Teknik Hypnotic Closing – Bagian 2

Muri Handayani (1)

(Hypnoselling, halaman 193)

– Trial Close
Ajukan pertanyaan untuk menguji kesiapan membeli dari prospek Anda. Pertanyaan ini secara implisit mengarahkan mereka ke transaksi/pembelian.

Contoh: “Menurut Anda masuk akal? Jadi bagaimana tahap selanjutnya?”

Jika Anda ingin mengetahui apakah prospek siap membeli, gunakan trial close atau alternate close.

“Seandainya Anda jadi pesan, produk ukuran berapa yang Anda perlukan?”
“Seandainya ANda jadi membeli produk ini, kapan sebaiknya produk ini saya kirim?”

– Alternate Close
Tawarkan pilihan yang keduanya berarti membeli. Bukan A atau B, melainkan A1 atau A2.

Contoh: “Jadi, Anda mau ambil dengan cara tunai atau kredit?”

Teknik closing dengan mengajukan sebuah piilhan. Bukan A atau B, melainkan A1 atau A2. Apapun pilihan mereka, mereka memilih A.

“Apakah Anda lebih suka membayar secara tunai atau transfer?”
“Apakah mau dikirim menggunakan paket YES atau Reguler?”

Anda bisa kombinasikan teknik Alternate Close ini dengan Trial Close.

Contoh: “Seandainya Anda jadi membeli, apakah Anda lebih suka membayar secara tunai atau transfer?

Teknik apapun yang Anda pakai, kuncinya adalah SELALU ASUMSIKAN MEREKA AKAN MEMBELI.

+++++++

Duh asik ya Mak, seandainya tiap hari kita bisa atur pikiran kita untuk selalu berprasangka positif dan optimis. Namun ketika Allah berkehendak belum closing, ya santai aja, gak usah pake bad mood. Langsung move on ke calon konsumen lain.

Ditolak satu, ya prospek lagi 10 

Orang yang Mak lihat sekarang sudah berada di puncak kesuksesan, mereka itu sudah mengalami puluhan, ratusan bahkan mungkin ribuan penolakan. Salah satu kunci penting kenapa mereka bisa SUKSES seperti ini adalah mereka mampu segera move on mencari konsumen lain. Tidak berlarut-larut meratapi penolakan.

Sehari cuma 24 jam. Setahun cuma 365 hari.

Kita melihat mereka kok kayanya cepet banget mencapai suksesnya. Sedangkan kita kok kayanya gini-gini aja. Ya itu Mak… mereka gak membuang banyak waktu dalam kesedihan. Ketika cara 1 gagal, mereka bergegas memikirkan dan melakukan cara 2. Bukan hanya mengulang cara 1 saja. Mereka upgrade skill dalam segala hal di bisnis.

Kenapa saya gunakan kata BISNIS, bukan JUALAN?

Karena untuk menjadi besar, tidak bisa hanya jualan. Harus membangun BISNIS.

Apa bedanya Mak? Hayooo jawab  Nanti aku kasih hadiah ah yang jawabannya “menarik” menurutku.

Sambil nunggu jawaban Mak, aku mau menikmati Legitta Olahan Pisang Khas Kota Tangerang dari Mak Tika Noor nyaaamm…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *