4 Hal Penyebab Tujuan Tidak Tercapai

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Laporan Keuangan Creativepreneur2017 tinggal 1 bulan lagi ya Mak. Apakah resolusi, target ataupun impian Mak di awal tahun 2017 sudah tercapai semua? Okey belum semua bisa tercapai, berapa persen kira-kira Mak? Mendekati 90%? Lebih dari 50%? Gak nyampe 50%? Atau cuma 10%? ^_^
 
Cuma Mak dan Allah yang tahu heheheee…
 
Baiklah… 2017 kita jadikan pelajaran. Jumlah pencapaian di 2018 harus jauuuuh lebih baik dari pencapaian 2017. Sekarang saatnya kita mulai evaluasi. Apa sajakah penyebab tidak tercapainya tujuan/goal/impian?
 
Kembali saya kutip dari buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy, halaman 169:
 
1. Orang-orang tidak tahu tujuan yang ingin dicapai.
Ketika organisasi atau perusahaan berada pada situasi tidak adanya kepemimpinan yang handal, hal ini mengakibatkan setiap orang yang terlibat dalam organisasi tidak mengetahui arah dan tujuan yang hendak dicapai. Masing-masing orang yang terlibat melakukan aktivitas, menjalankan proses berdasarkan atas apa yang dipahami.
 
2. Orang-orang tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.
Apabila tujuan tidak diselaraskan, akan memunculkan salah pengertian atas tindakan yang hendak dilakukan. Setiap orang merasa benar atas apa yang dikerjakan.
 
3. Orang-orang tidak memiliki tolok ukur.
Tujuan atau goal sebuah perusahaan mejadi tolok ukur pencapaian keberhasilan perusahaan. Ketika tujuan tersebut tidak diketahui oleh para karyawan dan orang-orang yang terlibat di dalamnya, maka tolok ukur keberhasilan perusahaan tidak bisa diciptakan.
 
4. Orang-orang tidak bertanggung jawab atas perkembangan dari pencapaian tujuan.
Ujung dari ketiga penyebab tidak tercapainya tujuan seperti di atas adalah orang-orang yang terlibat dalam perusahaan merasa tidak memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Tidak jelas ini tanggung jawab siapa, tugas siapa. Pada akhirnya saling menyalahkan dan saling menuduh menjadi tindakan yang realistis.
 
Untuk itu diperlukan sebuah metode yang memudahkan setiap orang melihat kemajuan pencapaian tujuan mereka setiap hari. Salah satunya melalui papan score yang akan menjadi media yang akan memotivasi setiap orang untuk berusaha melakukan pencapaian dan menjadi yang terbaik.
 
Untuk menagih hasil progress yang dicapai tim melakukan pertemuan mingguan untuk mempertanggung jawabkan aoa yang telah dilakukan dan dicapai tersebut.
 
Aseeek nambah PR lagi Mak :p Kita bikin score board yuk.. Sebelum itu, kita perjelas dulu nih jobdes dan tanggung jawab pekerjaan A milik siapa, pekerjaan B untuk siapa. Maka dia yang akan bertanggung jawab terhadap hasil yang dia capai.
 
Kalo yang bertanggung jawab terhadap keremajaan kulit kita, tetap kenceng, mulus, glowing.. ya tentunya kita sendiri ya Mak. Demi membahagiakan suami tersayang 😉 Dan tentunya merawat tubuh yang diberikan Allah ini merupakan ibadah juga. Produk dari Berl Intense Lightening Series dan Body Serum WOW Lightening ini recommended untuk Mak tersayang. Terima kasih ya Mak Muliyani Olvah 😉 Kamu mencerahkan hariku…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *