Bagaimana Cara Menentukan Harga Jual?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Meja Kerja“Duh sebel deh, kita jual 50.000, eh dia jual 48.000, eh ada lagi yang 45.500. Pastilah konsumen cari yang lebih murah. Apalagi di marketplace bisa disortir harga paling murah.”

“Masa sih ada gamis 100.000, harga kain dan jahitnya aja gak cukup Mak. Kok dia bisa jual harga segitu? Katanya bahannya sama dengan yang aku pake, aku aja jualnya 230.000”

Ada yang pernah mengalami hal seperti itu Mak?

Gak semua sih, karena memang gak semua orang main di zona itu. “Zona Perang!” saya menyebutnya. Persaingan berdarah-darah, sadis, kejam, lebih kejam dari aktor antagonis di sinetron hihihiii…

Biasanya mereka yang berkelut di area itu mengandalkan satu keunggulan, yaitu HARGA MURAH. Jujur kalo saya gak mau main ranah itu. Karena saya meyakini, ketika kita jual murah, toko sebelah akan jual lebih murah. Eh toko depan lebih murah lagi. Eh yang dari luar negri sana bawa pake kapal besar penuh dengan barang muraaaaaaaaaaahhhh banget!

Bayangin aja Mak, jilbab harganya 9.000 perak! Bisa gak tuh ngalahin? ckckck…

Masih banyak juga sih orang yang kuat dengan perang sengit “HARGA MURAH”. Kalo saya mah gak sangguuup. Biasanya strategi mereka adalah faktor kelipatan, punya stok banyak. Bagi yang masih kecil kaya saya ini, gak bisa bertahan hidup. Dengan margin yang tipis dan jual sedikit, ya bangkrut 

Maka saya memilih jalan aman. Saya lebih senang bersaing di area BRANDING sesuai dengan ajaran guru saya Pak Subiakto Priosoedarsono. Saya tambahkan berbagai value untuk bisa mendongkrak nilai jual. Baik bisnis saya yang produk ataupun jasa. Dan saya mengambil segmen menengah atas, dimana kalangan itu tidak terlalu mempermasalahkan selisih harga yang lebih murah. Malahan produk kita gak akan laku kalo jual terlalu murah, begitu harga dinaikin eh malah laku. Padahal produknya sama hihihiii….

Dengan main di margin yang cukup – ya saya bilangnya cukup, bukan tinggi – kita akan punya cukup dana untuk membiayai proses pertumbuhan bisnis. Kata guru saya, Mas Arif Budiyono yang sudah 3 kali isi Seminar “Menyelami Dunia Produksi” SBO dan bulan ini akan ada kelas onlinenya, biaya pertumbuhan bisnis itu cukup besar.

Misalnya untuk biaya riset, biaya pelatihan, biaya pendaftaran hak paten, biaya perijinan (seperti halal, BPOM, SNI), biaya legalitas PT, biaya merawat konsumen loyal, biaya sistem database dll. Semua itu butuh biaya yang tidak bisa kita cukupi dari menjual barang dengan margin kecil.

Dalam menentukan harga jual, ada beberapa hal yang harus Mak perhatikan:
a. Harga pasar (kompetitor)
b. Permintaan pasar
b. Target Market yang dituju
c. Value
d. Produk Substitusi (Pengganti)
e. Daya Beli
f. Peraturan pemerintah
dll

Silahkan temukan strategi bisnis Mak masing-masing. Mana yang lebih nyaman untuk Mak jalani. Ingat, bisnis itu kudu berpikir jangka panjang, kecuali kita hanya mau sekedar laku jualan. Hidup ini pilihan 

Untuk gamis, aku pilih Ziera Queen karyanya Mak Tia Ziera  aku terlihat seperti 20an aw..aw..aw… Plis jangan ngiri 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis, Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datan

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *