Strategi Dagang “JUAL HARGA LEBIH MURAH” Apa Ini Tepat?

1Silahkan jika Mak mau mengambil strategi kompetisi bisnis dengan cara ini. Tidak salah, jika…. Setelah kita jual dengan harga MURAH, bisnis kita masih bisa berjalan dengan sehat.

Apa patokannya sehat?

Menurut saya, bisnis yang sehat itu:
– Bertumbuh setiap tahunnya. Dengan tolak ukur pertumbuhannya adalah nilai aset bertambah, kapasitas (kwantitas/kwalitas) Tim bertambah, jaringan pemasaran semakin luas, cash flow bernilai positif, pencapaian profit meningkat, kapasitas produksi/penjualan naik dll.
– Memiliki dana cadangan yang cukup untuk beberapa bulan bahkan ada yang beberapa tahun kedepan. Dana cadangan untuk operasional, meskpiun tidak terjadi penjualan.
– Punya dana yang cukup untuk melakukan pengembangan bisnis. Seperti membeli buku, ikut seminar/workshop dan pembinaan untuk timnya.
– Ada anggaran untuk piknik bersama Tim  Ini penting loh, bagaimanapun Tim juga turut andil dalam kesuksesan kita. Jangan hanya bercita-cita piknik dalam kota atau luar kota yang dekat. Coba pasang impian pikniknya berupa perjalanan spiritual ke tanah suci.

*Silahkan jabarkan kriteria bisnis sehat menurut Mak.

Semua “kesehatan” itu butuh uang untuk mewujudkannya kan ya Mak. Uangnya dari mana? Ya dari margin yang kita dapatkan saat penjualan. Maka ketika margin dikali jumlah penjualan namun tidak mencukupi untuk membuat perusahaan sehat, ya saya tidak akan memilih cara “Jual Harga Lebih Murah”.

Kalo bisa jual mahal, kenapa jual murah? 

Semakin besar margin yang bisa kita dapatkan, semakin leluasa kita dalam mengembangkan bisnis. Leluasa juga donk sedekahnya, leluasa kirim untuk orang tua, leluasa memberi disaat sodara kita membutuhkan… Aaaaah… leluasa banget deh untuk bisa lebih bermanfaat.

Yang menjadi PR berikutnya adalah bagaimana bisa menjual barang lebih mahal dengan HPP (harga pokok produksi) yang murah.

Bagaimana menyulap barang yang biasa, tapi konsumen menilainya luaaaaarrr biasa. Hal itu hanya bisa terwujud ketika kita menambahkan VALUE dan melakukan proses BRANDING yang tepat.

Pusing karena makin banyak PR?  Maafkan aku yang paling seneng ngasih PR 

Pahami juga prinsip rejeki. Rejeki itu dari Allah, bukan dari barang. Jadi jangan segan untuk mengganti barang dagangan jika dirasa persaingan disana sudah berdarah-darah. Ataupun barang yang sama/serupa tapi pindah kelas. Pilih jalan rejeki yang nyaman dalam kita melakukannya. DAN TIDAK MENZOLIMI DIRI SENDIRI!

Menjalani bisnis itu kudu bahagia. Sebahagia ketika aku menikmati sore dengan baca buku sambil nyemil kacang almond SiRacang dari Mak Widji Handayani 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *