PINTU SURGA TERTUTUP UNTUK ISTRI YANG SEPERTI INI! 

Tips Bisnis Online Belajar Cara Meningkatkan PenjualanMak Muri mah emang gini orangnya, GALAK! Tapi kan aku GGS (Galak-Galak Sayang) #eeaaa

Kalo gak mau digalakin, cari aja tempat curhat yang lemah lembut. Aku mah gak bisa pura-pura baik, aku galak karena sayang kamu… iya kamu…

Ini ada yang curhat gak enakan negur karyawannya. Udah disuruh tegur, eh gak mau. Ya udah lah gak usah bisnis. klo bisnis tapi gak punya karyawan, itu namanya berdagang. Selamat berdagang sampe tua. Kalo saya sih gak mau, prinsip saya KELUARGA KEURUS, SALDO NAMBAH TERUS. Jadi tanpa kehadiran kita, bisnis tetap bisa berjalan.

Namun harus berjuang di awal. Belajar jadi pemimpin. SUSAH, iya lah SUSAH. Kalo gampang, semua orang udah kaya Mak wakakakaaa…

Belajar jadi atasan ya harus ada bawahan. Mulai lah rekrut karyawan pertama, belajar bagaimana mendelegasikan tugas. Berlatih untuk bisa menegur (evaluasi) karyawan. Bersama terus belajar dan bertumbuh. Bukan hanya egois untuk kesuksesan ownernya.

Kapasitan keilmuan karyawan juga harus terus ditambah. Belajar, kerja, evaluasi, belajar, kerja, evaluasi… teruuuusss lakukan ini.

Pastinya gak cuma karyawan aja yang pinter. Nanti bosnya dibego-begoin  Bos harus jauh lebih pinter tentunya. Gak boleh lelah belajar lah intinya ya Mak. Sakit memang prosesnya, beraaaat… Namun nanti kita akan bisa menikmati manisnya insyaAllah..

Bahkan katanya, besarnya bisnis itu sesuai dengan kapasitas ownernya. Maka jangan heran, ketika kita merasa kok bisnis aku udah jalan 2 tahun masih gini-gini aja.

Ya coba donk evaluasi, kapasitas keilmuan kita nambah gak? Kinerja kita nambah gak?

Ngerjain bisnis sesempetnya, sebisanya, seadanya  Ya wajar donk bisnis kita cuma kaya gini aja.

Atau sang owner rajin banget ikut pelatihan, seminar, workshop, baca buku. Tapi lemes saat eksekusinya. Gak tahan banting! Baru ada konsumen yang PHPin aja udah baper. Karyawan nipu, baper. Supplier macet, baper. Dikit-dikit baper. Plis deh!

Trus ada lagi nih yang curhat: suka bolos kerja karena ngurus bisnis dan suami pun juga jadi gak keurus. Super capek kerja + bisnis, karena ngerjain segalanya sendiri. Aku omelin aja wakakakaa…

Gak sempet masakain buat suami, okelah bisa beli makanan.
Gak bisa manjain suami, nah loh… kalo ada yang nawarin bisa manjain suami kita gimana? IIiihhhh sereeemmmm…

Bukan hanya itu aja yang bikin aku gemes minta teman-temanku RESIGN. (Maaf yang gak setuju dengan resign, ini tulisan saya, bikin aja tulisan sendiri hihihiii….) Kita kecapean, suami gak keurus, suami gak ridho atas kesibukan kita, maka apa akibatnya?

Ngeriii… PINTU SURGA TERTUTUP MAK! 

(HR Ibnu Majah, dan di hasankan oleh Imam Tirmidzi). Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.”

Kita ini perempuan, istri, ibu. Tugas utama kita bukan cari nafkah. Allah tanya nanti pertanggungjawaban kita sebagai istri dan ibu. Kalo ini udah beres, lancar, dan masih ada waktu, baru boleh iseng bisnis.

Nah daripada sekedar iseng, karena nantinya bikin puyeng. Mending seriusin aja bisnisnya, tapi pake cara cerdas. Bangun sistem, bikin bisnisnya bisa AUTO PILOT.

Kita lagi nemenin anak bobo siang, orderan tetap lancar, karena ada karyawan yang pegang. Kita bulan madu tiap saat sama suami juga boleh kalo udah ada sistem yang terbentuk di bisnis kita Mak.

Jadi kita jangan terlalu sibuk cari ilmu gimana cara naikin omset, kalo suami dan anak gak ridho kita bisnis, tetep aja rejeki mampet.

Penuhi dulu kasih sayang kita ke suami dan anak-anak, mereka ridho, baru kita berniaga. Jangan lupa, ke orangtua juga penting. Tapi kalo orangtua gak ridho kita resign gimana? Gampang.. saya sudah kasih triknya kok. Coba aja ubek-ubek di www.murihandayani.com atau kalo males baca, cari video di https://www.youtube.com/channel/UCJOJdsWBC3dxWGNdUSvd4vQ mudah-mudahan ketemu 

Dah ah cukup sekian celoteh pagi ini..

Salam Persatuan Istri Disayang Suami dan Anak #eeaaa 

Pasti para suami pada mention istri dan share postingan ini biar dibaca istrinya  Bahagiakan kamu wahai para suami, aku nulis ini? hihihiiii…

“Apalah arti harta yang kita cari di dunia ini kalau hanya menjauhkan kita dari surga.”

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Jangan Tunggu BANGKRUT, Baru Melakukan Ini, Dijamin Nyesel!

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Inhouse trainingBuku setebal 380 halaman ini rasanya gak habis-habis saya bedah Maklum Mak Muri tipe orang yang baca buku “sesuai kebutuhan”. Jadi gak bisa tuh baca satu buku dari awal sampe tuntas. Lain halnya novel kalo gak selesai, kita penasaran. Tapi untungnya saya gak suka baca novel heheheee…

Hari ini saya buka halaman 187 bukunya Coach Fahmi “Sukses Membangun Bisnis Dengan Grounded Strategy”. Resume ala Mak Muri silahkan disimak:

KAIZEN (Perbaikan Terus Menerus)
Secara harfiah bermakna “kai” yang berarti mengubah dan “zen” yang berarti lebih baik. Filosofi kaizen berpendapat bahwa perusahaan hendaknya fokus pada upaya perbaikan terus menerus.

Pada penerapannya dalam perusahaan, kaizen mencakup pengertian perbaikan berkesinambungan yang melibatkan semua proses operasional yang melibatkan seluruh pekerjanya, dari manajemen tingkat atas sampai manajemen tingkat bawah.

Manfaat yang didapat dari penerapan Kaizen:
1. Setiap orang akan mampu menemukan masalah dengan cepat.
2. Setiap orang akan memberikan perhatian dan penekanan pada tahap perencanaan.
3. Mendukung cara berpikir yang berorientasi proses.
4. Setiap orang berkonsentrasi pada masalah-masalah yang lebih penting dan mendesak untuk diselesaikan.
5. Setiap orang akan berpartisipasi dalam membangun sistem yang baru.

++++++++++++++++

Asik ya Mak kalo kita gak sendirian mikirin bisnis dari A – Z. Semua anggota tim ikut memikirkan dan terlibat dalam proses KAIZEN. Semoga Allah jodohkan kita dengan Tim (baca: Karayawan) yang baik, pinter, loyal, soleh, jujur  Maunya sih gitu ya Mak, sempurna hihiihhiiii… Tugas kita sekarang memantaskan diri jadi pemimpin yang baik dan layak untuk mempunyai Tim bagus itu.

Evaluasi, perbaikan, evaluasi, perbaikan… teruuuuusss lakukan ini. Jangan merasa sudah aman, bagus, sempurna. Karena perubahan zaman tak berhenti, semua orang berproses. Jika kita berhenti belajar, artinya kita akan ketinggalan zaman hiiiks….

Perusahaan besar aja banyak yang gulung tikar ya Mak, apalagi kita yang baru merintis. Butuh kekuatan lahir batin untuk mempertahankan dan membesarkan bisnis. Jaga kesehatan Mak, Allah sudah sediakan alam semesta dengan keberlimpahan manfaat. Seperti buah Zuriyat yang super duper banyaaak manfaatnya. Saya baru tahu ada yang sudah dalam bentuk bubuk, jadi lebih praktiiis.. Makasi banyak Mak Nailal Hifdhiyah aku jadi tau bahwa manfaat Buah Zuriyat itu bisa untuk:
Mengobati darah tinggi maupun darah rendah.
Memperbaiki hormon dalam tubuh seseorang
Menghilangkan lelah diseluruh badan.
Menambahkan tenaga atau stamina.
Melancarkan datang bulan atau haid pada wanita.
Merapatkan daerah kewanitaan, selaput dara, rahim jatuh, dan lemah syahwat.
Mengobati penyakit kelamin, membunuh kuman pada kewanitaan, dan mengobati keputihan.
Mengobati masalah pada buang air kecil dan mengobati kanker prostat.
Menyembuhkan lumpuh dan lemah anggota badan.
Mengobati tulang patah dan sakit tulang.
Mengobati sakit sendi, sakit lutut, dan sakit tumit.
Memudahkan buang angin dan melunturkan lemak, lendir, dahak, kolestrol, tumor, dan kanker.
Mengobati penyakit parkinson.
Mengobati sembelit.

Mak gak perlu ke Mekah atau Madinah untuk dapetin Buah Zuriyat, japri Mak Nailal Hifdhiyah aja  Buah ajaib ini memiliki sifat anti kanker, anti bakteri, mengandung antioksidan yang tinggi, mengobati darah tinggi, jantung dan saraf. Buah ini juga mampu menguatkan dinding rahim wanita, sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang pernah keguguran dan belum dikaruniai momongan.

Keep Strooong ya Mak, apapun ujian yang sedang Allah kasih, itu tanda cinta dari Allah untuk Mak supaya bisa naik kelas. Luv u…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang’

Continue Reading

Cancel Order 1/2 Milyar, Waduuuuuh….!

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan EEJJ WOmanpreneurNgeri ya ketika apa yang kita utarakan di sosial media, diikuti orang lain. Jika itu baik alhamdulillah, tapi kalo ternyata tidak cukup baik, salah, buruk, sesat… Orang lain ikuti dan ternyata memberikan dampak negatif bagi hidup mereka. Astaghfirullah…

Tolong ya Mak, apa yang selama ini saya utarakan di sosial media, buku ataupun blog ambil yang baiknya aja. Sesuaikan dengan kondisi bisnis dan kehidupan Mak masing-masing.

Gak nyangka hari ini denger cerita dari Teh Rifara Flanel Craft Utisah yang langsung PHK semua karyawannya disaat aku posting tulisan di Channel Telegram https://t.me/sboplaza . Degdegser nyimak penuturannya… Tiap kata aku telaah, endingnya gimana nih… Alhadmulillah ternyata mereka merasa keputusannya benar. Karyawan yang sudah sulit mereka kelola, dikasih hati malah ngelunjak, akhirnya diselidiki hari itu juga.. jreng…jreng..jreng… (Jadi inget tragedi 2013 disaat akupun mem PHK semua karyawan, sediiiiih…)

Udah lama gak ketemu Teh Uti masyaAllah pertumbuhannya luar biasa. Aku lupa Teh Uti ini Alumni SBO angkatan berapa. Angkatan jadul hehehee..

Mak pernah ngalamin cancel order berapa pcs?
Pasti cuma secuil dibanding yang dialamin Teh Uti, 1.000 set gamis Mak ngeriiii…. Setengah milyar nilainya!  Aku kira cuma segitu.. eh ada produk kerudung dan tas juga yang dicancel sama mitranya. Belum lagi pengalamannya ditipu calo konveksi, gagal produksi puluhan sampe ratusan juta innalillahi… Sudah lebih dari 20 konveksi di beberapa kota dijabanin.

Aaaaah… mereka (Teh Uti dan suaminya) setrooong banget!

Hati ini berasa disayat-sayat (lebay wakakaaa…) tapi ya emang kaya gitu Mak ketika aku mendengar semua ceritanya. Duuuuh ya Allah kalo aku yang ngalamin, kayanya gak bisa sekuat Teh Uti. Ya Allah ternyata ujianku selama ini baru sebutir garam aja.

Entah kenapa terus terngiang obrolan kami siang tadi. Sorenya aku buka laptop dan sambil dengerin Ar-Rohmaan… Gak bisa dibendung.. air mata mengalir begitu aja.. Banyak hal yang luput aku syukuri, terlalu sibuk ngeluh, masih fokus pada kesulitan bukan langsung ke solusi. Baper…oh baper…

Buru-buru cari nutrisi (ilmu), biar cepet Move On dan Action. Buka bukunya Coach Fahmi halaman 296 yang berkenaan dengan kendala Teh Uti saat ini.

Ada lima kuasa sistem yang harus selalu dikendalikan yaitu:
1. SDM (Sumber Daya Manusia)
Dalam aktivitas harian bisnis, buatlah semua sumber daya manusia bekerja secara produktif dan tidak ada satupun sumber daya manusia di bisnis Anda yang ada di tempat kerja tapi tidak jelas apa hasilnya.

2. Promosi
Aktivitas vital dan jantungnya bisnis, produk yang hebat, berkualitas dan berdaya saing, akan menjadi produk yang sia-sia, jika tidak dipromosikan dengan tepat kepada Market Anda.

3. Finansial
Sistem keuangan organisasi menjadi salah satu tolak ukur organisasi. Inti dari bisnis adalah uang yang Anda hasilkan setiap harinya, uang yang anda kumpulkan setiap harinya serta uang yang keluar setiap harinya. Oleh karena itu, penting Anda melek finansial, dapat membaca kondisi keuangan perusahaan sebagai strategi dan kebijakan dalam menentukan kebijakan bisnis Anda.

4. Operasional Harian
Seorang business owner harus mampu menjalankan fungsi organisasinya dengan sangat baik. (Baca lengkapnya di buku ya). Ketika semua urusan operasional sudah tersistemasi, maka business owner akan punya waktu untuk berpikir yang lebih strategis untuk kemajuan perusahaan.

5. Stok/Aset
Ketersediaan stok harus cukup, jangan menumpuk stok di gudang dan juga jangan sampai kehabisan stok sehingga Anda gagal memenuhi permintaan pelanggan. (Baca lengkapnya di buku ya).

+++++++++++++
Padahal cuma 5 point ya Mak. Tapi kalo dijabarin dan dijadikan PR masyaAllah bikin puyeng hiiiksss… Tarik nafas dulu… Cari good mood biar terkumpul energi positif yang banyaaak…! Selain curhat ke Allah, baca Al-Qur’an, main sama anak, pacaran sama suami… aku lagi seneng menghias taman, eh kok jodoh ya Kaktus dan Succulentku ketemu dengan Pot Cantik dari Mak Ayudhya Serawaty owner Jual Pot Bunga alhamdulillah bikin hariku bahagiaaaa…

Oh iya rak kayunya itu karya pacarku Dwiputro Bowo Adiprabowo owner YUUKA  Plis jangan order dulu, karena antrian produksinya lagi padet hihihiiiii…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejek Datang”

Continue Reading

Tips Membangun Bisnis yang Diharapkan

Muri Handayani Mentor Bisnis Online Guru Penulis Buku Pengajar Pemateri Cara Jualan Online Perempuan Ibu Rumah Tangga Bandung Produsen Fashion+ Mak Muri udah enak ya bisnisnya sekarang bisa santai.
– Preeeett kata siapa? 
+ Karyawan udah banyak, mereka bisa jalan sendiri tanpa ditungguin.
– Tapi kamu gak tau kan aku masih berurai air mata untuk mempertahankan bisnis ini? Sepanjang bisnis berdiri, selama itu juga perjuangan tanpa henti. Perusahaan besar kelas dunia aja bisa bangkrut Mak, apalagi UKM kaya kita gini.
+ Trus bagaimana supaya bisa bertahan bisnisnya?
– Belajar tanpa henti, bergerak setiap hari, haus akan perubahan. Ya setiap saat kita berubah ke arah yang lebih baik.

Buka buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy karya Coach Fahmi, halaman 281.

Untuk membangun bisnis yang diharapkan, ada 3 pertanyaan yang harus kita mampu jawab yaitu:
1. What’s New. Sesuatu yang baru, sesuatu yang orang lain belum lakukan, apa yang baru di bisnis Anda. Apa yang bisa Anda tambahkan di bisnis ini, yang orang lain/kompetitor belum lakukan.

2. What’s Next. Apa berikutnya yang bisa saya berikan kepada customer saya. Pikirkanlah hal-hal yang tidak mungkin.

3. What’s Better. Apa yang bisa diperbaiki dari bisnis Anda. Apa yang bisa Anda lakukan saat ini yang bisa lebih baik dari kompetitor Anda. Proses apa yang mau Anda challenge.

++++++++

Sebagai pemilik bisnis yang juga merangkap CEO serta direktur bahkan manager dan termasuk staff  kita harus bisa menjawab 3 pertanyaa di itu Mak.

Aaaah Mak Muri, mana mungkin kepikiran hal itu, mana mungkin sempet, karena setiap hari sibuk ngurus postingan, jawabin orderan, bungkus paket, cek resi, periksa stok barang, kelola keuangan hingga cari supplier dll.

Itulah bedanya pedagang dengan pebisnis Mak  Pedagang hanya sibuk ngurus jualan aja, hidupnya habis untuk urusan teknis. Mau kaya gini selamanya? Gak kan?

Sekarang waktu yang tepat untuk bangun tim. Demi hidup yang lebih baik, demi waktu yang lebih banyak untuk keluarga, demi kebermanfaatkan yang lebih luas dan semua itu adalah ibadah. Bismillah.. Ada Allah yang akan kirim orang-orang terbaik untuk Mak. Tugas kita adalah memantaskan diri. Upgrade skill leadership bareng-bareng biar bisa diskusi dan denger berbagai kisah mereka yang sudah lebih dulu rekrut karyawan. Kaya apa sih suka dukanya, gimana cara kelolanya, berapa gajinya, supaya betah triknya apa? 

29 Juli 2018 insyaAllah berkumpul 100 Emak Setrooong pejuang ekonomi keluarga di Hotel Amaris Cihampelas Bandung. Gak cuma banyak ilmu, super banyak doorprize bertebaran disana. Tau donk kalo acara SBO itu kadang lebih banyak hadiahnya dari pesertanya hahahaaa…

Mak pastinya juga akan lihat aslinya aku hihihiii… Kalo aku pake jaket keren dari Mak Nia Divhours ini kaya masih 20an ya Mak  Plis jangan ngiri wakakakaaa… Asli itu efek jaketnya yang bikin awet muda ahahaa…

Salam Awet Muda… #eh

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ini Penyebab Bocornya Uang Bisnis yang Tidak Disadari

@grosir_deoyasmin (1)Capek gak jalanin bisnis Mak?
Udah capek jalanin bisnis masa gak ada hasilnya?
Trus sia-sia donk semua pengorbanan jiwa raga kita?

Lebih sedih lagi kalo liat anak-anak. Mereka sudah kehilangan waktu bersama bundanya, cuma kebagian sedikiiiit. Maklum bagi yang belum punya Tim (Karyawan), semua pekerjaan dari A-Z diurus sendiri. Sayapun dulu ngalamin kok, jadi tau gimana rasanya.

Hari ini saya gak akan bahas tentang Tim karena udah pada ikut kan kelasnya? Yang ketinggalan bisa ikut di angkatan ke 5, tgl 17 Juli 2018.

Tapi ternyata… kebocoran uang bisnis bisa berkaitan dengan perekrutan dan pengelolaan karyawan loh Mak. Saya udah ngalamin hihiiii.. Mak jangan ya, cukup saya aja.

1. Rekrut karyawan tanpa tahu apa jobdesnya. Dulu saya culun banget, main asal rekrut aja karena merasa sudah repot. Sehingga tidak seleksi dari awal berdasarkan kompetensi dan minatnya. Saya menempatkan orang yang salah di posisi yang salah. Akhirnya dia mengerjakan tugas yang berat (menurut dia), jadi deh kerjanya lama, banyak melakukan kesalahan, tidak efisien.

Perusahaan ruginya apa?
a. Harusnya pekerjaan tersebut dikerjakan dalam waktu 1 jam, misalnya, tapi selesai dalam waktu 3 jam. Artinya perusahaan harus membayar 3 kali lipat biaya tenaga kerjanya untuk pekerjaan yang harusnya bisa selesai dalam waktu 1 jam.
b. Kesalahan yang dilakukan karyawan yang berimbas langsung ke konsumen/klien berresiko hilangnya orderan, rusaknya nama baik, tidak menjadi konsumen loyal.
c. Karena pekerjaan karyawan satu dengan yang lainnya saling berkaitan, maka kinerja tiap orang itu akan berpengaruh juga dengan kinerja yang lain. Tim QC meloloskan produk cacat, akhirnya Tim Penjualan yang kena komplen dari konsumen. Sehingga jam kerja Tim Penjualan terbuang untuk mengurus komplen, padahal harusnya bisa untuk mengurus orderan atau followup konsumen lain.
Dll..

2. Owner tidak mempraktekan dulu pekerjaan yang akan didelegasikan ke karyawan. Seberapa perlu sih Mak?

Menurut saya ini penting. Karena kita kan harus mengukur beban kerja setiap karyawan ya. Sehingga tidak ada karyawan yang kelebihan pekerjaan yang menyebabkan tugasnya tidak selesai, atau sebaliknya, tidak ada karyawan yang santai dan nanggur.

Nganggurnya karyawan (gak ada kerjaan, udah selesai namun masih ada waktu) ini akar dari masalah. Nah loh.. Udah pada bacakan buku #EEJJatau #RAMSBO? Cek aja disana ya… Ngeri lah…

Posting di IG itu berapa menit, bikin desain itu berapa menit, download gambar berapa menit. Bungkus paket cara efektifnya gimana, rapihnya seperti apa, ngerjainnya berapa menit. Lipet kerudung cara cepetnya gimana, masukin ke plastiknya biar cepet seperti apa.

Bahkan saya menggunakan stopwatch untuk mengukur waktu pengerjaannya. Sehingga dalam waktu 1 jam, harus bisa menghasilkan berapa. Seharian jadi dapet berapa tuh?

Misalnya tim QC (Quality Control) kita bayar sehari 50.000 (ini belum termasuk THR, Kesehatan dan tunjangan lainnya). Yang dia hasilkan 100pcs.

Maka biaya QC per pcs adalah 50.000/100 = 500.

Ternyata ketika kita praktekin sendiri dan bekerja dengan efisien, sehari bisa menghasilkan 200pcs  Artinya tiap produk hanya perlu 250 rupiah. Wooow selama ini kita melakukan pemborosan/terjadi kebocoran uang 50% dari yang sudah kita bayarkan.

Coba hitung.. Pemborosan sehari 25.000 x 22 hari kerja = 550.000 sebulan.
Setahun jadi 6.600.000 wiiiih… ini bisa untuk bayar sekolah anak ya Mak!

Itu baru dari 1 karyawan. Coba cek karyawan yang lainnya. Posting di IG cuma 10 kali. Padahal kalo kerjanya efisien, benar, cekatan, tertata.. mungkin bisa 30 kali. Makin banyak posting, yang nyantol bisa makin banyak juga.

Aaaah sakit hatilah kalo dihitung 

3. Penghematan penggunaan ATK, Plastik, Solasi dll. Pake solasinya berapa banyak untuk 1 paket. Gak usah terlalu lebay, yang penting aman, kuat dan rapi. Plastik coba cari supplier lain yang lebih murah atau cari merk lain. Barangnya kecil, plastiknya besar, nah ini boros banget ya. Tugasnya owner nih ngajarin hemat ke semua Tim.

Emak-emak harus irit 

4. Promosi yang bikin cekak! Promosi itu harus ada hasilnya, walaupun tidak selalu dalam bentuk orderan. Tapi wajib kita evaluasi. Hasil yang setidaknya kita dapat itu:
– Branding
– Interaksi
– Follower
– Orderan
– Referensi
dll

5. Wajib seorang pemilik bisnis meningkatkan kapasitas dirinya. Biaya pengembangan diri owner (yang berkenaan dengan bisnis, kepemimpinan, pengelolan tim dll) boleh dibiayai oleh perusahaan. Namun yang jadi masalah… rajin ikut pelatihan/beli buku tapi gak ada eksekusinya Mak! Tekor deh perusahaan.

Udah segini dulu aja ya  5 point ini kalo diperbaiki insyaAllah bisa bantu keuangan bisnis jadi lebih baik. Janganlah zalim sama diri sendiri. Udah capek kerja, gak ada hasilnya, nanti muka jadi aseeeem heheheee…

Udah muka asem, keringet asem oh tidaaaak… Langsung semprot pake Deodorant Spray Yasmin dari Mak Ayu Sri Rahayu  Yang disemprot jangan mukanya ya Mak, tapi ketiaknya hihiiii…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

TIPS: Cara Meningkatkan Keuntungan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Distributor Grosir Baju Muslim Rak KayuJangan besar kepala dengan angka omset ya Mak heheheee… Akupun pernah mengalaminya. Merasa bahagia dengan omset besar. Namun kenyataannya, itu hanya fatamorgana 

Omset besar belum tentu berbanding lurus dengan profit yang besar. Bahkan ada yang omsetnya besar tapi ternyata merugi. Wadoooh… Ngeri ya! Kerja rodi jadinya.

Bagaimana caranya tau bisnis kita profit atau tidak?

Ya cuma satu caranya, dari hasil laporan keuangan. Kalo gak punya laporan keuangan, hanya berdasarkan feeling, perasaan, kayanya, mungkin, bisa jadi. Omset besar, pas mau bayar tagihan supplier, gaji, THR, laptop rusak… uang gak ada 

Sebelum Mak lanjut baca artikel ini, janji dulu donk sama aku, setelah Ramadhan ini, Mak janji ya mulai bikin laporan keuangan yang rapi, baik dan benar. Okeh.. Janji loh.. Bener ya… Allah catet loh 

Katanya mau punya bisnis besar, masa gak memantaskan diri. Gak akan bisa besar kalau keuangan semrawut Mak. Okey ya, janji ya bikin laporan keuangan ya..ya…ya…

Jika tahun lalu profit bersih (keuntungan)nya 5%, tahun ini naik jadi 7%, 10%, 12%, 15%…..

Ada kemungkinan penjualan tahun lalu, dengan penjualan tahun ini nilai omsetnya sama. Tapiiii profitnya jauh lebih besar. Kok bisa?

1. Melakukan penghematan.
– Hemat listrik dan air.
– Mengurangi pemakaian kertas dan ATK lainnya. Gunakan kertas 2 sisi.
– Biaya makan yang tadinya 20rb jadi 15rb.
– HIburan karyawan sebulan sekali, berubah 2 bulan sekali.
– Diet plastik, dll.

2. Pembelian bahan baku/pendukung dalam jumlah lebih besar.
Ketika kita membeli dalam jumlah lebih besar, supplier/toko bisa memberikan harga lebih murah. Namun harus penuh perhitungan, jangan sampai malah menimbun. Bisa juga kerjasama dengan teman, gabungan belinya Mak  Selain mendapatkan harga lebih murah, biaya transportasi juga jadinya lebih hemat, karena tidak berkali-kali pergi belanja.

3. Efisiensi tenaga kerja.
Dulu saya mengalami, 1 pekerjaan dikerjakan 2 orang, itu keteteran, gak beres. Begittu saya jadikan hanya 1 orang, eh malah beres hihiiii… Ternyata kalo berdua malah ngerumpi, saling melempar tugas. Coba Mak cek pekerjaan karyawan, evaluasi, hitung beban kerja dalam satuan waktu. Pekerjaan A bisa dikerjakan berapa detik/menit/jam. Padetin deh tuh jobdesnya. Kita kan emang bayar mereka untuk kerja kok, jadi jangan takut ngasih kerjaan 

4. Menurunkan diskon Mitra.
2 tahun belakangan ini banyak produsen yang memilih sistem retail. Tanpa menggunakan sistem kemitraan (Distributor, Agen, Reseller). Hal tersebut untuk menurunkan harga jual. Yang akhirnya cukup berimbas bagi kami yang sudah terlanjur main sistem kemitraan. Kalo RAZHA sih gak akan berubah, tetap kemitraan. Mungkin solusinya, kita memangkas level. Misalnya ada 3 level, bisa jadi hanya 2 atau bahkan 1 level. Kemudian menurunkan nilai diskonnya.

5. Menciptakan produk baru.
Jika dirasa produk sebelumnya sudah terlanjur memiliki profit yang kecil, galau mau naikin harga, takut diprotes Mitra dan Konsumen, untuk produksi berikutnya naikkan harga. Diiringi dengan penambahan Value/Nilai. Sehingga konsumen merasa memang mendapatkan “sesuatu” lebih banyak dari produk sebelumnya.

6. Iklan berbayar bikin boncos.
Bisa jadi bukan karena Facebooknya yang gonta-ganti algoritma, tapi karena kitanya yang belum cukup ilmunya  Optimalkan iklan organik, cara-cara gratisan yang walaupun tetap membutuhkan kerja lebih banyak. Namun lebih murah. Butuh kesabaran dan ketekunan untuk menikmati hasilnya.

7. Kemasan kecil
Jika selama ini Mak menjual dalam jumlah banyak, coba jual dalam jumlah/bentuk yang kecil. Seperti shampoo, dari yang botolan, mereka menciptakan sachet. Apakah keuntung menjadi kecil. Berdasarkan hasil wawancara saya dengan pemilik Rajakacang.com justru profit mereka bertambah setelah melakukan penjualan untuk kemasan lebih kecil.

8. Apa lagi ya kira-kira?

Kalo lagi buntu, biasanya saya jalan-jalan, baik di dunia maya ataupun di dunia nyata  Cari inspirasi gitu Mak. Belajar dari strategi pemasaran orang lain. Oh mereka lagi promo caranya begitu, wah bagus nih konsepnya, gak nyangka ya ternyata cara begitu bisa berhasil

Kalo jalan-jalan pake sepatunya yang cantik tapi tetap harus nyaman ya Mak. Biar kuat blusukan dan pastinya ngejar anak-anak yang berlarian sana sini hihihiii.. Pilihanku jatuh ke Maimora Shoes miliknya Mak Rini Ramayanti de Maimora cakeeeep…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

TIPS: Cara Membuat Karyawan Betah

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Yuuka Home dekor decor kayu resellerSusah ya cari karyawan yang mau kerja di Olshop?

Sekalinya dapet, eh cuma sebentar doank.
Ada yang baru beberapa hari kerja, gak nongol lagi.
Ada yang baru terima gaji pertama, menghilang tanpa jejak ^

+ Mak Muri, kalo gitu kita tahan aja ya ijazahnya. Biar dia gak bisa berhenti mendadak.
– Kalo saya sih gak mau Mak. Percuma kita tahan, dia akhirnya kerja jadi terpaksa, gak pake hati gitu loh. Fisiknya disini, tapi hati dan pikirannya di tempat lain. Jika seperti ini akan besar resiko melakukan kesalahaan, karena kerjanya gak fokus dan gak pake cinta.
+ Trus kalo dia berhenti tiba-tiba gimana?
– Ya biarin aja. Kita jangan fokus pada permasalahan. Justru kita harusnya fokus pada solusi. Gimana caranya supaya mereka betah kerja di tempat kita.
+ Caranya?
– SImak ya…

Mak Muri ini gak punya ilmu HRD/SDM secara teori/akademis. Pengalaman 7 tahun ngurus RAZHA membuahkan pengetahuan yang tidak ada di bangku kuliah sekalipun. Pahit manis rekrut, bimbing, kelola dan tumbuh bersama karyawan (saya menyebutnya Tim).

Jauh berbeda pengelolaan SDM di UKM dengan perusahaan besar. Kita ini sebagai UKM tentunya banyak kelemahan jika dibanding perusahaan besar. Tidak banyak hal menarik yang bisa kita tawarkan. Terutama nilai gaji, kita belum bisa kasih gaji besar. Namun kita harus cerdik, jadikan kelemahan menjadi kekuatan  Itu baru Emak Setrooong…!

1. Terkadang tidak diperlukan ijazah. Yang penting mau belajar hal baru, seneng ngulik, siap diberi tantangan.
2. Diberikan kesempatan untuk belajar banyak hal baru dan menjadi bekal untuk masa depan. Dikasih ilmu, dibimbing sampai mahir, diberikan fasilitas dan diberi gaji. Bayangkan kalo kursus/sekolah/kuliah, pasti mahal biayanya.
3. Berpakaian sederhana yang penting sopan. Tidak perlu modal baju bagus untuk kerja dan tidak akan bosan dengan pengenaan seragam.
4. Lingkungan kerja aman, nyaman, kekeluargaan.
5. Waktu untuk ibadah menjadi prioritas utama. Bukan menggunakan sisa waktu.
6. Disediakan makanan rumahan non MSG yang sehat. Terkadang ditambah cemilan, rujak, asinan hmmm… segeerrr…
7. Berbagai tunjangan diberikan dengan cinta  THR, melahirkan, pernikahan, kesehatan, kecantikan & kebahagiaan. Biaya periksa mata dan pembuatan kaca mata juga masuk dalam tunjangan kesehatan. Karena hampir semua pekerjaan di Olshop bersentuhan dengan gadget. Tunjangan kecantikan dan kebahagiaan berupa voucher ke salon  Maklum karyawan saya perempuan semua. Jadi saya pilih juga tunjangannya itu. Dengan perawatan tubuh, kita jadi good mood kan ya Mak. InsyaAllah dateng ke kantornya jadi lebih happy.
8. Disediakan bonus dari kinerja dan pencapaian yang baik.
9. Grand Bonus UMROH diberikan kepada mereka yang loyal terhadap perusahaan dan secara pribadi ikut bertumbuh (skill dan adabnya).
10……

Silahkan Mak renungkan, kasih sayang apa saja yang Mak bisa berikan untuk Tim. Bayangan kita ini berada di posisi karyawan, apa sih yang membuat mereka betah. Kalo gamis dari Mak Reema owner ReemaLabel Indonesia bikin suamiku betah memandangku lama-lama #uhuk Cantik ya Mak gamisnya

Sudah join Channel Telegram? https://t.me/sboplaza
Biar gak ketinggalan tulisan Mak Muri yang judes tapi ngangenin

Boleh kok share tulisan ini ke teman/saudara Mak. Biar kecipratan juga pahala dari kebermanfaatan.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Tips Move On dari Kegagalan Bisnis

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Private Home Dekor Grosir Kerudung“Yang membedakan orang sukses dan gagal hanya satu, yaitu kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan.” Tri Widayanti

Kalimat itu aku petik dari bukunya Mak Tiwi halaman 52, From Reseller to Business Owner. Udah pada sampe kan bukunya? Boleh japri Admin SBO di WA 087824468185 kalo masih ada buku yang nyangkut.

Ketika menjalankan bisnis pertama lalu gagal, banyak dari kita ini yang kapok. Merasa bukan bakatnya, bukan takdirnya punya bisnis 😂 Padahal Allah yang bilang, takdir itu bisa kita ubah jika kita mau. (Takdir rejeki, nasib, pilihan usaha). Cmiiw.

Gimana sih Mak Muri biar gak kapok ketika bangkrut?

Alhamdulillah bulan ini RAZHA masuk tahun ke 8. Ni aku ceritain perjalananku 7 tahun bersama RAZHA ya.

Tahun pertama:
Pusing ngurus produksi. Pernah gagal produksi? Pastinya 

Tahun ke dua:
Pernah sepi order? Sering  Jungkir balik belajar pemasaran.

Tahun ke tiga:
PHK semua karyawan 😱 Galau ngelola Tim/SDM.

Tahun ke empat:
Merasa jalan ditempat, gak ada ide pengembangan produk.

Tahun ke lima:
Orderan banyak tapi gak ada uang. Kacau pengelolaan uangnya.

Tahun ke enam:
Kekurangan stok saat musim panen. Berjuang cari supplier bahan.

Tahun ke Tujuh:
Over stock! Stok melimpah ruah. Puyeng ngabisinnya.

Tahun ke delapan:
Kira-kira apa ya? 

Coba Mak bayangin ketika saya berhenti di tahun pertama karena gak kuat dengan kegagalan produksi. Gak sanggup blusukan nyari konveksi. Baper akut ketika pihak konveksi manis di depan tapi pahit di belakang. Jika saat itu aku berhenti, Mak gak akan baca status ini heheheee..

Begitulah cara Allah mendidik kita Mak. Allah tuh pengertian banget. Kita gak langsung dijejelin banyak hal sekaligus. Tapi bertahap.

Tahun pertama Allah mau saya belajar tentang produksi. Fokus aja dulu disitu. Energi, hati, pikiran dan waktunya untuk hal itu aja. Karena sebelum produksi saya sudah belajar jualan. Jadi waktu itu gak masalah tentang penjualannya.

Alhamdulillah produksi berjalan lebih baik. Kapasitas meningkat, nah tahun ke dua Allah minta saya upgrade skill penjualannya. Maka fokus saya dipertajam ke ilmu pemasaran dan penjualan.

Saya pikir udah aman nih, eh ternyata tahun ke tiga, Allah kasih pelajaran sangat berharga. Bisnis itu bukan hanya soal barang dan penjualan. Tapi bagaimana mengelola organisasi bisnis juga perlu kita kuasai. Kalo gak ada tragedi nyungsep di tahun 2013, ya saya gak akan bisa seperti sekarang ini. Saya yakin itu, Allah mempersiapkan kita jauh-jauh hari untuk hal besar di masa depan.

Kita ini lagi berproses MEMANTASKAN DIRI. Ya caranya dengan ditempa seperti ini Mak.

Jadi ketika Mak merasa sedang terpuruk, gagal, bangkrut. Jangan lihat objek kegagalannya, tapi EVALUASI DIRI dan lihat apa penyebab kegagalannya.

Sepi order? Bukan omset kecil yang kita pikirin. Tapi apa yang menyebabkan sepi lalu bagaimana supaya gak sepi!

“Okey, Allah mau saya belajar apa nih sekarang? Allah pasti sedang mempersiapkan saya untuk HADIAH BESAR di masa depan.”

Berprasangka baik sama Allah terus ya Mak. Karena itu yang membuat kita bisa Move On dari kegagalan. Mak pasti bisa! Bisa!

Mak Rizky Amalia nih yang paling bisa bikin kita Move On untuk tampak cantik dan anggun dengan gamis pilihannya di @naira.os Recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

 

Continue Reading

[Tips] Tahap Mendelegasikan Tugas ke Karyawan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Seminar Wanita Gulali Rok Celana anak+ Mak Muri pernah bungkus paket sendiri?

– Pernah
+ Pernah beli kain sendiri?
– Pernah, bawa 2 anak blusukan cari supplier kain. Satu gandeng, satu gendong ^_^
+ Mak Muri pernah jawabin chat orderan sendiri?
– Pernah, dari sebelum anak bangun, sampe anak udah tidur hihihiii…
+ Kalo yang bagian ngiklan Mak Muri pernah?
– Dulu semuanya ya dikerjain sendiri dari A – Z. Tapi lama-lama suami dan anak protes. Emaknya cuma cinta sama Olshopnya. Yang dielus-elus cuma HP, suami gak kebagian jatah hihihiiii.. Karena badan rasanya udah remuk, jadi malam hari udah gak ada tenaga untuk tampil manis di depan suami.

Itu duluuu… Kalo sekarang harus setiap saat bisa tampil manis di depan suami dan anak-anak. Ya belum sesempurna itu sih, masih diperjuangkan hehee… Walaupun sekarang sudah ada karyawan, tetap beberapa pekerjaan masih saya pegang. Seperti bikin tulisan ini, saya yang merangkai sendiri ^_^

+ Jadi Mak Muri sekarang masih pegang bagian apa aja?
– Posisi saya di RAZHA & Gulali bagian Branding & Marketing. Untuk SBO saya juga pegang Branding & Marketing namun ada tambahan lain yaitu Product Development. Karena belum ada HRD, saya juga yang pegang.
+ Kenapa Mak Muri pilih bagian itu?
– Karena gak ada yang ngerjain wakakakaaa… Gak deng, saya merasa potensi dan minat saya disitu.
+ Bagaimana cara mengetahuinya?
– Ketika kita rela bangun (disaat orang masih asik tidur), untuk mengerjakan itu dan tidak mudah lelah saat melakukannya, saya merasa itu passion. Beda halnya ketika saya harus milih kain, ngurus penjahit. Haddeeeeh… baru sebentar aja udah sakit kepala 😂
+ Jadi Mak Muri yang postingin di Instagram, jawab comment, cari follower?
– Kalo lagi iseng aja hehee… Karena semua itu sudah ada yang ngerjain. Jadi saya ini Manajernya lah ceritanya. Tugasnya bikin konsep, menentukan target, mengajarkan ke Tim, memastikan Tim kerja dengan benar dengan cara memantau laporan harian dan mengevaluasi secara berkala.

Ini versi saya, tahapan pekerjaan yang saya delegasikan ke Tim/Karyawan dimulai dari tugas dengan resiko yang kecil.
1. QC (Quality Control), lipet, bungkus, masukin ke rak.
2. Ambil barang di rak, bungkus paket, catet, kirim ke kurir.
3. Mengelola sosial media/website (non Ads)
4. Menjawab chat orderan.
5. Pengembangan produk.
6. Produksi (mengurus ke makloon, beli kain, menentukan jumlah dan jadwal produksi).
7. Laporan keuangan.

Itu beberapa bagian dasar dalam Bisnis Online yang saya jalani. Tiap jenis bisnis, ada beberapa pekerjaan yang berbeda. Silahkan sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing. Belum tentu cara saya ini tepat atau cocok buat Mak.

Kalo sepatu dari Mba Arie Vidianita owner dari Elrazz gallery sih cocok di kaki aku. Nyaman dan cantiiiiiik 😍 Love it!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Meningkatkan Penjualan dengan Cara Murah

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan ProdusenSemua strategi pemasaran itu baik menurut saya. Yang tidak baik adalah ketika strategi tersebut tidak membuahkan hasil  Bukannya untung, malah buntung.

Sebagian dari kita merupakan orang yang memiliki jiwa penasaran tingkat tinggi. Gak percaya kalo belum nyobain sendiri heheheee… Padahal orang lain sudah nyoba dan hasilnya boncos  mereka tetap kekeh penasaran dengan cara itu. Its ok, hidup ini pilihan ya Mak.

Sayapun masih tahap belajar. Hari ini coba buka lagi buku jadul, yang diterbitkan tahun 2011. Instant Cashflow by Bradley J. Sugars. Halaman 161.

Layani Hanya Pelanggan Kelas Atas
Sering kali dikatakan bahwa 80% penjualan perusahaan berasal dari 20% pelanggannya. Seorang pelanggan kelas atas biasanya menghabiskan lebih banyak uang dan tidak terlalu cerewet dibanding pelanggan kelas lain. Dengan memberikan layanan luar biasa kepada orang-orang yang ingin Anda ajak untuk melakukan bisnis bersama, Anda mendorong mereka untuk datang kembali.

Petunjuk dan Kiat:
1. Pahami siapa pelanggan terbaik Anda.
2. Selalu perlakukan mereka dengan sangat baik.
3. Pandang mereka sebagai nilai yang terus ada seumur hidup.
4. Tawarkan hadiah dan imbalan untuk kunjungan yang terus-menerus, dan dorong mereka untuk membawa teman.

Singkirkan Pelanggan Kelas C dan D
Kirimkan surat kepada pelanggan manapun yang tidak ingin Anda sertakan dalam bisnis. Pelanggan seperti ini biasanya paling menuntut, menawar berlebihan, dan terus terlambat membayar dan biasanya tidak butuh dorongan untuk membawa teman kelas C dan D lainnya. Dalam surat Anda, dengan sopan dan singkat jabarkan standar minimum yang Anda harapkan dari klien Anda. Dengan cara ini, mereka bisa memilih mengikuti atau berbelanja ke tempat lain.

Petunjuk dan Kiat:
1. Jangan katakan “pergi sana”, tetapi jelaskan apa yang Anda mau terima dan apa yang tidak. Mereka pasti paham.
2. Ingat bahwa tidak semua pelanggan itu pelanggan yang baik. Sebagian merugikan Anda dan lebih buruk lagi, mengalihkan perhatian Anda dari pelanggan kelas A.

++++++++

Gimana Mak, sudah mulai rela untuk melepaskan konsumen yang bawel, tukang nawar, cuma php, hit & run? 

Jadi ketika Mak memasukkan data konsumen ke data base sistem Mak, cantumkan juga kode. Misalnya A untuk konsumen yang baik, gak pake nawar, langsung transfer. B merupakan kategori konsumen yang gak pake nawar, tapi transfer butuh diingatkan. Pelanggan C dan D untuk mereka yang tukang nawar, transfer kurang, nanyain resi sesaat setelah transfer  Nelponin aja karena chat blom dijawab, bahkan nelpon pada malam hari. (curhat ).

Saya suka banget dengan point 2 di kalimat terakhirnya. “Mengalihkan perhatian Anda dari pelanggan kelas A”.

Jadi ngapain membuang waktu ngurusin konsumen kelas C dan D, yang super menyebalkan. Sedangkan konsumen A cuma butuh pelayanan dengan sedikit waktu dan sedikit perhatian, mereka langsung transfer. Ingat Mak, jam kerja karyawan kita itu kan kita bayar ya. Jadi kalo CS melayani pelanggan C dan D lamaaaa banget, maka biaya yang kita keluarkan juga jadi mahal.

Sekali lagi… hidup ini pilihan, mau pilih yang susah apa yang gampang? 

Mulai hari ini, coba kita tengok ke database pelanggan, mana yang termasuk kategori A, kita sambung lagi silaturahimnya. Berikan kasih sayang ke mereka  insyaAllah mereka memberikan transferannya ke kita hihihiii.. aamiin…

Kalo gamis Sabina yang manis ini pemberian dari Mak Ike Meillina Putri  Menemani perjalanan manisku ke Pekanbaru.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading