Vanilla Hijab Gagal Produksi 5.000pcs, Lalu Apa yang Terjadi?

Muri Handayani Founder SBO Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Emak Jago Jualan EEJJ RAMSBO Motivator Wanita Pengajar Workshop
Antara mau ketawa dan mau nangis saat nyimak penuturan Intan (salah satu owner Vanilla Hijab). Mau ketawa karena ternyata ada yang kerugiannya lebih besar dari saya. Jadi selama ini saya terlalu lebay dengan gagal produksi yang ratusan pcs. Beberapa kali sih ratusan pcs nya. Kalo dijumlah ya ribuan juga hiiiksss… Jadi merasa culun mentalnya di depan gadis belia yang usianya beda 9 tahun dengan saya ini. Berasa pengen cepet-cepet ke depan cermin trus nunjuk muka sendiri, sambil ngetawain, dan bilang.. “lebay lo, baru gagal dikit aja air mata udah se ember. “
 
Rasanya mau nangis, karena merasa apa yang sudah saya upayakan selama ini saya anggap sudah cukup banyak. Namun rasanya bagaikan butiran debu. Saya ngurus packingan sehari 100 paket bersama Tim RAZHA kayanya kebanyakan dan merasa capek. Lah ternyata Intan ikut turun tangan bantuin Tim Vanilla Hijab bungkus 2.000 paket kudu kelar 1 hari katanya. Dengan harapan besok konsumen sudah bisa terima barang untuk yang wilayah jabodetabek. Segitu ngototnya untuk bisa bahagiain konsumen. Ooooh ternyata saya hanya seujung kuku…
 
Jadi kalo kita melihat orang SUKSES, jangan hanya terpaku kepada apa yang mereka nikmati hari ini. Justru kita harus lebih semangat untuk mencari tahu, kegagalan apa saja yang mereka pernah alami. Pengorbanan yang sebesar apa yang telah mereka curahkan untuk mencapai kesuksesannya.
 
Dari situ kita bisa memetakan diri. Oh kalo saya mengulangi cara itu maka salah, karena mereka sudah mengalami. Sebaiknya saya begini agar tidak mengalami kerugian sebesar mereka.
 
Wah ternyata untuk mencapai anak tangga ke 5 memang harus melalui anak tangga pertama, ke dua, ke tiga dan ke empat. Berarti saya sudah berada di jalan yang benar karena saya sedang melakukan proses di tangga pertama ^_^ Maka ketika saya mengeluh terlalu lebay dan murung atas ujian di tangga pertama, ada kemungkinan saya tidak bisa naik ke tangga tingkat dua. Sehingga saya tidak akan bisa mencapai kesuksesan seperti mereka.
 
Penjahit pertamanya Vanilla Hijab, harus mengulang 100 kali supaya bisa jahit lurus 1 pashmina. Lah saya baru nyoba kurang dari 10 kali sudah nyerah. hiiikkssss…
 
Sekarang mereka bisa punya OMSET lebih dari 500 juta/bulan, saya kira memang modal awalnya gede. Ternyata modal awalnya kecil banget. Kenapa bisa jadi besar? Salah satunya karena mereka menerapkan prinsip MENUNDA.
 
Bukan menunda pekerjaan ya, tetapi menunda kesenangan. Bayangin…anak muda berpenghasilan besar, pasti sangat mungkin untuk bisa foya-foya. Tapi tidak bagi mereka.
 
Jangankan yang anak muda, Emak-emak aja susah menunda kesenangan ya kan Mak? hihihiiii
 
Nih simak penuturan langsung dari Intan mengenai sejarahnya Vanilla Hijab. https://youtu.be/ND8zkv6vFfc Pelajaran apa saja yang bisa mak ambil dari video ini. Yuk kita diskusi..
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *