Rajin Ngiklan, Bukan Untung Malah Buntung

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Keuangan Marketing+ Mak.. alhamdulillah omset naik ^_^ Hasil ngiklan sana sini ada hasilnya.
 
– Alhamdulillah.. Kemana aja ngiklannya?
 
+ Endorse di IG, FB Ads, IG Ads, Sponsor acara. Itu yang keluar dana. Yang gratisan aku kelola Facebook pribadi, WA dan Line.
 
– Dari semua itu, yang paling menghasilkan yang mana Mak?
 
+ Hmmmm… gak tau Mak ^_^ Pokoknya ada aja yang order.
 
– Total dari iklan yang berbayar berapa dananya?
 
+ Adalah 2 jutaan.
 
– Yang masuk berapa omsetnya?
 
+ Alhamdulillah 60 jutaan Mak.
 
– Coba mulai besok, setiap konsumen order selalu tanya “tahu infonya dari mana?” oke…
 
* 2 minggu kemudian *
 
+ Maaaaak… aku udah jalanin usulannya. Ternyataaaa… Mereka banyak taunya dari FB pribadi aku dan WA. Ada sih yang dari Ads, tapi dikit banget.
 
+ 2 minggu ini ada masuk 35jtan. Dari FB 9jt, dari WA 7jt, dari endorse 2jt, repeat order 16jt, FP & IG Ads sisanya cuma 1jtan.
 
+ Jadi kok kayanya iklan berbayarnya gak untung ya Mak.
 
– Akhirnya tau ya Mak setelah didata, itu omset datengnya dari mana ^_^ Bisa juga caranya, tiap channel itu nomor kontaknya dipisah. Tapi kalo gak mau ribet ya kaya sekaran gini, tinggal ditanya konsumennya dan dicatat dalam database Mak. Untuk bahan evaluasi Mak.
 
Iklan berbayar itu bagus, membantu percepatan dan jangkauan lebih luas. Namun yang menjebak adalah karena kita tidak pernah evaluasi Mak. Dilihat dari leads yang masuk dan nilai konversinya.
 
– Berapa jumlah interaksi pada iklan tersebut.
– Berapa jumlah chat masuk dari hasil iklan. (Walaupun belum closing tetap kita data)
– Berapa yang akhirnya closing dari data ini.
 
Intraksinya tinggi tapi chat masuk dikit. Kenapa ya?
Chatnya banyak banget, tapi yang closing dikit. Kenapa ya?
 
Sehingga disaat kita pasang iklan berbayar lagi besok, kita sudah memperbaiki. Entah itu captionnya, fotonya, target marketnya, jadwal tayangnya dll.
 
Berharapnya dengan dana 2 juta bisa masuk 100juta atau lebih aamiin.. Ya ini butuh proses TES dan UKUR secara terus menerus. Namanya juga belajar 😉 Ada tahapan menuju kesuksesan. Aku yakin Mak bisa 🙂
 
Kalo udah mumet soal data, istirahat dulu. Piknik bentar ajak anak-anak hihihii.. Atau duduk manis di pojokan sambil minum teh trus ngemil Panada Tore dari Bu Risna Hasan owner BMS (Bilal Mekar Snack) nyaammm…nyaaammm…
 
Saya doain Allah mampukan Mak terus menumbuhkan dan membesarkan bisnisnya aamiin…
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *