah pantas kita menjadi tauladan baik bagi tim/karyawan kita?

*Ambil cermin. Kayanya belum deh 

It’s OK… Kita pun butuh proses belajar dan pembenahan diri untuk menjadi baik. Tapiiiiii… bukan menjadi alasan untuk kita “lelet” dalam berprosesnya ya. Kan katanya mau cepet-cepet punya bisnis besar dan untuk banyak sehingga bisa wujudkan semua impian. Maka dalam prosesnya pun harus cepet ya…

Ini aku kutip dari buku “Membangun Kepemimpinan Tangguh [Total Leadership] di Era Digital” Coach Dr. Fahmi.

Pemimpin yang tangguh harus memiliki banyak cara kerja dan eksekusi yang paling efisien di antara orang-orang yang dipimpinnya sehingga proses mewujudkan tujuan dari organisasi juga bisa lebih efisien.

Pemimpin harus memikirkan dalam pembuatan rencana eksekusi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki secara tepat sehingga tidak terjadi pemborosan dalam penggunan bahan baku yang ada.

Setelah menemukan cara yang paling efisien, pemimpin harus memberikan contoh kepada semua anggota organisasi untuk bekerja yang efisien juga. Dengan bekerja secara efisien, pemimpin dapat mengatur penggunaan sumber daya yang terbatas sehingga menghasilkan penggunaan yang maksimal.

Pengaturan kerja yang efisien juga akan mengurangi pemborosan pemakaian sumber daya yang dimiliki. Kerja efisien sangat dibutuhkan oleh organisasi yang memiliki sumber daya terbatas. Sehingga peran pemimpin disini sangatlah penting untuk menjadi pioner di organisasi sebagai orang yang bekerja paling efisien.

++++++

Bismillah… semoga kita bisa menjadi pemimpin seperti itu ya Mak. Ilmu kepemimpinan bisnis juga bisa kita terapkan di rumah. Bagaimana kita menjadi tauladan yang baik bagi anak-anak. Ilmunya sama, namun penerapan dan cara komunikasinya ke anak yang berbeda.

Kalo bundanya dituntut pekerjaan untuk bisa pasang muka manis di depan camera, anaknya juga udah ketularan ternyata hihihiiii…

Bunda: Naziya foto donk, itu kerudungnya dari Tante Juniar Elisa owner ZYA Kids dan brosnya dari Tante Masitoh Istiqomah owner Mastiq Collection, cakep kaaaan…

Naziya: *Langsung pasang muka manis* 

Peluk cium untuk anak-anak Mak ya.. Sehat semuanya.. aamiin…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading