Trik Memiliki OMSET BESAR dengan MODAL KECIL

Muri Handayani Mentor Bisnis Online Guru Penulis Buku Pengajar Pemateri Cara Jualan Online Perempuan Ibu Rumah Tangga Bandung Produsen Fashion Jilbab Inner Jilbab Motivator SBOSaat ini RAZHA masuk tahun ke 8, SBO menjalani tahun ke 6. Alhamdulillah mereka tumbuh tanpa ada pinjaman dari bank. Kalo dulu ada yang tahu saya ke salah satu bank untuk mengajukan pinjaman, jujur itu untuk keperluan keluarga namun dengan jaminan usaha saya. Alhamdulillah izin Allah sudah lunas dan kami kapok. Hidayah adalah salah satu rejeki luar biasa yang wajib kita syukuri.

Tidak semua orang dilembutkan hatinya untuk menerima kebaikan. Walau mereka tau dengan  RIBA akan memusnahkan bisnis mereka sendiri nantinya, tapi mereka menolak kebenaran. Semoga Allah lembutkan hati semua teman dan keluargaku yang masih berkutat dengan RIBA. Allah lunasi segera semua utangnya. aamiin..

+ Mak Muri, bagaimana aku bisa jualan banyak? Stoknya aja cuma sedikit. Jadi omsetnya hanya bisa sedikit.
– Apakah modal besar menjamin omset besar?
+ Iya donk, kan barang dagangannya banyak.
– Tapi kalo gak laku gimana?
+ Iya juga ya
– Temanku ada yang buka bisnis salon 1 Milyar. Gak nyampe setahun tutup Mak. Aku pernah nyetok barang A 30 juta, alhamdulillah jual 10% nya aja berbulan-bulan wakakakaaa….

Aku akan ceritain apa yang sudah pernah aku alamin, jadi ini bukan dongeng heheheee..

Kita simulasikan modal kita hanya Rp.500.000.
Tgl 1 – 3, terjual habis. Modal 500rb + Margin 150rb = 650rb
Tgl 4 – 7, terjual habis. 650rb + 250rb = 900rb
Tgl 8 – 12, terjual habis. 900rb + 300rb = 1,2jt
Tgl 13 -18, terjual habis. 1,2jt + 500rb = 1,7jt
Tgl 19 – 30, terjual habis. 1,7jt + 900rb = 2,6jt

Dari Modal uang 500.000 + Modal ILMU + Modal Kerja Keras Cerdas Tuntas dan Ikhlas, dalam sebulan kita bisa putar uang 500rb menjadi 2,6 juta.

Hal ini tidak akan terjadi jika kita hanya modal uang tanpa modal ILMU dan kerja keras. Kalo sudah ada ilmunya, terjual habis itu sangat mungkin dan mudah. Bahkan banyak yang kekurangan stok dalam waktu singkat. Jangan lupa, kita perlu juga modal doa dan keyakinan bahwa Allah super baik.

Bagi kita yang bermodal kecil, yang HARUS kita lakukan adalah:
1. Memilih produk yang memberikan margin (selisih harga) yang cukup/tidak terlalu kecil.
2. Pastikan bahwa pemilik brand juga membantu mempromosikan produknya dengan cara melakukan proses branding. Sehingga akan mempermudah kita menjualnya. Misalnya seperti RAZHA http://bit.ly/DaftarResellerRAZHA atau B Erl Cosmeticshttp://bit.ly/DaftarResellerB-Erl konsumen sudah memiliki nilai kepercayaan tinggi terhadap produknya. Dan juga produsen/kantor pusat menjamin kualitas produk. Sehingga kita yang jualan akan lebih tenang.
3. Pilih supplier/produsen yang menjamin KESTABILAN HARGA. Yes, ini penting banget. Kalo sesama reseller saling banting-banting harga, maka ujungnya kita hanya kerja rodi. Tinggalkan produk yang seperti ini. Mak tidak akan bisa membesarkan modal dalam waktu cepat dengan cara ini.
4. Jika supplier menyediakan jasa titip pengiriman barang, ini lebih baik. Seperti yang RAZHA & Co terapkan, sehingga reseller bisa leluasa menjualkan semua produk yang ada di gudang.
5. Jika Mak memilih untuk nyetok sendiri, ini juga sangat baik. Asalkan Mak cerdas mengambil produk yang fast moving (cepet laku). Tidak perlu nyetok semua barang. Cukup beberapa, sesuaikan modal dan dalam jumlah yang sedikit per variantnya.
6. Perbesar jangkauan pasar, sehingga leads yang datang banyak. Tambah terus follower tertarget (sudah paham kan caranya, kan sudah diajarkan di Kelas Instagram Marketing SBO, udah pada ngerjain PR belom? :p ). Pertemanan di FB disortir dan ditambah terus. Kontak di WA wajib ditingkatkan setiap hari.
7. Besarkan nilai konversinya. Dari banyak chat yang masuk, usahakan sebagian besar closing. Jangan sampai sia-sia. Praktekin ilmu dari buku hypnoselling. (Sudah pada sampe kan bukunya? Cuuusss praktekin)
8. Jika dia beli satu, arahkan untuk beli 2 dan lebih banyak 😁
9. Jadikan mereka pelanggan setia. Berikan after sales service yang baik. Sehingga ketika mau repeat order, mereka akan ingat kita, gak cari reseller lain.
10. Jangan hanya ngarep order dari chat orang baru. Followup data lama yang belum closing, selalu berikan harapan dalam hati bahwa kali ini mereka akan closing 😁 Keep Positif.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS.ar-Ra’d:11)

Kita memang belum sukses, tapi kita wajib mengubah dengan berjuang untuk bisa meraih sukses. Acuhkan orang yang mencemooh pilihan hidup kita. Abaikan celotehan mereka atas jalan yang kita ambil.

Nanti, mereka yang akan jadi penonton KESUKSESAN KITA.

Seperti yang dialami Mak Merry Sasmita owner MyQeena by Kirana Stuff. Dulu ketika bisnisnya sedang jatoh, banyak yang mencibir. Sekarang, dari bisnis Tasnya, bisa menghidupi ratusan orang masyaAllah. Makanya saya bangga pake tasnya MyQeena by Kirana Stuff. Produk lokal yang mensejahterakan pengrajin lokal dan ratusan mitra penjualannya. Bangkit Indonesia!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ini Dia Ternyata Salah Satu Penyebab Bisnis Mandek!

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Penulis Buku Emak Jago Jualan Pebisnis Motivator Pembicara Pemateri Seminar Motivator SBO Komunitas Pemberdayaan Perempuan RAMSBO Creativepreneur EEJJ Leadership

Tahun 2013, saya mengalami tragedi Mem-PHK semua karyawan. Mereka nangis, saya nangis. Produk ada, penjualan ada, pasar menerima, tapi kenapa kondisi bisnis saat itu malah merosot. Dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah karyawan yang lebih sedikit, bisnis saya malah lebih besar penghasilannya. Nambah karyawan kok malah menurun progresnya.

Pasti ada sesuatu yang salah…
– Produknya kah?
– Pasar yang lesu kah?
– Strategi pemasarannya kah?
– Kompetitor kah?
– Pelayanannya kah?
– …….

Setelah kami evaluasi, ketemulah akar masalahnya. Yaitu… “Gagal Leadership” (inimah istilahnya Mak Muri aja ya hihihiii…)

Sebagian besar dari produsen baru, mereka menghabiskan waktu, tenaga, investasi di segala hal yang bertujuan untuk menciptakan karya terbaik untuk calon konsumennya.

Begitu juga dengan penjual (Distributor, Agen, Reseller, Marketer, Dropshiper dll), mereka mendedikasikan banyak hal untuk bisa jago jualan.

Tidak ada yang salah dengan kedua hal itu. Saya pun di tahun 2011 saat awal merintis RAZHA menjalankan keduanya. Cari ilmu produksi dan mendalami pemahaman tentang penjualan. Benar…. tidak ada yang salah…

Namun ternyata 2 hal tersebut tidak cukup jika ingin memiliki bisnis yang kokoh, jangka panjang, besar, bertumbuh dan bertambah.

Ketika belajar ilmu produksi, langsung instan keliatan hasilnya. Kita mampu menghasilkan produk yang bagus, dan digemari calon konsumen.

Sama halnya dengan belajar ilmu penjualan/pemasaran. Sekali praktek, langsung berasa hasilnya, orderan mengalir.

Beda dengan ilmu LEADERSHIP/KEPEMIMPINAN, yang ketika kita pelajari belum tentu sehari dua hari ada hasil. Seminggu dua minggu tak kunjung keliatan progresnya. Sebulan dua bulan masih adem aja tak ada perubahan.

Belajar menjadi pemimpin itu hasilnya jangka panjang Mak. Jelas berdampak langsung, bahkan sehari dua hari ketika kita mulai menerapkan. Namun tidak bisa diukur secara finansial atau wujud fisik.

Apakah harus nunggu punya karyawan banyak, baru belajar ilmu kepemimpinan?

Oh tentu tidak ^_^

Ada 3 tahapan kepemimpinan yang perlu kita pelajari dan jalani (Yes, bukan hanya dipelajari saja tanpa di praktekkan ^_^ ):
– Self Leadership
– Team Leadership
– Business Leadership

Bagaimana bisa memimpin bisnis, kalo memimpin diri sendiri aja blom mantep. Masih sering baper, kerja hanya berdasar mood, gak ada impian dan tujuan jelas, ngikutin air mengalir (padahal airnya menuju comberan).

Ikhlas dengan ketentuan Allah itu wajib. Tapi kan Allah juga yang memberikan kesempatan kita untuk mengubah nasib. Jadi nasib yang kita alami kemarin ya buah hasil dari ikhtiar kita sebelumnya. Hidup ini pilihan, kita yang menentukan segala tindakan, mau ngesot, jalan, lari… terserah! Lalu ditambah dengan izin Allah. Maka Ikhtiar + doa + izin Allah lah yang menjadi takdir. Mohon koreksi jika saya salah.

InsyaAllah besok saya ke Bogor untuk hadir di acaranya #Tourpreneur by TWPS yang digawangi Mak Juniar Elisa dkk.. Minta doanya untuk kesehatan saya dan keluarga (ya karena saya berangkat sekeluarga hihihiii…) Dikasih durasi 2 jam sama panitia untuk bahas MENGELOLA TIM. Semoga Allah kuatkan mental para pesertanya ^_^ Maklum, Mak Muri Galak waakakaaa….

Dan besok juga insyaAllah akan ketemu dengan Mak Tia Ziera owner ZIERA QUEEN yang karyanya aduhai cantik masyaAllah.

Selesai dari Bogor harus cepat pulang karena persiapan terakhir sebelum mulai kelas perdana SAO (Sekolah Admin Online). Mohon maaf bagi yang chatnya belum dijawab, insyaAllah hari ini dikebut lagi balesin WA di bit.ly/wa-sbo bit.ly/wa-sbo

Sehat-sehat semua ya Mak…
Keep Setrooong!
Karena BISNIS hanya untuk mereka yang KUAT BERTAHAN.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
SAO (Sekolah Admin Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

JANGAN TUNGGU SEMPURNA

Wanterpreneur

Berasa ketampol ya liat coretan ini. Banyak dari kita, yang punya ide ini itu, tapi ragu untuk melangkah. Lebih besar rasa takutnya dari rasa penasarannya heheheee…

Wajar takut, manusiawi. Namun memang terkadang kita harus berani melakukan sesuatu yang “gak wajar”. Selama itu tidak melewati batas syariah agama, norma dan aturan pemerintah.

Hayu lah jujur sama diri sendiri. Mak tipe yang Entrepreneur atau Wantrepreneur? ^_^

Jangan tunggu sempurna untuk memulai Mak. Karena FAKTAnya, RAZHA saat ini masuk tahun ke 8, masih jauh dari sempurna.

– Produk belum sempurna.
– Sistem belum sempurna.
– Pengelolaan Tim belum sempurna.
– Strategi pemasaran belum sempurna.

REALITANYA… sepanjang bisnis itu berjalan, sepanjang itu juga akan terjadi yang namanya:
– Pembenahan
– Perubahan
– Pembaruan
– Penyesuaian
– Pe… pe… pe… lainnya..

Gak ada tuh bisnis yang SEMPURNA PERENCANAANNYA DI AWAL, lalu sepanjang bisnis itu berjalan tidak ada perubahan. Bahkan terkadang, rencana tinggal rencana, ditengah jalan bongkar ulang karena apa yang sudah kita konsep di awal tidak sesuai. It’s OK. Lanjut aja dengan melakukan penyesuaian.

Bisnis itu bukan soal benar atau salah!
Bisnis itu tentang KEKUATAN BERTAHAN.

Ada konsumen komplen, judesnya bukan main. Kuat gak Mak? ^_^ Ya kudu kuat, baru 1, blom 100 yang komplen heheee….

Jadi inget, entah tahun berapa, salah satu Tim Hijup.com cerita ke aku, pernah mereka mengalami return dari konsumen (barangnya dibalikin/komplen sama konsumen) dalam sebulan totalnya lebih dari 200 juta. Wiiih kalo aku yang ngalamin gimana tuh ya, bisa pingsan hihihiii….

Tapi coba lihat dari sudut pandang yang lain. Yang komplen 200juta, berarti sebulan omsetnya berapa ya? ^_^ Nilai komplen dari nilai omset kan biasanya kecil ya. Di RAZHA gak sampe 1% yang komplen rata-rata per bulannya.

Kalo mau BISNIS besar ya siap dengan RESIKO besar.

Makanya jumlah pebisnis di Indonesia masih dikiiit banget. Karena pada gak kuat dengan beratnya beban hidup sebagai pebisnis. Ngeri-ngeri sedap gimana gitu…

Yang udah baca buku pertama saya #EEJJ pasti tau saya menjalani RAZHA karena kecemplung. Bukan sesuatu yang saya rencanakan dengan matang. Tapi alhamdulillah dengan tidak nunggu SEMPURNA, bisa bertahan lebih dari 7 tahun dan masyaAllah hasilnya sudah cukup banyak bagi saya, keluarga dan ratusan orang yang ikut kecipratan rejeki dari sini.

Begitupun saat saya memulai SBO (Sekolah Bisnis Online). Dulu hanya ada 1 materi yang saya ajarkan, yaitu Instagram. Saat ini sudah banyak guru yang bergabung di SBO dan ilmunya beraneka ragam. Alhamdulillah 5 tahun sudah SBO memberikan jalan manfaat untuk lebih dari 8.000 Alumni SBO yang tersebar di hampir 20 negara. Diawali dari ketidaksempurnaan dan tidak ada rencana untuk jadi sebesar ini.

Nah… lahirlah SAO (Sekolah Admin Online) di November 2018 yang sebenarnya ini sudah ada di benak saya mungkin hampir setahun kebelakang. Tapi masih maju mundur cantik, karena PR di RAZHA & SBO pun masih super banyak hihihihiii… Rejeki, Allah pertemukan saya dengan orang tua dari teman sekolah anak, namanya Bu Tita. Beliau mantan Kepala Sekolah, yang pengalamannya sudah lebih dari 10 tahun.

Bismillah.. diskusikan 2-3 hari, lahir deh SAO hihihiiii… Tanpa menunggu perencanaan yang sempurna. Sambil berjalan, matangkan, persiapkan, rapihkan, tambah, poles dll. Alhamdulillah Senin depan kelas perdananya mulai. Minta doanya ya Mak. SAO (Sekolah Admin Online) bisa memberikan banyak manfaat untuk ummat. aamiin…

SAO Timnya masih jadi satu Mak dengan SBO. Buat yang kepo bisa cari info disini http://bit.ly/DaftarSekolahAdminOnline

Jadi… kapan Mak mau mulai ACTION untuk wujudkan semua IMPIANnya? Hari ini ya! Karena selalu ada “besok” untuk hari esok wakakka….

Aku doain, yang hari ini ACTION, Allah mudahkan semua urusannya, Allah kuatkan, Allah tambahkan ilmunya, Allah kabulkan semua doanya.. aamiin…

Boleh share ke Teman/Sodaramu Mak, biar mereka juga tergerak untuk segera ACTION!

Luv u…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
SAO (Sekolah Admin Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

http://bit.ly/DaftarSekolahAdminOnline
http://bit.ly/DaftarSekolahAdminOnline

Continue Reading

Ini yang Mengubah Hidup Mak Muri

Mau tau siapa yang mengubah hidup saya, dari Anak Supir Angkot menjadi Mak Muri yang sekarang?

Besok dan Lusa! Kesempatan Langka!

Saya akan kenalin Mak ke banyak guru saya di TDA Bandung. Merekalah yang membuat saya bisa tangguh seperti sekarang ini. Mereka yang mengajarkan saya dari NOL.

Mereka dengan latar belakang bisnis yang berbeda, memiliki keragaman sudut pandang, pengalaman, pola pikir, konsep, strategi dll…

Dari merekalah saya belajar A – Z segala tentang BISNIS. Bukan sekedar berdagang tapi berbisnis. Bagaimana bisnis harus seimbang dengan keharmonisan keluarga. Bagaimana bisnis harus bertujuan untuk ummat, bukan untuk perut sendiri.

Aaaaah pagi-pagi udah bikin mewek aja kalo inget perjalanan RAZHA dari tahun 2011. Semua berkat TDA Bandung, dan atas izin Allah, RAZHA bisa tetap bertahan hingga hari ini. MasyaAllah..

Aku cuma anak supir angkot. Tapi aku punya tekad untuk mengubah nasib. Aku bosan dihina, aku capek direndahkan, aku mau bangkit!

Doa, wajib! Tapi IKHTIAR DUNIA juga wajib.

RAZHA adalah bisnis saya yang ke 7. Bagaimana kabar 6 bisnis lainnya? Alhamdulilllah sudah gulung tikar semua hihihiiii…

Kenapa yang ke 7 ini bisa bertahan dan terus bertumbuh. Karena KAMI MENJALANKANNYA DENGAN ILMU.

Ya.. dulu saya gak pake ilmu, cuma sekedar nekat, sok tau, asal jalan.. akhirnya… jadi sering gonta ganti bisnis. Hasilnya NOL! Bahkan malah menyisakan UTANG!!

2011 kami mulai merintis RAZHA, alhamdulillah izin Allah, kenal dengan Bu Leny Puspadewi yang menjadi wasilah kecemplungnya saya ke TDA Bandung. Awalnya hanya saya yang rajin belajar di TDA Bandung, tapi lama-lama saya cemplungin juga suami untuk masuk ke TDA. Biar sefrekuensi dan menghindari fitnah, karena ada pria dan wanita yang ikut belajar di TDA.

MasyaAllah.. akhirnya malah suami yang lebih rajin berkecimpung di TDA hehehee….

Mau belajar produksi, langsung cari senior TDA yang bisnis produksinya sudah besar. MasyaAllah mereka dengan ringan mau membuka hati, memberikan waktu dan tenaganya untuk kami yang bukan siapa-siapanya mereka.

Mau belajar pemasaran, diajakin duduk bareng, belajar bareng, diskusi bareng dan sukses bareng-bareng dengan menerapkan strategi pemasaran yang sudah mereka gunakan.

Dulu saya ikut beberapa organisasi. Tapi cuma di TDA ini saya paling betah, dan sekarang satu-satunya organisasi yang menjadi keluarga bagi kami.

GRATIIIIS!!

Saya kaget ketika tahu bahwa acara besok tuh gratis. Dari mana biayanya? Patungan ^_^ Sponsornya ya para pengurus dan anggota TDA Bandung. Ditambah kerja keras panitia yang pontang panting cari ke sponsor lain untuk bisa menutupi semua biaya.

Panitia rela menggunakan waktunya yang sangat berharga (harusnya digunakan untuk ngurus bisnis dan keluarga) demi terlaksananya acara GELAR ILMU yang sangat langka ini. Kabarnya, ribuan orang sudah mendaftar. Mereka menyiapkan diri untuk bisa UPGRADE SKILL, BERJEJARING, CARI GURU, PENGALAMAN DAN WAWASAN.

Dari yang sudah berbisnis, baru sekedar berdagang hingga yang belum mulai bisnis.

Acara ini hanya untuk mereka yang mau mengubah nasib dirinya dan juga nasib bangsanya!

Sampai jumpa besok ya Mak di Pesta Wirausaha Jawa Barat.
Tolong tegur dan peluk aku okeh..

Muri Handayani

*InsyaAllah aku bawa banyak #BantalEmakSetrooong untuk doorprize ^_^

 

Continue Reading

PRODUK KITA DIBILANG MAHAL, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan MentorPasti donk pernah mengalami hal ini  Semurah-murahnya produk, kalo dapet konsumen bawel + pelit, bisa jadi produk kita dibilang mahal wakakakaa… Sebenernya bukan karena dia gak mampu beli. Tapi bagi sebagian Emak-Emak, bisa mendapatkan harga dari hasil nawar itu ada “kebahagiaan tersendiri” wakakakaa… Merasa beruntung, lebih hemat, menang dll.

Namun karakter kita yang kaya gitu akhirnya dihapal oleh para penjual. Sehingga sebagian penjual menaikkan harga di awal, untuk bersiap ketika ditawar  Ya gak semua penjual sih. Hanya sebagian penjual saja. Namun ini lebih banyak aku temukan di toko offline.

Misalnya di area Blok M, Jakarta (pada jamannya, gak tau sekarang, udah gak pernah kesana sekian tahun). Mereka bisa naikin hingga 2 kali lipat harga sebenarnya. Misalnya harga jual sebenarnya 50rb, penjual nawarin di awal 100rb.

Nah terjadilah negosiasi disini. Bahkan teman-teman saya dulu bilang, “Kudu kejam nawarnya, kalo enggak kita kejeblok. Karena abangnya naikin harga tinggi banget.”

Ya ini faktor sebab akibat menurut saya, kalo kita gak kejam nawarnya, mungkin si abang rela pasang harga pas, jadi gak terlalu tinggi. 

Tapi saya jarang menemui hal seperti ini di online. Ada lah dinaikin sedikit, tapi gak kejam naikinnya heheee…. Biasanya dinego kalo beli lebih dari 1. Ini masih oke lah.

Cuma beli satu, minta dikirim foto banyak, gonta ganti orderan, maunya free ongkir, trus harga ditawar sadis. wakakaka…. Kalo ada konsumen kaya gini rasanya pengen saya gigit itu HP nya 

Tenang Mak… istighfar… Kalo ada yang nyebelin gitu, langsung aja buka kulkas, kali aja masih ada eskrim biar bisa nenangin hati hihihiii…

Kita evaluasi yuk kenapa konsumen NAWAR:
1. Bisa jadi, kita beriklan ke orang yang salah/kurang tepat. Ayo buka lagi pelajaran di Kelas Utama SBO pada pembahasan Target Market. Dalam hal ini, kurang tepatnya dari segi kemampuan ekonomi.

Kita pahami dulu, produk kita ini masuk dalam kategori Primer, Sekunder atau Tersier. Dari sini kita bisa ukur, orang dengan penghasilan berapa yang mampu beli produk kita. Jika produk kita masuk dalam kelompok Tersier, maka anggaran yang mereka keluarkan kisaran di 10-20% dari penghasilannya. Kecuali tipe orang yang “gengsinya gede, yang penting gaya dulu dibanding makan sehat” wakakak….

Kalo harga produk kita 300rb, maka orang yang mampu beli produk kita, harus punya penghasilan minimal 1,5juta – 3 juta.

2. Konsumen belum paham value, keuntungan, manfaat yang didapatkan dari produk kita. Maka tugas kita lah yang menyampaikan itu semua.

Misalnya kita jualan skincare harga 300.000. Produk tersebut bisa digunakan selama 2 bulan. Kita bisa menjelaskan ke konsumen bahwa produk seharga 300.000 bisa digunakan 2 bulan (60 hari), jadi sehari cuma butuh 5.000 rupiah untuk bisa dapet wajah kinclong tanpa harus ke klinik kecantikan yang sekali datang harus bayar sekitar 200rb – 500rb.

Dengan memberikan pembanding (namun bukan dengan cara menjelekkan kompetitor ya Mak) kita bisa meyakinkan konsumen bahwa harga yang kita tawarkan itu ekonomis/murah/hemat/efisien dll.

