Dengan Cara Ini Terhindar Rugi Tiap Bulan

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan UKMGimana sih Mak cara nentuin berapa omset minimal yang harus kita dapat tiap bulannya?

Angka minimal yang ketika kita dapatkan, maka semua tim bisa gajian dan biaya lainnya pun tercukupi. Kita gak bisa tebak-tebakan ya Mak berapa angkanya :p Semua harus berdasarkan data.

Mak gak akan menemukan data akurat selama belum pernah mencatat 😀 Hayooo sudah pada praktek buku #MBLKBO Mudahnya Bikin Laporan Keuangan Bisnis Online?


Saya doain Mak dapet hidayah untuk mau mulai merapihkan keuangannya ya 😉 aamiin… Karena bisnis online itu bisa jadi bisnis besar jika memang kita mau serius jalaninnya. Salah satu indikator seriusnya adalah punya pencatatan dan laporan keuangan.

Hari ini saya masih ngulik bukunya Bradley J. Sugars yang berjudul “Instant Cashflow”. Di halaman 186 ada pembahasan “Biaya kerja sebagai persentase penjualan”.

Semua biaya yang muncul di dalam bisnis Anda perlu dihitung sebagai presentase penjualan. Ini memberi Anda ide berapa banyak penjualan yang harus Anda lakukan sebelum Anda mulai mendapat keuntungan. Untuk melakukan ini, cari tahu berapa banyak biaya yang Anda tanggung untuk menjalankan bisnis Anda setiap minggu.

Anda perlu menyertakan semua pengeluaran, dari gaji sampai alat tulis, tagihan listrik sampai yang sewa. Apapun yang perlu Anda bayar untuk terus berbisnis. Lalu tentukan berapa banyak penjualan yang dibutuhkan untuk menutup biaya tersebut sebelum Anda mulai mendapatkan keuntungan.

Setelah Anda mengidentifikasi angka ini, jelaskan kepada anggota tim Anda apa yang dibutuhkan untuk menjaga keuntungan yang didapat bisnis. Ini akan memotivasi mereka untuk meningkatkan penjualan dan mencapai gol mereka.

Petunjuk dan kiat:
1. Komunikasikan angka kepada semua anggota tim. Mereka perlu tahu apa yang harus dilakukan untuk terus berbisnis.
2. Buat sistem imbalan yang berfungsi setelah Anda mencapai titik impas.

Nah…gimana Mak, sudah mulai ada gambaran. Seperti ini contoh sederhananya versi saya.

Misal total biaya sebulan Rp.10 juta
Margin (selisih dari harga jual dengan HPP) yang didapat dari penjualan sebesar 20%.
Maka 10 juta adalah 20%-nya dari omset.

Catatan: Biaya tersebut tidak masuk biaya produksi. Karena biaya produksi masuk dalam HPP.

Sehingga angka minimal penjualan yang harus Mak dapatkan tiap bulannya adalah Rp.50 juta. Silahkan ambil kalkulator hihihiiii… Jadi ketika angka 50 juta tercapai, hati tenang karena semua bisa gajian, bisa bayar listrik, bisa sewa ini itu dll. Namun kita belum ada keuntungan.
Nah semangat deh kejar sisa penjualannya untuk jumlah keuntungan. Semoga Mak dapet keuntungan besar sehingga bisa bayar zakat dan sedekahnya besar. Bisa bayarin keluarga haji. Bisa beli rumah cash. Bisa lunasin hutang-hutang aamiiin…

Kalo bisnis bisa berjalan seperti itu terasa manis hidup ini ya Mak 😉 Semanis Srikaya Jam d’Rojali by Mak Popz Ummu Iffa Love it!

Semoga Allah mudahkan semua urusan Mak. aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”
Continue Reading

Bingung Menentukan Siapa yang Nanggung Ongkir Saat Konsumen Komplen?

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan PenulisJangan terburu-buru ambil kesimpulan dalam kondisi marah/emosi/sebel/kecewa. Pasti donk itu yang kita rasain saat konsumen komplen. Biasanya apa aja sih yang dikomplen konsumen?

1. Salah kirim karena beda ukuran.
2. Salah kirim tidak sesuai jumlah pesanan.
3. Konsumen tidak terpuaskan.
4. Barang cacat.
5. Salah kirim karena alamat tertukar dengan konsumen lain.

Sebelum kita memutuskan siapa yang menanggung ongkir, ada baiknya kita telusuri dulu. Selidiki akar permasalahannya ada dimana.

Hal utama yang harus Mak lakukan pastinya mendengarkan semua celoteh konsumen. Jangan dibantah, jangan dipotong saat dia berbicara (jika melelui telepon), Mak cukup menjadi pendengar yang baik.

Baik Mba Tari, kami minta waktu untuk menelusuri masalah ini ya. Terima kasih atas informasinya. Terimakasih juga atas kesabrannya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Yuk Mak kita cek dari bagian penjualan dulu.

– Periksa chat saat order, jika produk ternyata sesuai dengan apa yang ada di chat. Maka bisa jadi konsumennya yang lupa terhadap orderannya. Kita sertakan bukti chat ke dia. Maka jika dia mau tuker barang, ongkir dia yang tanggung.

– Oh ternyata kesalahan ada di kita karena CS salah rekap/catat. Maka ongkir kita yang tanggung.

– Jika posisi Mak sebagai dropshipper, dan kesalahan ada di pusat, maka ongkir pusat yang tanggung donk ya. Kalo pusat gak mau nanggung, ya gampang… cari supplier lain aja yang lebih baik pelayanannya 😉 Banyak kok.. contohnya RAZHA 😀

– Misal ternyata barang cacat karena kelalaian tim produksi kita, maka ongkir kita yang tanggung.

– Konsumen kesempitan, ukurannya sudah sesuai pesanan, tapi dia mau tuker. Ongkir ditanggung konsumen. Tapi kalo Mak mau berbaik hati dan menjadikan ini “excellent services” ya silahkan. Asalkan masih masuk dalam margin. Jangan nombok 😀

Penggantian ongkir ini jangan lupa Mak catat dalam biaya pengeluaran ya. Hal kecil dianggap sepele, lama-lama makin berantakan tuh keuangannya. Saya sih yakin.. Mak yang sudah punya buku #MBLKBO Mudahnya Bikin Laporan Keuangan Bisnis Online pasti sudah pada praktek. Ya kan? Udah kan? Bener kan? hihihiii… cubit nih kalo belum pada praktek!

Kalo sudah pada praktek pasti sekarang sudah bisa senyum manis karena laporan keuangannya sudah beres 😉 Semanis kue-kuenya Mak Adilah Pasya Carrolina yang ngehits banget di Gorontalo. Adilah Cake & Cookies. Recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading