Tips Membangun Bisnis yang Diharapkan

Muri Handayani Mentor Bisnis Online Guru Penulis Buku Pengajar Pemateri Cara Jualan Online Perempuan Ibu Rumah Tangga Bandung Produsen Fashion+ Mak Muri udah enak ya bisnisnya sekarang bisa santai.
– Preeeett kata siapa? 
+ Karyawan udah banyak, mereka bisa jalan sendiri tanpa ditungguin.
– Tapi kamu gak tau kan aku masih berurai air mata untuk mempertahankan bisnis ini? Sepanjang bisnis berdiri, selama itu juga perjuangan tanpa henti. Perusahaan besar kelas dunia aja bisa bangkrut Mak, apalagi UKM kaya kita gini.
+ Trus bagaimana supaya bisa bertahan bisnisnya?
– Belajar tanpa henti, bergerak setiap hari, haus akan perubahan. Ya setiap saat kita berubah ke arah yang lebih baik.

Buka buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy karya Coach Fahmi, halaman 281.

Untuk membangun bisnis yang diharapkan, ada 3 pertanyaan yang harus kita mampu jawab yaitu:
1. What’s New. Sesuatu yang baru, sesuatu yang orang lain belum lakukan, apa yang baru di bisnis Anda. Apa yang bisa Anda tambahkan di bisnis ini, yang orang lain/kompetitor belum lakukan.

2. What’s Next. Apa berikutnya yang bisa saya berikan kepada customer saya. Pikirkanlah hal-hal yang tidak mungkin.

3. What’s Better. Apa yang bisa diperbaiki dari bisnis Anda. Apa yang bisa Anda lakukan saat ini yang bisa lebih baik dari kompetitor Anda. Proses apa yang mau Anda challenge.

++++++++

Sebagai pemilik bisnis yang juga merangkap CEO serta direktur bahkan manager dan termasuk staff  kita harus bisa menjawab 3 pertanyaa di itu Mak.

Aaaah Mak Muri, mana mungkin kepikiran hal itu, mana mungkin sempet, karena setiap hari sibuk ngurus postingan, jawabin orderan, bungkus paket, cek resi, periksa stok barang, kelola keuangan hingga cari supplier dll.

Itulah bedanya pedagang dengan pebisnis Mak  Pedagang hanya sibuk ngurus jualan aja, hidupnya habis untuk urusan teknis. Mau kaya gini selamanya? Gak kan?

Sekarang waktu yang tepat untuk bangun tim. Demi hidup yang lebih baik, demi waktu yang lebih banyak untuk keluarga, demi kebermanfaatkan yang lebih luas dan semua itu adalah ibadah. Bismillah.. Ada Allah yang akan kirim orang-orang terbaik untuk Mak. Tugas kita adalah memantaskan diri. Upgrade skill leadership bareng-bareng biar bisa diskusi dan denger berbagai kisah mereka yang sudah lebih dulu rekrut karyawan. Kaya apa sih suka dukanya, gimana cara kelolanya, berapa gajinya, supaya betah triknya apa? 

29 Juli 2018 insyaAllah berkumpul 100 Emak Setrooong pejuang ekonomi keluarga di Hotel Amaris Cihampelas Bandung. Gak cuma banyak ilmu, super banyak doorprize bertebaran disana. Tau donk kalo acara SBO itu kadang lebih banyak hadiahnya dari pesertanya hahahaaa…

Mak pastinya juga akan lihat aslinya aku hihihiii… Kalo aku pake jaket keren dari Mak Nia Divhours ini kaya masih 20an ya Mak  Plis jangan ngiri wakakakaaa… Asli itu efek jaketnya yang bikin awet muda ahahaa…

Salam Awet Muda… #eh

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Ini Penyebab Bocornya Uang Bisnis yang Tidak Disadari

@grosir_deoyasmin (1)Capek gak jalanin bisnis Mak?
Udah capek jalanin bisnis masa gak ada hasilnya?
Trus sia-sia donk semua pengorbanan jiwa raga kita?

Lebih sedih lagi kalo liat anak-anak. Mereka sudah kehilangan waktu bersama bundanya, cuma kebagian sedikiiiit. Maklum bagi yang belum punya Tim (Karyawan), semua pekerjaan dari A-Z diurus sendiri. Sayapun dulu ngalamin kok, jadi tau gimana rasanya.

Hari ini saya gak akan bahas tentang Tim karena udah pada ikut kan kelasnya? Yang ketinggalan bisa ikut di angkatan ke 5, tgl 17 Juli 2018.

Tapi ternyata… kebocoran uang bisnis bisa berkaitan dengan perekrutan dan pengelolaan karyawan loh Mak. Saya udah ngalamin hihiiii.. Mak jangan ya, cukup saya aja.

1. Rekrut karyawan tanpa tahu apa jobdesnya. Dulu saya culun banget, main asal rekrut aja karena merasa sudah repot. Sehingga tidak seleksi dari awal berdasarkan kompetensi dan minatnya. Saya menempatkan orang yang salah di posisi yang salah. Akhirnya dia mengerjakan tugas yang berat (menurut dia), jadi deh kerjanya lama, banyak melakukan kesalahan, tidak efisien.

Perusahaan ruginya apa?
a. Harusnya pekerjaan tersebut dikerjakan dalam waktu 1 jam, misalnya, tapi selesai dalam waktu 3 jam. Artinya perusahaan harus membayar 3 kali lipat biaya tenaga kerjanya untuk pekerjaan yang harusnya bisa selesai dalam waktu 1 jam.
b. Kesalahan yang dilakukan karyawan yang berimbas langsung ke konsumen/klien berresiko hilangnya orderan, rusaknya nama baik, tidak menjadi konsumen loyal.
c. Karena pekerjaan karyawan satu dengan yang lainnya saling berkaitan, maka kinerja tiap orang itu akan berpengaruh juga dengan kinerja yang lain. Tim QC meloloskan produk cacat, akhirnya Tim Penjualan yang kena komplen dari konsumen. Sehingga jam kerja Tim Penjualan terbuang untuk mengurus komplen, padahal harusnya bisa untuk mengurus orderan atau followup konsumen lain.
Dll..

2. Owner tidak mempraktekan dulu pekerjaan yang akan didelegasikan ke karyawan. Seberapa perlu sih Mak?

Menurut saya ini penting. Karena kita kan harus mengukur beban kerja setiap karyawan ya. Sehingga tidak ada karyawan yang kelebihan pekerjaan yang menyebabkan tugasnya tidak selesai, atau sebaliknya, tidak ada karyawan yang santai dan nanggur.

Nganggurnya karyawan (gak ada kerjaan, udah selesai namun masih ada waktu) ini akar dari masalah. Nah loh.. Udah pada bacakan buku #EEJJatau #RAMSBO? Cek aja disana ya… Ngeri lah…

Posting di IG itu berapa menit, bikin desain itu berapa menit, download gambar berapa menit. Bungkus paket cara efektifnya gimana, rapihnya seperti apa, ngerjainnya berapa menit. Lipet kerudung cara cepetnya gimana, masukin ke plastiknya biar cepet seperti apa.

Bahkan saya menggunakan stopwatch untuk mengukur waktu pengerjaannya. Sehingga dalam waktu 1 jam, harus bisa menghasilkan berapa. Seharian jadi dapet berapa tuh?

Misalnya tim QC (Quality Control) kita bayar sehari 50.000 (ini belum termasuk THR, Kesehatan dan tunjangan lainnya). Yang dia hasilkan 100pcs.

Maka biaya QC per pcs adalah 50.000/100 = 500.

Ternyata ketika kita praktekin sendiri dan bekerja dengan efisien, sehari bisa menghasilkan 200pcs  Artinya tiap produk hanya perlu 250 rupiah. Wooow selama ini kita melakukan pemborosan/terjadi kebocoran uang 50% dari yang sudah kita bayarkan.

Coba hitung.. Pemborosan sehari 25.000 x 22 hari kerja = 550.000 sebulan.
Setahun jadi 6.600.000 wiiiih… ini bisa untuk bayar sekolah anak ya Mak!

Itu baru dari 1 karyawan. Coba cek karyawan yang lainnya. Posting di IG cuma 10 kali. Padahal kalo kerjanya efisien, benar, cekatan, tertata.. mungkin bisa 30 kali. Makin banyak posting, yang nyantol bisa makin banyak juga.

Aaaah sakit hatilah kalo dihitung 

3. Penghematan penggunaan ATK, Plastik, Solasi dll. Pake solasinya berapa banyak untuk 1 paket. Gak usah terlalu lebay, yang penting aman, kuat dan rapi. Plastik coba cari supplier lain yang lebih murah atau cari merk lain. Barangnya kecil, plastiknya besar, nah ini boros banget ya. Tugasnya owner nih ngajarin hemat ke semua Tim.

Emak-emak harus irit 

4. Promosi yang bikin cekak! Promosi itu harus ada hasilnya, walaupun tidak selalu dalam bentuk orderan. Tapi wajib kita evaluasi. Hasil yang setidaknya kita dapat itu:
– Branding
– Interaksi
– Follower
– Orderan
– Referensi
dll

5. Wajib seorang pemilik bisnis meningkatkan kapasitas dirinya. Biaya pengembangan diri owner (yang berkenaan dengan bisnis, kepemimpinan, pengelolan tim dll) boleh dibiayai oleh perusahaan. Namun yang jadi masalah… rajin ikut pelatihan/beli buku tapi gak ada eksekusinya Mak! Tekor deh perusahaan.

Udah segini dulu aja ya  5 point ini kalo diperbaiki insyaAllah bisa bantu keuangan bisnis jadi lebih baik. Janganlah zalim sama diri sendiri. Udah capek kerja, gak ada hasilnya, nanti muka jadi aseeeem heheheee…

Udah muka asem, keringet asem oh tidaaaak… Langsung semprot pake Deodorant Spray Yasmin dari Mak Ayu Sri Rahayu  Yang disemprot jangan mukanya ya Mak, tapi ketiaknya hihiiii…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Melipatgandakan Rejeki

Rejeki itu bukan hanya OMSET atau PROFIT yang besar. Besarnya rejeki itu sesuai dengan BESARNYA RASA SYUKUR kita  Duh jadi melow…

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Supplier Tas Mukena Sarung CelanaBeberapa waktu lalu, akupun sedang down. Mak Muri juga manusia kan hehehee…

Sebagai manusia, yang dipikirin, bagaimana cara memperbanyak rejeki. Rasanya kuraaaaang aja.

Hingga suatu hari… Allah mengetuk hatiku..
– Itu rumah harga berapa? Dulu kamu berkali-kali jadi kontraktor loh (baca: kontrak sana, kontrak sini )
– 20 karyawan yang membersamaimu 7 tahun. Orang lain susah cari karyawan. Mau tuker posisi dengan mereka?
– Dikaruniai anak dan mereka sehat. Sedangkan orang lain ada yang gak punya anak atau anaknya dilanda sakit parah. Mau gantian dengan mereka?
– Bisa makan sesuka hati, bebas pilih. Orang lain ada yang gak makan berhari-hari. Mau cobain?
– Capek ngurus bisnis, mumet, setres, lelah, jenuh… ? Banyak mereka yang justru stres karena gak punya penghasilan. Kalo dituker posisinya mau gak?

Kalo lihat semua hal dengan kaca mata negatif, pasti hidup berasa sengsara banget. Dan Allah sudah memberi pilihan, mau bahagia sebab rasa syukur atau menderita karena kebanyakan ngeluh?

Suatu hari ada istri petani (di daerah rumahku ini sebagian profesinya petani) yang datang ke rumah menjajakan rengginang. Tanpa ditanya, dia semangat bercerita. “Bibi udah keliling kampung jualin ini laku banyak. Satu bungkus dapet untungnya 1.000 alhamdulillah.. bisa buat buka puasa dan sahur”

Deg! Kok rasanya aku kaya ketabok denger penuturannya. Cuma untung 1.000 bahagianya sampe bikin matanya berbinar-binar.

Ya Allah… Emak olshop yang sebulan untung jutaan, puluhan juta bahkan ada yang ratusan juta. Kerjanya lebih mudah, duduk manis depan laptop, mainan HP, tanpa harus keliling kampung panas-panas. Kami masiiiiiih aja ngeluh.

Sungguh, kalo Allah menghendaki kehidupan kita ditukar dengan mereka, kita mungkin gak akan sanggup. Astaghfirullah.. Ampuni kami ya Allah…

Mak.. Ramadhan sebentar lagi pergi.. Kita pol-polan mohon pengampunan Allah. Bersyukur yang banyaaaaaak! Kalo banyak ngeluh, itu muka makin kusut. Kasian jadi merusak pemandangan suami heheheee…

Bersyukur dengan suami “apa adanya”.
Bersyukur dengan anak “apa adanya”.
Bersyukur dengan tempat tinggal “apa adanya”.
Bersyukur dengan omset “apa adanya”.
Bersyukur dengan semua kehidupanmu dan dirimu “apa adanya”.

Tak usah pedulikan cemoohan, hinaan, cacian orang lain. Ocehan mereka gak penting! Yang penting itu cintanya Allah ke kita. Dah itu aja cukup..

Aku doain Mak dianugrahi anak-anak penghapal Al-Qur’an. Kita sebagai orang tua juga Allah beri kemampuan menghapal. Tidak ada kata terlambat. Kalo Allah kasih, tidak ada yang bisa menolaknya.

Syawal nanti kita berjuang lagi dan memantaskan diri untuk bisa mendapatkan amanah bisnis yang lebih besar dari Allah aamiin…

Selamat mudik.. Cek perlengkapannya, baju anak-anak buat lebaran jangan ketinggalan  Alhamdulillah Zhafran seneng banget dengan sarung celana, koko, peci dan sajadah dari Koko Gibran untuk lebaran. Makasi Tante Fina Elfiana

Oh iya, hari ini Koko Gibran juga ada LIVE SALE di Instagram @kokogibran, dan ada lomba foto di Fanpage Sarung Anak Koko Gibran 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

TIPS: Cara Meningkatkan Keuntungan

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Distributor Grosir Baju Muslim Rak KayuJangan besar kepala dengan angka omset ya Mak heheheee… Akupun pernah mengalaminya. Merasa bahagia dengan omset besar. Namun kenyataannya, itu hanya fatamorgana 

Omset besar belum tentu berbanding lurus dengan profit yang besar. Bahkan ada yang omsetnya besar tapi ternyata merugi. Wadoooh… Ngeri ya! Kerja rodi jadinya.

Bagaimana caranya tau bisnis kita profit atau tidak?

Ya cuma satu caranya, dari hasil laporan keuangan. Kalo gak punya laporan keuangan, hanya berdasarkan feeling, perasaan, kayanya, mungkin, bisa jadi. Omset besar, pas mau bayar tagihan supplier, gaji, THR, laptop rusak… uang gak ada 

Sebelum Mak lanjut baca artikel ini, janji dulu donk sama aku, setelah Ramadhan ini, Mak janji ya mulai bikin laporan keuangan yang rapi, baik dan benar. Okeh.. Janji loh.. Bener ya… Allah catet loh 

Katanya mau punya bisnis besar, masa gak memantaskan diri. Gak akan bisa besar kalau keuangan semrawut Mak. Okey ya, janji ya bikin laporan keuangan ya..ya…ya…

Jika tahun lalu profit bersih (keuntungan)nya 5%, tahun ini naik jadi 7%, 10%, 12%, 15%…..

Ada kemungkinan penjualan tahun lalu, dengan penjualan tahun ini nilai omsetnya sama. Tapiiii profitnya jauh lebih besar. Kok bisa?

1. Melakukan penghematan.
– Hemat listrik dan air.
– Mengurangi pemakaian kertas dan ATK lainnya. Gunakan kertas 2 sisi.
– Biaya makan yang tadinya 20rb jadi 15rb.
– HIburan karyawan sebulan sekali, berubah 2 bulan sekali.
– Diet plastik, dll.

2. Pembelian bahan baku/pendukung dalam jumlah lebih besar.
Ketika kita membeli dalam jumlah lebih besar, supplier/toko bisa memberikan harga lebih murah. Namun harus penuh perhitungan, jangan sampai malah menimbun. Bisa juga kerjasama dengan teman, gabungan belinya Mak  Selain mendapatkan harga lebih murah, biaya transportasi juga jadinya lebih hemat, karena tidak berkali-kali pergi belanja.

3. Efisiensi tenaga kerja.
Dulu saya mengalami, 1 pekerjaan dikerjakan 2 orang, itu keteteran, gak beres. Begittu saya jadikan hanya 1 orang, eh malah beres hihiiii… Ternyata kalo berdua malah ngerumpi, saling melempar tugas. Coba Mak cek pekerjaan karyawan, evaluasi, hitung beban kerja dalam satuan waktu. Pekerjaan A bisa dikerjakan berapa detik/menit/jam. Padetin deh tuh jobdesnya. Kita kan emang bayar mereka untuk kerja kok, jadi jangan takut ngasih kerjaan 

4. Menurunkan diskon Mitra.
2 tahun belakangan ini banyak produsen yang memilih sistem retail. Tanpa menggunakan sistem kemitraan (Distributor, Agen, Reseller). Hal tersebut untuk menurunkan harga jual. Yang akhirnya cukup berimbas bagi kami yang sudah terlanjur main sistem kemitraan. Kalo RAZHA sih gak akan berubah, tetap kemitraan. Mungkin solusinya, kita memangkas level. Misalnya ada 3 level, bisa jadi hanya 2 atau bahkan 1 level. Kemudian menurunkan nilai diskonnya.

5. Menciptakan produk baru.
Jika dirasa produk sebelumnya sudah terlanjur memiliki profit yang kecil, galau mau naikin harga, takut diprotes Mitra dan Konsumen, untuk produksi berikutnya naikkan harga. Diiringi dengan penambahan Value/Nilai. Sehingga konsumen merasa memang mendapatkan “sesuatu” lebih banyak dari produk sebelumnya.

6. Iklan berbayar bikin boncos.
Bisa jadi bukan karena Facebooknya yang gonta-ganti algoritma, tapi karena kitanya yang belum cukup ilmunya  Optimalkan iklan organik, cara-cara gratisan yang walaupun tetap membutuhkan kerja lebih banyak. Namun lebih murah. Butuh kesabaran dan ketekunan untuk menikmati hasilnya.

7. Kemasan kecil
Jika selama ini Mak menjual dalam jumlah banyak, coba jual dalam jumlah/bentuk yang kecil. Seperti shampoo, dari yang botolan, mereka menciptakan sachet. Apakah keuntung menjadi kecil. Berdasarkan hasil wawancara saya dengan pemilik Rajakacang.com justru profit mereka bertambah setelah melakukan penjualan untuk kemasan lebih kecil.

8. Apa lagi ya kira-kira?

Kalo lagi buntu, biasanya saya jalan-jalan, baik di dunia maya ataupun di dunia nyata  Cari inspirasi gitu Mak. Belajar dari strategi pemasaran orang lain. Oh mereka lagi promo caranya begitu, wah bagus nih konsepnya, gak nyangka ya ternyata cara begitu bisa berhasil

Kalo jalan-jalan pake sepatunya yang cantik tapi tetap harus nyaman ya Mak. Biar kuat blusukan dan pastinya ngejar anak-anak yang berlarian sana sini hihihiii.. Pilihanku jatuh ke Maimora Shoes miliknya Mak Rini Ramayanti de Maimora cakeeeep…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Manajemen Waktu Emak Olshop

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Produsen Rak Kayu+ Mak Muri, gimana cara bagi waktu antara ngurus keluarga dan bisnis?
– Anak tidur, kita kerja. Anak belum bangun, kita kerja.
+ Trus kapan kita tidurnya?
–   Ya kalo ada waktunya hehehee… Tidur kok, cuma ya dikurangi porsinya. Karena siang kan kita ngurus rumah dan anak-anak. Seandainya kita bisa minta Allah tambahin waktunya sehari lebih dari 24 jam. Pasti tetap akan kurang  Ya kan…

Saya lebih senang memulai kerja di jam 3.30 pagi. Seger, tenang, nyaman. Biasanya jam segitu saya ngurus branding dan marketing buat RAZHA & SBO. Ataupun mengisi beberapa Kelas SBO.

Subuh, saya bangunin anak untuk persiapan sekolah. Bikin sarapan, bekal dll.

Kaka berangkat, adik belum bangun  Bunda lanjut kerja lagi. Biasanya jam segini Bi Mimin asistenku sudah datang. Bunda kasih instruksi dulu jobdesnya Bibi hari ini.

Okey lanjut kerja, ngejar jawabin chat, evaluasi kinerja karyawan dari hasil kemarin dan persiapan mau briefing apa hari ini.

Jam 8.30 Jadwal briefing karyawan. Menginstruksikan mereka apa yang harus dilakukan hari ini. Jam 9 kadang ada kelas online. Si Kecil main sama Ayah.

Jika saya tidak ada kelas, saya temenin anak main.

Jam 11 mantau Bibi, cek masakan udah jadi belom. Menyiapkan makanan untuk dikirim ke Kantor RAZHA, panggil ojek.

Jam 12an makan siang bersama karyawan SBO dan nyuapin Adik. Jam 1-an ngintip-ngintip kerjaan dikit, Biasanya jam 1an ngantuk Kadang berusaha mempertahankan, kadang tepar juga. Dengan dalih..Adik ayo bobo siang, bunda temenin. Beberapa detik kemudian bunda tidur, Adik kabur 

1.30 Kaka pulang, Bunda siapkan makan. Karena dia tidak begitu hobi makan, jadi harus ditemenin bunda biar semangat 

Jam 2 Kaka dan Adik main bersama. Bunda nemenin Ayah, sekedar elus-elus, selonjoran, senderan, pijet-pijet.

Cepet banget waktu berlalu, tau-taunya udah Ashar. Sore nengokin ke kantor. Kecuali kalo Adik/Kaka manggil-manggil Bunda. Gagal acara ngantornya Apalagi kalo merekanya lagi sangat saling mencintai (baca: saling gangguin sampe ada yang nangis).

Aktivitas main sore biasanya di luar rumah, main bola, sepeda, layangan, nyiram tanaman, main pistol air. Salah satu cara nyuruh anak mandi adalah dengan ajak mereka main pistol air  Adik gak hobi mandi soalnya hihihiii… sama kaya Bundanya #upsss

Catatan: Aktivitas harian seperti itu bisa terwujud jika Mak punya Tim (Karyawan). Kalo gak punya Tim, pastinya sepanjang hari mantengin orderan, posting, ngiklan, packing, ke supplier dll.

Dulu saya juga gitu kok, A-Z semua dikerjain sendiri, tanpa ART pula. Tapi Mak gak boleh kelamaan jadi wonderwomannya ya. Segera bangun Tim.

Kalo udah ada Tim bisa santai donk. Ya gak juga lah, kan mikirin gimana supaya omset bisa banyak untuk bayar gaji mereka heheee… Tapi pertumbuhan bisnis bisa lebih cepat Mak. Dibanding kita sendirian ngurusinnya, pasti sesempetnya dan sebisanya aja.

Capek ya Mak.. iya lah, mau dapet banyak, capeknya juga harus banyak Yang penting dirumah tetep cantik, jangan dasteran aja wakakaaaa…. Makasi Mak Farhati Atik owner NinaQu Scarf, suamiku lebih suka lihat aku pake jilbab segi 4. Kaya umur 20an katanya hihihiiii…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

TIPS: Cara Membuat Karyawan Betah

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Yuuka Home dekor decor kayu resellerSusah ya cari karyawan yang mau kerja di Olshop?

Sekalinya dapet, eh cuma sebentar doank.
Ada yang baru beberapa hari kerja, gak nongol lagi.
Ada yang baru terima gaji pertama, menghilang tanpa jejak ^

+ Mak Muri, kalo gitu kita tahan aja ya ijazahnya. Biar dia gak bisa berhenti mendadak.
– Kalo saya sih gak mau Mak. Percuma kita tahan, dia akhirnya kerja jadi terpaksa, gak pake hati gitu loh. Fisiknya disini, tapi hati dan pikirannya di tempat lain. Jika seperti ini akan besar resiko melakukan kesalahaan, karena kerjanya gak fokus dan gak pake cinta.
+ Trus kalo dia berhenti tiba-tiba gimana?
– Ya biarin aja. Kita jangan fokus pada permasalahan. Justru kita harusnya fokus pada solusi. Gimana caranya supaya mereka betah kerja di tempat kita.
+ Caranya?
– SImak ya…

Mak Muri ini gak punya ilmu HRD/SDM secara teori/akademis. Pengalaman 7 tahun ngurus RAZHA membuahkan pengetahuan yang tidak ada di bangku kuliah sekalipun. Pahit manis rekrut, bimbing, kelola dan tumbuh bersama karyawan (saya menyebutnya Tim).

Jauh berbeda pengelolaan SDM di UKM dengan perusahaan besar. Kita ini sebagai UKM tentunya banyak kelemahan jika dibanding perusahaan besar. Tidak banyak hal menarik yang bisa kita tawarkan. Terutama nilai gaji, kita belum bisa kasih gaji besar. Namun kita harus cerdik, jadikan kelemahan menjadi kekuatan  Itu baru Emak Setrooong…!

1. Terkadang tidak diperlukan ijazah. Yang penting mau belajar hal baru, seneng ngulik, siap diberi tantangan.
2. Diberikan kesempatan untuk belajar banyak hal baru dan menjadi bekal untuk masa depan. Dikasih ilmu, dibimbing sampai mahir, diberikan fasilitas dan diberi gaji. Bayangkan kalo kursus/sekolah/kuliah, pasti mahal biayanya.
3. Berpakaian sederhana yang penting sopan. Tidak perlu modal baju bagus untuk kerja dan tidak akan bosan dengan pengenaan seragam.
4. Lingkungan kerja aman, nyaman, kekeluargaan.
5. Waktu untuk ibadah menjadi prioritas utama. Bukan menggunakan sisa waktu.
6. Disediakan makanan rumahan non MSG yang sehat. Terkadang ditambah cemilan, rujak, asinan hmmm… segeerrr…
7. Berbagai tunjangan diberikan dengan cinta  THR, melahirkan, pernikahan, kesehatan, kecantikan & kebahagiaan. Biaya periksa mata dan pembuatan kaca mata juga masuk dalam tunjangan kesehatan. Karena hampir semua pekerjaan di Olshop bersentuhan dengan gadget. Tunjangan kecantikan dan kebahagiaan berupa voucher ke salon  Maklum karyawan saya perempuan semua. Jadi saya pilih juga tunjangannya itu. Dengan perawatan tubuh, kita jadi good mood kan ya Mak. InsyaAllah dateng ke kantornya jadi lebih happy.
8. Disediakan bonus dari kinerja dan pencapaian yang baik.
9. Grand Bonus UMROH diberikan kepada mereka yang loyal terhadap perusahaan dan secara pribadi ikut bertumbuh (skill dan adabnya).
10……

Silahkan Mak renungkan, kasih sayang apa saja yang Mak bisa berikan untuk Tim. Bayangan kita ini berada di posisi karyawan, apa sih yang membuat mereka betah. Kalo gamis dari Mak Reema owner ReemaLabel Indonesia bikin suamiku betah memandangku lama-lama #uhuk Cantik ya Mak gamisnya

Sudah join Channel Telegram? https://t.me/sboplaza
Biar gak ketinggalan tulisan Mak Muri yang judes tapi ngangenin

Boleh kok share tulisan ini ke teman/saudara Mak. Biar kecipratan juga pahala dari kebermanfaatan.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

TIPS: Cara Membuat Reseller Betah

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Gamis+ Mak kenapa ya dari 20 reseller, yang rajin order cuma 5 orang?
– Wih keren tuh ada 5 dari 20.
+ Kok keren?
– Aku… dari 600, cuma 60 wakakaaa… Itu cuma 10% nya loh. Sedangkan kamu 25%. Artinya kan kamu lebih bagus 

Mak, ketika kita main di sistem kemitraan (Distributor, Agen, Reseller, Dropship, Marketer), perlu kita pahami.. “TIDAK ADA MITRA YANG ABADI.”

Bener kan?

Buat Mak yang sekarang jadi produsen, dulunya kan juga jualan barang orang lain. Trus sekarang udah gak jualan lagi, hayooo ngaku.

Duluuu… Mak pernah jualan produk A, lalu pindah ke B, kemudian ke C. Bener kan? Hayooo ngaku 

Coba kita tanya sama diri sendiri, kenapa sih dulu kita gonta ganti barang dagangan?
1. Gak laku.
2. Gak sreg jualinnya.
3. Penjual lain banting harga.
4. Supplier tidak terima komplen.
5. Slowrespon.
6. Keuntungan kecil.
7. Susah dapet barang.
8. Penjualnya judes.
9. Barang tidak sebagus fotonya.
dll

Nah sekarang kita berkaca dari situ. Kita harus menjawab semua kegusaran para Mitra. Maka kita harus:
1. Menyediakan produk yang sudah hasil dari riset, bahwa produk tersebut memang dibutuhkan konsumen.
2. Tumbuhkan kecintaan Mitra terhadap produk. Temukan berbagai sudut pandang kebaikan dari produk yang kita jual. Tidak hanya dilihat dari fungsi produknya saja.
3. Pastikan kita bisa menjaga kestabilan harga. Jika ada Mitra yang nakal, jual dibawah harga standar, segera ambil tindakan.
4. Wajib kita bertanggung jawab atas semua keluhan konsumen. Berikan garansi kepuasan.
5. Era online seperti sekarang ini, semua serba cepat. Konsumen bisa cepat berpaling ke penjual lain jika kita melayani dengan lambat.
6. Keuntungan besar jangan hanya ada di pihak kita. Kesejahteraan Mitra wajib kita pikirkan juga. Jangan kasih untung kekecilan. Kan mereka juga butuh biaya marketing, operasional dll.
7. Pastikan ketersediaan barang bisa mencukupi permintaan. Jangan berikan harapan palsu hehee.. Terus berjuang untuk memenuhi permintaan, walaupun terasa berat. Saya tau rasanya wakakakaaa… curcol.
8. Terus evaluasi cara kita berkomunikasi dengan pelanggan. Berikan cinta dengan tulus, dari hati turun ke jari 
9. Jangan lebay foto produknya, ikan duyung jadi ikan lele ternyata hihihiiii…

Kalo gamis yang saya pake dari Mak Rella Suryani ini, aslinya lebih bagus dari fotonya  Baru aja saya bilang ke Mak Rella, bagian paling favoritku adalah khimarnya. Petnya cucok banget bikin tirus dan anti jenong wakaakaaa… Tau kan Mak aslinya seperti apa jidatku  Rellas Muslim House recommended! 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Tips Move On dari Kegagalan Bisnis

Sekolah Bisnis Online Muri Handayani SBO Pelatihan Workshop Marketing Pemateri Motivator Penulis Buku Pengisi Acara Meningkatkan Penjualan Strategi Penjualan Private Home Dekor Grosir Kerudung“Yang membedakan orang sukses dan gagal hanya satu, yaitu kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan.” Tri Widayanti

Kalimat itu aku petik dari bukunya Mak Tiwi halaman 52, From Reseller to Business Owner. Udah pada sampe kan bukunya? Boleh japri Admin SBO di WA 087824468185 kalo masih ada buku yang nyangkut.

Ketika menjalankan bisnis pertama lalu gagal, banyak dari kita ini yang kapok. Merasa bukan bakatnya, bukan takdirnya punya bisnis 😂 Padahal Allah yang bilang, takdir itu bisa kita ubah jika kita mau. (Takdir rejeki, nasib, pilihan usaha). Cmiiw.

Gimana sih Mak Muri biar gak kapok ketika bangkrut?

Alhamdulillah bulan ini RAZHA masuk tahun ke 8. Ni aku ceritain perjalananku 7 tahun bersama RAZHA ya.

Tahun pertama:
Pusing ngurus produksi. Pernah gagal produksi? Pastinya 

Tahun ke dua:
Pernah sepi order? Sering  Jungkir balik belajar pemasaran.

Tahun ke tiga:
PHK semua karyawan 😱 Galau ngelola Tim/SDM.

Tahun ke empat:
Merasa jalan ditempat, gak ada ide pengembangan produk.

Tahun ke lima:
Orderan banyak tapi gak ada uang. Kacau pengelolaan uangnya.

Tahun ke enam:
Kekurangan stok saat musim panen. Berjuang cari supplier bahan.

Tahun ke Tujuh:
Over stock! Stok melimpah ruah. Puyeng ngabisinnya.

Tahun ke delapan:
Kira-kira apa ya? 

Coba Mak bayangin ketika saya berhenti di tahun pertama karena gak kuat dengan kegagalan produksi. Gak sanggup blusukan nyari konveksi. Baper akut ketika pihak konveksi manis di depan tapi pahit di belakang. Jika saat itu aku berhenti, Mak gak akan baca status ini heheheee..

Begitulah cara Allah mendidik kita Mak. Allah tuh pengertian banget. Kita gak langsung dijejelin banyak hal sekaligus. Tapi bertahap.

Tahun pertama Allah mau saya belajar tentang produksi. Fokus aja dulu disitu. Energi, hati, pikiran dan waktunya untuk hal itu aja. Karena sebelum produksi saya sudah belajar jualan. Jadi waktu itu gak masalah tentang penjualannya.

Alhamdulillah produksi berjalan lebih baik. Kapasitas meningkat, nah tahun ke dua Allah minta saya upgrade skill penjualannya. Maka fokus saya dipertajam ke ilmu pemasaran dan penjualan.

Saya pikir udah aman nih, eh ternyata tahun ke tiga, Allah kasih pelajaran sangat berharga. Bisnis itu bukan hanya soal barang dan penjualan. Tapi bagaimana mengelola organisasi bisnis juga perlu kita kuasai. Kalo gak ada tragedi nyungsep di tahun 2013, ya saya gak akan bisa seperti sekarang ini. Saya yakin itu, Allah mempersiapkan kita jauh-jauh hari untuk hal besar di masa depan.

Kita ini lagi berproses MEMANTASKAN DIRI. Ya caranya dengan ditempa seperti ini Mak.

Jadi ketika Mak merasa sedang terpuruk, gagal, bangkrut. Jangan lihat objek kegagalannya, tapi EVALUASI DIRI dan lihat apa penyebab kegagalannya.

Sepi order? Bukan omset kecil yang kita pikirin. Tapi apa yang menyebabkan sepi lalu bagaimana supaya gak sepi!

“Okey, Allah mau saya belajar apa nih sekarang? Allah pasti sedang mempersiapkan saya untuk HADIAH BESAR di masa depan.”

Berprasangka baik sama Allah terus ya Mak. Karena itu yang membuat kita bisa Move On dari kegagalan. Mak pasti bisa! Bisa!

Mak Rizky Amalia nih yang paling bisa bikin kita Move On untuk tampak cantik dan anggun dengan gamis pilihannya di @naira.os Recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 

 

Continue Reading

Strategi Dagang “JUAL HARGA LEBIH MURAH” Apa Ini Tepat?

1Silahkan jika Mak mau mengambil strategi kompetisi bisnis dengan cara ini. Tidak salah, jika…. Setelah kita jual dengan harga MURAH, bisnis kita masih bisa berjalan dengan sehat.

Apa patokannya sehat?

Menurut saya, bisnis yang sehat itu:
– Bertumbuh setiap tahunnya. Dengan tolak ukur pertumbuhannya adalah nilai aset bertambah, kapasitas (kwantitas/kwalitas) Tim bertambah, jaringan pemasaran semakin luas, cash flow bernilai positif, pencapaian profit meningkat, kapasitas produksi/penjualan naik dll.
– Memiliki dana cadangan yang cukup untuk beberapa bulan bahkan ada yang beberapa tahun kedepan. Dana cadangan untuk operasional, meskpiun tidak terjadi penjualan.
– Punya dana yang cukup untuk melakukan pengembangan bisnis. Seperti membeli buku, ikut seminar/workshop dan pembinaan untuk timnya.
– Ada anggaran untuk piknik bersama Tim  Ini penting loh, bagaimanapun Tim juga turut andil dalam kesuksesan kita. Jangan hanya bercita-cita piknik dalam kota atau luar kota yang dekat. Coba pasang impian pikniknya berupa perjalanan spiritual ke tanah suci.

*Silahkan jabarkan kriteria bisnis sehat menurut Mak.

Semua “kesehatan” itu butuh uang untuk mewujudkannya kan ya Mak. Uangnya dari mana? Ya dari margin yang kita dapatkan saat penjualan. Maka ketika margin dikali jumlah penjualan namun tidak mencukupi untuk membuat perusahaan sehat, ya saya tidak akan memilih cara “Jual Harga Lebih Murah”.

Kalo bisa jual mahal, kenapa jual murah? 

Semakin besar margin yang bisa kita dapatkan, semakin leluasa kita dalam mengembangkan bisnis. Leluasa juga donk sedekahnya, leluasa kirim untuk orang tua, leluasa memberi disaat sodara kita membutuhkan… Aaaaah… leluasa banget deh untuk bisa lebih bermanfaat.

Yang menjadi PR berikutnya adalah bagaimana bisa menjual barang lebih mahal dengan HPP (harga pokok produksi) yang murah.

Bagaimana menyulap barang yang biasa, tapi konsumen menilainya luaaaaarrr biasa. Hal itu hanya bisa terwujud ketika kita menambahkan VALUE dan melakukan proses BRANDING yang tepat.

Pusing karena makin banyak PR?  Maafkan aku yang paling seneng ngasih PR 

Pahami juga prinsip rejeki. Rejeki itu dari Allah, bukan dari barang. Jadi jangan segan untuk mengganti barang dagangan jika dirasa persaingan disana sudah berdarah-darah. Ataupun barang yang sama/serupa tapi pindah kelas. Pilih jalan rejeki yang nyaman dalam kita melakukannya. DAN TIDAK MENZOLIMI DIRI SENDIRI!

Menjalani bisnis itu kudu bahagia. Sebahagia ketika aku menikmati sore dengan baca buku sambil nyemil kacang almond SiRacang dari Mak Widji Handayani 

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading

Cara Mengubah Musibah Menjadi Berkah

RAZHA Produsen Inner Hijab Daleman Dalaman Kerudung Jilbab Khimar Supplier Suplier Grosir Baju Muslim Gamis

Siapa sih yang gak nangis bombay ada orang cancel barang 1.000 pcs? Blom bayar DP sama sekali, barang sudah jalan produksi, sudah sebagian jadi, eh yang order cancel. Padahal saya hanya jadi perantara di tengahnya. Kena deh saya yang nanggung semua.

Yang sudah baca buku #EEJJ pasti tau ini. Ya, RAZHA itu bukan produk karya saya, saat itu ada teman yang ingin ATM suatu produk orang lain.

Qodarullah… Dia cancel dan hubungan pertemanan kami dia putuskan. Sedihnya dobel, galau karena ada barang 1.000pcs dan kecewa karena dia memutuskan silaturahim.

Ternyata cara Allah untuk mempertemukan kita dengan REJEKI itu pake belok-belok dulu  Unik kan. Cara berpikir kita sebagai manusia, kadang tidak mudah mencerna maksud baiknya Allah. Ada yang merasa saat itu tertimpa musibah, eh ternyata setelah dijalani, di depannya ada berkah berlimpah.

Bulan depan RAZHA genap 7 tahun. Jadi selama 7 tahun ini kami makan dari penjualan produk cancelan yang dulu saya anggap bencana. Kalo Mak sudah kenal saya dari 7 tahun yang lalu, produk saya ya itu-itu aja  Repeaaaaaaat terus selama 7 tahun, Alhamdulillah.

Alumni SBO mah produknya udah gonta ganti berinovasi. Lah Mak Muri 7 tahun jualan inner aja. Dan perubahan produknya tidak terlalu signifikan. Cuma nambah warna jadi 53 pilihan, nambah variant sesuaikan bentuk wajah dan selera konsumen, ganti bahan sesuai trend. Allah tau banget, aku gak minat dunia fashion. Kalo fashion kan perubahannya cepet sekali ya.

Sedangkan Inner RAZHA (walaupun masuk fashion) tapi pergantiannya tidak secepat baju luaran. Allah tau banget aku lebih suka “jualan”. Jadi waktu tenaga dan fokusnya lebih banyak untuk belajar ilmu jualan.

Aaaaah Allah tuh super baik ya.

Coba Mak renungkan sejenak. Apa yang Mak rasa hari ini adalah sesuatu yang tidak menyenangkan, musibah, bencana, keterpurukan. Eh ternyata setelah badai reda, ada pelangi indah yang bisa kita nikmati.

Sama halnya yang dialami Mak Erlyanie Owner Berl. MasyaAllah dalam waktu 1 tahun BErl bisa punya ribuan reseller  Kisah hidupnya penuh dengan lika liku, kekecewaan, air mata, sakit hati.. Eh ternyata sekarang maniiiis banget hasilnya. Sudah tau produk BErl? Nanti jam 9 WIB, saya mau live Unboxing BErl  Bersiap yang nonton dan ikut komentar, saya kasih produk BErl nya  Jam 9 ya Mak…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

Continue Reading
1 2 3 17