Seperti Lip matte Farnaz Glow kesukaan aku ini, dari Mak Peni Farnaz Glowaweeet banget, gak mudah hilang, cukup sedikit saja bisa rata ke semua permukaan bibir.

3. Membandingkan dengan toko tetangga. Ya wajar namanya perempuan, kalo belanja tuh keliling dulu satu mall, baru pilih 1 toko wakakakaaa.. Kamu gitu gak sih Mak? 

Bisa jadi di toko sebelah, ada produk yang sama, tapi harga lebih murah. Nah kita ini sebagai penjual yang harus pinter-pinter pilih supplier yang mau berkomitmen MENJAGA KESTABILAN HARGA. Sehingga di pasar tidak ada saling banting-banting harga. Capek Mak jualan kaya gini, gak ada untungnya, cuma kerja rodi. Sayang umur kita dihabiskan cuma untuk kaya gini, gak sebanding dengan pengorbanan waktu dan tenaga kita. Padahal anak dan suami udah kehilangan waktu bersama kita, eh kita cuma jualannya kerja rodi.

Jadi kita yang harus pilih supplier/produsen yang mereka menjamin kestabilan harga. Kalo ada yang jual lebih murah, harus dipecat dari kemitraan.

Yuk ah jualan dengan cerdas! Sekali lagi… jangan mau jualan tapi untungnya gak jelas, kerja rodi! Kita ini bukan budaknya konsumen ya Mak. Harus ada keuntungan yang cukup buat gedein bisnis, berangkatin orang tua umroh/haji, belu rumah cash, biaya pendidikan anak-anak sampe mereka kuliah, lunasin segala utang/cicilan dll.

Aku doain Allah mudahkan semua urusanmu.
Allah kabulkan semua doa dan impianmu

Boleh SHARE jika bermanfaat untuk teman dan saudaramu 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah BIsnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang

Continue Reading

Tips: Manajemen Waktu Emak Olshop 

Muri Handayani Mentor Bisnis Online Guru Penulis Buku Pengajar Pemateri Cara Jualan Online Perempuan Ibu Rumah Tangga Bandung Produsen Fashion Jilbab Sekolah Anak“Yakin cari uang demi anak?”
Ah pertanyaan itu selalu menohok! Katanya cari uang demi anak, dari pagi sampe malem ngurus jualan terus. Anak malah gak keurus.

Anak gak pengen rumah mewah. Cukup rumah sederhana tapi sering dipeluk ayah bundanya, ini lebih membuat mereka bahagia.

Anak gak perlu mobil bagus. Berpetualang keliling kota naik angkot sama ayah bundanya lebih seru.

Anak gak ngerti baju mahal. Habis mandi, ambil baju seadanya, dipakein bunda, lalu dicium ayah dan dibilang “anak ayah wangi banget nih….”

Ah baper deh kalo udah ngomongin masa kecil. Masa kecilku… masa kecilku… 😭😭😭 Bapak ibuku sibuk mencari nafkah. Kami, anak-anaknya, dirawat oleh pembantu 😭

Aku tau banget rasanya haus kasih sayang orang tua. Makanya Mak Muri dendam! Tentunya dendam yang baik ya..

Dendam yang menjadi motivasi. Kelak, anak-anakku gak boleh “kehilangan” kasih sayang orangtuanya. Kami harus hadir dalam kehidupan mereka.

Omset milyaran, tapi kerja dari pagi sampe malam, ketemu pagi lagi. Gak sempet nemenin anak main… ah ini bukan Mak Muri banget.

Biarlah omsetnya secukupnya
– cukup bayar cicilan utang
– cukup beli rumah cash
– cukup untuk biaya haji bareng keluarga besar
– cukup tabungan pendidikan anak sekolah ke luar negri
– cukup dana bangun masjid
– cukup beli berlian
😅 ahahahaa.. aamiin…

Boleh omset milyaran, tapi harus berpegang pada prinsip “Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”.

Ketika ada KETIDAKSEIMBANGAN PERAN dalam hidup kita, maka harus ada yang dibenahi Mak. Dan semua kembali pada PRIORITAS.

Allah mah nanti gak akan tanya, omset kamu berapa?
Yang Allah tanya kan bagaimana kita mendidik dan merawat anak-anak yang sudah Allah titipkan.

Jadi.. kita ini Emak Rempong (boleh kalo mau bacanya Ibu Bangsa Rempong 😅) harus sadar diri. Allah cuma kasih 24 jam, dikurangi:
– tidur 6 jam
– Ibadah (solat ngaji) 2 jam
– dapur 3 jam
– cucian, jemuran, setrika 3 jam
– “kebutuhan suami” 1 jam (cukup gak Mak? 😅)
– rumah 1 jam
– mandi 0,5 jam
– mandiin dan suapin anak 2 jam
– istirahat/me time 1 jam
– ke pasar/tukang sayur + rumpi dikit 1 jam
– arisan/pengajian…
– nah sisanya baru kita gunakan untuk JUALAN ONLINE

Kira-kira… dengan sisa waktu hanya 2-4 jam sehari, apa bisa maksimal jalanin Olshop? Yang katanya sampingan tapi pengen hasilnya gede.

Maka solusinya ala Mak Muri adalah:
1. Pilih model bisnis yang waktunya fleksibel, sesuai dengan kerempongan masing-masing dan bisnis yang mudah dijalankan.
2. Kurangi jam tidur. Kerja sebelum subuh, disaat anak belum bangun, dan kerja malam hari setelah anak tidur. Capek donk Mak? Ya iyalah 😅
3. Gunakan aplikasi/tools pendukung. Cari aplikasi posting terjadwal, sehingga sepanjang hari, sosmed kita bisa tetap ada postingan tanpa kita harus sering pegang gadget.
4. Terapkan jam buka toko (jawab chat). Sesuaikan dengan ektifitas dan kultur di keluarga masing-masing. Cantumkan jam kerja Mak di sosmed, sehingga konsumen tau, jam berapa chatnya akan dijawab.
5. Kolaborasi dengan teman yang tingkat kerempongannya tidak sedahsyat kita. Bisa jadi dia fokus di jawab chat biar fast respon.
6. Cari perusahaan/jasa penyedia admin online yang bisa mengelola akun sosial media Mak ataupun terima jawabin chat. (Coming soon Mak Muri akan bantu sediakan, minta doanya ya…)
7. Rekrut karyawan. Kudu super sabar untuk mencari calon karyawan, ngajarinnya sampe bisa, evaluasi berkala, bentuk kultur kantor biar dia kerjanya betah dan loyal. Hitung gaji dan bonus yang menarik dll. Kalo Mak belum paham hal ini, boleh kita belajar bareng tgl 28 September secara online. Sampe pembagian jobdesnya nanti aku kasih tau juga. Tapi Mak cek kuota dulu ya, masih muat gak kelasnya, boleh japri bit.ly/wa-sbo

Lelah Mak… lelah banget ngurus keluarga iya, jalanin bisnis iya. Terkadang bukan hanya fisik kita aja yang lelah, batinpun kadang ikut lelah kan ya *Mak Muri curhat 😂

Aku hanya ingin berpesan ke Mak, jangan sampe kita super sibuk ngurus bisnis yang hasilnya cuma duit (iya cuma duit, gunakan kata CUMA!) tapi anak kita kehilangan kasih sayang dari kita. Kita gak bisa menikmati proses tumbuh kembang anak. Kita gak ada waktu bercengkrama dan mengapresiasi karya mereka.

Jangan biarkan mereka dekat dengan orang lain, tapi tidak dekat dengan ayah bundanya 😭😭😭

Gagal bisnis, bisa diulang lagi dari nol untuk memulai yang baru. Tapi gagal mendidik anak, gak bisa diulang Mak 😭 gak bisa kan anak-anak jadi kecil lagi.

Inget ya prinsip kita “Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”.

Kalo soal urusan jilbab sekolah, aku serahkan ke Mak Bunda Fanisya owner Fanisya Collection yang udah terbukti laris manis karena kwalitasnya baguuuusss… Naziya hari ini semangat sekolah pake jilbab barunya 😍 Alhamdulillah berhasil berangkat sekolah tanpa drama 😅

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Belum SUKSES? Mungkin Ini Penyebabnya

Muri Handayani Sekolah Bisnis Online Mentor Trainer Wanita Perempuan Pengusaha Tips Sukses
“ANDA TAU APA YG HARUS DILAKUKAN. TAPI ANDA TIDAK MELAKUKAN APA YG ANDA TAU.” – Subiakto Priosoedarsono –

Hasil kepoin akun IG nya Pak Bi pagi ini. Karena Mak Muri lagi butuh inspirasi, nemulah sesuatu. Rasanya kaya ketabok ya Mak ahahaahaaa..

Kita rajin ikut kelas online, seminar, workshop, baca buku, kunjungan ke bisnis para senior, diskusi panjang lebar. Kenapa ya Si SUKSES gak juga menghampiri kita? Ternyata eh ternyata, KEBERHASILAN itu bukan buah dari “Seberapa banyak yang kita tahu”. Tapi kita harus MELAKUKAN apa yang sudah kita tahu.

Bukan hanya semangat cari ilmu tapi tanpa ada ACTION 

Ikut kelasnya 1 kali, eksekusinya 10 – 100 kali, ini baru sedap. Makanya saya membatasi diri hadir pelatihan. Hanya yang benar-benar “kepake” ilmunya, BISA DITERAPKAN jangka pendek.

Ya saya tipe orang yang sanggup perencanaan jangka pendek. Saya sang eksekutor bukan konseptor  Maka ketika mentor menanyakan apa rencana saya 10 tahun kedepan? Saya cuma bisa bengong, gak tau jawabannya hihihiiii…

Saya bisa bekerja kalo ada deadline. Seperti sekarang, yang lagi kejar setoran untuk target Desember 2018. Secara logika gak mungkin, berat, kegedean. Tapi secara hati, saya yakin, karena Tuhan saya lebih gede dari tantangan yang sedang kami hadapi. Allah aja mampu bikin gunung, masa impian yang cuma secuil ini Allah gak mampu. Allah pasti mampu kok wujudkan.

Tinggal kitanya aja yang memantaskan diri dengan iman, ilmu dan ikhtiarnya.

Pengen laku jualan online, tapi foto produknya di lantai, burem, asal-asalan. Plis deh…

Mau orderan banyak, tapi gak kuat cari follower banyak. Baru dikit udah ngeluh capek.

Berharap omset meningkat, apa daya emak rempong ngurus anak dan rumah. Pengen cari karyawan, tapi udah bilang “susah” duluan. Cari karyawan susah, ngurus karyawan supaya kerjanya bener susah, mempertahankan karyawan supaya loyal itu susah.

Ya iyalah Mak, kalo gampang, semua orang udah kaya 

Hanya yang KUAT MENJALANI KESUSAHAN lah yang bisa menikmati manisnya SUKSES.

Bagi yang baperan, cengeng, tukang ngeluh, rajin ngedumel, maaf Anda gak cocok jadi pengusaha. Cukup jadi istri yang baik aja, tinggal nunggu transferan dari suami heheeheee…

Tetiba kangen Mak Uniadek juragan masakan minang. Orangnya baperan hihihiii… Kata suaminya “gak sabaran pengen sukses”. Tapi setelah perjumpaan kami kemarin di Payakumbuh, Uniadek bisa kembali tegar dan siap menjalani segala ujian naik kelas.

Selain fokus mengembangkan menu baru dari bisnisnya Uniadek, dia juga mau fokus nambah karyawan, supaya masakannya yang enak banget ini bisa dinikmati banyak orang. Semalem Mak Muri udah buka rendangnya, sekalian menyuguhkan ke tamu. Bikin ketagihan uniiii…. enak bingiiitss..

Uniadek sudah ikut kulwa “Membangun Tim Bisnis Online” tinggal eksekusinya ya Uni  Aku doain Allah jodohkan Uni dengan karyawan yang solehah, jujur, rajin belajar, giat bekerja dan loyal. Doa ini untuk semua yang sudah ikut kulwanya.

Eh ada yang belum ikut?
Boleh japri WA 087824468185 ya Mak…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Belajar bikin Vlog

Belajar Vlog Muri Handayani Bisnis Online Tips Promosi Meningkatkan Penjualan Komunikasi

Berdasarkan data.. sejak tahun 2017, YouTube berhasil menyalip Facebook dan merebut Thropy juara Sosial Media Terpopuler di Indonesia.

Saya melihat ini sebagai fenomena menarik yang ujungnya selalu saya kaitkan dengan strategi promosi hihihiii… Mak Muri gitu, pikirannya “jualan” mulu wakakaa…

Kalo Mak kenal aku 8 tahun yang lalu, kalian akan terpukau (maaf lebay :p) dengan perubahan “jati diri” seorang Muri Handayani. Aku ini aslinya pemalu, cupu, kudet, kucel, dekil, bau badan 

Mak Muri yang kalian kenal hari ini adalah hasil dari perjuangan karena “UUD” (Ujung-Ujungnya Duit) ahahahaa… Maaf terlalu jujur. Saya gak munafik ah, kenyataannya gitu.

Proses transformasi diri seorang Mak Muri memang bertujuan untuk “Cari Makan”. Saya mengawali karir “ngoceh” sejak lulus kuliah. Menggeluti dunia MC (Master of Ceremony), pembawa acara. Mulai dari yang dibayar dengan Ucapan Terimakasih dan terkadang hanya dengan Nasi Bungkus. Dari yang gak ada penontonnya, acara gagal, dangdutan, promo produk di pasar tradisional, pernikahan dll. Namun kini, kalo ada yang ngundang Mak Muri, sejam itungannya jutaan #uhuk

Bukan soal bayaran perjam yang mau saya bahas pada LIVE hari ini, tapi yang ingin saya sharing adalah tentang betapa “kemampuan berbicara” bisa menunjang bisnis yang sedang saya geluti.

Bukan hanya untuk berbicara kepada calon konsumen (baik yang Cold, Warm, Hot) tapi ini berguna untuk kita bisa menjalin komunikasi yang baik kepada Tim Bisnis. Dan yang gak kalah penting adalah untuk keluarga. Mempunyai kemampuan berbicara yang baik mampu meningkatkan nilai keharmonisan suatu rumah tangga.

Aaaah panjang deh manfaatnya.. Cuuusss… buruan sekarang masak, nyuci, beresin rumah. Sebelum jam 10 udah pantengin grup ini ya… https://www.facebook.com/groups/202152760146223/?ref=br_rs

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

PINTU SURGA TERTUTUP UNTUK ISTRI YANG SEPERTI INI! 

Tips Bisnis Online Belajar Cara Meningkatkan PenjualanMak Muri mah emang gini orangnya, GALAK! Tapi kan aku GGS (Galak-Galak Sayang) #eeaaa

Kalo gak mau digalakin, cari aja tempat curhat yang lemah lembut. Aku mah gak bisa pura-pura baik, aku galak karena sayang kamu… iya kamu…

Ini ada yang curhat gak enakan negur karyawannya. Udah disuruh tegur, eh gak mau. Ya udah lah gak usah bisnis. klo bisnis tapi gak punya karyawan, itu namanya berdagang. Selamat berdagang sampe tua. Kalo saya sih gak mau, prinsip saya KELUARGA KEURUS, SALDO NAMBAH TERUS. Jadi tanpa kehadiran kita, bisnis tetap bisa berjalan.

Namun harus berjuang di awal. Belajar jadi pemimpin. SUSAH, iya lah SUSAH. Kalo gampang, semua orang udah kaya Mak wakakakaaa…

Belajar jadi atasan ya harus ada bawahan. Mulai lah rekrut karyawan pertama, belajar bagaimana mendelegasikan tugas. Berlatih untuk bisa menegur (evaluasi) karyawan. Bersama terus belajar dan bertumbuh. Bukan hanya egois untuk kesuksesan ownernya.

Kapasitan keilmuan karyawan juga harus terus ditambah. Belajar, kerja, evaluasi, belajar, kerja, evaluasi… teruuuusss lakukan ini.

Pastinya gak cuma karyawan aja yang pinter. Nanti bosnya dibego-begoin  Bos harus jauh lebih pinter tentunya. Gak boleh lelah belajar lah intinya ya Mak. Sakit memang prosesnya, beraaaat… Namun nanti kita akan bisa menikmati manisnya insyaAllah..

Bahkan katanya, besarnya bisnis itu sesuai dengan kapasitas ownernya. Maka jangan heran, ketika kita merasa kok bisnis aku udah jalan 2 tahun masih gini-gini aja.

Ya coba donk evaluasi, kapasitas keilmuan kita nambah gak? Kinerja kita nambah gak?

Ngerjain bisnis sesempetnya, sebisanya, seadanya  Ya wajar donk bisnis kita cuma kaya gini aja.

Atau sang owner rajin banget ikut pelatihan, seminar, workshop, baca buku. Tapi lemes saat eksekusinya. Gak tahan banting! Baru ada konsumen yang PHPin aja udah baper. Karyawan nipu, baper. Supplier macet, baper. Dikit-dikit baper. Plis deh!

Trus ada lagi nih yang curhat: suka bolos kerja karena ngurus bisnis dan suami pun juga jadi gak keurus. Super capek kerja + bisnis, karena ngerjain segalanya sendiri. Aku omelin aja wakakakaa…

Gak sempet masakain buat suami, okelah bisa beli makanan.
Gak bisa manjain suami, nah loh… kalo ada yang nawarin bisa manjain suami kita gimana? IIiihhhh sereeemmmm…

Bukan hanya itu aja yang bikin aku gemes minta teman-temanku RESIGN. (Maaf yang gak setuju dengan resign, ini tulisan saya, bikin aja tulisan sendiri hihihiii….) Kita kecapean, suami gak keurus, suami gak ridho atas kesibukan kita, maka apa akibatnya?

Ngeriii… PINTU SURGA TERTUTUP MAK! 

(HR Ibnu Majah, dan di hasankan oleh Imam Tirmidzi). Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.”

Kita ini perempuan, istri, ibu. Tugas utama kita bukan cari nafkah. Allah tanya nanti pertanggungjawaban kita sebagai istri dan ibu. Kalo ini udah beres, lancar, dan masih ada waktu, baru boleh iseng bisnis.

Nah daripada sekedar iseng, karena nantinya bikin puyeng. Mending seriusin aja bisnisnya, tapi pake cara cerdas. Bangun sistem, bikin bisnisnya bisa AUTO PILOT.

Kita lagi nemenin anak bobo siang, orderan tetap lancar, karena ada karyawan yang pegang. Kita bulan madu tiap saat sama suami juga boleh kalo udah ada sistem yang terbentuk di bisnis kita Mak.

Jadi kita jangan terlalu sibuk cari ilmu gimana cara naikin omset, kalo suami dan anak gak ridho kita bisnis, tetep aja rejeki mampet.

Penuhi dulu kasih sayang kita ke suami dan anak-anak, mereka ridho, baru kita berniaga. Jangan lupa, ke orangtua juga penting. Tapi kalo orangtua gak ridho kita resign gimana? Gampang.. saya sudah kasih triknya kok. Coba aja ubek-ubek di www.murihandayani.com atau kalo males baca, cari video di https://www.youtube.com/channel/UCJOJdsWBC3dxWGNdUSvd4vQ mudah-mudahan ketemu 

Dah ah cukup sekian celoteh pagi ini..

Salam Persatuan Istri Disayang Suami dan Anak #eeaaa 

Pasti para suami pada mention istri dan share postingan ini biar dibaca istrinya  Bahagiakan kamu wahai para suami, aku nulis ini? hihihiiii…

“Apalah arti harta yang kita cari di dunia ini kalau hanya menjauhkan kita dari surga.”

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Jangan Tunggu BANGKRUT, Baru Melakukan Ini, Dijamin Nyesel!

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Inhouse trainingBuku setebal 380 halaman ini rasanya gak habis-habis saya bedah Maklum Mak Muri tipe orang yang baca buku “sesuai kebutuhan”. Jadi gak bisa tuh baca satu buku dari awal sampe tuntas. Lain halnya novel kalo gak selesai, kita penasaran. Tapi untungnya saya gak suka baca novel heheheee…

Hari ini saya buka halaman 187 bukunya Coach Fahmi “Sukses Membangun Bisnis Dengan Grounded Strategy”. Resume ala Mak Muri silahkan disimak:

KAIZEN (Perbaikan Terus Menerus)
Secara harfiah bermakna “kai” yang berarti mengubah dan “zen” yang berarti lebih baik. Filosofi kaizen berpendapat bahwa perusahaan hendaknya fokus pada upaya perbaikan terus menerus.

Pada penerapannya dalam perusahaan, kaizen mencakup pengertian perbaikan berkesinambungan yang melibatkan semua proses operasional yang melibatkan seluruh pekerjanya, dari manajemen tingkat atas sampai manajemen tingkat bawah.

Manfaat yang didapat dari penerapan Kaizen:
1. Setiap orang akan mampu menemukan masalah dengan cepat.
2. Setiap orang akan memberikan perhatian dan penekanan pada tahap perencanaan.
3. Mendukung cara berpikir yang berorientasi proses.
4. Setiap orang berkonsentrasi pada masalah-masalah yang lebih penting dan mendesak untuk diselesaikan.
5. Setiap orang akan berpartisipasi dalam membangun sistem yang baru.

++++++++++++++++

Asik ya Mak kalo kita gak sendirian mikirin bisnis dari A – Z. Semua anggota tim ikut memikirkan dan terlibat dalam proses KAIZEN. Semoga Allah jodohkan kita dengan Tim (baca: Karayawan) yang baik, pinter, loyal, soleh, jujur  Maunya sih gitu ya Mak, sempurna hihiihhiiii… Tugas kita sekarang memantaskan diri jadi pemimpin yang baik dan layak untuk mempunyai Tim bagus itu.

Evaluasi, perbaikan, evaluasi, perbaikan… teruuuuusss lakukan ini. Jangan merasa sudah aman, bagus, sempurna. Karena perubahan zaman tak berhenti, semua orang berproses. Jika kita berhenti belajar, artinya kita akan ketinggalan zaman hiiiks….

Perusahaan besar aja banyak yang gulung tikar ya Mak, apalagi kita yang baru merintis. Butuh kekuatan lahir batin untuk mempertahankan dan membesarkan bisnis. Jaga kesehatan Mak, Allah sudah sediakan alam semesta dengan keberlimpahan manfaat. Seperti buah Zuriyat yang super duper banyaaak manfaatnya. Saya baru tahu ada yang sudah dalam bentuk bubuk, jadi lebih praktiiis.. Makasi banyak Mak Nailal Hifdhiyah aku jadi tau bahwa manfaat Buah Zuriyat itu bisa untuk:
Mengobati darah tinggi maupun darah rendah.
Memperbaiki hormon dalam tubuh seseorang
Menghilangkan lelah diseluruh badan.
Menambahkan tenaga atau stamina.
Melancarkan datang bulan atau haid pada wanita.
Merapatkan daerah kewanitaan, selaput dara, rahim jatuh, dan lemah syahwat.
Mengobati penyakit kelamin, membunuh kuman pada kewanitaan, dan mengobati keputihan.
Mengobati masalah pada buang air kecil dan mengobati kanker prostat.
Menyembuhkan lumpuh dan lemah anggota badan.
Mengobati tulang patah dan sakit tulang.
Mengobati sakit sendi, sakit lutut, dan sakit tumit.
Memudahkan buang angin dan melunturkan lemak, lendir, dahak, kolestrol, tumor, dan kanker.
Mengobati penyakit parkinson.
Mengobati sembelit.

Mak gak perlu ke Mekah atau Madinah untuk dapetin Buah Zuriyat, japri Mak Nailal Hifdhiyah aja  Buah ajaib ini memiliki sifat anti kanker, anti bakteri, mengandung antioksidan yang tinggi, mengobati darah tinggi, jantung dan saraf. Buah ini juga mampu menguatkan dinding rahim wanita, sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang pernah keguguran dan belum dikaruniai momongan.

Keep Strooong ya Mak, apapun ujian yang sedang Allah kasih, itu tanda cinta dari Allah untuk Mak supaya bisa naik kelas. Luv u…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang’

Continue Reading
1 2 3 18