Banyak MANFAAT dari Instagram Stories untuk BISNIS ONLINE

data pegguna instagram di indonesia
 
Berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman, untuk penjualan RETAIL lebih enak di INSTAGRAM, pembelinya lebih sedikit yang PHP hihiihiii….
 
Sudah tau belum Mak? Saat ini Indonesia merupakan negara ke 3 terbesar pengguna Instagram. Hmmm….ternyata warga Indonesia banyak yang narsis ya ahahhaa..
 
Jualan online itu sebenarnya prinsip dagangnya sama dengan offline Mak. Dimana ada keramaian, disitu kita gelar dagangan 😀 Ada acara seminar pesertanya ratusan-ribuan orang, ikut buka bazaar. Ada pagelaran seni budaya ngundang artis, pasti rame nih, ikut jualan disana. Ada acara tabligh akbar, hayuuu gelar dagangan juga.
 
Nah kalo di online, kita cari data sosial media yang rame, disana kita manfaatkan untuk jualan ^_^ Yang harus Mak pahami ketika jualan via online adalah bagaimana caranya supaya kita bisa survive di jagad bisnis online. Salah satunya adalah dengan terus belajar dan peka terhadap perubahan Mak. Kita harus up to date terhadap media yang kita gunakan untuk jualan.
 
Beberapa bulan lalu Instagram mengeluarkan fitur baru yang bernama Instagram Stories. Kita bisa membuat video dengan durasi lebih panjang dari sebelumnya. Namun video ini akan menghilang setelah 24 jam. Fitur ini seperti Snapchat Stories, fitur Snapchat yang diperkenalkan pada 2013.
 
Content yang dishare ke stories juga tidak akan muncul pada profil grid atau dalam Instagram feed ya Mak. Disini saya tidak akan share tentang cara menggunakan Instagram Stories. Mak utak atik aja, gampang kok ^_^
 
Nah yang saya mau bagikan ke Mak adalah bagaimana cara kita mengoptimasi fitur ini untuk bisnis olshop kita?
 
Bagi yang sudah ikut program SBO pasti familiar dengan jurus ini Narsis + Eksis + Pamer ^_^ Ini bukan untuk rya kok, kan kita mah untuk jualan ya Mak. Kita narsis se sering mungkin, kita eksis dimana saja dan pamer segala yang ada dalam bisnis misalnya stock, pengiriman, penghargaan, jumlah mitra, kepuasan konsumen dll.
 
Instagram Stories bisa kita gunakan untuk:
1. Apa yang terjadi di belakang layar.
– Nah ketika Mak sedang proses pemotretan produk, manfaatkan Instagram Stories untuk bikin konsumen penasaran terhadap produk yang akan Mak luncurkan.
– Konsumen gak akan tahu olshop kita laku atau nggak jika bukan kita sendiri yang menunjukkannya. Manfaatkan Instagram Stories untuk memperlihatkan proses packing pesanan yang menumpuk.
– Terkadang calon Mitra (Distributor, Agen, Reseller) ragu terhadap sang produsen. Apakah benar dia stocknya banyak? Nah manfaatkan Instagram Stories untuk menampilkan proses produksi hingga stock Mak yang segunung itu.
– Punya resi yang sudah tersimpan lama? Mak boleh pamer ratusan resi tersebut menggunakan Instagram Stories.
 
2. Testimoni Konsumen.
Walaupun sebagian besar dari kita gak punya toko, terkadang ada aja konsumen/temen yang mau belanjanya dateng ke rumah. Ini kesempatan emas Mak untuk membuat testimoni menggunakan Instagram Stories.
 
3. Cara yang Potensial untuk Mengalahkan Algoritma.
Instagram baru saja menambahkan algoritma Facebook untuk menyaring feed dan menampilkan post yang mungkin menarik perhatian pengguna di bagian atas feed mereka.
Masih ada keraguan apakah Instagram akan menampilkan semua stories atau tidak. Jika mereka mengikuti algoritma, stories bisa memberi jalan bagi brand untuk tetap top-of-mind pada platform walaupun content mereka tidak selalu berada pada urutan teratas feed.
Bereksperimen dengan stories dan menjadi adopter yang stand-out lebih awal bisa membantu brand untuk mendapatkan lebih banyak perhatian dari follower pada postingan dan meningkatkan engagement mereka di seluruh platform.
– Sumber: digitalmarketer.id –
 
4. Dengan Instagram Stories, brand bisa bekerja sama dengan brand lain atau influencer.
Misalnya Anda memiliki akun komunitas di Instagram dan dengan Instagram Stories ini, Anda dapat berbagi foto dari akun komunitas tersebut dan biarkan para member untuk mengikuti story Anda dan mereka dapat meninggalkan komentar pada foto atau video.
– Sumber: digitalmarketer.id –
 
5. Live, Content yang Tepat
Orang-orang sangat antusias dengan adanya content video live saat ini. dan Instagram Stories memberikan brand cara yang jitu untuk menghasilkan content video live pada platform.
Video live sangatlah menarik, dan walaupun Instagram Stories tidak memungkinkan untuk live video dengan durasi yang panjang (karena hanya 10 detik per pengambilan video), tetapi tetap bisa menjadi sebuah cara yang baik bagi brand untuk membuat akun Instagram mereka agar live. Yaitu dengan content yang interaktif.
– Sumber: digitalmarketer.id –
 
Fasilitas yang begitu bagus, sayang jika kita tidak optimalkan ya Mak. Selamat Praktek!
 
Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *