Cara Menghitung Bonus Omset Untuk Karyawan

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Workshop Perempuan Penulis BukuKita sebagai owner, maunya sih…karyawan itu kinerjanya seperti kita ya Mak. Semangat 45 gitu. Kalo orderan lagi sepi, langsung getol jemput bola. Mikirin gimana caranya, ngerayu konsumen lama, nagihin yang PHP, cari konsumen baru atau apalah, yang penting ada usaha gitu. Jangan diem aja 

Ya itu kan maunya kita. Mereka mah belum tentu mau ahahahaaa.. apalagi kalo yang gajinya segitu-gitu aja. Mau sepi, mau rame, tetep aja segitu yang dia bawa pulang. Pastilah mereka maunya santai, biar gak capek.

Tapi tetap ada kok yang rajin, karena alasan mereka mau meningkatkan skill. Menggali potensi diri. Menjadi ajang pembelajaran untuk bekal mereka nanti ketika memiliki bisnis sendiri. Tapi yang model kaya gini, jarang Mak  Langka! Berdoalah banyak-banyak biar Mak dikasih yang seperti ini sama Allah ya  aamiin…

Okey kita ambil kasus pertama. Dia lemes aja, gak semangat ngejar omset. Gimana solusinya? Buka buku #RAMSBO Resep Ampuh Membangun Sisitem Bisnis Online halaman 101.

Apaaaa? Mak lupa dimana naro bukunya?  Terlalu…. wakakaaa…

Di halaman 101 dijabarkan tentang cara menghitung bonus omset.

Perhitungan bonus bisa menggunakan % seperti yang saya terapkan di RAZHA. Dulu 1% nilai bonusnya dari omset. Sekarang turun jadi 0.5%. Lah kok turun? Tenang… karena gaji pokoknya yang saya naikin. Ini berproses dan bertahap… saya menyesuaikan dengan masa kerja mereka.

Dulu saat 1% gaji pokoknya yang kecil. Saat ini dengan % lebih kecil, total yang mereka dapatkan malah lebih besar.

Jika tidak menggunakan sistem %, boleh berdasarkan jumlah produk yang terjual. Misalnya terjual 100pcs, maka bonusnya 100 x Rp.2.000 = Rp.200.000. Nilai rupiahnya juga sesuaikan dengan produk yang Mak jual ya.

Saya gak bisa sistem rupiah seperti itu. Lah produk ciput kan murah banget Mak. Beda sama yang jualan gamis harga ratusan ribu. Dan produk RAZHA juga berragam perbedaan harganya. Jadi males ribet hitungnya, jika A bonus Rp.1.000, produk B Rp.1.500, produk C Rp.2.000 misalnya. Ribet Mak hihihiii… Jadi saya ambil keseluruhannya saja dalam jumlah % dari total omset yang dia dapat.

Bonus berjenjang juga bisa Mak coba terapkan. Misalnya omset 50 juta bonus 1%, omset ke 51 – 75 juta bonusnya 1,5%, omset ke 76 juta dan seterusnya mendapat bonus 2%.

Dengan begini semoga bisa memicu semangat mereka untuk meningkatkan performa. Selamat mencoba Mak 

Kalo manset tangan dari HijabQStore by Mak Armitaindriani Mita aku udah coba, keren kan Mak 

Saya doain semoga Mak diberikan tim sesuai dengan yang Mak harapkan.. aamiin..

Boleh share untuk berbagi ilmu…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *